Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Noise analysis of grinding machine in the material cutting process Dharmastiti, Rini; Wijaya, Andi Rahadyan; Kurniasari, Fitri
Jurnal Teknosains Vol 14, No 2 (2025): June
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/teknosains.105448

Abstract

The handheld grinding machine used for cutting materials has generated noise that may affect the operator and individuals nearby. The noise produced by this machine needs to be analyzed to prevent potential health impacts. This study aims to measure the noise levels the handheld grinding machine generates while cutting materials such as ceramic, metal, and natural stone. Noise measurements were taken at the noise source and distances of 2 meters, 3 meters, and 4 meters from the source. A sound level meter was used for the noise measurements. The study's results indicate that the type of material being cut using the handheld grinder does not significantly affect the noise level produced. The highest noise level was recorded when cutting the plate, with an equivalent continuous sound level (Leq) of 91.6 dB at the source. The lowest noise level was recorded when cutting ceramic material, with a Leq of 89.7 dB. Statistical tests on the distance and measurement locations at 2 meters, 3 meters, and 4 meters from the source showed that the distance does not significantly affect the noise level. At distances of 2 meters and 3 meters, the average Leq for all materials was the same, ata 94.2 dB, while at 4 meters, the average Leq was slightly lower, at 93.9 dB.
ANALISIS PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA PENUGASAN DI BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KELAS VII SMP BERDASARKAN KURIKULUM 2013 Kurniasari, Fitri; Suhardi, Suhardi
Diksi Vol. 26 No. 1: DIKSI MARET 2018
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.715 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v26i1.16012

Abstract

Abstract(Title: Scientific Approach Application Analysis on Task in Indonesia Language Text Book for Seventh Grade Students Based on Curriculum 2013). This research aims to: (1) know the steps of "Scientific Approach" which are reflected on the tasks based on complete steps, (2) know the steps of "Scientific Approach" which are reflected on the tasks based on the sequence steps. The research design used in this research is content analysis. The main  instrument in this research is human instrument. The research data is collected with "simak" method with tecqnique "baca" and "catat". The data analysis is done using distributional method with tecqnique "pemilahan" based on catagory. The research reveals two findings. First, based on the complete steps, there found complete and incomplete task step. Second, based on sequence steps, there are sequence task and not sequence task.Keyword: task, text book, scientific approach, Curriculum 2013
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L.) terhadap Kadar Glukosa Darah dan Malondialdehid pada Tikus Yang Diinduksi Aloksan: The Effect Of Ethanolic Extract Of Bandotan Leaves (Ageratum conyzoides L.) on Blood Glucose and Malondialdehyde Levels in Alloxane Induced Rats Johnes Kalfari; Wiwin Herdwiani; Fitri Kurniasari
Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product Vol. 8 No. 01 (2025): Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijpnp.v8i01.3799

Abstract

Hyperglycemia causes an increase of ROS (Reactive Oxygen Species) in the body, causing oxidative stress and tissue destruction. Oxidative stress occurs through increased levels of Malondialdehyde (MDA) in the blood. Bandotan leaves (Ageratum conyzoides L.) have antihyperglycemic and antioxidant activity from flavonoid compounds are able to minimize Malondialdehyde levels. The following research aims to observe the effect of ethanolic extract of bandotan leaves on blood glucose and malondialdehyde levels in alloxan-induced rats and the effective dose. The study began with extracting bandotan leaves using maceration method and continued with phytochemical screening test. Pharmacological tests were applied to rats, grouped into negative control group (Na-CMC 0.5%), positive control group (Glibenclamid 0.45 mg/kg), and group of bandotan leaves extract with doses of 72,5 mg/kg, 145 mg/kg, and 290 mg/kg. After 14 days of treatment, rats blood was collected to measure glucose levels using a glucometer test and Malondialdehyde levels using a MDA ELISA kit. The results showed bandotan leaves extract had antihyperglycemic and antioxidant effects by the mean of blood glucose and Malondialdehyde levels were significantly different from negative control group. Statistical analysis showed that in antihyperglycemic activity, bandotan leaves extract produced an effective dose at 72.5 mg/kg. In antioxidant activity with the parameter of Malondialdehyde levels, bandotan leaves extract produced an effective dose at 290 mg/kg.   ABSTRAK Hiperglikemia menyebabkan bertambahnya jumlah ROS (Reactive Oxygen Species) dalam tubuh yang akan menimbulkan stres oksidatif dan perusakan jaringan. Stres oksidatif muncul melalui kenaikan kadar malondialdehid (MDA) dalam darah. Daun bandotan (Ageratum conyzoides L.) mempunyai aktivitas antihiperglikemik dan antioksidan dari senyawa flavonoid yang mampu menekan kadar malondialdehid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati pengaruh pemberian ekstrak etanol daun bandotan pada kadar glukosa darah serta malondialdehid terhadap tikus yang diinduksi aloksan serta dosis efektifnya. Penelitian diawali dengan mengekstraksi simplisia serbuk daun bandotan dengan metode maserasi dan dilanjutkan uji skrining fitokimia. Uji farmakologi dilakukan terhadap tikus yang dikelompokkan menjadi kelompok kontrol negative (Na-CMC 0,5%), kelompok kontrol positif (Glibenclamid 0,45 mg/kg BB), dan kelompok ekstrak etanol daun bandotan dengan dosis 72,5 mg/kg BB, 145 mg/kg BB, dan 290 mg/kg BB. Setelah perlakuan 14 hari, darah tikus diambil untuk diukur kadar glukosa darah menggunakan glukometer tes dan kadar malondialdehid menggunakan Kit ELISA MDA. Hasil menunjukkan ekstrak daun bandotan memiliki aktivitas antihiperglikemik dan antioksidan dengan rerata kadar glukosa darah dan kadar malondialdehid berbeda signifikan terhadap kelompok kontrol negatif. Analisis statistik menunjukkan bahwa pada aktivitas antihiperglikemik, ekstrak daun bandotan mengahasilkan dosis efektif sebesar 72,5 mg/kg BB. Pada aktivitas antioksidan dengan parameter kadar malondialdehid, ekstrak daun bandotan mengahasilkan dosis efektif sebesar 290 mg/kg BB.
ISOLASI DAN UJI AKTIVITAS FIBRINOLITIK EKSTRAK ENZIM FIBRINOLITIK BAKTERI YANG BERASAL DARI LIMBAH CAIR RUMAH PEMOTONGAN AYAM (RPA) DI KARANGANYAR Permatasari, Ensa Ayu; Indrayati, Ana; Kurniasari, Fitri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24140

Abstract

Penumpukan fibrin berlebihan mengakibatkan thrombosis yang menyebabkan kelainan miokard serta penyakit kardiovaskular lain. Enzim fibrinolitik merupakan golongan enzim protease yang bekerja memecah fibrin. Enzim fibrinolitik dari mikroba dipilih sebagai alternatif yang lebih aman dan efektif untuk terapi trombolitik. Tujuan penelitian ini mengetahui bakteri yang diduga berpotensi sebagai agen fibrinolitik dan jenis bakteri yang mempunyai aktivitas enzim fibrinolitik tertinggi. Penelitian ini menggunakan sampel limbah cair industri RPA di Karanganyar. Penelitian ini diawali pengambilan sampel, isolasi bakteri, uji aktivitas proteolitik, pemurnian bakteri, identifikasi bakteri pewarnaan gram serta uji biokimia, ekstraksi enzim, pemurnian ekstrak kasar enzim, uji aktivitas fibrinolitik metode Clot lysis, dan identifikasi secara molekuler berdasarkan sekuens gen 16S rRNA yang dibandingkan dengan data base National Centre for Biotechnology Information (NCBI) menggunakan Basic Local Alignment Search Tool (BLAST). Hasil uji proteolitik menghasilkan 4 koloni bakteri yang memiliki aktivitas proteolitik pada media SMA. Hasil identifikasi pewarnaan Gram menunjukan isolat bakteri 2, 5, 11 adalah Gram positif, sedangkan isolat bakteri 7 adalah Gram negatif. dan uji biokimia menujukkan hasil yang bervariasi pada tiap isolat bakteri. Isolat RPA 7 menghasilkan persentase lisis terbesar dengan rata-rata nilai persentase lisis konsentrasi 20%, 40%, dan 80% secara berturut-turut adalah 6,42%; 30,57%; dan 55,13%. Berdasarkan hasil sekuensing yang dibandingkan dengan data base NCBI menggunakan BLAST isolat RPA 7 merupakan bakteri Morganella morganii.
Systematic Review: Hubungan Konsumsi Sugar Sweetened Beverages dengan Resiko Masalah Kesehatan Mental pada Orang Dewasa Valencia, Venus; Fathinnisa, Raddin; Asyary, Al; Kurniasari, Fitri
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 12 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12589508

Abstract

Sugar sweetened beverages (SBBs) atau minuman berkarbonasi yang diberi gula adalah minuman dengan gula tambahan dalam jumlah yang tinggi dan tambahan kalori asupan serta mengandung sedikit atau tidak ada zat gizi sama sekali. Penambahan gula pada minuman ini telah diketahui dapat menyebabkan beberapa risiko kesehatan antara lain obesitas, diabetes, hingga berdampak pada masalah kesehatan mental, karena minuman ini mengandung gula dan sirup jagung tinggi fruktosa yang meningkatkan beban glikemik diet dan trigliserida serum, serta menyebabkan resistensi insulin. Beberapa penelitian juga telah menunjukkan adanya risiko masalah kesehatan mental pada populasi yang mengkonsumsi SSBs secara terus menerus, akan tetapi belum ada review sistematis terkait hal ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsumsi SSBs dengan masalah kesehatan mental pada populasi dewasa. Penelitian ini menggunakan metode systematic review. Berdasarkan penelusuran literatur, ditemukan 152 artikel dari dua database, yaitu Pubmed dan Sciencedirect. Setelah dilakukan skrining berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, terdapat 5 artikel yang eligible sesuai dengan konteks penelitian. Berdasarkan hasil telaah artikel, ditemukan bahwa tidak semua jenis SSBs dapat meningkatkan risiko kesehatan mental. SSBs yang memiliki kandungan buah memiliki kecenderungan menurunkan depresi karena mengandung antioksidan. Selain itu, SSB yang memiliki kandungan kafein juga dapat menghambat terjadinya depresi. SSBs yang mengandung buah atau sari buah atau sayuran natural memiliki kecenderungan menurunkan depresi karena kandungan antioksidan. Kandungan kafein juga dapat menghambat depresi. Berdasarkan hasil telaah artikel, ditemukan bahwa risiko depresi berkaitan dengan peningkatan risiko obesitas dan diabetes pada orang yang mengkonsumsi SSBs secara terus menerus. Berdasarkan hasil telaah literatur, ditemukan bahwa risiko kesehatan mental akibat konsumsi SSBs berkaitan dengan peningkatan risiko diabetes dan obesitas. Tidak semua jenis minuman SSBs memberi pengaruh pada peningkatan depresi, terkhususnya untuk SSBs yang memiliki kandungan gula dan kafein. Namun, resiko diabetes, obesitas, dan insulin resistance dari konsumsi SSBs meningkatkan resiko terkena depresi
Edukasi Beyond Used Date (BUD) Obat di Kelurahan Gagak Sipat, Ngemplak, Boyolali Fitri Kurniasari; Jena Hayu Widyasti; Ismi Puspitasari; Carolina Eka Waty
Ekspresi : Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Ekspresi : Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/ekspresi.v3i1.1063

Abstract

Community service with the theme of Expired Date (ED) and Beyond Use Date (BUD) aims to improve knowledge and understanding of proper medication storage as an effort to enhance the health of the Gagak Sipat community. Knowledge about medication usage limits and checking product expiration dates educates the public to be more cautious and to avoid health risks that may arise from consuming products that have exceeded their usage period or have expired. The use of medicines beyond their ED and BUD indicates that the drugs may have experienced reduced stability related to storage conditions. Decreased stability of pharmaceutical preparations can affect their physical quality, which in turn impacts the effectiveness and safety of the medication. The educational method used in this program included lectures accompanied by the distribution of leaflets, followed by practical simulations on checking ED and calculating BUD for various dosage forms. The results of this educational activity showed that community members were able to determine the ED and BUD for several pharmaceutical preparations such as tablets, powders, capsules, syrups, eye drops, ear drops, and others. The community in Gagak Sipat village gained an understanding of the risks associated with using medications beyond the BUD, including reduced effectiveness, the risk of microbial contamination, and potentially harmful chemical reactions. It was emphasized that some medications that are expired or used beyond their BUD can pose more serious health risks, especially when used to treat severe diseases.
Parents' Responsibilities in Children's Education Based on Qs. At-Tahrim Verse 6 and the Hadith at Bunda Karawang Early Childhood Education Center Fitri Kurniasari; Sumaini, Sumaini; Imas Masitoh; Tati Nurhayati Lubis
ATTAQWA: Jurnal Pendidikan Islam dan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2025): Islamic Education and Early Childhood Innovation
Publisher : STIT Attaqwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/attaqwa.v5i1.194

Abstract

This study examines parental responsibilities in early childhood education from the perspective of QS. At-Tahrim Verse 6 and the Hadith of the Prophet Muhammad (peace be upon him), and their implementation at Bunda Karawang Preschool. Parents are positioned as the primary educators responsible for fostering morals and child development from an early age. QS. At-Tahrim Verse 6 emphasizes the obligation of parents to protect themselves and their families from misguidance through proper education, while the Hadith of the Prophet Muhammad (peace be upon him) reinforces the concept of parental leadership, which carries the trust of their families. These values ​​serve as an important foundation for the implementation of early childhood education oriented towards character and spirituality formation. This study uses a qualitative approach in the form of mini-research through in-depth interviews, light observation, and documentation review. The research focused on patterns of parental involvement in children's religious education, forms of collaboration between home and school, and teacher strategies in internalizing Islamic values ​​through habituation activities at Bunda Karawang Early Childhood Education (PAUD). Data were analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion-drawing techniques to obtain a comprehensive picture of educational practices based on the teachings of the Quran and Hadith. The results indicate that parents have a normative awareness of the importance of spiritual responsibility for their children's education, but their implementation remains varied and inconsistent within the home environment. Bunda Karawang PAUD strives to strengthen this through religious habituation, such as daily prayer, simple etiquette, and Islamic social behavior. The main challenges lie in parents' limited time, differences in religious understanding, and a lack of continuity between home and school. This research emphasizes the need for ongoing synergy between parents and PAUD institutions to ensure the effective implementation of the values ​​of QS At-Tahrim verse 6 and the Hadith in developing early childhood character. These findings contribute to strengthening the Islamic values-based family education model as the basis for care and learning in early childhood.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK BIJI JINTAN HITAM (Nigella sativa L.) DAN DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum) TERHADAP BAKTERI Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853 Tria Agustina; Ismi Rahmawati; Fitri Kurniasari
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37089/jofar.vi0.1191

Abstract

Pseudomonas secara intrinsik resisten terhadap antimikroba dan dapat mengembangkan resistensi selama kemoterapi antipseudomonal yang keduanya membahayakan pengobatan infeksi. Biji jintan hitam mengandung thymoquinone yang telah terbukti menghambat Pseudomonas, sementara daun cengkeh kaya eugenol yang memiliki aktivitas antibakteri signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak etanol biji jintan hitam dan daun cengkeh terhadap Pseudomonas, serta mengidentifikasi kombinasi tersebut menghasilkan efek sinergis atau antagonis. Penelitian ini menggunakan metode True Experimental Design dengan metode uji difusi cakram dan pita kertas. Uji dilusi digunakan untuk menetapkan nilai KHM dan KBM berdasarkan perbandingan yang paling efektif dalam membunuh bakteri dengan seri pengenceran mulai dari konsentrasi 50%; 25%; 12,5%; 6,25%; 3,12%; 1,56%; 0,78%; 0,39%; 0,19%; 0,09%. Uji difusi dengan kertas cakram menggunakan perbandingan antara (1:1); (1:2); (2:1). Aktivitas antibakteri kombinasi dilakukan uji pola interaksi menggunakan metode pita kertas. Analisis data menggunakan SPSS dengan nilai signifikansi (p> 0,05). Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tidak dapat ditentukan nilai KHM karena ekstrak berwarna gelap. Ekstrak biji jintan hitam memiliki KBM 50% dan daun cengkeh memiliki KBM 50%. Hasil uji difusi pada ekstrak tunggal biji jintan hitam memiliki diameter 20 mm dan daun cengkeh 17,7 mm. Kombinasi (1:1) memiliki diameter daya hambat 14,43 mm, kombinasi (1:2) 17,1 mm dan kombinasi (2:1) 20,43 mm. Aktivitas antibakteri kombinasi biji jintan hitam dan daun cengkeh yang efektif adalah perbandingan (2:1). Pada uji pita kertas hasil yang didapatkan adalah bersifat sinergis.
UJI AKTIVITAS FIBRINOLITIK EKSTRAK DAN FRAKSI DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L) DENGAN METODE CLOT LYSIS Apriyana; Ana Indrayati; Fitri Kurniasari
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37089/jofar.vi0.1254

Abstract

Ketidakseimbangan sistem hemostasis dapat memicu pembentukan bekuan fibrin yang dapat menyumbat pembuluh darah berisiko menyebabkan gangguan sirkulasi. Daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, dan saponin yang berpotensi untuk meningkatkan plasminogen menjadi plasmin enzim utama dalam proses fibrinolisis yang berperan memecah fibrin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas fibrinolitik dari ekstrak etanol dan fraksi daun belimbing wuluh n-heksana, etil asetat, dan air menggunakan metode clot lysis. Daun belimbing wuluh dilakukan determinasi, diolah hingga menjadi serbuk. Penetapan susut pengeringan serbuk, ekstraksi serbuk dengan etanol 96%, penetapan kadar air ekstrak. Fraksinasi ekstrak dengan pelarut n-heksan, etil asetat dan air. Identifikasi senyawa kimia kromatografi lapis tipis. Uji fibrinolitik menggunakan metode clot lysis sampel darah kelinci dengan kontrol positif nattokinase dan kontrol negatif aquadest 1% tween, ekstrak etanol dan fraksi dibuat variasi konsentrasi 10, 20, dan 30 mg/ml. Pengujian fibrinolitik dengan metode clot lysis variasi konsentrasi 10, 20, dan 30mg/ml ekstrak dan fraksiSenyawa yang diduga memiliki aktivitas fibrinolitik yaitu flavonoid, saponin dan minyak atsiri. Hasil uji menunjukkan aktivitas tertinggi fraksi etil asetat konsentrasi 30mg/ml yaitu 89,72%. Hasil analisis data SPSS (Statistical Package For The Social Science) uji Post-Hoc Tukey menghasilkan fraksi etil asetat 30mg/ml memiliki aktivitas fibrinolitik yang tinggi karena berada pada subset yang sama dengan kontrol positif dan nilai yang didapatkan tidak berada jauh yaitu sebesar 96,54%. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak etanol daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) serta fraksi n-heksan, etil asetat, dan air, seluruhnya menunjukkan kemampuan fibrinolitik.
Uji Aktivitas Ekstrak Buah Jambu Biji (Psidium guajava L.) sebagai Emulgel Luka Sayat pada Hewan Uji Kelinci (Origtolagus cuniculus): The Activity of Guava Fruit Extract (Psidium guajava L.) As Emulgel For Incision Wounds In Animal Test Rabbit (Origtolagus cuniculus) Afrina Fajar Ekowati; Wiwin Herdwiani; Fitri Kurniasari
Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product Vol. 7 No. 02 (2024): Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijpnp.v7i02.3298

Abstract

The skin functions as a body protector from physical disturbances that can cause injury. Guajava fruit contains alkaloids, flavonoids, saponins, tannins and triterpenoids which can be used as wound healing in emulgel preparations. The aim of this study was to determine the effectiveness of guava fruit extract as a incision wound dressing in a emulgel formulation..Guava fruit extract is obtained by maceration extraction. Emulgel preparations were made with various extract concentrations namely F1 (2.5%), F2 (5%), F3 (10%). This treatment used 5 groups of rabbits, each group was given 5 incision wounds. Physial quality testing includes organoleptic tests, homogeneity, viscosity, adhesion, spreadability, pH, emulsion type and stability. This study used 5 adapted rabbits. Observations were made by looking at the length of the wound, wound healing time, erythema, edema and analyzed using SPSS.shows that F2 has activity in healing cuts that is equivalent to the positive control. The results showed that guava fruit extract can be made into emulgel preparations that meet the requiements for good physical quality. Guava fruit extract emulgel has activity in healing cuts. Emulgel with a concentration of 5% had the most effective wound healing activity and was aquivalent to the positive control. ABSTRAK Kulit berfungsi sebagai pelindung tubuh dari gangguan fisik yang dapat menimbulkan luka. Buah jambu biji memiliki kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan triterpenoid yang dapat dimanfaatkan sebagai penyembuhan luka sayat dalam sediaan emulgel. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektifitas ekstrak buah jambu biji sebagai luka sayat dalam formulasi sediaan emulgel. Ekstrak buah jambu biji diperoleh dari ekstraksi maserasi. Sediaan emulgel dibuat dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu F1 (2,5%), F2 (5%), F3 (10%).  Perlakuan ini menggunakan sebanyak 5 kelompok kelinci yang masing-masing kelompok diberikan sebanyak 5 luka sayat Pengujian mutu fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, viskositas, daya lekat, daya sebar, pH, tipe emulsi dan stabilitas. Penelitian ini menggunakan 5 ekor kelinci yang telah diadaptasi. Pengamatan dilakukan dengan melihat panjang luka, waktu penyembuhan luka, eritema, edema dan dianalisis menggunakan SPSS menunjukkan bahwa pada F2 memiliki aktivitas dalam penyembuhan luka sayat yang setara dengan kontrol positif Hasil penelitian menunjukkan ekstrak buah jambu biji dapat dibuat sediaan emulgel yang memenuhi syarat mutu fisik yang baik. Emulgel ekstrak buah jambu biji memiliki aktivitas dalam penyembuhan luka sayat. Emulgel dengan konsentrasi 5% memiliki aktivitas penyembuhan luka sayat yang paling efektif dan setara dengan kontrol positif.