Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Strengthening Local Wisdom-Based Strategic Management In Elementary Schools for Character Development and Generational Competitiveness: A Systematic Literature Review Buchori; Rizky Firnanda; Habibi; Tukini Rahmawati; Rosnawati
Indonesian Technology and Education Journal Vol 4 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/itej.v4i2.1358

Abstract

Strengthening local wisdom-based strategic management in elementary schools is important for improving educational quality, preserving cultural identity, and fostering students’ character amid globalization. However, evidence regarding its implementation and contribution to character development and students’ competitiveness remains fragmented. This study systematically synthesizes evidence on the implementation of local wisdom-based strategic management in elementary schools and examines its contribution to character development and student competencies. A Systematic Literature Review was conducted following the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses 2020 guidelines. Relevant studies published between 2020 and 2026 were identified through Scopus, Google Scholar, Crossref, and Garuda. After applying predefined inclusion and exclusion criteria and conducting methodological quality appraisal using the Joanna Briggs Institute Critical Appraisal Checklist, 30 studies were included in the synthesis. Data were coded and analyzed using thematic synthesis, producing four themes: integration of local wisdom into school vision, mission, curriculum, and organizational culture; strategic leadership and stakeholder collaboration; contributions to character development and competencies; and implementation challenges and supporting factors. The findings show that local wisdom-based strategic management strengthens discipline, responsibility, cooperation, integrity, cultural awareness, and social responsibility while creating culturally responsive and sustainable learning environments. These character attributes also support students’ readiness to face future educational and societal challenges. Effective implementation depends on visionary school leadership, teacher professionalism, supportive policies, adequate learning resources, and collaboration among schools, families, and local communities. The review concludes that local wisdom-based strategic management provides an evidence-based framework for strengthening character education and supporting students’ competencies in elementary schools.
REKONSTRUKSI EPISTEMOLOGI MANAJEMEN PENDIDIKAN DI ERA SOCIETY 5.0: TELAAH FILSAFAT ILMU ATAS PARADIGMA INTEGRASI-INTERKONEKSI M. AMIN ABDULLAH Tukini Rahmawati; Habibi Habibi; Rosnawati Rosnawati; Buchori Buchori; Zulpahmi Hadi; Agus Sugianto; Retno Wahyu Ningsih; Yusrizal Yusrizal; Rizky Firnanda
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 5 No. 2 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Desember 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v5i2.1810

Abstract

Penelitian ini bertujuan merekonstruksi epistemologi pengelolaan pendidikan di era Society 5.0 berdasarkan telaah filsafat ilmu terhadap pemikiran M. Amin Abdullah dan merumuskan relevansinya bagi pengembangan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui kajian terhadap karya M. Amin Abdullah, literatur filsafat ilmu, pendidikan Islam, serta artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma integrasi-interkoneksi dapat dikembangkan dari sekadar pendekatan relasional antarkeilmuan menjadi kerangka epistemologis yang mengintegrasikan dimensi keilmuan, nilai keislaman, kemanusiaan, dan perkembangan teknologi. Rekonstruksi tersebut menghasilkan prinsip epistemologis berupa keterpaduan pengetahuan, dialog lintas disiplin, dan orientasi humanistik-transformatif. Novelty penelitian ini terletak pada perumusan kerangka epistemologi pengelolaan pendidikan Islam yang menggeser pola pikir dikotomis menuju sistem integratif, adaptif, dan humanistik dalam menghadapi transformasi teknologi. Secara teoretis, penelitian ini memperluas penerapan paradigma integrasi-interkoneksi M. Amin Abdullah ke ranah pengelolaan pendidikan dengan menempatkan nilai, pengetahuan, manusia, dan teknologi sebagai unsur yang saling terhubung dalam pengambilan keputusan pendidikan. Kerangka ini menjadi landasan konseptual bagi pengembangan kepemimpinan, tata kelola, kurikulum, dan kebijakan pendidikan Islam yang responsif terhadap tuntutan Society 5.0 tanpa kehilangan orientasi nilai dan tujuan humanistik pendidikan.
AKSIOLOGI PENGEMBANGAN PERGURUAN TINGGI DALAM PEMIKIRAN AZYUMARDI AZRA: RELEVANSINYA BAGI MANAJEMEN PENDIDIKAN Zamharil Zamharil; Widyawati Widyawati; Riky Mayudi; Yulivia Indryani; Retno Wahyu Ningsih; Rita Rahmatillah; Yusrizal Yusrizal; Rizky Firnanda
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 5 No. 2 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Desember 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v5i2.1811

Abstract

Perkembangan perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga membutuhkan landasan nilai yang mampu mengarahkan tujuan pendidikan agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat. Kajian ini secara khusus berfokus pada pemikiran Azyumardi Azra sebagai objek material, dengan aksiologi sebagai pisau analisis untuk mengkaji nilai, tujuan, dan kemanfaatan ilmu dalam pengembangan perguruan tinggi serta relevansinya terhadap manajemen pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan filsafat ilmu melalui penelaahan berbagai literatur yang berkaitan dengan pemikiran Azyumardi Azra, aksiologi pendidikan, dan manajemen perguruan tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Azyumardi Azra memandang perguruan tinggi sebagai institusi keilmuan yang tidak hanya berfungsi menghasilkan dan mengembangkan pengetahuan, tetapi juga membentuk manusia yang berintegritas, berkarakter, dan memiliki tanggung jawab sosial. Ditinjau dari perspektif aksiologi, pengembangan perguruan tinggi perlu diarahkan pada pemanfaatan ilmu yang berlandaskan nilai etika, moral, dan kemanusiaan serta berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Pemikiran tersebut memiliki relevansi terhadap manajemen pendidikan melalui penguatan tata kelola perguruan tinggi yang profesional dan berorientasi nilai, peningkatan mutu akademik, integrasi ilmu dan nilai keislaman, serta pengembangan budaya akademik yang bertanggung jawab secara sosial. Kontribusi orisinal kajian ini terletak pada perumusan keterkaitan antara pemikiran Azyumardi Azra dan perspektif aksiologi sebagai landasan konseptual bagi pengembangan manajemen pendidikan tinggi yang menempatkan keunggulan akademik, integritas moral, dan kemaslahatan sosial sebagai satu kesatuan. Dengan demikian, pemikiran Azyumardi Azra dapat menjadi pijakan dalam membangun paradigma manajemen pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara intelektual dan profesional, tetapi juga memiliki orientasi nilai, etika, dan tanggung jawab sosial.
Konseptualisasi Pendidikan Karakter Berbasis Ekoteologi untuk Mewujudkan Kemenag Berdampak di Lembaga Pendidikan Islam Rizky Firnanda; Syaifulloh Yusuf
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v5i2.5744

Abstract

Krisis lingkungan yang ditandai oleh perubahan iklim, pencemaran, kerusakan ekosistem, dan menurunnya kepedulian manusia terhadap alam menunjukkan perlunya pendekatan pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan kesadaran spiritual. Dalam konteks pendidikan Islam, ekoteologi dapat menjadi landasan untuk menghubungkan nilai keimanan dengan tanggung jawab manusia sebagai khalifah fil ardh dalam menjaga kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengonseptualisasikan pendidikan karakter berbasis ekoteologi sebagai strategi implementasi Program Penguatan Ekoteologi dalam Asta Protas Kementerian Agama guna mewujudkan Kemenag Berdampak di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui dokumentasi terhadap dokumen kebijakan Kementerian Agama, artikel ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan ekoteologi, pendidikan karakter, pendidikan Islam, dan Asta Protas. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi (content analysis) dan analisis tematik (thematic analysis) melalui tahap seleksi, pengkodean, pengelompokan tema, interpretasi, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter berbasis ekoteologi dapat dikembangkan melalui tiga dimensi utama, yaitu dimensi teologis, dimensi karakter, dan dimensi ekologis-praksis. Integrasinya dalam lembaga pendidikan Islam perlu dilakukan melalui kurikulum, pembelajaran, keteladanan, pembiasaan, budaya lembaga, aksi ekologis, serta kolaborasi dengan keluarga dan masyarakat. Model konseptual Kemenag Berdampak dirumuskan melalui alur input-process-output-outcome-impact, dengan Asta Protas dan nilai-nilai Islam sebagai landasan, integrasi ekoteologi sebagai proses, pembentukan karakter ekologis sebagai output, perubahan perilaku dan budaya lembaga sebagai outcome, serta dampak sosial dan ekologis berkelanjutan sebagai impact. Dengan demikian, pendidikan karakter berbasis ekoteologi memiliki potensi strategis untuk menerjemahkan Program Penguatan Ekoteologi ke dalam praktik pendidikan Islam sekaligus mendukung terwujudnya Kemenag Berdampak.