Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Efforts to Increase Community Behavior Insights in Disposing of Garbage in Temporary Garbage Shelters in Singkawang City Fajar Wulandari; Rika Wahyuni; Heru Susanto; Insan Suwanto
Islamic Studies Journal for Social Transformation ISJOUST Vol 5, No 1, 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.738 KB) | DOI: 10.28918/isjoust.v5i1.4968

Abstract

The behavior and habits of residents in disposing of waste by not distinguishing between recyclable and nonrecyclable waste can lead to new problems. This paper is the result of community service to increase public knowledge about environmental cleanliness in Singkawang City. The author sees the need for efforts to increase this insight through action or by providing information about behavior in disposing of waste in temporary landfills so that the problem of minimal waste can be reduced. Kegiatan is done by the method of socialization and is part of qualitative methods. Collecting data through a closed questionnaire which in this questionnaire has presented answers in such a way, so that respondents are asked to choose an answer that suits their characteristics by giving a cross or a checklist. The question-and-answer method is also used, this method makes the activity more interesting because of interactions such as explaining and followed by a question and answer session between the officers, the community who are on-site, and the presenter. It is also hoped that this can add to the national insight of the participants who receive socialization about Disposing of Garbage in Temporary Garbage Shelters in Singkawang City.
PENGARUH BURNOUT AKADEMIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Slamat Fitriyadi; Kamaruddin kamaruddin; Insan Suwanto; Sanu Sanu
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 8, No 2 (2023): Volume 8 Number 2, May 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v8i2.4480

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh burnout akademik terhadap hasil belajar siswa yang berada di SMA Negeri 2 Selakau khususnya kelas XI. Penelitian ini merupakan penelitian Jenis kuantitatif dengan model desain One Shot Case Study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 60 siswa, sedangkan untuk menentukan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling yang berjumlah 30 siswa Teknik dan instrument pengumpul data dalam penelitian ini menggunakan panduan angket dan dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis yang digunakan menggunakan analisis regresi linier sederhana. Data penelitian ini adalah hasil skor angket burnout akademik dan nilai hasil belajar siswa. Hasil uji hipotesis regresi linier sederhana diperoleh nilai koefisien determinasi R Square adalah sebesar 0,05. nilai f hitung adalah sebesar 1,488 dengan taraf tingkat signifikan 0,233 > 0,05. serta Koefisien regresi X (Burnout akademik) sebesar -0,223. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh variabel X (burnout akademik) terhadap variabel Y (hasil belajar siswa) sangat kecil dilihat dari koefisien determinasi R Square yaitu sebesar 0,05 atau 5%. Pengaruh variabel X terhadap variabel Y tidak signifikan dilihat dari taraf signifikansi yaitu 0,233 yang lebih besar dari 0,05. Serta arah pengaruh variabel X terhadap variabel Y ke arah negatif dilihat dari koefisisen regresi yaitu sebesar -0,233. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan terdapat pengaruh burnout akademik terhadap hasil belajar siswa berpengaruh sangat kecil yaitu hanya sekitar 5%, sedangkan 95% hasil belajar siswa dipengaruhi oleh factor atau variabel lain.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VISUAL, AUDITORY, AND KINESTHETIC (VAK) DENGAN MEDIA POP UP BOOK TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN Surfiyana Dewi Maryanti; Evinna Cinda Hendriana; Insan Suwanto
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.19624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Visual, Auditory, and Kinesthetic (VAK) dengan bantuan media Pop up book terhadap kemampuan membaca permulaan siswa di kelas I SDN 32 Singkawang. Penelitian ini dilakukan di SDN 32 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen jenis Quasi Eksperiment. Desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian seluruh siswa kelas I berjumlah 40 orang. Teknik pengambilan sampel berupa teknik sampel jenuh. Untuk menjawab hipotesis, tenik analisis data yang digunakan adalah uji-t dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan membaca permulaan antara siswa yang diterapkan model pembelajaran Visual, Auditory, and Kinesthetic (VAK) dengan bantuan media pop up book dan siswa yang diterapkan model konvensional hal ini dibuktikan pada uji t diperoleh nilai 2,441 > 2,024 dimana thitung > ttabel; (2) model pembelajaran Visual, Auditory, and Kinesthetic (VAK) dengan bantuan media pop up book berpengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan siswa sebesar 0,74 dengan kriteria sedang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Visual, Auditory, and Kinesthetic (VAK) dengan bantuan media pop up book terhadap kemampuan membaca permulaan siswa di kelas I SDN 32 Singkawang
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VISUAL, AUDITORY, AND KINESTHETIC (VAK) DENGAN MEDIA POP UP BOOK TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN Surfiyana Dewi Maryanti; Evinna Cinda Hendriana; Insan Suwanto
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.19677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Visual, Auditory, and Kinesthetic (VAK) dengan bantuan media Pop up book terhadap kemampuan membaca permulaan siswa di kelas I SDN 32 Singkawang. Penelitian ini dilakukan di SDN 32 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen jenis Quasi Eksperiment. Desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian seluruh siswa kelas I berjumlah 40 orang. Teknik pengambilan sampel berupa teknik sampel jenuh. Untuk menjawab hipotesis, tenik analisis data yang digunakan adalah uji-t dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan membaca permulaan antara siswa yang diterapkan model pembelajaran Visual, Auditory, and Kinesthetic (VAK) dengan bantuan media pop up book dan siswa yang diterapkan model konvensional hal ini dibuktikan pada uji t diperoleh nilai 2,441 > 2,024 dimana thitung > ttabel; (2) model pembelajaran Visual, Auditory, and Kinesthetic (VAK) dengan bantuan media pop up book berpengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan siswa sebesar 0,74 dengan kriteria sedang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Visual, Auditory, and Kinesthetic (VAK) dengan bantuan media pop up book terhadap kemampuan membaca permulaan siswa di kelas I SDN 32 Singkawang.
The Relationship between Social Support and Well-Being in Elementary School in Singkawang Junita, Junita; Suwanto, Insan; Setyowati, Rini
International Journal of Research in Education Vol 4, No 1 (2024): Issued in January 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijre.v4i1.16774

Abstract

The objectives of this study are: 1) to describe the level of social support in students at SD Negeri 15 Singkawang, 2) to describe the level of well-being in students at SD Negeri 15 Singkawang, 3) to examine the relationship between social support and well-being in students at SD Negeri 15 Singkawang. This type of research is quantitative correlation design. The population of this study were all students in grades V and VI of SD Negeri 15 Singkawang, totaling 76 students. The population was sampled using saturated sampling technique, the sample used was 76 students. Data collection techniques in this study with questionnaire and scale research instruments. The Social Support Questionnaire amounted to 37 statements, the validity value was in the range of 0.329-0.881 while the reliability value α was 0.945 and the Well-being Scale amounted to 26 statements, the validity value was in the range of 0.305-0.801 while the reliability value α was 0.903 with yes and no answer options. The data analysis techniques used are percentage and correlation. The results showed that the level of student social support was in the low category (57.15%), meaning that students did not get optimal social support from those closest to them while following the learning process at school. The results of the level of well-being of students are in the low category (59.41%), meaning that students have not fully felt happiness or well-being.
Product Diversification and E-Commerce Optimization as an Effort to Escalate Sales and UMKM Competitiveness of Bidai Handicraft in Singkawang City Mertika, Mertika; Wahyuni, Rika; Nirawati, Resy; Kariadi, Dodik; Suwanto, Insan; Marhayani, Dina Anika; Buyung, Buyung; Rosmaiyadi, Rosmaiyadi
International Journal of Public Devotion Vol 7, No 1 (2024): January - July 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v7i1.5078

Abstract

The problems faced by partners are related to the implementation mechanism or product diversification process, related to the knowledge and skills of Kastaman Bidai craftsmen's creativity is still low. An effort is needed to overcome the problems faced by Kastaman Bidai UMKM partners.  STKIP Singkawang through the Product Diversification Program and E-Commerce optimization as an effort to escalate sales and business competitiveness to Kastaman Bidai UMKM. Implementation method by providing training and assistance in the form of preparing digital financial reports, diversifying bidai products, marketing and digital advertising of bidai products. The results obtained are that the Program can be implemented very well, 2. The understanding and skills of Kastaman Bidai UMKM Partners regarding the preparation of digital financial reports, diversification of bidai products, marketing and digital advertising of bidai products are very good and Kastaman Bidai UMKM Partners can produce Bidai derivative products
Burnout Guru BK di Kota Singkawang Suwanto, Insan; Fitriyadi, Slamat
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.487 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v9i2.5186

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran data ilmiah tentang bagaimana tingkat burnout pada guru bimbingan dan konseling (BK) yang ada di Kota Singkawang. Reponden dalam penelitian ini adalah seluruh guru BK kota singkawang pada SMP/sederajat dan SMA/sederajat se-Kota Singkawang. Penelitian ini merupakan descriptive survey research dengan menggunakan instrumen penelitian MBI-GS (Maslach Burnout Inventory-General Survey). Data dianalisis dengan menggunakan descriptive statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata guru BK di Kota Singkawang memiliki tingkat burnout yang sangat rendah (20,33%). Hasil survei menunjukkan bahwa diantara 66 orang guru BK hanya 1 orang  guru BK yang memiliki tingkat burnout Tinggi. Kemudian, 19 orang pada kategori Rendah, dan 46 orang masuk pada kategori Sangat Rendah. Berdasarkan survei, guru BK pria memiliki tingkat burnout yang lebih tinggi. Kemudian, Guru BK yang lebih muda dengan usia kerja kurang dari 10 tahun memiliki tingkat burnout yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa guru BK di kota singkawang sudah mampu menjalankan tugas dan perannya sesuai dengan yang seharusnya dan memiliki tingkat kepuasan kerja yang tinggi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui lebih lanjut tentang penyebab rendahnya burnout guru BK di Kota Singkawang.AbstractThe purpose of this study is to provide an overview of scientific data related to the level of burnout in the guidance and counseling (BK) teacher in Singkawang City. The respondents in this study were all guidance and counseling teachers in junior and high school in Singkawang City. This research is a descriptive survey research using the research instrument is the MBI-GS (Maslach Burnout Inventory-General Survey). Data were analyzed using descriptive statistics. The results showed that the average guidance and counseling teacher in Singkawang City had a very low burnout rate (20.33%). The survey results showed that among 66 BK teachers only 1 guidance and counseling teacher had a high burnout rate. Then, 19 people were in a Low category, and 46 people were in the Very Low category. Based on the survey, male teachers have a higher burnout rate. Then, younger teachers with less than 10 years of age have a higher burnout rate. Then, the guidance and counseling teacher in Singkawang City had a professional efficacy of 51.24%. This shows that guidance and counseling teachers in the city of Singkawang have been able to carry out their duties and roles as they should and have a high level of job satisfaction. Further research is needed to find out more about the causes of the low guidance and counseling teacher burnout.
Pengaruh Kelompok Teman Sebaya Terhadap Penentuan Studi Lanjut Siswa Suwanto, Insan; Istirahayu, Iip; Qonitha, Insiyatun
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v12i2.8861

Abstract

This study was to determine how the friends of the same age level affects to the selection of further studies of high school students in the City of Singkawang. The quantitative research approach with the survey method is used in this study. The instrument of this study was the Peer Scale and the Advanced Study Selection Scale given to 161 high school students in Singkawang City. The data obtained were then analyzed by Descriptive Percentage and simple linear regression analysis assisted by SPSS 24. The results of the descriptive analysis showed that the level of peer influence on students was included in the medium criteria (60%), while the level of selection of further study students was included in the high criteria (74%). Whereas based on the results of simple linear regression that peers significantly influence the selection or determination of further study students (R2 = 0.059, t = 3.154 with a value of sig. 0.002).
Analisis Peran Teman Sebaya dalam Pengambilan Keputusan Karier Suwanto, Insan; Mayasari, Dian; Dhari, Nurul Wulan
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v11i2.10101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan peran yang ditunjukkan oleh kelompok teman sebaya dalam mempengaruhi keputusan karier; 2) mengidentifikasi faktor-faktor penyebab yang mempengaruhi pengambilan keputusan karier. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui secara mendalam terkait peran teman sebaya dalam pengambilan keputusan karier siswa. Dalam mengumpulkan data, peneliti melakukan wawancara terstruktur kepada keenam orang siswa kelas XII. Wawancara yang dilakukan dengan pedoman wawancara peran teman sebaya dan faktor pengambilan keputusan karier yang telah diuji melalui uji validitas konstruksi (judgement experts). Kemudian, data hasil penelitian dianalisis menggunakan model Miles and Huberman yang terdiri dari data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan: 1) peran kelompok teman sebaya terlihat pada aspek dukungan sosial, moral dan emosional; kebebasan berpendapat, bertindak atau menemukan identitas diri. Sedangkan aspek sebagai agen sosialisasi dan mengembangkan keterampilan tidak terlalu ditemukan pada teman sebaya. 2) Faktor kondisi lingkungan sangat berpengaruh dalam pengambilan keputusan karier. Sedangkan untuk faktor belajar tidak terlalu berpengaruh dalam pengambilan keputusan karier. Berdasarkan hasil penelitian, hendaknya teman sebaya bisa memilih teman yang dapat dijadikan sebagai role model dan Guru BK dapat memfasilitasi pembentukan kelompok teman sebaya yang membahas terkait permasalahan karier agar siswa bisa secara mandiri mengambil keputusan karier.Abstract: This study aims to: 1) describe the role shown by peer groups in influencing career decisions; 2) identify the causal factors that influence career decision making. This study uses a qualitative approach to know in-depth the role of peers in students' career decision-making. In collecting data, the researcher conducted structured interviews with the six students of class XII. Interviews were conducted using peer role interview guidelines and career decision-making factors that have been tested through construction validity tests (expert judgment). Then, the research data were analyzed using themodel Miles and Huberman consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results showed: 1) the role of peer groups was seen in aspects of social, moral and emotional support; freedom of opinion, action or self-identity. While the aspects as agents of socialization and developing skills are not found in peers. 2) Environmental conditions are very influential in making career decisions. Meanwhile, the learning factor is not very influential in making career decisions. Based on the results of the study, peers should be able to choose friends who can be used as role models and guidance and counseling teachers can facilitate the formation of peer groups that discuss career issues so that students can independently make career decisions.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas V Pada Pembelajaran PPKN SDS Torsina III Singkawang Desi. S, Rotua Kristina; Setyowati, Rini; Suwanto, Insan
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 10, No 1 (2025): VOLUME 10 NUMBER 1 JANUARY 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v10i1.5866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengidentifikasi perbedaan kemampuan berpikir kreatif antara siswa yang mengikuti kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam pembelajaran PPKn di kelas V SDS Torsina III Singkawang, serta 2) Mengevaluasi sejauh mana model pembelajaran Discovery Learning mempengaruhi kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran PPKn di kelas tersebut. Penelitian ini menerapkan pendekatan eksperimen dengan metode kuasi-eksperimen, menggunakan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Seluruh siswa kelas V di SDS Torsina III Singkawang menjadi populasi penelitian ini, dengan sampel sebanyak 60 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes esai yang dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa. Analisis data dilakukan dengan uji Mann-Whitney dan uji Effect Size menggunakan software SPSS 27. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan yang signifikan dalam kemampuan berpikir kreatif antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam pembelajaran PPKn, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. 2) Model Discovery Learning secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dalam pembelajaran PPKn, ditunjukkan dengan nilai Cohen's d sebesar 5,467 > 0,8.