Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Hubungan Penggunaan Tiktok Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Kelas V SDN 89 Singkawang Sumarni, Dayang Teten; Hendriana, Evinna Cinda; Suwanto, Insan
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 10, No 1 (2025): VOLUME 10 NUMBER 1 JANUARY 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v10i1.5817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan penggunaan Tiktok siswa kelas V SDN 89 Singkawang, 2) Mendeskripsikan kepercayaan diri siswa kelas V SDN 89 Singkawang, 3) Mendeskripsikan hubungan penggunaan Tiktok terhadap kepercayaan diri siswa kelas V SDN 89 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 89 Singkawang yang berjumlah 32 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 89 Singkawang yang berjumlah 32 siswa yang diambil dengan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket penggunaan Tiktok dan angket kepercayaan diri siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah persentase dan korelasi person product moment yang dianalisis dengan SPSS 23 . Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Penggunaan Tiktok siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 63%, 2) Kepercayaan diri siswa berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 82%, 3) Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan Tiktok terhadap kepercayaan diri siswa dengan kategori tinggi/kuat. 
Sosialisasi Dampak Perilaku Bullying Pada Siswa SMPS 1 PGRI Sungai Raya Kepulauan Basith, Abd; Mariana, Dewi; Kamaruddin, Kamaruddin; Suwanto, Insan; Fitriyadi, Slamat; Desy, Desy; Almawati, Sri; Mawazid, Zidni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3573

Abstract

Bullying merupakan tindakan yang sering kali muncul di lingkungan Pendidikan. Siswa sering kali menjadi korban atau bahkan menajdi pelaku. Ini tentunya disebabkan karena pemahaman siswa yang belum baik terhadap bullying itu sendiri. Perilaku bullying yang biasa terjadi di Sekolah seperti ejekan, ancaman, dan pemukulan. Tujuan pengabdian ini yaitu agar peserta didik SMPS 1 PGRI Sungai Raya Kepulauan mendapatkan pemahaman mengenai apa saja yang termasuk tindakan bullying, apa dampak dari bullying dan bagaimana cara mengatasi bullying apabila peserta didik menjadi pelaku bullying. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil pengabdian yang telah dilakukan, diketahui bahwa aspek verbal bullying mencapai 75% dengan kategori tinggi, aspek physical bullying mencapai 65% dengan kategori tinggi, aspek social bullying mencapai 50% dengan kategori sedang, aspek cyber bullying mencapai 62% dengan kategori rendah, aspek sexual bullying mencapai 55% yang berada pada kategori tinggi, dan  aspek cara menghadapi bullying mencapai 60% dengan kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sosialisasi dampak perilaku bullying pada siswa berjalan dengn lancar. Ini tentunya berimplikasi pada kehidupan sekolah yang nyaman, aman, dan menyenangkan sebagai dampak dari munculnya kesadaran siswa tentang perilaku bullying.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS NARASI SISWA KELAS V SDN 13 SINGKAWANG : PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS NARASI SISWA KELAS V SDN 13 SINGKAWANG Esti, Nindya; Oktavia, Wahyuni; Suwanto, Insan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.29872

Abstract

Abstract: This research aims to 1) find out whether there are differences in narrative writing skills that use the picture and picture model and classes that use the conventional model in narrative writing activities in class V at SDN 13 Singkawang. 2) to find out how much influence the picture and picture learning model has on narrative writing skills in class V Indonesian language learning at SDN 13 Singkawang. The type of research used is quantitative with a nonequivalent control group design. The population in this study were all class V students at SDN 13 Singkawang. And the samples for this study were 23 students in the experimental class VA and 24 students in the control class VB. The results of the research show that 1) The t test shows t_count > t_(table), namely 3.2679 > 2.01410, so it can be concluded that there is a difference in the ability to write narratives between the class that uses the picture and picture learning model and the class that uses the conventional model in the narrative writing ability of class V students at SDN 13 Singkawang; 2) test the magnitude of the influence (effect size) of the picture and picture learning model on students' narrative writing skills, the results are influential with the effect size being in the high criteria with a value of 0.813 in the range E_Sd>0.8. The of this research indicate that there is a need for a picture and picture model in learning to improve students' narrative writing skills so that it can have a positive impact on Indonesian language learning skills. Keywords: Influence, model, picture and picture, narrative writing skills.
Predicting Academic Achievement Through Motivation and Self Regulated Learning Basith, Abd; Fitriyadi, Slamat; Suwanto, Insan; Mariana, Dewi; Kamaruddin; Rahman, Md. Shahinoor; Moseki, Usina Robert; Jasnika, Inka; Anriani, Putri; Mawazid, Zidni
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 14 No 2 (2025): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v14i2.89041

Abstract

Academic achievement in Indonesia, compared to other countries in the world, is very concerning. Students tend to have low motivation and self-regulation. This certainly has an impact on students' low learning outcomes and academic achievement. This study aims to analyze motivation and self-regulated learning in determining students' academic achievement. This study uses a quantitative method with survey learning and cross-sectional design. The study population was 800 students. The research sample was taken using a random sampling formula, so the sample used was 741 students. The instruments used in data collection were MSLQ and the academic achievement index. Data were analyzed using descriptive analysis, correlation, and regression. The results showed that all motivation and self-regulation learning indicators had a significant relationship with academic achievement. However, only the value component indicator, the expectancy component, the affective component, and the resource management strategy could significantly predict academic achievement. All components of motivation and self-learning strategies had a significant positive correlation with academic achievement, except for test anxiety, which had a significant negative correlation with students' academic achievement. The implications of this research are that this research provides information regarding motivation and independent learning that must be improved in students so that it can improve students' academic achievement better so that learning objectives can be achieved optimally.
HUBUNGAN ANTARA GAYA BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPASSISWA DI SDS WAHANA HARAPAN BANGSA andini, sri; Anitra, Rien; Suwanto, Insan
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol. 8 No. 2: OKTOBER (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/7h0qx987

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) Mendeskripsikan gaya belajar siswa di SDS Wahana Harapan Bangsa. 2) Mendeskripsikan terdapat atau tidaknya hasil belajar siswa di SDS Wahana Harapan Bangsa. 3) Mengetahui hubungan antara gaya belajar dengan hasil belajar IPAS pada siswa di SDS Wahana Harapan Bangsa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas tinggi SDS Wahana Harapan Bangsa dan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh sebanyak 40 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis menggunakan korelasi Pearson Product Moment.  Hasil Penelitian menunjukan bahwa 1) Berdasarkan hasil perhitungan angket gaya belajar siswa mayoritas memiliki gaya belajar visual yaitu 50%, 2) Berdasarkan hasil perhitungan hasil belajar IPAS siswa SDS Wahana Harapan Bangsa memiliki rata-rata 79, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPAS siswa memiliki berkriteria yang tinggi, 3) Uji hipotesis menggunakan korelasi Pearson Product Moment diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,022 dimana < 0,05 dan nilai pearson correlation 0,460 berada pada kategori sedang dan t hitung 3,59 > 2,02 t tabel maka dapat disimpulkan terdapat hubungan antara gaya belajar dengan hasil belajar IPAS siswa SDS Wahana Harapan Bangsa.
HUBUNGAN PERHATIAN ORANG TUA DENGAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI 17 SINGKAWANG Mariana, Mariana; Suprapto, Wasis; Suwanto, Insan
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 8 No. 3: Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v8i3.57766

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Perhatian Orang Tua dengan Minat Belajar siswa kelas V SDN 17 Singkawang. Penelitian ini dilakukan di SDN 17 Singkawang. Jenis penelitiannya yaitu korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan berjumlah 26 orang siswa dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Teknik analisis data menggunakan korelasi pearson product moment. Instrument yang digunakan berupa lembar angket perhatian orang tua dengan lembar angket minat belajar siswa.  Hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa: (1) Perhatian orang tua diperoleh data berupa hasil skor angket dari kelas V bahwa perhatian orang tua siswa dengan mendapatkan rata-rata nilai keseluruhan yaitu 67,69; (2) Secara keseluruhan minat belajar di kelas V SDN 17 Singkawang tergolong tinggi dengan rata-rata nilai keseluruhan 65,76; (3) Terdapat hubungan perhatian orang tua dengan minat belajar dengan hasil perhitungan data siswa kelas VB mengenai perhatian orang tua dan minat belajar diketahui thitung = 1,099 dan ttabel = 2,045  diperoleh thitung < ttabel = 1,099<2,045 maka Ha diterima dan Ho ditolak.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA DI KELAS V SD NEGERI 21 SINGKAWANG: Penelitian Kuantitatif Atikah, Nuri; Safrihady; Suwanto, Insan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32446

Abstract

This study was motivated by the low learning outcomes of students in Natural and Social Sciences (IPAS) in grade V of SD Negeri 21 Singkawang, which have not yet reached the Learning Objective Achievement Criteria (KKTP). The objectives of this study are: 1) To test whether there is a significant effect of the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model on the learning outcomes of fifth-grade students at SDN 21 Singkawang in the subject of Natural and Social Sciences (IPAS). 2) To determine the extent of the effect of using the Problem-Based Learning (PBL) model on the learning outcomes of fifth-grade students at SDN 21 Singkawang in the subject of Natural and Social Sciences (IPAS). This study uses a quantitative approach with an experimental research design, specifically a Pre-Experimental Design of the One-Group Pretest-Posttest Design type. The research subjects were 29 fifth-grade students at SDN 21 Singkawang. Data were collected using a multiple-choice question technique consisting of 20 items. Data analysis included normality tests using Chi-Square and hypothesis tests to determine the effect, as well as Effect Size calculations to determine the magnitude of the effect. The results of the study indicate that: 1) there is a significant difference between the pre-test and post-test scores after the implementation of the PBL model. The One Sample T-Test shows a t-stat value of - 12.28, which is much greater than the critical t-value of 1.70, with a p-value of 1.4396 × 10⁻¹², which is less than 0.05. This means that the null hypothesis is rejected and the alternative hypothesis is accepted. 2) The calculation result of 0.64 indicates that the effect of the PBL model on IPAS learning outcomes is in the large category
Digital Well-Being: Guidance & Counseling Service Digitalization Program to Reduce Burnout Among Guidance & Counseling Teachers in Singkawang Junior High School Suwanto, Insan; Kamaruddin, Kamaruddin; Saputra, Kasnur
International Journal of Public Devotion Vol 8, No 2 (2025): August - December 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v8i2.7906

Abstract

Guidance counselors at junior high schools in Singkawang City face a heavy administrative burden and work pressure that often triggers stress and Burnout. To overcome this problem, efforts to strengthen digital competencies are needed so that guidance services can be more efficient and support the well-being of teachers. The Digital Well-Being Program aims to improve the digital skills of guidance counselors while equipping them with strategies for maintaining work-life balance, thereby reducing administrative burdens and improving mental health. The program is implemented through a series of socialization activities, training, workshops, and assistance with the implementation of digital guidance counseling services. Participants are introduced to the use of technology applications that support guidance counseling services. Practical guidance modules and digital well-being guidelines are also provided to support daily implementation. This program results in guidance counselors with better digital skills, more optimal implementation of technology-based guidance counseling services, and the creation of a work-life balance that supports Burnout reduction. Guidance counseling services become more effective, innovative, and sustainable, thereby having a positive impact on teachers and students. Digital Well-Being: Program Digitalisasi Layanan BK untuk Mengurangi Burnout Guru BK SMP di Kota SingkawangABSTRAKGuru BK SMP di Kota Singkawang menghadapi beban administrasi tinggi dan tekanan kerja yang sering memicu stres dan Burnout. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan upaya penguatan kompetensi digital agar layanan BK dapat lebih efisien dan mendukung kesejahteraan guru. Program Digital Well-Being bertujuan meningkatkan keterampilan digital guru BK sekaligus membekali mereka dengan strategi menjaga keseimbangan kerja–kehidupan (work-life balance), sehingga beban administratif berkurang dan kesehatan mental lebih terjaga. Program dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan sosialisasi, pelatihan, workshop, dan pendampingan implementasi digitalisasi layanan BK. Peserta diperkenalkan pada penggunaan teknologi aplikasi pendukung layanan BK. Modul panduan praktis dan panduan kesejahteraan digital juga diberikan untuk menunjang penerapan sehari-hari. Program ini menghasilkan guru BK dengan keterampilan digital yang lebih baik, penerapan layanan BK berbasis teknologi yang lebih optimal, serta terciptanya keseimbangan kerja–kehidupan yang mendukung pengurangan Burnout. Layanan BK menjadi lebih efektif, inovatif, dan berkelanjutan sehingga memberi dampak positif bagi guru dan siswa.Kata Kunci :Digitalisasi, Burnout, Guru BK, Digital Well Being, Kota Singkawang