Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kelayakan Pembukaan Cabang Bisnis Serantau Coffee Di Kota Bandung Ditinjau Dari Aspek Pasar, Aspek Teknis, Dan Aspek Finansial Diana Arviana Lestari; Endang Chumaidiyah; Budi Praptono
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Serantau Coffee merupakan sebuah usaha atau bisnis yang bergerak di bidang kuliner khususnya minuman dengan konsep menjual minuman berbagai macam jenis kopi dan non kopi. Serantau Coffee membuka outlet pertamanya di Bekasi Selatan dan mengalami peningkatan setiap bulannya. Melihat fakta tersebut, pemilik Serantau Coffee ingin melakukan perluasan dan pengembangan bisnisnya pada lokasi baru yang strategis dan terpilihlah Kota Bandung tepatnya di Jalan Lombok, Riau sebagai lokasi pembukaan cabang baru Serantau Coffee. Dalam penelitian ini, aspek yang dilakukan yaitu dengan cara penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang berada di Kota Bandung dengan kecamatan yang berbeda. Responden yang menjadi target adalah responden yang berumur 15-35 tahun untuk mengetahui berapa banyak pasar potensial, pasar tersedia, dan pasar sasaran. Sedangkan untuk aspek teknis dan aspek finansial digunakan berdasarkan data sekunder yang didapat dari berbagai sumber. Hasil penyebaran kuesioner menunjukkan persentase pasar potensial sebesar 88%, pasar tersedia sebesar 82%, dan untuk pasar sasaran perusahaan membidik 0,6% dari pasar tersedia. Hasil perhitungan finansial menunjukkan bahwa nilai NPV untuk periode 2020-2024 adalah Rp 99.964.433, persentase IRR sebesar 28%, dan PBP 4,19 tahun. IRR yang diperoleh lebih besar dari nilai MARR yaitu 10,25% dan NPV bernilai positif. Dari parameter tersebut, maka pembukaan cabang Serantau Coffee di Jalan Lombok, Riau Kota Bandung dapat dikatakan layak. Kata kunci: Serantau Coffee, analisis kelayakan, NPV, IRR, PBP, MARR Abstract Serantau Coffee is a business in the field of culinary especially drinks with the concept sells kinds of coffee and non coffee. Serantau Coffee opened their first outlet in South Bekasi and has shown constant increase in sale in every month. Due to this detail, the owner of Serantau Coffee want to expend and develop the business of coffee shop. Lombok Street, Riau Bandung City was eventually chosen as the new strategic location for second shop of Serantau Coffee. In this research, to gain information regarding market aspect, researcher distribute questionnaire to 100 respondents who reside in Bandung with different district. The target respondents is in the range of 15-35 years old respondent to find out how many potential market, available market, and target markets. Meanwhile, for technical aspect and financial aspect are used based on secondary data obtained from various sources. The result show amount of the potential market is 88%, the available market is 82%, and for target market the company targeting 0,6% available market. Financial calculation result showed that NPV within the period of 2020-2024 was as much as Rp 99.964.433, with IRR percentage of 28%, and PBP 4,19 year. The acquired IRR was bigger than the MARR value which was 10,25% and the NPV was positive. Due to this parameter, it can be concluded that the opening Serantau Coffee business branch in Bandung City was deemed feasible. Keywords: Serantau Coffee, feasibility analysis, NPV, IRR, PBP, MARR
Analisa Kelayakan Produksi Coach Jacket Abarel Terhadap Aspek Pasar, Aspek Teknis, Dan Aspek Finansial Andrian Bima Ardianta; Budi Praptono; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ABAREL merupakan sebuah usaha yang bergerak di bidang fashion khususnya jaket. ABAREL tidak memproduksi produknya secara mandiri namun masih melalui kerjasama vendor dan menjualnya melalui media online. Meskipun begitu, kualitas dari produk ABAREL dibuat semaksimal mungkin karena vendor yang dipilih juga memiliki reputasi yang baik. Pada penelitian ini, peneliti akan memberikan saran untuk meningkatkan keuntungan perusahaan dengan cara melakukan estimasi produksi yang seharusnya dicapai agar keuntungan bisa terus meningkat. Hal tersebut juga akan berdampak terhadap modal yang nantinya dibutuhkan namun seiring jalan juga akan meningkatkan keuntungan perusahaan. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan yaitu dengan melakukan analisis kelayakan sebagai dasar untuk menentukan keuntungan perusahaan. Pada penelitian ini aspek-aspek penting akan diperhitungkan mulai dari aspek pasar, teknis, dan finansial sehingga menemukan keputusan terbaik bagi perusahaan. Pada penelitian ini dilakukan riset pasar dengan pembuatan kuesioner yaitu untuk mengetahui pasar sasaran yang ingin dituju. Selain itu data penjualan juga diambil guna memprediksi penjualan periode berikutnya. Kata Kunci: Jaket, Produksi, Analisis Kelayakan. Abstract ABAREL is a business engaged in fashion, especially jackets. ABAREL does not produce its products independently but is still through vendor collaboration and selling them through online media. Even so, the quality of ABAREL products is made to the maximum extent possible because the chosen vendor also has a good reputation. In this study, researchers will provide advice to increase company profits by making estimates of production that should be achieved so that profits can continue to increase. This will also have an impact on the capital that will be needed but along the way will also increase the company's profits. In this study, the method used is by conducting a feasibility analysis as a basis for determining company profits. In this study important aspects will be taken into account starting from the market, technical, and financial aspects so as to find the best decision for the company. In this study, market research was conducted by making questionnaires, namely to find out the target market to be targeted. In addition, sales data is also taken to predict the sale of the next period. Keywords: Jackets, Production, Feasibility Analysis.
Rancangan Perbaikan Kualitas Produk Thai Tea Dari Roffee’s Melty Puddingdengan Menggunakan Metode QFD Ozki Septariadi; Agus Achmad Suhendra; Budi Praptono
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di eraglobalisasi seperti sekarang, zaman semakin berkembang dan modern. Pada umumnya masyarakat memilih untuk menjadi businessman dan membuka pasarnya sendiri atau usaha sendiri yang disebut dengan Usaha Kecil Menengah (UKM). Roffee’s Melty Pudding merupakan satu diantara banyak UKM di Bandung yang memiliki potensi dalam menggerakkan kegiatan perekonomian masyarakat. Roffee’s Melty Pudding menjual 11 varian rasa puding yang terdiri dari choco caramel, vanilla blue, manggo, green tea, taro, cheddar cheese, bubble gum, lychee, cotton candy, creme brulee, dan thai tea. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi atribut pudding Thai Tea ROFFEE’S yang dapat ditingkatkan dan dikembangkan sesuai urutan prioritas untuk mencapai kepuasan konsumen ROFFEE’S. Langkah pertama yang dilakukan adalah memperoleh true customer needs. Data tersebut kemudian diidentifikasi menjadi karakteristik teknis. Selanjutnya, setiap karakteristik teknis dinilai keterkaitannya dalam House of Quality (HoQ) yang menjadi tahap Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD dapat membantu memprioritaskan kebutuhan user yang dapat dikembangkan sesuai kemampuan ROFFEE’S. Tahap selanjutnya adalah pengembangan konsep dengan membuat konsep-konsep alternatif baru yang nantinya akan dipilih oleh tim pengembang/ produksi ROFFEE’S. Tahap terakhir adalah part deployment atau QFD Iterasi dua. Tahap ini untuk menentukan prioritas critical part. Prioritas critical part dihasilkan berdasarkan prioritas karakteristik teknis yang telah didapatkan pada karakteristik teknis yang diperoleh dari QFD Iterasi satu. Kaca Kunci: House of Quality, Part Deployment , Quality Function Deployment, Karakteristik teknis, ROFFEE’S Abstract Eraglobalized as it is now, the era is growing and modern. In general, people choose to become businessmen and open their own markets or their own businesses, called Small and Medium Enterprises (UKM). Roffee’s Melty Pudding is one of the many SMEs in Bandung that has the potential to drive people's economic activities. Roffee’s Melty Pudding sells 11 variants of pudding consisting of choco caramel, vanilla blue, mangosteen, green tea, taro, cheddar cheese, bubble gum, lychee, cotton candy, creme brulee, and thai tea. This study aims to identify the attributes of the Pudding Thai Tea ROFFEE that can be improved and developed in order of priority to achieve customer satisfaction ROFFEE 'S. The first step is to obtain true customer needs. The data is then identified as technical characteristics. Furthermore, each technical characteristic is assessed as being related to the House of Quality (HoQ), which becomes the Quality Function Deployment (QFD) stage. The QFD method can help prioritize user needs that can be developed according to ROFFEE's ability. The next stage is the development of concepts by creating new alternative concepts which will later be selected by the development team / production of ROFFEE 'S. The last step is part deployment or QFD Iteration two. This stage is to determine the priority of the critical part. The critical part priority is generated based on the priority of technical characteristics that have been obtained on the technical characteristics obtained from QFD Iteration one. Keywords: House of Quality, Part Deployment, Quality Function Deployment, Technical characteristics, ROFFEE 'S
Perumusan Strategi Pemasaran Bali Ragam Busana Dengan Metode Quantitative Strategic Planning Matrix (qspm) I Nengah Widiana Putra; Budi Praptono; Ully Yunita Nafizah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Bali Ragam Busana merupakan usaha yang bergerak di bidang garmen yang berlokasi di Jl. Gn. Tangkuban Perahu No.261, Padangsambian Klod, Denpasar Bar., Kota Denpasar, Bali 80117, Indonesia. Tingginya persaingan dalam bidang usaha ini menuntut usaha harus memiliki strategi pemasaran yang tepat agar usaha tetap mampu bersaing dan bertahan sehingga mampu menjadi usaha yang menempati peringkat teratas (market leader). Pendekatan yang akan digunakan dalam menentukan strategi pemasaran yang tepat adalah dengan menerapkan metode Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Tahapan dari penelitian dimulai dari identifikasi kondisi internal dan eksternal usaha sehingga mendapatkan kumpulan faktor serta pengaruhnya bagi proses perumusan strategi yang berupa hasil pembobotan pada matriks IFAS dan EFAS. Berdasarkan hasil total pembobotan matriks IFAS dan EFAS, maka akan diketahui posisi usaha berdasarkan faktor internal dan eksternal usaha pada matriks InternalEksternal (IE) yang akan dijadikan sebagai dasar dalam perumusan alternatif strategi pada matriks SWOT. Terakhir, akan diterapkan analisis QSPM yang bertujuan untuk melakukan evaluasi atau penilaian terhadap beberapa pilihan alternatif strategi secara objektif untuk mendapat strategi yang terbaik. Matriks QSPM juga mampu memutuskan strategi prioritas terbaik. Kata kunci: Strategi pemasaran, IFAS, EFAS, Matriks IE, Matriks SWOT, Matrix QSPM Abstrack Bali Ragam Busana is a garment company that is located on Jl. Mr. Tangkuban Perahu No.261, Padangsambian Klod, Denpasar Bar., Kota Denpasar, Bali 80117, Indonesia. The high competition in this business field requires companies to have the right marketing strategy so that companies can compete and survive in order to be able to compete with companies that need top rankings (market leaders). The quantitative strategic planning matrix (QSPM) will be used in determining the right marketing strategy. The stages of research starting from internal and external discussions of the company need to collect factors with their influence for the strategy formulation process which consists of weighting results on IFAS and EFAS matrices. Based on the results of the total weighting of the IFAS and EFAS matrices, the company position will be determined based on the company's internal and external factors on the Internal-External (IE) matrix which will be used as a basis for formulating the alternative strategies on the SWOT matrix. Finally, QSPM analysis will be implemented which is aimed at evaluating or evaluating several strategic choices for the objective that have the best strategy. The QSPM matrix can also decide on the best priority strategy. Keywords: Marketing Strategy, IFAS, EFAS, IE Matrix, SWOT Matrix, QSPM Matrix
Perancangan Model Bisnis Utuk Tws Petshop Dengan Pendekatan Business Model Canvas (bmc) Tri Wahyu Setyawati; Budi Praptono; Ully Yunita Nafizah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TWS Petshop merupakan usaha kecil menengah yang bergerak dibidang pe-retail dan layanan jasa. TWS Petshop menyediakan segala jenis kebutuhan hewan peliharaan seperti makanan, obat-obatan, aksesoris, dan layanan kesehatan. Walaupun TWS Petshop sudah berjalan selama 3 tahun, TWS Petshop memiliki beberapa permasalahan yang dihadapi. Pada faktor internal, TWS Petshop belum memaksimalkan infrastruktur dan penjualan yang tidak stabil. Untuk faktor eksternal terdapat hubungan pelanggan yang kurang baik atau memuaskan serta tingkat persaingan membuat TWSPetshop sulit bersaing di daerah Pancoran, Jakarta Selatan. Model bisnis adalah cara untuk merumuskan sebuah strategi agar tetap kompetetif dan dapat bersaing dengan cara memetakan peta model bisnis secara baik. Salah satu metode yang digunakan ialan business model canvas (BMC). Melalui metode ini, analisis yang digunakan menggunakan swot terhadap empat aspek utama, yaitu proposisi nilai, infrastruktur, biaya dan pendapatan serta hubungan pelanggan. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang akan di hadapi oleh TWS Petshop. Kemudian merancang strategi usulaan dengan mempertimbangkan analisis lingkungan serta customer profile terkait keiingnan dan kebutuhan atas produk dan jasa yang ditawarkan oleh TWS Petshop. Strategi usulan akan dipetakan dipeta 9 blok bangunan yaitu Customer Segment, Value Proposition, Channels, Customer Relationshop, Revenue Stream, Cost Structure, Key Activities, Key Partnership dan Key Resource. Usulan strategi yang telah dirancang akan menjadi sebuah rekomendasi untuk TWS Petshop. Apabila startegi usulan di implementasikan oleh TWS Petshop keuntungan yang didapat salah satunya meningkatkan biaya dan pendapatan untuk TWS Petshop Kata Kunci : TWS Petshop, Business Model Canvas, SWOT, Value Proposition Canvas
Analisis Kelayakan Pembukaan Cabang Medica Surabaya Di Kawasan Jatinangor Ditinjau Dari Aspek Pasar, Aspek Teknis, Dan Aspek Finansial Ridho Gibran Iman Majid; Budi Praptono; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Medica Surabaya merupakan usaha milik pribadi yang bergerak di bidang jasa penyedia alat – alat kesehatan yang telah didirikan sejak tahun 2009 dan terletak di Jalan Kedung Sroko Surabaya Jawa Timur. Pada pelaksanaan proses bisnisnya kinerja dari Medica Surabaya cukup baik dengan adanya peninkatan omzet di setiap tahunya. Pemilik menginginkan peningktan omzet penjualan di Bisnis alat kesehatanya dalam memperluas pasar dengan membuka cabang baru. Dengan membuka cabang di harapkan pendapatan dapat meningkat, jangkauan pasar menjadi lebih luas, dan jumlah pelanggan bertambah. Pemilik ingin membuka cabang di kawasan Jatinangor dan menyasar mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Padjajaran sebagai konsumenya. Maka dari itu dilakukan analisi kelyakan pembukaan cabang Medica Surabaya dengan meninjau aspek pasar, aspek teknis dan aspek finansial. Analisis kelayakan mendapatkan hasi bahwa pendirian cabang Medica Surabaya pada kawasan jainangor layak untuk didirikan dengan nilai NPV sebesar Rp 260.677.850, kemudian didapatkan nilai PBP sebesar 2,9 dan IRR sebesar 45% diaman nilai tersebut lebih besar dari MAAR yang telah ditetapkan yaitu 11%. Kata Kunci : Analisis Kelayakan, NPV, IRR, PBP, MARR Abstract Medica Surabaya is a family-owned business that is engaged in providing medical equipment that has been established since 2009 and it located on Jalan Kedung Sroko Surabaya, East Java. In carrying out its business processes, the performance of Medica Surabaya was quite good with the increase of turnover every year. The owner wants to increase the sales turnover in his health equipment business in expanding the market by opening new branches. By opening a new branch, it is expected that revenues can increase, market reach will be wider, and the number of customers will increase. The owner wants to open a branch in the Jatinangor area and target students at the Padjadjaran University medical faculty as consumers. So from that carried out an analysis of the opening of the Medica branch of Surabaya by reviewing the market aspects, technical aspects and financial aspects. The feasibility analysis has the result that the establishment of the Surabaya Medica branch in the jainangor area is feasible to be established with an NPV value of in the amount of Rp 260.677.850, then the PBP value of 2,9 year is obtained, and the IRR of 45% where the value is greater than the MAAR that has been set are 11%. Key Word : Feasibility study, Medica Surabaya, NPV, PBP, IRR
Analisis Penerapan Sistem Pemasaran Terpadu Pada Usaha Kecil Menengah Telur Bebek Cakung Dengan Metode Analytical Network Process (anp) Masfufah Motik Larasati; Budi Praptono; Ully Yunita Nafizah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Usaha ternak yang sedang berkembang ditunjukan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan peningkatan daya beli dari masyarakat. Besarnya peluang dari peternak bebek yang banyak dijalani masyarakat dapat menjadi suatu sumber penghasilan. Pada penelitian ini, metode Analytical Network Process (ANP) dapat digunakan untuk mengetahui bobot kepentingan dari faktor yang saling mempengaruhi. Hasil penelitian yang dilakukan memiliki tujuan untuk memberikan informasi dan rekomendasi dalam strategi pemasaran dengan mengetahui apa saja kriteria dan subkriteria yang berhubungan langsung dengan perusahaan dan berpengaruh dalam proses pemasarannya dalam menjalankan strategi baru untuk menjadikan proses pemasaran yang baik dan tepat. Dalam penelitian ini didapatkan hasil bobot dari masing-masing kriteria dan subkriteria yaitu kemampuan manajerial sebesar 0,15, kemampuan berhubungan dengan pelanggan sebesar 0,54, aset reputasi sebesar 0,42, kompetisi sebesar 0,17 dan kemampuan inovasi pasar sebesar 0,4. Kata Kunci : ANP, Strategi Pemasaran, Kriteria, Subkriteria Abstract Developing livestock businesses are shown to improve food security and increase purchasing power from the community. The amount of opportunity from duck farmers that many people live in can be a source of income. In this study, the Analytical Network Process (ANP) method can be used to determine the importance of the factors that influence each other. The results of the research carried out have the purpose of providing information and recommendations in marketing strategies by knowing what are the criteria and subcriteria that are directly related to the company and influential in the marketing process in carrying out new strategies to make the marketing process good and right. In this study the results of the weighting of each criterion and subcriteria are managerial ability of 0.15, ability to relate to customers is 0.54, reputation assets of 0.42, competition of 0.17 and market innovation capabilities of 0.4 . Keywords: ANP, Marketing Strategy, Criteria, Sub-criteria
Analisis Kepuasan Pelanggan Dan Usulan Perbaikan Website Semuatereview Menggunakan Metode Analisis Faktor Haikal Munawar Fikri; Budi Praptono; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk menilai efek langsung dan tidak langsung dari kualitas desain situs website Semuatereview dan kualitas layanannya terhadap penilaian kepuasan para pelanggan dan penjual produk, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepercayaannya pada jenis penyedia jasa review produk. Efek langsung dan tidak langsung dari penilaian tersebut adalah kunci utama untuk membuat urutan prioritas perbaikan website Semuatereview. Penelitian ini menerapkan metode survei, di mana kuesioner dibagikan kepada total 120 responden. Data diperoleh dan dikumpulkan dari hasil penyebaran kuisioner yang menggunakan Skala Likert. Pada kuisoner tersebut terdiri dari perntanyaan yang dikembangkan dari konsep WebQual sebagai landasan penilaian kualitas desain website. Data kemudian dianalisis menggunakan metode analisis faktor konfirmatori (CFA). Berdasarkan hasil analisis data, terungkap bahwa kualitas desain situs website Semuatereview dan kualitas layanannya memiliki dampak positif pada penilaian kepuasan para pelanggan dan penjual produk, baik secara langsung maupun tidak langsung. Maka dari hasil penilaian kepuasan pelanggan terhadap kualitas desain website Semuatereview ini, diperoleh urutan prioritas untuk melakukan perbaikan. Kata kunci: WebQual, Skala Likert, Analisis Faktor, Analisis Faktor Konfirmatori, Kepuasan Pelanggan Abstract This research was conducted to assess the direct and indirect effects of Semuatereview website design quality and service quality on satisfaction ratings of product customers and sellers, both directly and indirectly through their trust in the types of product review service providers. The direct and indirect effects of the assessment are the main keys to prioritizing the website repairs in Semuatereview. This study applied a survey method, in which questionnaires were distributed to a total of 120 respondents. Data obtained and collected from the results of the distribution of questionnaires using a Likert Scale. The questionnaire consisted of questions developed from the WebQual concept as a basis for evaluating the quality of website design. Data were then analyzed using confirmatory factor analysis (CFA). Based on the results of data analysis, it was revealed that the quality of the website design review and the quality of its services had a positive impact on the satisfaction of customers and sellers of products, both directly and indirectly. Then from the results of customer satisfaction assessment on the quality of the website design Semuatereview, obtained the order of priority to make improvements. Keywords: WebQual, Likert Scale, Factor Analysis, Confirmatory Factor Analysis, Customer Satisfaction
Program Perbaikan Bauran Pemasaran Berdasarkan Pengaruh Terhadap Keputusan Pembelian Roti John Koboy Dengan Metode Analisis Regresi Linier Berganda Luthfi Fadillah Sani; Budi Praptono; Ully Yunita Nafizah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan untuk menyusun perbaikan dari bauran pemasaran yang urutannya didapatkan dari hasil pengaruh bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian Roti John Koboy menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Sampel yang diambil dalam penelitian ini menggunakan metode nonprobability sampling dengan jenis convenience sampling, responden yang mengisi kuisioner penelitian ini diambil 100 orang responden. Secara parsial, produk (X1), harga (X2) dan promosi (X3) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) di Roti John Koboy karena signifikansi ketiga variabel tersebut (sig X1=0,012, sig X2=0,008, sig X3=0,026) lebih kecil dari 0,05 dan nilai t hitungnya (t hitung X1=2,566, t hitung X2=2,704, t hitung X3=2,266) lebih besar dibandingkan dengan t tabel (1,98609), sedangkan lokasi (X4), orang/karyawan (X5), lingkungan fisik (X6) dan proses (X7) dinyatakan tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Y) Roti John Koboy. Secara simultan, bauran pemasaran berpengaruh signifikan terhadap proses keputusan pembelian Roti John Koboy dengan hasil F hitung (7,663) > F tabel (2,10) dan tingkat signifikasinya 0,000 < 0,005. Nilai R Square (Koefisien Determinasi) yang diperoleh sebesar 0,32 atau 32%. Hal ini menunjukkan kemampuan variabel independent dalam mempengaruhi variabel dependen sebesar 32%, dan sisanya sebesar 68% dipengaruhi oleh faktor lain. Berdasarkan urutan perbaikan dari nilai priority, indikator iklan merupakan indikator yang harus diperbaiki terlebih dahulu, setelah itu secara berturut turut indikator kualitas produk, keterjangkauan harga, kesesuaian harga dengan kualitas produk, variasi produk, kesesuaian harga dengan manfaat, desain produk, pemberian potongan harga dan yang terakhir daya saing harga. Kata kunci: Bauran Pemasaran, Keputusan Pembelian, Regresi Linier Berganda, Nonprobabilitas Sampling, Convience Sampling Abstract This study aims to develop improvements of the marketing mix whose order is obtained from the effect of the marketing mix on Roti John Koboy’s purchase decision using multiple linear regression analysis. The sample in this study is taken by nonprobability sampling, specifically convenience sampling, with 100 respondents who are answered the questionnaire of this study. Based on partial hypothesis examination, product (X1), price (X2) and promotion (X3) have the significant influence towards purchase decision (Y) in Roti John Koboy. It is because the significance value from those three variables (sig X1=0,012, sig X2=0,008, sig X3=0,026) are smaller than 0,05 and t count value from those variables (t count X1=2,566, t count X2=2,704, t count X3=2,266) are bigger than t table (1,98609), while place (X4), people (X5), physical environment (X6) and process (X7) is stated have no influence on purchase decision (Y) of Roti John Koboy Based on simultaneous hypothesis examination, marketing mix significantly influence the process of purchase Roti John Koboy with F count result (7,663) > F table (2,10) and the level of significance 0,000 < 0,005. Based on co-efficiency determination, it is mentioned that marketing mix is 32% and the rest 68% are influenced by factors which are not examined in this study. Based on priority value of improvement arrangement, advertisement is the indicator which has to be revised first, then, product quality, affordability, price compatibility with product quality, product variation, price compatibility with benefits, product design, discounting, and price competitiveness. Keywords: Marketing Mix, Purchase Decision, Multiple Linear Regression, Nonprobability Sampling, Convience Sampling
Franchise Business Strategy Playgroup, Kindergarten And Day Care In Cerdas Ceria By Using Qspm And Benchmarking Method Mochamad Rizky Fauzy; Budi Praptono; Ima Normalia Kusmayanti
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Cerdas Ceria School is an educational institution in the field of early childhood education located on Jl. Trs. Martanegara No.22, Bandung. The competitiveness in the field of education requires schools expand the right business strategy to improve the anality. This study analyzed and formulated the right franchise business strategy for Cerdas Ceria School. The approach used in determining the right franchise business strategy is the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) method. The stages of this study begin with the identification of external and internal factors of the school and their effects on the strategy formulation process in the form of weighting results on EFE matrix and IFE matrix. Based on the results of the total weighting of EFE matrix and IFE matrix, it was discovered that the company's position was based on the external and internal factors of the school in the Internal-External (IE) matrix which served as the basis for formulating alternative strategies on the SWOT matrix. Then QSPM analysis was applied to evaluate several alternative strategic choices objectively to get the best strategy. The QSPM matrix was also able to decide the best priority strategy. The franchise design was made using benchmarking methods as the basis of a franchise cooperation program for Cerdas Ceria School.Keywords: Franchise Business Strategy, EFE Matrix, IFE Matrix, IE Matrix, SWOT Matrix, QSPM, Benchmarking
Co-Authors Aditya Ahmad Maulana Aditya M. Nugraha Agung Gumilar Prayogi Agus Achmad Suhendra Ajeng Yunita Ajeng Yunita Akbar, Resha Aldo Theofilus Suherman Alfi Ramdhani Putrakoranto Alifan Nurfatwa Mahasidhqi Alrasyid, Andi Muhammd Harun Amalia Indah Pratiwi Amelia Kurniawati Andi Hidayat Andri Mardi Andrian Bima Ardianta Annandya Savitri Soetrisno Putri Aprililo, Akbar Aqilah, Muhammad Jihan Aria Permana Muluk Arief Rachman Arif Rahman Armiya, Mikail Aryodimas Syifa Putrandy Atya Nur Aisha Aulia Fashanah Aulia, Muhammad Jacka Azhari Fauzi Din Nugraha Azhari, Faza Fauzan Azwari, Mita Bagus Nenda Haryo Pambudi Baskara, Pradipta Ricky Baswara, Yoni Sotya Bayu Wardana Putra Bijaksana Prabawa Bobby Hera Sagita Boby Hera Sagita Brilliant Rafly Pramana Putra Budhi Yogaswara Budi P, Susilo Agung Chaula Triza Putri Christianto Triwibisono Clarisa Presty Pangeran Dede Wildan Ginanjar Dewi, Kadek Sintya Sari Dharmadi, Savira Alifa Dia Dhonnimuh BKL Dian Kristiana Diana Arviana Lestari Dimas Anggoro Dimas Pamungkas Dwiariani, Rafifah Edgarda, Mohammad Farrel Ega Rivangga Hantoro El Hadi, Rosad Ma’ali Elhadi, Rosad Ma’ali Endang Chumadiyah Endang Chumaidiyah Fachreza, Andrie Putra Fadhillah, Naufal Mahdi Fadhlurrahman, Muhammad Faisal Fakhri Almi Fansurya, Muhammad Ihsan Faqih, Muhammad Azhfar Fara Rahmania Izzaty Fauzan Fauzan Fauzi, Akmal Fran Andres Ghita Devira Gradytio Rahmadi Hartadji Habibillah, Muhammad Naufal Hafiz Azis Haikal Munawar Fikri Hasya Sabila Hibatullah, Fakhri Hisyam Husni Amani I Gede Made Rama Arsharindra I Gusti Komang Gede Raditya Paramarta I Nengah Widiana Putra I, Maria Dellarosaawati Idawacaksakti, Maria Dellarosawati Ilham Rafdi Karami Ima Normalia Kusmayanti Immanuel Tambun, Catur William Indah Sari, Salsabila Putri Indra Rukmananda Hendrayana Isnaeni Yuli Arini Jordan, Ebenezer Samuel Kartiko Arya Yudistira Kemal Fariz Ramadhani Khaldi, Rizq Khaled, Muhammad Adam Lathifa Rozani Thaib Listiana Lorenz Jatiningtyas Litasari Widyastuti Suwarno Litasari Widyastuti Suwarsono Luthfi Fadillah Sani Maria Dellarosawati Maria Dellarosawati Maria Dellarosawati I Maria Dellarosawati Idawicaksakti Maria Idawicaksakti Martha Rianda KartaWiguna Masdin, Al Afgani Masfufah Motik Larasati Maulana Alif Anugrah Mediany Kriseka Putri MEH, Rosad Meldi Rendra Mellisa Lasilkvie Mochamad Rizky Fauzy Mohammad Firmansyah Muchammad Nurul Fu’ad Muhamad Arief Damanhuri Muhamad Fadhlan Zakiri Muhammad Abdul Aziz Muhammad Almaududi Pulungan Muhammad Anang Ma’ruf Muhammad Ardhan Satrya Guna Muhammad As’ad Dhiaulhaq Muhammad Fahmi Siregar Muhammad Fajar Muhammad Fakhri Qolbi Muhammad Faris Izzuddin Muhammad Hafidz Hikmaturrahman Muhammad Hasbi Muhammad Iqbal Muhammad Naqi Syirazi Muhammad Ramana Rimbawan Muhammad Rasyid Ridha Muhammad Rayhan Muhammad Yumna Majdina Mumu Natapriatna Nauval Furqon Amaly Nirwan Aprido Noor Kamal, Rizky Nurdinintya Athari Supratman Nuruddin, Taufik Rahman Nurul Rizki Pratiwi Ozki Septariadi Permana, Fajar Abdillah Pradana, Gilang Bagas Satria Prakoso, Aditya Bagus Prambudia, Yudha Pramesthy, Ni Made Dinda Gita Indah Putra, Gusti Nabil Khoury putri , Lingga aulia Qonitah Afifa Salsabila Qumairi, Nadhilah Nurul Rahman, Amelia Anggraini Rahmat Rezki Raka Dirgantara Rd. Rohmat Saedudin Refaldi Azhar Regi Alvino Rendi Ekoputro Reza Dinar Ekananda Reza Mohammad Rifky Ricky Darmawan Ridho Gibran Iman Majid Rifqy, Muhammad Rinaldi Julian Rino Andias Anugraha Rio Aurachman Rio Zulian Maulana Rivaldy Annas Rizki Fathoni Akbar Rizki Ramadhan Robertus Candra Putra Robin Pittubatu Roby Akbar Maulana Rosad Ma&#039;ali El Hadi Rosad Ma&#039;ali El Hadi Rosad Ma’ali El Hadi Rosad Ma’ali El Hadi Rosawati, Maria Della Ryan Rama Hidayat Sagala, Johan Mario Fidelis Said, Khalid Abdulrahman Sanjaya, Manasye Surya Saragi, Yuda Halomoan Saragih, Nopina Sari Putri Sari Wulandari Sasmitapraja, Rafi Fauzan Savira Pratidina Septian, Fariz Sinta Aryani Siti Hajar Komariah Sudjiman , Felix Sugiartha, I Gusti Putu Agung Suryo Azdkiyo Abe Abe Suyud, Grady Dhiyaa Syafrizal, Teddy Taripar Rumapea Thommy Hanif Setiawan Tiara Verita Yastica Tias Adiwijaya Tri Wahyu Setyawati Tri Wiji Astuti Trianto, Dimas Ully Yunita Ully Yunita Nafizah Verita Yastica, Tiara Wahyu Bagus Rilo Wawan Tipriawan Wawan Tripiawan Wibisono , Febry Akbar Wibowo, Muhammad Zaki Wodhantyo Prabhasworo Yatiea, Tiara Verita Yoga Widagda Wendy Pradhana Yovanda, Olfio Yunita, Ajeng Zaky Abdul Karim