Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Kerja Dan Kinerja Karyawan Terhadap Kualitas Pelayanan Resep Rawat Jalan Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara TK II Sartika Asih Kota Bandung Harry Kamijantono; Alih Germas Kodyat; Aliefety Putu Garnida
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7106

Abstract

Abstrak Kualitas pelayanan di instalasi farmasi rumah sakit sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk motivasi kerja dan kinerja karyawan. Motivasi yang tinggi dapat meningkatkan semangat kerja, sementara kinerja yang baik dapat berkontribusi pada pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan kinerja karyawan terhadap kualitas pelayanan di Instalasi Farmasi RS Bhayangkara TK II Sartika Asih Kota Bandung. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada karyawan instalasi farmasi serta pasien yang menerima layanan farmasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi untuk melihat hubungan antara variabel independen (motivasi kerja dan kinerja karyawan) dengan variabel dependen (kualitas pelayanan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja karyawan berada dalam kategori sangat baik dengan skor total 84,14%, sementara kinerja karyawan dikategorikan baik dengan skor total 81,06%. Hambatan utama dalam peningkatan kualitas pelayanan adalah sistem penghargaan yang kurang adil serta keterbatasan alat kerja. Analisis statistik menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kinerja karyawan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas pelayanan farmasi (p lebih kecil dari 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi kerja yang tinggi berkontribusi pada peningkatan etos kerja, sementara kinerja karyawan yang optimal meningkatkan efisiensi dan ketepatan dalam pelayanan obat. Motivasi kerja dan kinerja karyawan berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Instalasi Farmasi RS Bhayangkara TK II Sartika Asih Kota Bandung. Kata kunci : Motivasi Kerja, Kinerja Karyawan, Kualitas Pelayanan
Analisis Persepsi Pasien Dengan Menggunakan Servqual Model Mengenai Pelayanan Rawat Jalan Di Rs Bhayangkara Tarakan Tahun 2024 Nanang Mulyadi; Alih Germas Kodyat; Apri Sunadi
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7097

Abstract

ABSTRAK Loyalitas pasien merupakan faktor penting dalam menjaga keberlanjutan layanan kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien di RS Bhayangkara Tarakan dengan menggunakan lima dimensi SERVQUAL: Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif analitik, dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan (55%), berusia 21-30 tahun (41%), dan 75% menggunakan JKN. Analisis able str dan regresi menunjukkan bahwa Responsiveness (X3) memiliki pengaruh terbesar terhadap loyalitas pasien (koefisien 0.879, p sama dengan 0.000), diikuti oleh Assurance (X4) (koefisien 0.275, p sama dengan 0.000). Sementara itu, Empathy (X5) tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien. Untuk meningkatkan loyalitas pasien, RS Bhayangkara Tarakan disarankan meningkatkan kenyamanan ruang tunggu, mengoptimalkan able antrian digital, serta mengadakan pelatihan komunikasi bagi tenaga medis guna meningkatkan empati dalam pelayanan. Dengan perbaikan ini, rumah sakit dapat meningkatkan kepuasan pasien dan memperkuat loyalitas mereka terhadap layanan kesehatan yang diberikan. Kata Kunci: Loyalitas Pasien, Kualitas Pelayanan, SERVQUAL, Responsiveness, Assurance, RS Bhayangkara Tarakan
Peran Human Resources Scorecard Dalam Pengukuran Kinerja Sdm Pada Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Mas Kadiran Medan Taufik Ismail; Yanuar Jak; Alih Germas Kodyat
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7079

Abstract

Latar Belakang: RS Bhayangkara Tingkat II Mas Kadiran Medan sampai saat ini tidak pernah mendesain pengukuran kinerja SDM melalui pendekatan HRSc. Padahal pengukuran dengan pendekatan ini dapat memberikan gambaran kepada RS tentang sesuai tidaknya kinerja SDM dengan arah strategis organisasi. Peneliti mengukur kinerja SDM dengan pendekatan HRSc dan membandingkannya dengan kinerja SDM saat ini serta menganalisis hubungan kausalitas antar variabel maupun antara sub variabel dengan variabel. Metode: Peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan assosiative research. Teknik sampel probability proportional to size sampling termasuk Slovin sampling dengan melibatkan sebanyak 54 responden pegawai pada unit poli rawat jalan. Teknik analisis menggunakan pengukuran kinerja SDM dengan pendekatan HRSc dan memakai metode KPI dan pengukuran kinerja SDM. Hasil: Diperoleh nilai weighted score KPI dengan pendekatan HRSc senilai 4,40 dengan kategori sangat baik (lebih besar 4,20 dan lebih kecil 5,00). Didapat nilai sig. (2-tailed) 0,000 lebih kecil α 0,05 dengan pearson correlation 0, 842 lebih besar r tabel (54, df n-2, 2-tailed, sig.5%) 0,2632. Secara parsial diperoleh nilai pearson correlation perspektif keuangan (0,731), pelanggan (0,782), proses bisnis internal (0,809), maupun pembelajaran dan pertumbuhan (0,857) dan nilai beta unstandardized sebesar 0,726. Kesimpulan: Pengukuran kinerja dengan pendekatan HRSc memiliki hubungan signifikan dan positif dengan kinerja SDM. Secara parsial perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal maupun pembelajaran dan pertumbuhan berkorelasi signifikan dan positif dengan kinerja SDM. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan paling dominan menjelaskan pengaruhnya terhadap kinerja SDM.
Evaluasi Pelaksanaan Pendaftaran Online Di Unit Rawat Jalan RS TK IV Cijantung Tahun 2024 Maria Tarry Mirani; Alih Germas Kodyat; Haidar Istiqlal
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 3 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i3.9177

Abstract

Abstrak Pada umumnya persoalan pelayanan pendaftaran rumah sakit adalah antrian tunggu pendaftaran pasien yang berbelit-belit dan membutuhkan waktu tunggu antrian berjam-jam, menjadi tantangan yang sulit untuk diatasi dalam kegiatan pelayanan publik. Berangkat dari persoalan tersebut, Rumah Sakit TK IV Cijantung berupaya mewujudkan pelaksanaan melalui inovasi pelayanan pendaftaran dalam jaringan (daring) atau online berbasis web atau aplikasi yang dapat diakses menggunakan komputer atau handphone yang terkoneksi dengan internet. Kehadiran pendaftaran online sangat berguna bagi pasien yang ingin mendaftar antrian berobat rawat jalan dan melakukan reservasi kuota dokter secara online. Tujuan dari penelitian ini Melakukan Evaluasi Kesiapan RS TK IV Cijantung Dalam Melaksanakan Pendaftaran Online Di Unit Rawat Jalan Tahun 2024 untuk memperoleh faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini merupakan desain penelitian kualitatif deskriptif. Data dianalisa menggunakan six boxes. Hasil penelitian didapatkan evaluasi pendaftaran online prespektif purpose di Rumah Sakit TK IV Cijantung belum menetapkan tujuan dari implementasi sistem pendaftaran online, struktur yang berada di pendaftaran online masih belum sesuai dengan kompetensi dan belum lengkap, relation unit pendaftaran online di unit rawat jalan di Rumah Sakit TK IV Cijantung tahun 2024 memiliki hubungan yang baik dengan unit terkait, belum adanya reward untuk karyawan berprestasi di unit pendaftaran online, leadership pimpinan rumah sakit belum mampu mewujudkan tujuan dan mengembangkan sistem pendaftaran online, mekanisme belum adanya Standar Operasional Prosedur (SPO), kebijakan, dan regulasi yang lengkap di unit pendaftaran online di unit rawat jalan di Rumah Sakit TK IV Cijantung tahun 2024. Kesimpulan : Hasil evaluasi sistem pendaftaran online di unit rawat jalan RS TK IV Cijantung didapatkan implementasi sistem pendaftaran online belum optimal. Saran : Melakukan implementasi dan perbaikan dari hasil evaluasi. Kata Kunci : Rumah Sakit, Sistem Pendaftaran Online, Rawat Jalan
Determinants of Inpatient Nurse Performance: The Mediating Role of Work Quality in A Type B Public Hospital Eugenia Natalsha Putri Parorrongan; Alih Germas Kodyat; Dicky Yulius Pangkey
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62345

Abstract

Nurse performance is essential for ensuring hospital service quality and patient safety. Although workload and work motivation influence performance, the mediating role of work quality remains insufficiently explored in regional public hospitals. The aim of this research is to analyze the effects of workload and work motivation on nurse performance, with work quality as a mediating variable, among inpatient nurses at RSUD Kendari City. A quantitative cross-sectional study was conducted among 103 inpatient nurses selected from 139 using the Slovin formula and proportional random sampling. Data were collected through validated questionnaires and analyzed using path analysis and the Sobel test. Based on the research results, it was found that workload had a significant negative effect on work quality (p<0.05) but no direct effect on nurse performance. Work motivation significantly improved work quality (p<0.001) but did not directly affect performance. Work quality significantly enhanced nurse performance and fully mediated the relationship between workload, work motivation, and performance. The model explained 77.5% of the variance in nurse performance (Adjusted R²=0.775). It can be concluded that improving work quality is fundamental to enhancing nurse performance. Hospital management should strengthen workload management, foster work motivation, and implement strategies that continuously improve work quality.