Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pelayanan Unit Kasir Terhadap Kunjungan Ulang Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Bunda Jakarta Tahun 2025 Ardini Oktavia; Yeny Sulistyowati; Nurminingsih Nurminingsih
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7889

Abstract

Kualitas pelayanan yaitu seberapa bagus tingkat pelayanan yang diberikan sesuai dengan ekspektasi pelanggan.Terciptanya Kepuasan Pelanggan dapat memberikan manfaatdiantaranya hubungan antara Perusahaan dan Pelanggan menjadi harmonis, Pelanggan akan melakukan pembelian ulang hingga terciptanya loyaitas Pelanggan, dan membentuk suatu rekomendasi dari mulut ke mulut (word of mouth) yang menguntungkan Perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan tentang Pengaruh Pelayanan Unit Kasir Terhadap Kunjungan Ulang Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda Jakarta Tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan analisis kuantitatif. penelitian dilakukan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda Jakarta. Pengambilan sampling menggunakan Purposive Sampling, pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner dan pengukuran data diolah dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel (Tangibles, Empaty, Reliability, Responsiveness, dan Assurance) pelayanan di unit kasir rawat jalan memiliki pengaruh signifikan terhadap kunjungan ulang pasien dalam memilih rawat jalan di RSIA Bunda Jakarta. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rumah sakit perlu terus meningkatkan pelayanan, baik dari segi sumber daya manusia, fasilitas, maupun strategi kunjungan ulang yang tepat sasaran. Institusi pendidikan dapat mendorong mahasiswa dan staf pengajar untuk melakukan penelitian lanjutan di unit lain di rumah sakit untuk melihat pengaruh pelayanan yang ada di bidang pelayanan kesehatan. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih luas tentang seberapa besar pengaruh pelayanan di unit tersebut terhadap kunjungan ulang pasien di berbagai jenis rumah sakit. Dengan menerapkan saran-saran di atas, diharapkan RSIA Bunda Jakarta dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan mendorong peningkatan jumlah kunjungan ulang pasien secara signifikan. Kata kunci: Kunjungan Ulang, Unit Kasir, Rawat Jalan, Rumah Sakit.
Pendampingan Rebranding Kemasan Produk Sayuran Segar (Keran Payung Bambu) Kelompok Wanita di RPTRA Payung Tunas Teratai dan Bambu Petung Ani Nuraini; Nurminingsih Nurminingsih; Yeny Sulistyowati
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v7i4.3530

Abstract

According to a survey conducted by the Bank of Indonesia (BI) in July 2021, the Economic Conditions Index (IKE) was recorded at 67.1. IKE is composed of three components, namely the Current Income Index, Job Availability Index, and Durable Goods Purchase Index. On the other hand, the rapid expansion of internet access in Indonesia has been influencing consumer shopping trends, especially among those aged 25-38. Through various e-commerce platforms, consumers can access a wide range of products relevant to their daily lives, such as fresh fruits and vegetables. Therefore, it is essential to empower the community through robust and healthy entrepreneurial activities to support the local economy. This can be achieved through various means, including mentorship and training. The role of the community in the RPTRA Payung Tunas Teratai and Bambu Petung areas, through independent business activities, cannot rely on external entities. Hence, the development of micro and small-scale businesses accessible to the community is necessary. The community is encouraged to utilize available land for agriculture, including in RPTRA Payung Tunas Teratai and Bambu Petung. The types of vegetables produced are diverse, including water spinach, long beans, mustard greens, pumpkin, and more. The goal of these activities is to enhance marketing and income through rebranding. Special thanks to the Directorate General of Higher Education, Research, and Technology, Ministry of Education, Culture, Research, and Technology, for providing research funding in 2023, RPTRA Payung Tunas Teratai and RPTRA Bambu Petung, as well as the involvement of the Manpower, Transmigration, and Energy Office, Sub-district Office of Tourism and Creative Economy in East Jakarta, Satpel PPUKM, Satpel KPKP, and Satpel Dinsos in the Cipayung District, who participated and coordinated in the series of research activities. The activities took place on Friday, September 8, 2023, in RPTRA Payung Tunas Teratai in the Cipayung Sub-district and on Wednesday, September 12, 2023, in RPTRA Bambu Petung in the Bambu Apus Sub-district. A total of 79 participants attended, divided into two groups in RPTRA Payung Tunas Teratai and Bambu Petung. The results of this research were increased income, skills, and empowerment of partners. The research outputs include a national accredited journal publication (published in PAMAS, Sinta 4), electronic media coverage (Radar), video documentation (Website and YouTube URINDO), and additional intellectual property (Flyer) with certification. The impact of these activities on the achievement of higher education Key Performance Indicators (IKU) includes students gaining experience outside the campus (IKU-2), faculty members engaging in off-campus activities (IKU-3), and Faculty Work Results Used by the Community (IKU-5). Through these research activities, the beneficiary community members received information on how to process and package vegetables to prolong their shelf life and increase their market value. This series of research activities has proven to be highly beneficial, reducing losses for business operators through appropriate product packaging methods to maintain product freshness, durability, and appeal. Keywords: Rebranding, Fresh Vegetables, Women's Groups