Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Sistem Pengelolaan Persediaan Bahan Baku Dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Putri, Amanda; Afiah, Nur; Anwar, Azwar; Syachbrani, Warka; Sahade
Jurnal Penelitian Ekonomi Akuntansi Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jensi.v9i2.12868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam pengelolaan persediaan bahan baku lebih optimal diterapkan oleh Pizza XYZ. Variabel penelitian ini terdiri atas perhitungan EOQ yang terdiri atas EOQ, frekuensi pemesanan, biaya pemesanan serta penyimpanan persediaan, total inventory cost, safety stock, dan reorder point. Penelitian ini berfokus dalam hal menganalisis penerapan metode EOQ pada Pizza XYZ. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif deskriptif. Teknik ini dimulai dengan mengumpulkan data yang dibutuhkan berupa data dan informasi biaya serta bukti pendukung lainnya, mengolah hasil dokumentasi dan wawancara, menghitungnya dengan variabel EOQ, membandingkan hasil perhitungan EOQ dengan kebijakan perusahaan, dan menarik hasil serta kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan metode EOQ lebih optimal dibandingkan metode konvensional Pizza XYZ dengan mendorong penghematan pada total biaya persediaan bahan baku. Metode EOQ dapat mendorong perusahaan mencapai penghematan hingga sebesar Rp4.252.221,00 atau sekitar 55,13% dari total biaya persediaan bahan baku. Pengelolaan bahan baku tepung terigu Pizza XYZ menurut kebijakan perusahaan adalah 700 kg per pemesanan, dipesan sebanyak 40 kali, dengan total biaya persediaan Rp5.409.079,00. Adapun menurut EOQ, kuantitas per pemesanan 1.708 kg, dipesan sebanyak 10 kali, dengan total biaya persediaan Rp2.360.058,00. Pengelolaan bahan baku keju mozzarella Pizza XYZ menurut kebijakan perusahaan adalah 45 kg per pemesanan, dipesan sebanyak 65 kali, dengan total biaya persediaan Rp2.303.488,00. Adapun menurut EOQ, kuantitas per pemesanan 224 kg, dipesan sebanyak 18 kali, dengan total biaya persediaan adalah Rp1.100.288,00.
Analisis Pengendalian Internal Atas Sistem dan Prosedur Pemberian Kredit Usaha Rayat (KUR) Studi Kasus PT Bank Syariah Indonesia KCP Bantaeng Anggraeni, Indah Ayu; Anwar, Azwar; Afiah, Nur
BanKu: Jurnal Perbankan dan Keuangan Vol 6, No 2 (2025): Volume 6, Nomor 2, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Perbankan dan Keuangan Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/banku.v6i2.17348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengendalian internalatas sistem dan prosedur pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) di PT Bank Syariah Indonesia KCP Bantaeng dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian KUR telah mengikuti prosedur yang terstruktur, didukung oleh SOP dan sistem digital seperti i-Kurma, meskipun beberapa tahapan masih dilakukan secara manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan KUR di BSI KCP Bantaeng telah mengikuti prosedur yang saling berkaitan, mulai dari realisasi kredit hingga pelunasan. Pengendalian dilakukan melalui SOP berbasis teknologi dengan dukungan i-Kurma dan core banking, meskipun masih terdapat proses manual pada tahapan survei dan validasi usaha. Ditemukan beberapa risiko, seperti dokumen tidak valid, usaha fiktif, penyalahgunaan dana konsumtif, dan kredit macet. Bank mengatasinya melalui restrukturisasi, edukasi, dan pelelangan agunan. Pengendalian internal dinilai cukup efektif, namun masih perlu ditingkatkan melalui monitoring pasca pencairan, digitalisasi pengawasan, dan penguatan SDM agar KUR lebih tepat sasaran.
Pengaruh Etika Profesi Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kualitas Laporan Audit Pada Kantor Akuntan Publik Miftharuly; Hasyim, Sitti Hajerah; Anwar, Azwar
Jurnal Penelitian Ekonomi Akuntansi Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jensi.v9i2.12716

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk menganalisis pengaruh etika profesi terhadap kualitas laporan audit, (2) untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional terhadap kualitas laporan audit, dan (3) untuk menganalisis pengaruh simultan etika profesi dan kecerdasan emosional terhadap kualitas laporan audit. Variabel dalam penelitian ini adalah: Kualitas Laporan Audit (Y) sebagai variabel dependen. Etika Profesi (X1), dan Kecerdasan Emosional (X2) sebagai variabel independen. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor di Kantor Akuntan Publik yang ada di Kota Makassar. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah berupa uji instrumen penelitian dan uji regresi linier berganda, dengan menggunakan bantuan SPSS 29 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa etika profesi berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas laporan audit, sehingga hipotesis pertama (H1) diterima. Kecerdasan emosional berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas laporan audit, sehingga hipotesis kedua (H2) diterima. Secara simultan, etika profesi dan kecerdasan emosional berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas laporan audit, sehingga hipotesis ketiga (H3) diterima.
Analisis Efektivitas Pengelolaan Anggaran : Studi Kasus pada Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Samsul, Nailatus'saadah; Anwar, Azwar; Samsinar, Samsinar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.15945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan anggaran pada DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dengan fokus pada kinerja realisasi terhadap target anggaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi Laporan Realisasi Anggaran dan wawancara. Analisis dilakukan menggunakan rasio efektivitas pendapatan dan belanja serta evaluasi kondisi surplus atau defisit anggaran untuk menilai capaian target dan kinerja fiskal lembaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pendapatan berada pada kategori sangat efektif pada satu periode dan efektif pada periode berikutnya. Efektivitas belanja pada kedua periode juga berada dalam kategori efektif. Selain itu, terjadi penurunan defisit anggaran yang mencerminkan peningkatan disiplin fiskal, pengendalian belanja yang lebih baik, serta perencanaan anggaran yang semakin realistis. Secara keseluruhan, pengelolaan anggaran pada DPRD Provinsi Sulawesi Selatan tergolong efektif, yang menunjukkan kemampuan lembaga dalam mengelola sumber daya keuangan secara akuntabel, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan kelembagaan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan perencanaan berbasis kinerja, optimalisasi aset produktif, serta peningkatan koordinasi internal guna meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah di masa mendatang.
Analisis Akuntabilitas Dan Transparasi Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Jeneponto Hasnabilah; Anwar, Azwar; Syachbrani, Warka
Bongaya Journal of Research in Accounting (BJRA) Vol. 9 No. 1 (2026): Bongaya Journal of Research in Accounting
Publisher : STIEM BONGAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37888/bjra.v9i1.953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah pada Pemerintah Kabupaten Jeneponto. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Jeneponto. Analisis dilakukan berdasarkan ketentuan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 yang mengatur tahapan pengelolaan keuangan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah telah terlaksana dengan baik, ditandai oleh kesesuaian pelaksanaan pada seluruh tahapan pengelolaan keuangan daerah. Transparansi juga telah diterapkan melalui keterbukaan dokumen dan informasi keuangan daerah, meskipun masih memerlukan peningkatan dalam aspek pembaruan informasi dan partisipasi masyarakat. Secara keseluruhan, penerapan akuntabilitas dan transparansi tersebut mendukung terwujudnya prinsip good government governance di Kabupaten Jeneponto
Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Pada Usaha “Kopi Toraja Asli” Makale Kabupaten Tana Toraja Datu, Gabriel Bunga; Nuraisyiah, Nuraisyiah; Anwar, Azwar
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 6: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i6.16614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana perhitungan Harga pokok produksi (HPP) dengan metode full costing dan variabel costing dalam enam bulan terakhir (januari-juni) pada usaha kopi toraja asli di kabupaten tana toraja, dengan fokus mengacu pada data dan informasi biaya produk usaha kopi toraja asli setiap produksi pada bulan Januari-Juni 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan wawancara. Data dianalisis dengan cara mengumpulkan, informasi biaya produksi serta bukti pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan HPP pada usaha Kopi Toraja Asli masih sederhana dan belum memasukkan seluruh unsur biaya, terutama biaya overhead tetap. Setelah dianalisis dengan metode full costing, diperoleh HPP yang lebih akurat karena mencakup seluruh biaya produksi. Selama Januari–Juni 2025, HPP per liter berfluktuasi akibat perubahan harga bahan baku, sementara biaya overhead relatif stabil. Metode full costing menghasilkan HPP lebih tinggi dibanding perhitungan sebelumnya, namun lebih mencerminkan biaya sebenarnya sehingga lebih tepat digunakan sebagai dasar penentuan harga jual dan mendukung keberlanjutan usaha.
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PERSEDIAAN PADA PT RUKUN MITRA BERSAMA DI KABUPATEN BONE Musdaliana; Anwar, Azwar; Ryketeng, Masdar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47498

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the internal control system in broiler inventory management at PT Rukun Mitra Bersama in Bone Regency. This study uses a qualitative descriptive approach to obtain an in-depth overview of the company's internal control system implementation in managing broiler inventory as a biological asset. The research variable used is the internal control system based on the COSO (2013) framework, which consists of five components: control environment, risk assessment, control activities, information and communication, and monitoring. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. Observations were conducted to directly observe the broiler inventory management process in the field, interviews were conducted with parties involved in inventory management, while documentation was used to obtain supporting data in the form of company reports and archives. The data analysis technique in this study was carried out through three stages: data collection, data reduction, and data presentation. The results of the study indicate that PT Rukun Mitra Bersama has implemented an internal control system in accordance with the COSO (2013) components, specifically in the aspects of the control environment, control activities, and information and communication. This implementation is supported by a clear division of tasks, the use of official documents, daily recording, and routine reporting by farmers and Technical Support. However, the risk assessment and monitoring components have not been running optimally because the control process is still reactive and is not supported by structured and formal written documentation and evaluation.