Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Kemampuan Computational Thinking Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika yuntawati, yuntawati; Sanapiah, Sanapiah; Aziz, Lalu Abdul
Media Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v9i1.3898

Abstract

Mathematics learning is always related to problems. Computational Thinking is a thought process that is needed in formulating a problem and its solution. Prospective mathematics teachers have the responsibility to equip themselves with various abilities including Computational Thinking which will become their provisions when they become teachers. As a first step to prepare strategies that can be used in improving and developing students 'computational thinking skills, it is necessary to know and first how the students' computational thinking skills. This type of research is descriptive qualitative. The research respondents were 10 students of UNDIKMA mathematics education. Respondent categories are students who have taken Graph courses. The technique of determining respondents is a random sampling method. The research data interview techniques were tests and interviews. The instruments used are two questions to solve math problems. The results shown in solving the first and second questions show that respondents are able to solve problems with the Computational Thinking component. begins with decomposition, abstraction, and algorithms. While the generalization component is not visible in the problem solving process, although there were some respondents who answered incorrectly. This is because the respondents do not understand the questions. Questions are only read once or twice so the information in the questions has not been properly implemented. Even the respondents only saw the simplest paths and ignored the winding paths in solving the second problem.
Kajian Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa dalam Menyelesaikan Soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Hartina, Sri; Sanapiah, Sanapiah; Febrilia, Baiq Rika Ayu
Media Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v9i1.3919

Abstract

Proses kemampuan pemecahan masalah siswa ditandai oleh setiap langkah penyelesaian masalah yang diberikan oleh siswa tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel pada siswa kelas VIII. Langkah-langkah penyelesaian masalah yang digunakan dalampenelitian ini adalah langkah-langkah menurut Polya. Berdasarkan Polya (1973) terdapat empat tahapan yang digunakan siswa dalam penyelesaian masalah, yaitu (1) memahami masalah, (2) menyusun rencana penyelesaian, (3) melaksanakan rencana penyelesaian, dan (4) memeriksa kembali. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII  SMPN 18 Mataram sebanyak 3 siswa, satu siswa berkemampuan tinggi, satu siswa berkemampuan sedang, dan satu siswa berkemampuan rendah. Instrumen penelitian ini adalah tes tertulis menggunakan lembar soal cerita berbentuk soal uraian. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah: (1) kemampuan pemecahan masalah untuk siswa berkemampuan tinggi termasuk dalam katagori rendah, dalam memahami masalah masih keliru, tetapi dapat menyusun penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian dan memeriksa kembali hasil penyelesaian; (2) kemampuan pemecahan masalah untuk siswa berkemampuan sedang termasuk dalam katagori sangat rendah, dalam memahami masalah masih keliru, tetapi dapat menyusun penyelesaian, kurang tepat melaksanakan rencana penyelesaian dan memeriksa kembali hasil penyelesaian; (3) kemampuan pemecahan masalah untuk siswa berkemampuan rendah termasuk dalam katagori sangat rendah, dalam memahami masalah tidak menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan, tidak menyusun rencana penyelesaian, tetapi dapat melaksanakan rencana penyelesaian, dan memeriksa kembali hasil penyelesaiannya.
Proses kognitif mahasiswa calon guru matematika melalui penerapan metode kooperatif tipe guided note taking Yuntawati, Yuntawati; Sanapiah, Sanapiah; Aziz, Lalu Abdul
Media Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v9i2.4516

Abstract

The purpose of this study was to determine how the cognitive processes of prospective mathematics teacher students through the application of the Guided Note Taking method. The subjects of this study were the fifth semester students of the Mathematics Education Study Program, FSTT UNDIKMA. This type of research is descriptive analysis. Data collection techniques used are assignment and observation. The data analysis of this research describes each cognitive learning process starting from the process of acquiring new information, transforming the information received, and testing or developing the relevance and accuracy of knowledge. Based on the exposure of the research data, it can be said that the fifth semester students of the Mathematics Education Study Program are in the category or highest cognitive level, namely those who are able to absorb information and process it to the limit of application. Meanwhile, in cognitive processes, students are able to obtain information and information received, but have not been able to test and develop the relevance or accuracy of their knowledge
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Siswa Dalam Pembelajaran Daring Materi Aljabar Kelas VIII SMP Negeri 2 Alas Tahun Pelajaran 2021/2022 Ikhwansyah, Doni; Sanapiah, Sanapiah; Juliangkary, Eliska
Media Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v10i1.5066

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesulitan belajar matematika dalam pembelajaran daring pada materi aljabar terhadap siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Alas tahun pelajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriftif kualitatif. Teknik penggumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik metode tes, angket, dan metode wawancara. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode tes tertulis, angket, dan tes wawancara dengan mengembangkan fakta-fakta atau kenyataan yang didapatkan dan dapat dikembangkan dari hasil penelitian yang dilakukan. Objek penelitian ini adalah faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar yang dialami siswa saat pembelajaran daring dalam menyelesaikan operasi aljabar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring pada materi operasi aljabar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Alas Tahun Pelajaran 2021/2022 adalah dapat dilihat dari beberapa siswa masih kesulitan untuk memahami materi sehingga pada saat diberikan soal masih terdapat kesalahan untuk menjawab karena tidak sesuai dengan konsep aljabar yang telah diberikan melalui aplikasi WhatsApp.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Berdasarkan Teori Jhon Dewey Pasca Pandemi Covid 2019 Pada Materi Fungsi Kelas XI Ma Darul Aitam Jerowaru Abdullah, Hamdan; Nissa, Ita Chairun; Sanapiah, Sanapiah
Media Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v10i2.6529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah mastematis siswa MA Darul Aitam berdasrkan teori John Dewey dalam menyelesaikan soal fungsi. Adapun jenis penelitian yang dinggunakan dalam penelitian ini adalah dpenelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh hasil, bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berada dalam kategori rendah. Didukung oleh hasil penelitian bahwa separuh dari jumlah siswa kelas XI MIPA kemampuan pemecahan masalahnya masih rendah dilihat dari hasil tes 28 siswa ditinjau dari teori John Dewey. Adapun siswa dengan kemampuan pemecahan masalah kategori sedang yang diperoleh 9 siswa. Sedangkan siswa dengan kemampuan pemecahan masalah dengan kategori tinggi terdapat 5 siswa. Adapun persentasenya bahwa siswa dengan kategori tinggi terdapat 17%, kategori sedang terdapat 33%, dan kategori rendah terdapat 50%. Jadi siswa kelas XI MIPA dengan berkemampuan rendah terdapat 14 siswa, sehingga dapat dikatakan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau berdasarkan teori John Dewey masih kurang baik. Hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditemukan data bahwa siswa XI MIPA dalam menyelesaikan soal fungsi, terdapat siswa yang menguraikan jawaban sejalan dengan langkah pemecahan masalah menurut John Dewey dan terdapat pula siswa yang menguraikan jawaban tidak sejalan dengan langkah pemecahan masalah menurut John Dewey. Wawancara yang dilakukan kepada 6 siswa yang dipilih sebagai subjek penelitian, bertujuan untuk menemukan data yang intensif berdasarkan kemampuan pemecahan masalah. Untuk kelancaran proses wawancara, peneliti memilih siswa yang mudah berkomunikasi.
Analisis Kemampuan Siswa Kelas VII SMPN 3 Plampang dalam Menyelesaikan Soal Aljabar Adekayanti, Ela Putri; Sanapiah, Sanapiah; Permata, Reny Amalia
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i1.15892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan siswa kelas VII SMPN 3 Plampang dalam menyelesaikan soal-soal aljabar, serta mengidentifikasi berbagai kesulitan yang mereka alami. Sebanyak 25 siswa menjadi partisipan dalam penelitian ini, dengan 9 soal uraian digunakan sebagai instrumen pengukuran. Metode yang diterapkan adalah deskriptif kuantitatif, di mana data dikumpulkan melalui tes uraian dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif berupa persentase dan pengelompokan berdasarkan tingkat penguasaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih menghadapi kendala dalam memahami operasi bentuk aljabar, membedakan dan mengelompokkan suku sejenis, serta menerapkan konsep aljabar dalam konteks soal cerita. Oleh karena itu, disarankan agar proses pembelajaran menggunakan pendekatan yang lebih nyata dan kontekstual, seperti pemanfaatan media konkret (contohnya papan aljabar) serta penyajian soal-soal yang relevan dengan situasi kehidupan sehari-hari, guna meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi aljabar