Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik dengan Menerapkan Model Pembelajaran Cycle Learning 5E Kelas VIII Di SMP Negeri 02 Kota Bengkulu Putri, Geza Dwi; Muchlis, Effie Efrida; Yensy, Nurul Astuty; Agustinsa, Ringki
JP2MS Vol 5 No 3 (2021): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.3.437-444

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara menerapkan model pembelajaran cycle learning 5E dalam meningkatkan aktivitas belajar, hasil belajar matematika serta mengukur respons peserta didik kelas VIII SMP Negeri 02 Kota Bengkulu. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan 3 siklus dengan alur perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik Kelas VIII C SMP Negeri 02 Kota Bengkulu tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 34 orang. Pengumpulan data diambil berdasarkan lembar observasi aktivitas, lembar tes hasil belajar, lembar respons peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan aktivitas belajar, hasil belajar, dan respons peserta didik meningkat. Aktivitas peserta didik meningkatkan siklus I sampai siklus III dengan skor: 23,12; 28,37; 36,62.  Hasil belajar peserta didik ditingkatkan dengan cara: (1) tahap engagement, mengingat materi yang berhubungan dengan materi yang akan dipelajari; (2) tahap exploration,  mengonstruksikan konsep; (3) tahap explanation, aktif dalam menyampaikan pendapat dan bertanya pada sesi diskusi; (4) tahap elaboration menerapkan konsep bersama kelompok; (5) tahap evaluation mengerjakan soal secara individu. Ini terlihat dari hasil belajar peserta didik dari siklus I sampai siklus III meningkat dengan skor: 60,69; 73,49; 82,07 dengan ketuntasan klasikal: 29,9; 30,29; 30,50. Respons peserta didik dari siklus I sampai siklus III meningkat dengan skor:  29,9; 30,29; 30,5.Kata kunci : Cycle Learning 5E, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar, Respons Peserta Didik
Pengaruh Model Pembelajaran Examples Non Examples terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 11 Kota Bengkulu Yulisa, Irma; Muchlis, Effie Efrida; Yensy, Nurul Astuty; Utari, Tria
JP2MS Vol 5 No 3 (2021): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.3.382-391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Examples Non Examples terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 11 Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Posttest Only Control Group. Populasi pada penelitian ini yaitu peserta didik kelas VII SMP Negeri 11 Kota Bengkulu. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan VII D sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar tes hasil belajar yang berbentuk essay. Hasil pengujian hipotesis menggunakan t?-test diperoleh t?hit = 2,764 > ttabel= 1,999 dan t?hit =2,764 > -ttabel = -1,999, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran Examples Non Examples terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 11 Kota Bengkulu.Kata kunci : Model Pembelajaran Examples non Examples, Hasil Belajar.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) PADA MATERI SEGITIGA UNTUK SISWA KELAS VII SMPN 1 KOTA BENGKULU Novita, Melda Dwi; Muchlis, Effie Efrida; Yensy, Nurul Astuty
JP2MS Vol 2 No 1 (2018): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.2.1.83-89

Abstract

AbstrakPenilitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktisan dari pengembangan video pembelajaran berbasis Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) pada materi segitiga untuk siswa kelas VII SMPN 1 Kota Bengkulu yang telah dikembangkan.Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development).Model penelitian pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan perangkat pembelajaran Borg and Gall.Penelitian ini dilakukan dalam 4 tahap, meliputi  tahapan melakukan analisis produk yang dikembangkan, mengembangkan produk awal, validasi ahli dan revisi, ujicoba lapangan skala kecil dan revisi produk.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Video pembelajaran berbasis Pendidikan Matematika realistik Indoneisa (PMRI) pada materi segitiga untuk siswa SMP kelas VII termasuk dalam kategori: (1) sangat valid dengan skor rata-rata 4,65,dengan cara : (a) materi pada video pembelajaran ini sesuai dengan kompetensi dasar, sistematika atau urutan materi, dan tujuan pembelajaran;(b) video sesuai dengan struktur video yang telah ditetapkan, video juga memiliki kualitas yang baik dan jelas dari segi gambar, suara dan bahasa; (c)video pembelajaran ini dari segi bahasa layak digunakan, bahasa yang digunakan secara umum sudah sesuai dengan perkembangan intelektual siswa Sekolah Menegah Pertama.(2) sangat praktis dengan skor rata-rata 4,53 termasuk memberikan kemudahan bagi guru untuk mempersiapkan dan menggunakan video sebagai media pembelajaran di kelas dan membantu siswa memahami materi. Kata kunci :kepraktisan, Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI), video pembelajaran, segitiga.AbstractThis research is aimed at identifying level of validity and practicality from Video Learning Development Based on Indonesian Realistic Mathematics Education in the triangle materials for VII grade students of Junior High School Number 1 Bengkulu City. The research was designed as the Research and Development. The model of the research was used Borg and Gall learning device development model. This research was done by four stages, they were analyzed the developing product, developed the initial product, validated and revised of the expert, small-scale field tested and product revised. The results of this research revealed that the Video Learning of Indonesian Realistic Mathematics Education in triangular materials for VII grade students of junior high school was categorized in: (1) Very valid with an average score of 4.65, by doing: (a) material on the video learning was appropriate with basic competencies, systematic or sequence of material, and learning objectives; (b) the video was appropriate with video structure, it also has good quality and clear in terms of image, sound and language; (c) this video learning was appropriated to use, the language used in the video was appropriate with the intellectual development of the Junior High School students. (2) Very practical with an average score of 4.53 because the video gave the facilities to the teacher for preparing and using the video as the medium of learning in the class and helped the students for understanding the materials. Keywords : Practicality, Indonesian Realistic Mathematics Education, Video Learning, Triangle
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA fransiska, fransiska; Maizora, Syafdi; Yensy, Nurul Astuty
JP2MS Vol 4 No 3 (2020): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.4.3.383-393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa pada materi lingkaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data melalui tes pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII C SMPN 7 Kota Bengkulu. Pemahaman konsep ditingkatkan dengan peserta didik belajar dengan media Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), soal latihan yang memuat indikator pemahaman konsep dan diberikan bimbingan kepada peserta didik yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan LKPD dan memahami materi. Persentase pencapaian seluruh peserta didik untuk setiap indikator pemahaman konsep dari pra siklus hingga siklus I secara berturut-turut yaitu 46,09%;61,22% dengan pencapaian tiap indikator yaitu ; (1) menyatakan ulang konsep : 57,14%;69,09%. (2) mengklarifikasi objek atau sifat sesuai konsepnya : 60,71%;85,71%. (3) memberikan contoh dan bukan contoh : 80,95%;88,1%. (4) menyajikan konsep dalam bentuk representasi matematis : 53,37%;66,67% (5) mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup : 33,33%;70,24%. (6) menggunakan atau memanfaatkan operasi tertentu : 15,47%;17,86%. (7) mengaplikasikan konsep dan algoritma dalam pemecahan masalah 21,43%; 30,85%.
Analisis Uji Kompetensi Materi Lingkaran Pada Buku Kemendikbud Edisi Revisi 2017 Berdasarkan Taksonomi Bloom arli, muharis hamdi; rusdi, rusdi rusdi; yensy, nurul astuty
JP2MS Vol 5 No 1 (2021): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.1.81-89

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan tingkat proses kognitif soal uji kompetensi pokok bahasan lingkaran pada buku kemendikbud matematika SMP kelas VIII semester II berdasarkan Takksonomi Bloom Revisi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskritif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah soal-soal pada Buku Kemendikbud Matematika SMP/MTs kelas VIII revisi 2017 oleh Abdur Rahman Dkk. Analisis butir soal yang dilakukan menggunakan Taksonomi Bloom Revisi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode dokumentasi, dan lembar observasi kesesuaian soal. Hasil analisis menunjukkan bahwa berdasarkan enam tingkatan proses kognitif pada Taksonomi Bloom Revisi, Soal Uji Kompetensi Matematika SMP Kelas VIII Semester II pada pokok bahasan lingkaran pada kategori Level kognitif  C2 (Memahami) sebanyak 5,88% (2 butir soal), C3 (Mengimplementasikan) sebanyak 50% (17 butir soal), C4 (Menganalisis sebanyak 41,18% (14 butir soal), C5 (Mengevaluasi) sebanyak 2,94% (1 butir soal).Kata Kunci : Analisis Soal, Dimensi Kognitif, Taksonomi Bloom.
ANALISIS SOAL LATIHAN BUKU MATEMATIKA KURIKULUM 2013 KELAS VIII MATERI LINGKARAN BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM Lestari, Gustia Putri; Yensy, Nurul Astuty; Hanifah, Hanifah; Agustinsa, Ringki; Susanto, Edi
JP2MS Vol 6 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.6.1.23-31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tingkat kognitif soal latihan dan persentase pada masing-masing tingkat kognitif soal latihan buku matematika kurikulum 2013 edisi revisi 2017 berdasarkan Taksonomi Bloom yang telah direvisi. Jenis penelitian ini yakni studi literatur. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar klasifikasi tingkat kognitif soal latihan materi lingkaran. Sumber data pada penelitian ini yaitu buku matematika kurikulum 2013 edisi revisi 2017 SMP/MTs kelas VIII yang disusun oleh Abdur Rahman Asy’ari, dkk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan enam tingkat kognitif Taksonomi Bloom diperoleh bahwa pada buku matematika kurikulum 2013 edisi revisi 2017 kelas VIII semester II telah memuat enam kategori tingkat kognitif tersebut yang meliputi tingkat kognitif C1(mengingat/remember),C2 (memahami/understand), C3(mengaplikasikan/apply), C4 (menganalisis/analyze), C5 (mengevaluasi/evaluate), dan C6 (mencipta/create). Persentase kategori tingkat kognitif pada soal latihan materi lingkaran yakni C1 (remember) 2,30%, C2 (understanding) 12,64%, C3 (applying) 72,41%, C4 (analyze) 4,60%, C5 (evaluate) 4,60 %, dan C6 (create) 3,45%. Berdasarkan persentase soal tersebut menunjukkan bahwa proporsi soal-soal pada pokok bahasan lingkaran belum memenuhi kriteria perbandingan soal yang mendukung Kompetensi Dasar pembelajaran terutama dalam mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik.
ANALISIS SOAL PADA BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK (BSE) POKOK BAHASAN TEOREMA PYTHAGORAS BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM rahayu, lussiya sri; susanta, agus; Yensy, Nurul Astuty
JP2MS Vol 5 No 1 (2021): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.1.50-57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kognitif soal beserta persentase soal pada masing-masing tingkat kognitif dalam Buku Sekolah Elektronik (BSE) Matematika SMP/MTs pada pokok bahasan Teorema Pythagoras. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif (descriptive research). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar klasifikasi tingkat kognitif soal. Sumber data dalam penelitian ini adalah Buku Sekolah Elektronik (BSE) Matematika kelas VIII kurikulum 2013 Semester II revisi 2017 yang disusun oleh Abdur Rahman Asy’ari, dkk. Penerbit Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan enam tingkat kognitif pada Taksonomi Bloom revisi, soal-soal pada pokok bahasan Teorema Pythagoras berada pada kategori tingkat kognitif C1-Mengingat sebesar 1,80% (2 butir pertanyaan), C2-Memahami sebesar 8,11% ( 9 butir pertanyaan), C3-Mengaplikasikan sebesar 75,68% (84 butir pertanyaan), C4-Menganalisis sebesar 8,10% (9 butir pertanyaan), C5-Mengevaluasi sebesar 6,31% (7 butir pernyataan) dan C6-Mencipta tidak ada sama sekali.Kata kunci: Analisis Soal, Buku Sekolah Elektronik (BSE), Taksonomi Bloom
DIAGNOSIS KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA POKOK BAHASAN LINGKARAN KELAS VIII SMP NEGERI 7 KOTA BENGKULU Muniroh, Fauziatul; Yensy, Nurul Astuty; Muchlis, Effie Efrida; Siagian, Teddy Alfra
JP2MS Vol 6 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.6.2.148-159

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk mengetahui kesalahan apa saja yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal matematika pokok bahasan lingkaran kelas VIII SMPN 7 Kota Bengkulu Tahun ajaran 2019/2020. Sebanyak 29 peserta didik kelas VIII C dipilih sebagai subjek penelitian ini. Instrumen dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal tentang lingkaran yaitu: a) kesalahan menentukan unsur juring lingkaran dilakukan oleh 65,52% peserta didik, b) kesalahan menentukan tali busur lingkaran dilakukan oleh 20,69% peserta didik, c) kesalahan dalam menentukan konsep hubungan sudut pusat dan sudut keliling yang menghadap busur yang sama dilakukan oleh 17,24%  peserta didik, d) kesalahan dalam operasi bilangan bulat dilakukan oleh 31,03% peserta didik, e) kesalahan dalam menentukan rumus panjang lintasan pada roda yang berputar dilakukan oleh 31,03% peserta didik, f) kesalahan dalam menentukan rumus keliling atau luas lingkaran dilakukan oleh 24,14% peserta didik, g) kesalahan dalam menggunakan rumus untuk menentukan luas tembereng dilakukan oleh 37,93% peserta didik, dan h) kesalahan dalam menggunakan konsep untuk menghitung keliling daerah yang diarsir dilakukan oleh 13,79% peserta didik.
Diagnosis Kesalahan Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Matematika Pokok Bahasan Perbandingan Kelas VII SMP Negeri13 Kota Benkulu Sausan, Sarah Dalilah; Yensy, Nurul Astuty; Siagian, Teddy Alfra; Utari, Tria
JP2MS Vol 5 No 1 (2021): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.5.1.111-120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan apa yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal pokok bahasan perbandingan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sasaran dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII E SMP Negeri 13 Kota Bengkulu. Pengumpulan data penelitian hanya menggunakan tes. Tes yang digunakan berbentuk tes uraian sebanyak enam butir soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal tentang materi perbandingan berdasarkan pendekatan kompetensi dasar dan indikator, adalah: (1) Kesalahan dalam menentukan rasio dua besaran dengan satuan berbeda dalam masalah kontekstual dilakukan peserta didik dengan persentase 83,87%, (2) kesalahan dalam menentukan perbandingan senilai dengan tabel dilakukan peserta didik dengan persentase 77,41%, (3) kesalahan dalam menentukan perbandingan senilai dalam masalah kontekstual dilakukan peserta didik dengan persentase 77,41%, (4) kesalahan dalam menentukan perbandingan senilai yang berkaitan dengan skala pada peta dilakukan peserta didik dengan persentase 74,19%, (5) kesalahan dalam menentukan perbandingan berbalik nilai dalam masalah kontekstual dilakukan peserta didik dengan persentase 96,77%.
ANALISIS SOAL LATIHAN PADA BUKU MATEMATIKA KURIKULUM 2013 EDISI REVISI 2017 KELAS VII MATERI ARITMETIKA SOSIAL BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM REVISI Yolanda, Dea; Yensy, Nurul Astuty; Hanifah, Hanifah
JP2MS Vol 6 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.6.1.40-47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkategorikan dan mempersentasekan tingkatan proses kognitif soal latihan pada buku matematika kelas VII kurikulum 2013 edisi revisi 2017 materi aritmetika sosial berdasarkan Taksonomi Bloom Revisi. Jenis penelitian ini adalah studi literatur (library research). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar klasifikasi tingkat kognitif soal latihan dan lembar validasi kesesuaian tingkat kognitif soal. Sumber data dari penelitian ini adalah buku teks matematika kurikulum 2013 edisi revisi 2017 SMP/MTs kelas VII yang disusun oleh Abdur Rahman As’ari, dkk. penerbit Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kognitif soal-soal latihan pada buku matematika kelas VII kurikulum 2013 yaitu C1 (mengingat) ada sebanyak 0 soal (0%), C2 (memahami) sebanyak 8 soal (16%), C3 (mengaplikasikan) sebanyak 32 soal (64%), C4 (menganalisis) sebanyak 4 soal (8%), C5 (mengevaluasi) sebanyak 6 soal (12%), dan C6 (mencipta) sebanyak 0 soal (0%).