Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGARUH KETERAMPILAN MEMBUKA DAN MENUTUP PEMBELAJARAN TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 LUBUKLINGGAU Monica, Shella; Hadiwinarto, Hadiwinarto
Ad-Man-Pend : Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Ad-Man-Pend: Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/amp.v3i2.3054

Abstract

Berdasarkan pengamatan masih ada diantara siswa-siswi di Sekolah Menengah Kejuruan  yang masih belum memiliki keaktifan Belajar yang tinggi, proses pembelajaran yang di terapkan guru keterampilan membuka dan menutup pembelajaran masih kurang tepat. Saat membuka pembelajaran guru langsung saja masuk pada kegiatan inti pelajaran. Sehingga masih ada siswa yang sibuk mengobrol dengan teman sebangkunya, bermain handphone, dan mengantuk. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Keterampilan Membuka dan Menutup Pembelajaran Terhadap Keaktifan Belajar di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Lubuklinggau. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa di Sekolah Menengah Kejuruan  sebanyak 480 orang. Metode yang di gunakan adalah dengan metode korelasi. Analisis data yang digunakan adalah uji signifikan (uji t). Berdasarkan analisis peneliti, hasil penguji hipotesis menunjukkan bahwa variabel Keterampilan Membuka dan Menutup Pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap Keaktifan Belajar Siswa, hal ini ditunjukan dengan nilai koefisien korelasi Rhitung 0,382 dengan koefisien determinasi atau disebut KP (korelation pearsion) yaitu 14,6%. Berdasarkan (uji t) di dapat t hitung > ttabel (4.491 > 0.1793). Sehingga dapat disimpulkan Bahwa ada Pengaruh Keterampilan Membuka dan Menutup Pembelajaran Terhadap Keaktifan Belajar Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan.
EVALUASI PENERAPAN PEMBELAJARAN ONLINE MENGGUNAKAN E-LEARNING DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA TINGKAT PERGURUAN TINGGI Oktaria, Sheren Dwi; Hadiwinarto, Hadiwinarto
Ad-Man-Pend : Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Ad-Man-Pend: Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/amp.v3i2.3055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai kesiapan pengetahuan tentang pembelajaran online dengan pemanfaatan e-learning, kesiapan mahasiwa dan penunjang dalam penggunaan e-learning, proses penggunaan e-learning pada proses pembelajaran, faktor-faktor yang menghambat penggunaan e-learning pada proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif evaluatif dengan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Sampel penelitian ini diambil dengan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilaksanakan dengan angket dan observasi. Hasil penelitian menunjukan kesiapan pengetahuan tentang e-learning mahasiswa yang rendah, kesiapan dalam penggunaan TIK yang baik akan tetapi ada beberapa kendala dalam kegaiatan pembelajaran online seperti fasilitas sinyal internet, proses penggunaan e-learning belum optimal; terdapat faktor-faktor yang menjadi menghambat pembelajaran online dengan menggunakan e-learning pada proses pembelajaran terdiri dari 4 faktor yaitu: kesiapan pengetahuan tentang e- learning yang rendah, informasi tentang pembelajaran online dengan e-learning yang kurang, kurangnya sosialisasi penggunaan e-learning, dan kurangnya pengetahuan penggunaan fitur- fitur e-learning; dan penggunaan e-learning pada poses pembelajaran di perguruan tinggi Bengkulu belum tercapai.
KEMAMPUAN GURU DALAM MERANCANG PENILAIAN PEMBELAJARAN PAUD DI GUGUS MENGKUDU BENGKULU TENGAH Haryono, Mimpira; Hadiwinarto, Hadiwinarto
Ad-Man-Pend : Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Ad-Man-Pend: Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/amp.v3i2.3056

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan guru dalam merancang penilaian pembelajaran PAUD di Gugus Mengkudu Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah, untuk mendeskripsikan kendala apa saja yang dihadapi oleh guru dalam merancang penilaian pembelajaran PAUD di Gugus Mengkudu Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang memiliki makna mendeskripsikan suatu penelitian yang sedang dilaksanakan. Subjek utama dalam penelitian ini adalah guru PAUD yang mengajar di kelompok B pada pada Gugus Mengkudu Kabupaten Benteng yang berjumlah 7 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan penekananya pada usaha menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian melalui cara berfikir formal argumentatif. Simpulan penelitian bahwa kemampuan guru dalam merancang penilaian pembelajaran PAUD di Gugus Mengkudu Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah telah dilaksanakan namun belum mampu secara maksimal secara rutin dan berkesinambungan.
DINAMIKA PENGEMBANGAN KURIKULUM DITINJAU DARI DIMENSI MANUSIA DAN KEARIFAN LOKAL Khairi, Azizatul; Hadiwinarto, Hadiwinarto
Ad-Man-Pend : Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Ad-Man-Pend: Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/amp.v3i2.3053

Abstract

Paper ini berupaya menelaah tentang dinamika pengembangan kurikulum yang ditinjau dari dimensi manusia dan kearifan local. Kurikulum merupakan salah satu alat yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan pendidikan, sekaligus digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan proses pembelajaran pada semua jenis dan jenjang pendidikan. Adapun pendidikan tentu tidaklah berorientasi pada masa lalu akan tetapi berorientasi pada masa sekarang dan pada masa yang akan datang, sehingga dengan itu kita bisa membuat kesimpulan bahwa kurikulumpun harus dibuat berdasarkan relevansi tersebut. Karena manusia adalah makhluk yang dinamis maka relevansi tersebutpun terus berkembang seiring dengan perubahan yang terjadi pada masyarakat. Hal ini menyebabkan kurikulumpun harus menyesuaikan. Penyesuaian tersebut dilakukan melalui pengembangan-pengembangan yang dilakukan oleh seluruh pihak yang terlibat di dalam proses pendidikan. Metodologi yang digunakan dalam jurnal ini adalah literatur review. Dengan mengumpulkan data maupun sumber yang berhubungan dengan dinamika pengembangan kurikulum ditinjau dari dimensi manusia dan kearifan lokal.
Implementation Approach Contextual Teaching and Learning to Enhance Cooperation and Achievement Students (Studies in History Lesson in Class XI SMAN 2 Kaur) Asdianto, Irisun; Hadiwinarto, Hadiwinarto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.79 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Meningkatkan kerjasama dan prestasi belajar peserta didik Kelas XI SMAN 2 Kaur dalam pembelajaran sejarah melalui penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning, meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI SMAN 2 Kaur dalam pembelajaran Sejarah Melalui Pendekatan Aplikasi Contextual teaching dan pembelajaran, 3) serta mendeskripsikan penerapan pendekatan Contextual teaching and learning yang efektif dalam meningkatkan kerjasama dan prestasi belajar peserta didik di kelas XI SMA Negeri 2 Kaur. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dikombinasikan dengan eksperimen semu. Subyek penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes prestasi belajar dan lembar observasi kerjasama peserta didik. Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PTK kelas (1) Terdapat peningkatan yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa pada penerapan pembelajaran dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning, dimana pada siklus I rata-rata jumlah siswa meningkat menjadi 78,28 70,40 pada siklus II dan meningkat lagi menjadi 82,96 pada siklus ketiga. (2) Pada tingkat kerjasama siswa, melalui lembar observasi kerjasma, diperoleh peningkatan yang signifikan (3) Pendekatan Contextual Teaching and Learning dalam pembelajaran Sejarah efektif diterapkan di mata masyarakat seperti Sejarah di SMAN 2 Kaur Tahun Pelajaran 2015/2016. Pada kelas eksperimen skor tertinggi 85, skor terendah 70, dengan rata-rata 77,65 dan persentase ketuntasan 100%. Sedangkan pada kelas Kontrol skor tertinggi 85, skor terendah 50, dengan rata-rata 69,06 dan persentase ketuntasan 59,37%.
Implementation of Character Education at The Elementary School Level Diharja, Umar; Hadiwinarto, Hadiwinarto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1860

Abstract

Education has a major role in building and shaping the quality of character of the nation's children. The purpose of this study is that researchers want to identify the characters shown by SDIT Mutiara Cendekia students and describe the application of character education. The research method used is the descriptive qualitative research method, so the results of this study are: 1) Character values that are applied and shown are religious, independent and responsible, honest and wise, respectful and polite, generous, and helpful. 2) The application and concept of character education at SDIT Mutiara Cendekia by cultivating or habituation. 3). Strategies used by teachers in implementing character education such as always reminding students of good things, giving educative warnings and punishments, teachers providing examples or being role models, applying habituation, and growing awareness and desires of individual students. 4) Barriers to the implementation of character education at SDIT Mutiara Cendekia include factors from teachers, parents, the environment, and the students themselves.
The Efforts to Minimize Discipline Violations of Elementary School Students in the Application of Punishment Musiman, Musiman; Hadiwinarto, Hadiwinarto
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1887

Abstract

This research is in the form of a quantitative descriptive that analyzes data based on numbers or percentages in analyzing the data that is the sample and the population in this study is all PAI teachers, principals, and students as many as 65 people. So the number of samples from this study was 25 people consisting of 20 students of class V (Five), 1 principal, and 7 teachers at SDN 2 Madang OKU Timur. The results of the study are that not all teachers at SDN 2 Madang OKU Timur agree with the application of educational punishment. The implementation of punishment at SDN 2 Madang OKU Timur is punishment in the form of delay in giving awards, punishment in the form of revocation of student privileges, expulsion from class or time out, punishment in the form of suspension. Meanwhile, the obstacles faced by teachers in implementing educational punishment for violations of student discipline at SDN 2 Madang OKU Timur were the lack of support from parents for the implementation of educational punishment, the difficulty of understanding the character of children, and the pros and cons among teachers at SDN 2 Madang OKU. East.
The Utilization of Physical Education Learning Media in Increasing The Active Learning Time of Elementary School Students Sutarjo, Sutarjo; Hadiwinarto, Hadiwinarto
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1888

Abstract

The purpose of this study was to obtain a description of "Utilization of Physical Education Learning Media in an Effort to Increase Students' Active Learning Time". The method used in this research is The Classroom Action Research. The design used in this study is a cyclical model which includes the steps of planning, implementing, observing, and reflecting. The population used by purposive sampling, as many as 32 fourth grade students. The instrument used is in the form of field notes (Duration Recoding), namely the use of active time to learn physical education through observation with an average of 60% so that the target achievement is determined with an average of 90%. Based on research in cycle I (Actions I, II and III) 90.43%, because it has exceeded the research target, it is completed in cycle II. Based on the results of data analysis, it is concluded that the use of physical education learning media is quite significant in increasing the active learning time of students at SDN 01 Kec. Madang Tribe 1 Kab. OKU EAST
Learning Islamic Religious Education in State Elementary Schools Using Technology-Based Media Siska, Jumiati; Hadiwinarto, Hadiwinarto
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1890

Abstract

The purpose of the study is to describe the ability of teachers to use technology-based media, what media teachers use in the teaching and learning process, and what problems teachers face in using technology-based learning media. This research is a field research that uses a qualitative descriptive method, namely by describing the research object as it is. The subjects of this research are the Principal, PAI Teachers and Students. Methods of data collection using observation, interviews and documentation studies. In checking the validity of the data that the writer got in the field, the writer used the triangulation technique, namely; source triangulation, technique triangulation and time triangulation. The research findings show that: first, teachers are able to keep up with the times in using technology-based media in Islamic Religious Education learning, but they do not apply their abilities to the teaching and learning process. Second, in learning tools, Islamic Religious Education teachers have used technology-based learning media although they have not varied, but in reality in the field they only teach conventionally. Third, the problems faced by teachers do not always have a major effect on student learning outcomes. Teachers can carry out their obligations well even though they are not fully supported by learning media.
Evaluasi Hasil Belajar Siswa melalui Pembelajaran PAIKEM Matematika Yensy, Nurul Astuty; Hadiwinarto, Hadiwinarto
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1901

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya motivasi belajar siswa Sekolah Dasar dan proses pembelajaran di kelas belum maksimal menumbuhkan keterampilan siswa khususnya keterampilan abad 21, yaitu meliputi kreativitas dan inovasi, berpikir kritis dan pemecahan masalah, komunikasi, dan kolaborasi.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAIKEM) pada mata pelajaran matematika, yaitu dilihat dari aspek proses dan produk, meliputi aktifitas belajar siswa, motivasi belajar siswa dan skor ulangan tertulis. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan instrumen meliputi: lembar observasi, wawancara terstruktur, angket siswa dan skor ulangan tertulis. Siswa yang dievaluasi yaitu siswa SDN 10 Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah yang berjumlah 26 orang. Hasil penelitian menunjukkan aktifitas belajar siswa berada pada kategori sangat aktif, motivasi belajar siswa juga tinggi dan hasil tes berada pada kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran PAIKEM sudah diterapkan dengan baik, sesuai dengan standar proses dan bisa dilanjutkan untuk mata pelajaran yang lain.