Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penjadwalan Distribusi Pupuk Organik Menggunakan Metode Distribution Requirement Planning (DRP) Untuk Meminimalkan Biaya Distribusi Rio Julfika; Zeki, Muhammad; Yusnawati, Yusnawati
Jurnal Industri Samudra Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v5i2.11150

Abstract

Agus Pupuk UKM is located in Suka Mulia Village, Rantau District, Aceh Tamiang Regency. the problems that arise at Agus Pupuk UKM are the delay in product delivery and the mismatch between demand and delivery, so that inventory is not controlled which results in excess and shortages in inventory at Agus Pupuk UKM. This study uses the Distribution Requirement Planning (DRP) method which aims to optimally schedule distribution in accordance with the available inventory capacity, and to minimize distribution costs at UKM Agus Fertilizer. The results obtained are the scheduling of organic fertilizer distribution for the months Jan 2023-Dec 2023 in the Bandar Pusaka and Berastagi areas and for the comparison of distribution costs before and after using the DRP method which is more optimal in distribution costs using the DRP method with a cost difference in Bandar Pusaka of Rp. 6,320.160. So that there is a decrease in distribution costs by 33%, for Berastagi the difference in distribution costs using the DRP method is Rp. 11,581.920. with a decrease in distribution costs by 45%.
Analisis Kualitas Garam Lokal di Kabupaten Aceh Timur Dengan Berbagai Metode Pengolahan Garam: Analysis of Local Salt Quality in East Aceh Regency with Various Salt Processing Methods Muslimah; Wahyuningsih, Puji; Yusnawati, Yusnawati
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v16i1.40153

Abstract

Garam merupakan salah satu komoditas lokal yang dihasilkan oleh masyarakat di Kabupaten Aceh Timur. Garam ini banyak dimanfaatkan sebagai zat aditif untuk proses pengolahan beberapa komoditas lainnya diantaranya pengawetan ikan dan pembuatan asam sunti. Kualitas garam sangat dipengaruhi oleh kepekatan air laut dan metode pengolahannya. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh metode pengolahan produksi garam terhadap kualitas garam yang dihasilkan dan membandingkan hasil analisis dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk garam konsumsi beryodium. Manfaat dalam penelitian ini adalah memberikan informasi kepada petani garam terkait kualitas garam yang dihasilkan dalam rangka peningkatan kuantitas dan kualitas garam sesuai standar SNI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian komparatif, yaitu membandingkan parameter kualitas garam yang diproduksi dengan cara geomembran (G1), perebusan (G2) dan gabungan keduanya (G3). Parameter mutu yang dianalisis adalah kadar air, kadar NaCl, kadar iodium, dan bagian yang tidak larut dalam air. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar air pada G1, G2, G3 berturut-turut adalah 1, 7, dan 6,4, kadar NaCl pada G1, G2, G3 berturut-turut adalah 12,51; 10,98; 12,29; bagian tidak larut dalam air pada G1, G2, G3 berturut-turut adalah 2, 4, 2,5 dan kadar iodium pada G1, G2, G3 berturut-turut adalah 34,65; 42,49; 47,46 sehingga dapat disimpulkan bahwa metode produksi secara geomembran memiliki kualitas garam yang lebih baik dibandingkan dengan metode produksi perebusan dan gabungan antara keduanya. Kadar NaCl dan kadar iodin yang dihasilkan melalui produksi geomembran sudah mencapai standar SNI 3556:2010 tentang garam konsumsi beryodium.
Pengaruh Interaksi Sosial, Kecerdasan Emosional, Fleksibilitas Kerja dan Konflik Kerja Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Empat Lawang Mardila, Mardila; Basyith, Abdul; Yusnawati, Yusnawati
Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/jismab.v6i1.2727

Abstract

Basically, the most important thing to achieve a maximum goal is human resources (HR). Human resources are the spearhead that will be the main determinant of the success of the implementation of organizational or company activities. Independent variables in this study are Social Interaction (X1), Emotional Intelligence (X2), Work Flexibility (X3) and Work Conflict (X4) While the dependent variable is Work Effectiveness (Y). In the study, all populations were sampled as many as 35 people. The results of the study showed that social interaction, emotional intelligence, work flexibility, and work conflict have a positive and significant influence on employee work effectiveness. The combination of social interaction skills, emotional management, flexibility in adjusting to work demands, and good conflict management contribute comprehensively to increasing the work effectiveness of employees of the Financial and Regional Asset Management Agency of Empat Lawang Regency. This shows the importance of a holistic approach in human resource management to achieve optimal performance
From motivation to practice: A qualitative study of university students’ strategies and expectations in Indonesia’s teaching campus program for elementary schools Apoko, Tri Wintolo; Yusnawati, Yusnawati
Asatiza: Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Asatiza: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/asatiza.v6i2.2443

Abstract

The Teaching Campus Program (TCP), a strategic initiative under Indonesia’s Merdeka Belajar (Emancipated Learning) policy, aims to enhance students’ pedagogical skills while supporting educational equity by placing university students in under-resourced schools. This study explores TCP students’  motivations, implementation plans, and expectations. The method employed in this study was a qualitative design. Using qualitative data gathered from semi-structured interviews with six students drawing on purposive sampling, the study applied three-step analysis model: data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings revealed strong motivations in enhancing educational quality in Indonesia through their planning on some innovative methods such as gamification for promoting literacy and numeracy activities. In addition, they expected to enhance student engagement and school performance. To ensure the sustainability of the program, it is recommended that TCP initiatives be institutionalized through strategic partnerships between universities and schools, and supported by national education policies that integrate TCP into teacher training frameworks and school improvement agendas.
Analisis Pelaksanaan Standar Penilaian di Sekolah Dasar Islam Terpadu Amanah Sungai Penuh Eka Suryani, Novya; Yelliza, Merri; Leony, Leony; Yusnawati, Yusnawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan standar penilaian di Sekolah Dasar Islam Terpadu Amanah Sungai Penuh. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggali data terkait teknik penilaian, kendala pelaksanaan, serta efektivitas penerapan standar penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan standar penilaian sudah berjalan efektif dengan mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan sarana dan beban administrasi guru yang mempengaruhi optimalisasi proses penilaian. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sarana penilaian dan pelatihan guru untuk memperkuat kualitas evaluasi pendidikan. Penilaian yang komprehensif dan berkelanjutan mampu mendukung pengembangan karakter serta peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.
Pengaruh Karakteristik Organisasi, Target Kerja, Kepuasan Kerja Dan Perilaku Kerja Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim Aznah Nurwanah; Markoilpiyanto, Markoilpiyanto; Yusnawati, Yusnawati
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurbisman.v3i3.1222

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh karakteristik organisasi, target kerja, kepuasan kerja dan perilaku kerja baik secara sendiri- sendiri maupun secara bersama-sama terhadap prestasi kerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan kuisioner yang disebarkan kepada responden. Uji kualitas data dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas dan uji normalitas. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan menggunakan perhitungan statistik dengan rumus regresi berganda, uji parsial uji simultan dan koefisien determinasi. Hasil penelitian didapat Karakteristik organisasi, target kerja, kepuasan kerja dan perilaku kerja berpengaruh signifikan secara sendiri-sendiri terhadap prestasi kerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim. Karakteristik organisasi, target kerja, kepuasan kerja dan perilaku kerja berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap prestasi kerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim.
Analisis Musculoskeletal Disorders Dan Postur Kerja Dengan Pendekatan Ergonomi Guna Meningkatkan Kesehatan Pekerja Di PT. Betami Andriani, Meri; Ilham, M; Yusnawati, Yusnawati; Zeki, Muhammad; Nadya, Yusri; Dewiyana, Dewiyana
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.295-310

Abstract

PT Betami, salah satu perusahaan pengolahan kelapa sawit di Aceh Tamiang, mengandalkan aktivitas manual di stasiun sortasi. Pekerjaan di bagian ini melibatkan aktivitas fisik seperti berdiri dalam waktu lama, membungkuk, mengangkat beban berat, dan gerakan berulang, yang berisiko menyebabkan Musculoskeletal Disorders. Tujuan untuk menentukan keluhan dan menganalisis postur kerja di PT Betami bagian staisun sortasi. Metode yang digunakan Standard Nordic Questionnaire untuk mengidentifikasi keluhan untuk mengidentifikasi keluhan fisik pada berbagai bagian tubuh pekerja, serta Rapid Entire Body Assessment untuk memancarkan risiko ergonomis dari postur kerja untuk mengeluarkan risiko ergonomis dari postur kerja. Hasil dan pembahasan, keluhan yang mendapatkan hasil paling tertinggi terdapat pada pekerja 1 pada pukul 16:00 dengan menghasilkan skor keluhan 56 dan mengalami keluhan terbesar pada bagian tubuh lengan bawah kanan (5%), pergelagan tangan kanan (5%), tangan kiri (5%), tangan kanan (5%) dan lutut kiri (5%). Hasil pembahasan postur kerja mendapatkan hasil tertinggi pada pekerja 1 postur ke 1 dengan skor akhir 12 dengan level risiko sangat tinggi dan tindakan perubahan postur kerja sekarang juga dan pekerja 3 postur ke 5 dengan skor akhir 12 dengan level risiko sangat tinggi dan tindakan perubahan postur kerja sekarang juga. Kesimpulan Pekerja di stasiun sortasi mengalami keluhan fisik yang cukup signifikan, terutama pada bagian tubuh seperti lengan bawah kanan, pergelangan tangan kanan, tangan kiri, tangan kanan, dan lutut kiri. Dan Penilaian postur kerja menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas kerja berada pada tingkat risiko tinggi hingga sangat tinggi, dengan skor REBA mencapai angka 12 pada beberapa postur, yang berarti diperlukan tindakan segera
Rancangan Model Value Chain untuk Meningkatkan Nilai Tambah Pada Umkm Kerupuk Mangrove di Kota Langsa Yusnawati, Yusnawati; Zeki, M.Zeki; Nadya, Yusri; Handayani, Nurlaila; Sabardi, Wiky; Dewiyana, Dewiyana
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v17i1.348

Abstract

Salah satu kekayaan Kota Langsa adalah hutan mangrove  yang berlokasi di Desa Kuala langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa. Jeruju (Acanthus ilicifolius) merupakan tumbuhan yang tumbuh di daerah mangrove . Daun jeruju bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Di Desa Kuala Langsa daun jeruju dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kerupuk. Kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha adalah ketidakstabilan bahan baku dan harga jual yang tinggi dibandingkan harga camilan sejenisnya. Analisis value chain adalah suatu konsep yang mampu menciptakan keunggulan bersaing melalui integrasi aktivitas yang mempunyai nilai dalam perusahaan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan daya saing pelaku usaha melalui analisis value chain. Adapun tahapan penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko, menentukan prioritas masalah yang terjadi, menentukan tindakan peluang perbaikan, perhitungan analisis finansial melalui value chain analysis, merancang model value chain. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah tindakan perbaikan pada supplier, manufacturer dan Distributor mampu meningkatkan keuntungan pelaku usaha dari 78% menjadi 88%.
INOVASI KEMASAN DAN VARIASI RASA KERUPUK IKAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING USAHA KECIL MENENGAH Yusnawati, Yusnawati; Muslimah, Muslimah; Fahriana, Nina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.222-228

Abstract

Usaha kecil menengah Bunda adalah salah satu penghasil kerupuk di desa Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa provinsi Aceh yang selanjutnya disebut dengan mitra. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan tim pengabdi di lokasi mitra, permasalahan yang dihadapi adalah kemasan kurang menarik peminat konsumen dan tidak ada variasi rasa selain rasa original.  Selama ini mitra hanya menjual kerupuk yang sudah dikeringkan saja, tanpa menjual kerupuk dalam kondisi siap dikonsumsi (digoreng). Bagi ibu-ibu yang yang memiliki banyak waktu untuk memasak di rumah, mungkin tidak bermasalah membeli kerupuk yang sudah dikeringkan saja, sementara ibu-ibu yang memiliki jadwal yang padat dan tidak sempat memasak, akan terhambat merasakan enaknya kerupuk yang dihasilkan, karena kerupuk tidak ada yang dijual dalam bentuk siap dikonsumsi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mendesain kemasan yang menarik dan menyediakan variasi rasa kerupuk untuk meningkatkan daya saing mitra yang mempu meningkatkan pendapatan. Tahapan yang dilakukan adalah obervasi, koordinasi kegiatan yang akan dilakukan dengan mitra, mendesain kemasan, demonstrasi pembuatan kerupuk aneka rasa, dan pengepakan. Hasil yang diperolah adalah kemasan kerupuk yang memiliki nilai jual yang tinggi dan variasi rasa kerupuk pedas, manis, dan original. Dari kegiatan pengabdian ini mitra mampu meningkatka pendapatan.
Rancangan Aliran Proses dalam Upaya Meminimumkan Proses Non-Value Added melalui Value Stream Mapping pada UD Usaha Rezeki Prabot Nurmalawati, Nurmalawati; Dewiyana, Dewiyana; Yusnawati, Yusnawati; Pramanda, Ryan; Rahman, Muhammad Abdul; Muzakir, Muzakir
Jurnal Optimalisasi Vol 11, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v11i2.12620

Abstract

The flow of process is a sequence of jobs or activities performed in producing goods and services. UD. Usaha Rezeki Prabot, a small-to-medium enterprise (SME) in furniture manufacturing, consistently faces a critical operational challenge: despite stable customer demand (853 units/year of panel door type 7), only 750 units (88%) are delivered on time, resulting in a 12% delay rate. This gap is not caused by insufficient labor or machinery, but by a fragmented production system riddled with non-value-added (NVA) activities particularly repetitive machine setup, excessive material handling, redundant measurements, and long waiting times that inflate lead time to 176.91 minutes per unit. Value Stream Mapping (VSM) is applied as a lean tool to visualize the entire material and information flow, identify dominant wastes (waiting, over-processing, and unnecessary motion), and redesign the workflow. Through the implementation of future-state mapping by grouping components with identical profiles into batch processing and eliminating redundant inspections the NVA time was reduced from 79.95 minutes (45.19%) to 16.07 minutes (15.93%), cutting total lead time by 43%. This study demonstrates that for SMEs like UD. Usaha Rezeki Prabot, sustainable productivity gains come not from capital investment, but from restructuring workflow based on frontline insights to eliminate systemic waste embedded in daily routines. The purpose of this mapping is to identify all types of waste along the Value Stream and to take a move in an attempt to eliminate the waste. The flow of process design with Value Stream Mapping approach enables the company to be able to minimize the non value added activities and to shorten the time taken in the process of making doors and to increase the productivity. The purpose of this Motion and Time study was to do a direct observation about time and movement of someone who is working. UD Rezki Prabot uses the VSM (Value Stream Mapping) to minimize the non value added process and to propose a design to improve the flow of process. The result of this study showed that the time of non value added activities decreased from 176.91 minutes to 100.9 minutes. The non value added activities decreased from 45.19% to 15.93% due to the decrease of non value added activities by sequencing the work activities that the machine does not need to be set up repeatedly.