Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Analisis Musculoskeletal Disorders Dan Postur Kerja Dengan Pendekatan Ergonomi Guna Meningkatkan Kesehatan Pekerja Di PT. Betami Andriani, Meri; Ilham, M; Yusnawati, Yusnawati; Zeki, Muhammad; Nadya, Yusri; Dewiyana, Dewiyana
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.2.295-310

Abstract

PT Betami, salah satu perusahaan pengolahan kelapa sawit di Aceh Tamiang, mengandalkan aktivitas manual di stasiun sortasi. Pekerjaan di bagian ini melibatkan aktivitas fisik seperti berdiri dalam waktu lama, membungkuk, mengangkat beban berat, dan gerakan berulang, yang berisiko menyebabkan Musculoskeletal Disorders. Tujuan untuk menentukan keluhan dan menganalisis postur kerja di PT Betami bagian staisun sortasi. Metode yang digunakan Standard Nordic Questionnaire untuk mengidentifikasi keluhan untuk mengidentifikasi keluhan fisik pada berbagai bagian tubuh pekerja, serta Rapid Entire Body Assessment untuk memancarkan risiko ergonomis dari postur kerja untuk mengeluarkan risiko ergonomis dari postur kerja. Hasil dan pembahasan, keluhan yang mendapatkan hasil paling tertinggi terdapat pada pekerja 1 pada pukul 16:00 dengan menghasilkan skor keluhan 56 dan mengalami keluhan terbesar pada bagian tubuh lengan bawah kanan (5%), pergelagan tangan kanan (5%), tangan kiri (5%), tangan kanan (5%) dan lutut kiri (5%). Hasil pembahasan postur kerja mendapatkan hasil tertinggi pada pekerja 1 postur ke 1 dengan skor akhir 12 dengan level risiko sangat tinggi dan tindakan perubahan postur kerja sekarang juga dan pekerja 3 postur ke 5 dengan skor akhir 12 dengan level risiko sangat tinggi dan tindakan perubahan postur kerja sekarang juga. Kesimpulan Pekerja di stasiun sortasi mengalami keluhan fisik yang cukup signifikan, terutama pada bagian tubuh seperti lengan bawah kanan, pergelangan tangan kanan, tangan kiri, tangan kanan, dan lutut kiri. Dan Penilaian postur kerja menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas kerja berada pada tingkat risiko tinggi hingga sangat tinggi, dengan skor REBA mencapai angka 12 pada beberapa postur, yang berarti diperlukan tindakan segera
DIVERSIFKASI IKAN BANDENG MENJADI PRODUK OLAHAN MAKANAN UNTUK MENINGKATKAN NILAI TAMBAH DI KOPERASI SERBA USAHA MUARA TANJUNG Muslimah, Muslimah; Arif Adlie, Taufan; Yusnawati, Yusnawati; Fitriyansah, Aidil; Tegar Iswara, Dito; Yolanda, Rico
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5017-5024

Abstract

Koperasi serba usaha (KSU) Muara Tanjung (mitra) adalah sebuah koperasi bergerak di bidang pengolahan ikan bandeng dan pemasok kebutuhan pertanian dan perikanan untuk masyarakat setempat. mitra berlokasi di desa Tanjung Minjei Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur merupakan salah satu daerah pesisir di provinsi Aceh. Kabupaten Aceh Timur memiliki produksi ikan bandeng 2.338 ton per tahun. Budidaya ikan bandeng di daerah mitra di tambak-tambak milik warga. Nilai gizi yang tinggi dan rasa yang lezat merupakan ciri ikan tersebut.  selain itu ikan bandeng memiliki duri yang cukup banyak diseluruh tubuh ikan, hal ini sangat menggangu penikmat bandeng. Mitra sudah mengolah ikan bandeng tanpa duri. Selama ini sistem produksi dilakukan berdasarkan pesanan. Permasalahan yang terjadi adalah pada proses produksi terdapat limbah yang selalu dibuang yaitu duri ikan yang terdapat diseluruh tubuh ikan. Padahal duri ikan memiliki kandungan gizi yang tinggi seperti kalsium dan protein, selain itu banyaknya bahan baku yang tersedia sangat disayangkan apabila ikan bandeng hanya diolah hanya menjadi ikan bandeng tanpa duri saja. Permasalahan yang lain adalah belum ada kemasan agar produk yang dihasilkan mudah diterima oleh masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memanfaatkan limbah produksi dan menambah variasi produk yang dihasilkan oleh mitra sehingga jumlah produk yang dihasilkan bertambah serta mendesain kemasan. Tahapan kegiatan pengabdian ini adalah pengadaan komponen produksi, perakitan mesin dan peralatan produksi, uji coba mesin dan peralatan, desain kemasan, penerapan teknologi, dan pendampingan operasional. Diversifikasi produk yang dihasilkan dalam kegiatan pengabdian adalah kerupuk tulang ikan, kerupuk bandeng, bakso ikan bandeng, dan nugget ikan bandeng.
Rancangan Model Value Chain untuk Meningkatkan Nilai Tambah Pada Umkm Kerupuk Mangrove di Kota Langsa Yusnawati, Yusnawati; Zeki, M.Zeki; Nadya, Yusri; Handayani, Nurlaila; Sabardi, Wiky; Dewiyana, Dewiyana
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v17i1.348

Abstract

Salah satu kekayaan Kota Langsa adalah hutan mangrove  yang berlokasi di Desa Kuala langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa. Jeruju (Acanthus ilicifolius) merupakan tumbuhan yang tumbuh di daerah mangrove . Daun jeruju bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Di Desa Kuala Langsa daun jeruju dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kerupuk. Kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha adalah ketidakstabilan bahan baku dan harga jual yang tinggi dibandingkan harga camilan sejenisnya. Analisis value chain adalah suatu konsep yang mampu menciptakan keunggulan bersaing melalui integrasi aktivitas yang mempunyai nilai dalam perusahaan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan daya saing pelaku usaha melalui analisis value chain. Adapun tahapan penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko, menentukan prioritas masalah yang terjadi, menentukan tindakan peluang perbaikan, perhitungan analisis finansial melalui value chain analysis, merancang model value chain. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah tindakan perbaikan pada supplier, manufacturer dan Distributor mampu meningkatkan keuntungan pelaku usaha dari 78% menjadi 88%.
TEKNOLOGI ALAT PENCETAKAN BATU BATA MERAH OTOMATIS UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS UMKM Yusnawati, Yusnawati; Arif Adlie, Taufan; Masthura, Lely
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3823-3827

Abstract

Batu bata merupakan bahan bangunan yang sangat dibutuhkan masyarakat. Desa Padang Langgis, Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang terdapat sentra pengolahan batu bata merah. Ibu Riana adalah  salah satu pemilik usaha mikro kecil menengah (UMKM) batu bata merah di desa tersebut yang dijadikan mitra PKM. Dalam proses produksi mitra mempekerjakan 5 orang. Produksi batu bata diawali dengan pengadukan tanah liat, pencetakan batu bata merah, pengeringan batu bata merah dan pembakaran batu bata. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah pekerja hanya bisa mencetak 1.000 buah/hari, dan lama pengeringan memerlukan waktu dua sampai tiga minggu. Hal ini dikarenakan kadar air hasil cetakan batu bata sangat tinggi. Tujuan dari pengabdian ini adalah membuat alat pencetak batu bata otomatis yang mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam proses pembuatan batu bata dengan kualitas batu bata merah yang lebih baik.. Tahapan PKM ini adalah persiapan, sosialisasi kegiatan PKM, pengadaan mesin dan peralatan, perakitan alat, uji coba, penerapan teknologi, dan pendampingan. Mesin pembuat batu bata merah ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan batu bata merah dengan ukuran dan bentuk yang seragam, sehingga kualitas batu bata merah yang dihasilkan lebih baik dan lebih konsisten.
INOVASI KEMASAN DAN VARIASI RASA KERUPUK IKAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING USAHA KECIL MENENGAH Yusnawati, Yusnawati; Muslimah, Muslimah; Fahriana, Nina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.222-228

Abstract

Usaha kecil menengah Bunda adalah salah satu penghasil kerupuk di desa Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa provinsi Aceh yang selanjutnya disebut dengan mitra. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan tim pengabdi di lokasi mitra, permasalahan yang dihadapi adalah kemasan kurang menarik peminat konsumen dan tidak ada variasi rasa selain rasa original.  Selama ini mitra hanya menjual kerupuk yang sudah dikeringkan saja, tanpa menjual kerupuk dalam kondisi siap dikonsumsi (digoreng). Bagi ibu-ibu yang yang memiliki banyak waktu untuk memasak di rumah, mungkin tidak bermasalah membeli kerupuk yang sudah dikeringkan saja, sementara ibu-ibu yang memiliki jadwal yang padat dan tidak sempat memasak, akan terhambat merasakan enaknya kerupuk yang dihasilkan, karena kerupuk tidak ada yang dijual dalam bentuk siap dikonsumsi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mendesain kemasan yang menarik dan menyediakan variasi rasa kerupuk untuk meningkatkan daya saing mitra yang mempu meningkatkan pendapatan. Tahapan yang dilakukan adalah obervasi, koordinasi kegiatan yang akan dilakukan dengan mitra, mendesain kemasan, demonstrasi pembuatan kerupuk aneka rasa, dan pengepakan. Hasil yang diperolah adalah kemasan kerupuk yang memiliki nilai jual yang tinggi dan variasi rasa kerupuk pedas, manis, dan original. Dari kegiatan pengabdian ini mitra mampu meningkatka pendapatan.
INOVASI TEKNOLOGI ULIR FILTER UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI GARAM RAKYAT DI KABUPATEN ACEH TIMUR Muslimah, Muslimah; Purwandito, Meilandy; Yusnawati, Yusnawati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3839-3844

Abstract

Desa Kuala Idi Cut adalah salah satu desa pesisir pantai yang berada di kecamatan Darul Aman kabupaten Aceh Timur provinsi Aceh sebagai penghasil garam. Pengolahan garam dilakukan oleh kelompok tani (mitra). Setiap petani garam di Desa Kuala Idi Cut sudah menjalankan usaha pengolahan garam secara turun temurun. Mitra adalah masyarakat ekonomi produktif. Pengolahan garam di lokasi mitra masih bersifat tradisional, yaitu diawali dengan meratakan kolam penuaan air laut, kemudian air laut dialirkan ke kolam tersebut untuk diuapkan, setelah tingkat kepekatan (kadar 0Be) air laut meningkat (air tua) kemudian dimasak sampai terbentuk kristal garam. Mitra bisa menghasilkan garam mencapai 15-20 kg setiap hari apabila cuaca mendukung. Tujuan kegiatan PKM ini adalah menyelesaikan masalah yaitu meningkatkan kualitas garam dengan menerapkan teknologi ulir filter  dan teknologi filter menggunakan zeolite. Tahapan kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi program, perispan lahan, pembuatan filter, pembuatan kolam peninihan, sosialisasi mengkur kadar kepekatan air laut, dan pendampingan penerapan teknologi. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah air laut yang digunakan sebagai bahan baku pengolahan garam menggunakan teknologi filter sudah memiliki warna yang jernih dan mengurangi kadar kotoran.
Rancangan Aliran Proses dalam Upaya Meminimumkan Proses Non-Value Added melalui Value Stream Mapping pada UD Usaha Rezeki Prabot Nurmalawati, Nurmalawati; Dewiyana, Dewiyana; Yusnawati, Yusnawati; Pramanda, Ryan; Rahman, Muhammad Abdul; Muzakir, Muzakir
Jurnal Optimalisasi Vol 11, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v11i2.12620

Abstract

The flow of process is a sequence of jobs or activities performed in producing goods and services. UD. Usaha Rezeki Prabot, a small-to-medium enterprise (SME) in furniture manufacturing, consistently faces a critical operational challenge: despite stable customer demand (853 units/year of panel door type 7), only 750 units (88%) are delivered on time, resulting in a 12% delay rate. This gap is not caused by insufficient labor or machinery, but by a fragmented production system riddled with non-value-added (NVA) activities particularly repetitive machine setup, excessive material handling, redundant measurements, and long waiting times that inflate lead time to 176.91 minutes per unit. Value Stream Mapping (VSM) is applied as a lean tool to visualize the entire material and information flow, identify dominant wastes (waiting, over-processing, and unnecessary motion), and redesign the workflow. Through the implementation of future-state mapping by grouping components with identical profiles into batch processing and eliminating redundant inspections the NVA time was reduced from 79.95 minutes (45.19%) to 16.07 minutes (15.93%), cutting total lead time by 43%. This study demonstrates that for SMEs like UD. Usaha Rezeki Prabot, sustainable productivity gains come not from capital investment, but from restructuring workflow based on frontline insights to eliminate systemic waste embedded in daily routines. The purpose of this mapping is to identify all types of waste along the Value Stream and to take a move in an attempt to eliminate the waste. The flow of process design with Value Stream Mapping approach enables the company to be able to minimize the non value added activities and to shorten the time taken in the process of making doors and to increase the productivity. The purpose of this Motion and Time study was to do a direct observation about time and movement of someone who is working. UD Rezki Prabot uses the VSM (Value Stream Mapping) to minimize the non value added process and to propose a design to improve the flow of process. The result of this study showed that the time of non value added activities decreased from 176.91 minutes to 100.9 minutes. The non value added activities decreased from 45.19% to 15.93% due to the decrease of non value added activities by sequencing the work activities that the machine does not need to be set up repeatedly.
INOVASI PENYIMPANAN IKAN BANDENG TANPA DURI DI DESA TANJUNG MINJEI KECAMATAN MADAT KABUPATEN ACEH TIMUR Yusnawati, Yusnawati; Muslimah, Muslimah; Wahyuningsih, Puji
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3117-3122

Abstract

Kabupaten Aceh Timur memiliki daerah pesisir laut yang luas, salah satu desanya adalah Desa Tanjung Minjei yang menghasilkan ikan bandeng 2.338 ton per tahun. Ikan bandeng memiliki nilai gizi yang tinggi serta memiliki rasa yang enak. Budidaya ikan bandeng di Tanjung Minjei dilakukan di tambak-tambak milik warga. Selain memiliki nilai gizi yang tinggi dan rasa yang enak ciri lain yang dimiliki ikan bandeng adalah duri yang cukup banyak diseluruh tubuh ikan tersebut, hal ini cukup meresahkan konsumen dalam mengkonsumsinya. Proses memisahkan duri dari daging saat mengkonsumsinya memerlukan waktu yang lama dan tak jarang banyak konsumen tertelan duri karena hal tersebut. Di desa Tanjung Minjei ikan bandeng ini sudah diproduksi tanpa duri oleh Koperasi Muara Tanjung. Peramasalahan yang terjadi pada mitra adalah proses penyimpanan ikan bandeng tanpa duri tidak efektif, dan pengemasan produk mudah terkontaminasi dengan lingkungan luar saat disimpan. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengefektifkan proses penyimpanan, dan mengurangi kontaminasi lingkungan luar dalam proses penyimpanan.  Kegiatan yang dilakukan adalah sosialiasi desain rak penyimpanan dalam freezer box dan demonstrasi proses vacuum dan sealer pada kemasan produk.
Pengaruh Motivasi Kerja, Kemampuan Kerja, Fasilitas Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Kantor Camat Pajar Bulan Kabupaten Lahat Pahlepi, Asran; Yusnawati, Yusnawati; Darmin, Darmin
Jurnal Ekonomi Islam, Akuntansi, dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2025): November
Publisher : Utami Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70963/jeiam.v2i1.487

Abstract

Penelitian yang dilakukan penulis dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi kerja, kemampuan kerja, fasilitas kerja dan beban kerja secara sendiri- sendiri dan secara bersama-sama terhadap prestasi kerja pegawai Kantor Camat Pajar Bulan Kabupaten Lahat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan kuisioner yang disebarkan kepada responden. Uji kualitas data dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas dan uji normalitas. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan menggunakan perhitungan statistik dengan rumus regresi berganda, uji parsial uji simultan dan koefisien determinasi. Hasil penelitian didapat Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai Kantor Camat Pajar Bulan Kabupaten Lahat. Kemampuan kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai Kantor Camat Pajar Bulan Kabupaten Lahat. Fasilitas kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai Kantor Camat Pajar Bulan Kabupaten Lahat. Beban kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai Kantor Camat Pajar Bulan Kabupaten Lahat. Motivasi kerja, kemampuan kerja, fasilitas kerja dan beban kerja berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap prestasi kerja pegawai Kantor Camat Pajar Bulan Kabupaten Lahat.