Claim Missing Document
Check
Articles

THE DEVELOPMENT OF RITMIC GYMNASTIC MODEL TO IMPROVE BASIC MOVEMENT AND INTEREST IN RYTMIC GYMNASTIC Jeane Betty Kurnia Jusuf; Andri Tria Raharja; Nanda Alfian Mahardhika
Acitya: Journal of Teaching and Education Vol 1 No 1 (2019): Acitya: Journal of Teaching and Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.152 KB) | DOI: 10.30650/ajte.v1i1.205

Abstract

Physical education learning in elementary schools aimed to improve the students’ growth, skills and agility, increase knowledge and intelligence, and instill positive attitudes in students. This research aimed at producing models of good rhythmic gymnastics and effective for improving basic movements and interest in rhythmic gymnastics. This research applied research and development method (RnD). The steps were: (1) a preliminary study, (2) planning, (3) the design of earlier drafts, (4) validation earlier drafts and revisions, (5) testing small scale, (6) and large-scale testing, and (7) the final product, and (8) the effectiveness of the test. Small-scale and large-scale trials were applied in different school. Instruments were: (1) interview, (2) experts questionnaires, (3) questionnaire for teachers and students, and (4) a rubric effectiveness test assessment. The data was analyzed by using qualitative descriptive. The results were rhythmic gymnastics models for elementary school upscale students packaged in form of a DVD and a guidebook were considered good and effective, therefore the learning model developed fit for usage.
EFFECT OF STEP PATTERN TECHNIQUE TO SIDE AND MOVEMENT STEP STRAIGHT AHEAD TO SABIT KICKNESS Julianur Julianur; Januar Abdilah Santoso; Jeane Betty Kurnia Jusuf; Andri Tria Raharja; Nanda Alfian Mahardhika
Acitya: Journal of Teaching and Education Vol 2 No 1 (2020): ACITYA JOURNAL OF TEACHING & EDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.368 KB) | DOI: 10.30650/ajte.v2i1.278

Abstract

This study aims to determine the effect of exercise on stepwise pattern and exercise a straight forward move towards crescent kick agility in UKM PSHT students of Muhammadiyah University of East Kalimantan (UMKT). The population in this study were students who were still actively participating in the UKM PSHT UMKT. Sampling uses a random sampling system, divided into 2 groups, namely group A by practicing stepwise patterns and group B by practicing a straight forward step. Each group consists of 10 sample people, so the total sample is 20 people. The results showed that: (1) There was the effect of training the step-by-step pattern on crescent kick agility on UMKT PSHT UKM students who obtained the value of tcount = 9.531> t table = 2.262 with a probability value of 0.000 <α 0.05. (2) There is the effect of a straight-forward exercise on crescent kick agility on UMKT PSHT UKM students who obtained a tcount = 6.975> t table = 2.262 with a significance probability value of 0.000 <α 0.05. (3) There is a difference in the effect of step-to-side pattern training and straight-forward motion training on crescent kick agility in Mulawarman University PSHT UKM students by obtaining a tcount = 4.348> t table = 1.734 with a significance probability value of 0.000 <α 0.05.
HUBUNGAN ANTARA PERCAYA DIRI DAN KERJA KERAS DALAM OLAHRAGA DAN KETERAMPILAN HIDUP Mirhan, Jeane Betty Kurnia Jusuf
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.001 KB) | DOI: 10.21831/jorpres.v12i1.9499

Abstract

Olahraga merupakan pilar penting dalam kehidupan. Olahraga bukan sekedar kegiatan yangberorientasi kepada faktor fisik belaka, olahraga juga dapat melatih sikap dan mental seseorang.Pembentukan karakter bangsa dapat dilakukan salah satunya melalui olahraga, dengan olahragadapat mengembangkan karakter bangsa, sportivitas sekaligus merekatkan persatuan bangsa. Adabanyak nilai-nilai universal olahraga yang dapat ditransfer dikehidupan, yaitu nilai karakter percayadiri dan nilai karakter kerja keras. percaya diri adalah penilaian positif terhadap diri sendirimengenai kemampuan yang ada dalam dirinya untuk menghadapi berbagai situasi dan tantanganserta kemampuan mental untuk mengurangi pengaruh negatif dari keragu-raguan yang mendorongindividu untuk meraih keberhasilan atau kesuksesan tanpa tergantung kepada pihak lain danbertanggung jawab atas keputusan yang telah ditetapkannya. kerja keras adalah berusaha dengansepenuh hati dengan sekuat tenaga untuk berupaya mendapatkan keingingan pencapaian hasil yangmaksimal pada umumnya.Nilai nilai tersebut sangat berkaitan dengan pencapaian prestasi dan keterampilan hidup .Olahraga menuntut para pelaku olahraga untuk memiliki karakter percaya diri dan memilikikarakter kerja keras agar bisa mencapai prestasi terbaik. Prestasi dalam dunia olahraga selaindituntut memiliki skills yang mumpuni juga harus diimbangi kumpulan karakter yang positif antaralain percaya diri dan kerja keras.
The Relationship Between Student Learning Interest, Achievement Motivation and Student Parents ' Support for UMKT Sports Education During the Pandemic on Student Learning Outcomes: Hubungan Antara Minat Belajar Mahasiswa, Motivasi Berprestasi dan Dukungan Orang Tua Mahasiswa Pendidikan Olahraga UMKT Selama Pandemic Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Nanda Alfian Mahardhika; Jeane Betty Kurnia Jusuf; Januar Abdilah Santoso; Bimo Alexander; Ahmad Nuruhidin
Borneo Educational Journal (Borju) Vol. 5 No. 1 (2023): February
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/bej.v5i1.1272

Abstract

The research has several objectives, namely wanting to know the relationship between student interest in learning to learning outcomes, knowing the relationship of motivation for achievement to learning outcomes, knowing the relationship between parental support to learning outcomes, knowing the relationship between student interest in learning, learning achievement and parental support for learning outcomes of Sports Education (POR) students of the University of Muhammadiyah East Kalimantan (UMKT). The design of the research carried out is correlation. The population in this study was 64 students of the UMKT POR Study Program and a sample of 30 people with purposive sampling techniques with data analysis looking for the percentage of each indicator. This study obtained the results of contributions from each variable that the contribution of student interest in learning is high, the motivation for achievement is in the medium category, and the support of parents in the high category so that the relationship between interest in learning, motivation for achievement and parental support is in the high category. The benefits of the research are known that the interest in learning, motivation and support of parents of POR UMKT students are very supportive of learning outcomes even during a pandemic
Membangun Kesadaran Konstitusional bagi Masyarakat Adat Desa Pampang Samarinda Melalui Direct Legal Education Aullia Vivi Yulianingrum; Jeane Betty Kurnia Jusuf; Sayid Muhammad Rizieq; Adinda Novitadiningrum
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): JIPPM - Juni 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.297 KB) | DOI: 10.54082/jippm.21

Abstract

Direct Legal Education atau yang lebih dikenal dengan penyuluhan hukum langsung merupakan tindakan preventif dalam upaya membangun kesadaran hukum masyarakat. Hal ini bertujuan agar setiap anggota masyarakat menghayati hak dan kewajibannya sebagai warga negara yang dilindungi berdasarkan konstitusi. Budaya perilaku yang sadar, patuh, dan taat terhadap hukum serta menghormati HAM yang saat ini masih sulit diukur dari segi kualitatif, namun secara kuantitatif dapat terlihat dari tingkat pelanggaran hukum yang terjadi di masyarakat. Indikator Direct Legal Education dapat diketahui dari keberhasilan pembudayaan hukum di masyarakat, terjadinya degradasi budaya hukum seperti tindakan main hakim sendiri, pelaksanaan sweeping oleh sebagian anggota masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dan metode penyuluhan hukum langsung dalam meningkatkan kesadaran hukum kesatuan masyarakat hukum adat serta pengaruh penyuluhan hukum terhadap kesadaran hukum masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan kepada warga Desa Pampang Samarinda. Melalui Ketua Adat setempat warga dikumpulkan di Lamin Desa atau Aula sehingga memudahkan untuk hadir bagi setiap warga. Kegiatan ini berlangsung dalam waktu tiga jam atau lebih. Hasil yang diperoleh adalah warga kesatuan masyarakat hukum adat dapat megetahui tentang hak-hak konstitusional mereka dan kedudukan mereka yang setara di depan hukum. Warga dapat melakukan advokasi hukum dan turut serta berperan aktif dalam melakukan upaya hukum apabila hak-haknya tidak dipenuhi. Pelaksanaan penyuluhan hukum langsung pada masyarakat selama ini sangat minim dilakukan oleh instansi yang terkait dan belum membawa pengaruh yang signifikan bagi peningkatan kesadaran hukum masyarakat karena terkendala dengan terbatasnya sarana dan prasarana serta terbatasnya kemampuan SDM. Sehingga perlu ditingkatkan frekuensi pelaksanaan penyuluhan hukum secara berkesinambungan dengan metode ceramah yang interaktif.
Sosialisasi Permainan Gasing Untuk Meningkatkan Konsentrasi Pada Siswa SMP Muhammadiyah 6 Samarinda Jeane Betty Kurnia Jusuf; Nanda Alfian Mahardhika
Journal of Empowerment and Community Service (JECSR) Vol. 1 No. 02 (2022): January
Publisher : Wadah Inovasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IuM socialization of top games for Samarinda Muhammadiyah 6 Middle School students has several objectives: (1) to increase the concentration of junior high school students; (2) giving socialization to junior high school students about traditional top games; (3) increasing the interest of junior high school students in top games, (4) efforts to preserve traditional East Kalimantan games. In the current era the game is very minimal played by teenagers. This is due to the existence of modern games or online games that are more fun to be played by teenagers. Through this socialization, it is hoped that it can increase the interest of adolescents, especially students of towards top games. In addition, this service is expected to preserve local culture. The form of socialization of this service involved top players from the Kutai Kartanegara district to demonstrate how to play top. In the early stages of this service activity, the target of the IuM service team was all students. With the main goal of preserving East Kalimantan's local culture. Based on the results of the implementation of service in the form of socialization of the top games to increase the concentration of students. The results obtained were an increase in students' understanding of the top game, and students knew how to benefit from the top game in increasing concentration. In addition, the practice of how to play the top game, students were very enthusiastic in playing the top game.
Pelatihan Pelatih Cabang Olahraga Pencak Silat Kalimantan Timur Nanda Alfian Mahardhika; Jeane Betty Kurnia Jusuf; Januar Abdilah Santoso; Galih Priyambada; Julianur; M Riski Adi Wijaya
Journal of Empowerment and Community Service (JECSR) Vol. 1 No. 02 (2022): January
Publisher : Wadah Inovasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service aims to develop the human resources of pencak silat trainers in East Kalimantan Province by increasing their understanding of coaching theory and their ability to plan training programmes. This service activity is carried out in collaboration with the East Kalimantan IPSI. The trainees totaled 93 pencak silat trainers used lectures, discussions, and practise methods over the course of two days. The outcomes of this service activity include the following: (1) establishment of cooperation between the FKIP UMKT Sports Education Study Program and the IPSI of East Kalimantan Province; (2) enhancement of human resources and trainers' competence in areas such as coaching knowledge and training programme design; and (3) implementation of community service programmes. The service concludes that collaboration and collaboration between the Sports Education Study Program FKIP UMKT and the IPSI in East Kalimantan is a strategic step toward improving human resources and the competence of pencak silat trainers in sport science-based sports coaching theory. This collaboration between agencies can be expanded to include the implementation of additional programmes aimed at increasing the human resources and competence of pencak silat trainers in East Kalimantan
Sosialisasi Penggunaan Kinesio Taping bagi Olahragawan Galih Priyambada; Nanda Alfian Mahardhika; Jeane Betty Kurnia Jusuf; Ade Ismail Ramadhan Hamid
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 02 (2023): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i02.2332

Abstract

Program latihan pencak silat merupakan bentuk upaya dalam peningkatan dan pencapaian prestasi. Tidak sedikit ancaman baik dari segi kondisi fisik hingga kondisi teknis lainnya. Risiko cedera yang selalu menjadi hal yang sangat menakutkan bagi atlet adalah hal yang bisa diminimalisir. Peran kinesio taping menjadi alternatif yang efektif dan perlu untuk menjadi bagian yang harus dipertimbangkan. Kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan bagi atlet dalam penerapan kinesio taping. Sosialisasi dilaksanakan pada cabang olahraga pencak silat di Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini dilakukan pada atlet yang dipersiapkan untuk menghadapi pertandingan atau dalam kata lain yang aktif mengikuti program latihan di setiap harinya. Hasil dari kegiatan ini yatu mampu memberikan tambahan pengetahuan bagi atlet dan secara langsung atlet bisa mendemonstrasikan beberapa pemasangan di bagian tubuh atlet. rekomendasi dari kegiatan ini yaitu diharapkan kinesio taping menjadi bagian yang harus diperhatikan untuk menunjang kegiatan baik atlet saat latihan dan bertanding.
The Effect of Oregon Circuit Training and Fartlek Training on the VO2Max Level of Soedirman Expedition VII Athletes Rifqi Festiawan; Andri Tria Raharja; Jeane Betty Kurnia Jusuf; Nanda Alfian Mahardika
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 5, No 1 (2020): Improving Physical Education to Promote Healthy Growth
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1002.62 KB) | DOI: 10.17509/jpjo.v5i1.23183

Abstract

The research was aimed at determining the influence of Oregon Circuit Training and Fartlek Exercises on the VO2max level of the Soedirman Expedition VII athletes. The research method used was pre-experimental method with two group pre-tests post-test design. The population were 20 people. The total sampling technique was administered to obtain 20 samples. The research instrument used Multi Stage Fitness Test. This study was conducted from June 2019 to October 2019. The data analysis process was conducted by using T-Test. Results showed that there are influences of both types of exercises on the increase of Vo2Max, but there is no significant influence difference between the two. In other words, the more often the exercise is done, the better the Vo2Max level of the athletes. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Oregon Circuit Training dan Latihan Fartlek terhadap tingkat VO2max pada atlet Soedirman Expedition VII. Metode penelitian menggunakan pre-experimental dengan two group pretest posttest design. Populasi berjumlah 20 orang dan menggunakan teknik total sampling sehingga diperoleh 20 sampel. Instrumen Penelitian menggunakan Instrumen Multi Stage Fitness Test. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni 2019 sampai dengan Oktober 2019. Teknik analisis data diperoleh dengan Uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari kedua jenis latihan terhadap peningkatan Vo2Max namun tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan diantara keduanya. Dengan kata lain, semakin sering latihan dilakukan maka semakin baik tingkat Vo2Max Atlet. 
Mengenalkan dan melestarikan permainan tradisional Indonesia kepada anak pekerja migran di PPWNI Klang, Selangor Malaysia Jeane Betty Kurnia Jusuf; Anis Rohadatul Niehlah; Khoirul Amin; Intan Kinanthi Damarin Tyas; Januar Abdilah Santoso; Nanda Alfian Mahardhika
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 2 (2023): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i2.15924

Abstract

Permainan tradisional merupakan permainan warisan budaya Indonesia dan memiliki banyak manfaat bagi anak. Perkembangan teknologi zaman sekarang mengpengaruhi eksistensi permainan tradisional sehingga perlunya kita mengenalkan dan melestarikan permainan tradisional kepada anak-anak. Salah satu upaya Indonesia melestarikan budaya Indonesia kepada anak-anak adalah melalui KKN-KI. KKN-KI merupakan program kampus merdeka pemerintah Indonesia yang memiliki tujuan untuk memberikan pelayanan pendidikan kepada anak PMI yang memiliki masalah dokumen sekolah. Penulis melaksanakan program pengabdian kepada anak-anak PMI di Malaysia yang dimulai dari 31 Januari 2023-21 Februari 2023. Pelasanaan kegiatan ini dilaksanakan di Pusat Pendidikan Warga Negara Indonesia (PPWNI) Klang Program ini bertujuan untuk mengenalkan permainan tradisional dan cara memainkannya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif. Fokus penelitian ini adalah mengenalkan permainan tradisional kepada anak pekerja Migran Indoensia di PPWNI Klang Selangor Malaysia. Metode yang digunakan untuk penelitian ini memiliki beberapa tahap, yaitu mengenalkan permainan tradisional, mempraktekkan cara memainkannya kemudian membuat laporan hasil dari kegiatan. Adapun permainan tradisional yang digunakan adalah permainan yang memiliki sejarah tentang Indonesia dan mengajak anak untuk bergerak aktif. cublak-cublak suweng, kucing-kucingan, dan gobak sodor. Hasil evaluasi memberikan hasil bahwa anak-anak menyukai permainan tradisional Indonesia dan dampak dari permainan tradisional ini anak-anak mengetahui makna dari permainan tradisional Indonesia dan mengurangi bermain gadget.   Introducing and preserving traditional Indonesian games to children of migrant workers in PPWNI Klang, Selangor, Malaysia.   Abstract: Traditional games are Indonesian cultural heritage games and have many benefits for children. Today's technological developments affect the existence of traditional games, so we need to introduce and preserve traditional games for children. One of Indonesia's efforts to preserve Indonesian culture for children is through KKN-KI. KKN-KI is an independent campus program of the Indonesian government that aims to provide educational services to PMI children who have school document problems. The implementation of this service aims to introduce traditional games and how to play them to PMI children. The author carried out a service program for PMI children in Malaysia on February 3, 2023. This activity was implemented at the Taman Bayu Blok J Apartment Field, a place for sports activities for students of the Klang Indonesian Citizen Education Center (PPWNI). This service uses a qualitative approach. Participants of the service will be directed to introduce and play traditional games. Participants of this service are children of Indonesian migrant workers at PPWNI Klang Selangor Malaysia. The number of participants who participated in this service was 131 participants. The method used for this research has several stages, namely introducing traditional games, practicing how to play them, and then making a report on the results of the activity. The traditional games used are games that have a history in Indonesia and invite children to move actively. cublak-cublak suweng, cat-kucingan, and gobak sodor. The conclusion from the implementation of this service is that children still do not know the values contained in traditional games and how to play them, so they must be taught first.