Claim Missing Document
Check
Articles

Program Kemitraan Masyarakat Digitalisasi Ukm Next Generation Cincau Diningrat, Diky Setya; Maulana, Bagoes; Ginting, Alin Anggreni; Harahap, Novita Sari; Sari, Ayu Nirmala
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Vol. 3 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpm.v3i2.20357

Abstract

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) digitalisasi UKM Next Generation Cincau (NGC) ini bertujuan untuk membantu mitra yaitu usaha rumah tangga NGC di Kelurahan Babura Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan kembali bangkit setelah terkena dampak langsung pandemik dengan menuntaskan masalah yang dihadapinya yaitu masalah peningkatan penjualan dan merestrukturisasi kembali bidang produksi dan standarisasi produk berupa ijin dari Dinas Kesahatan, BPPOM dan Sertifikasi Halal. Produk yang dihasilkan oleh mitra merupakan produk hilirisasi hasil penelitian yang ada di jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Medan, yang dikembangkan oleh alumni sebagai bentuk wirausaha kuliner sehat berupa minuman cincau untuk kesehatan yang diberi nama Next Generation Cincau (NGC). Dalam upaya normalisasi pasca pandemik program PKM ini berusaha membantu mitra dalam peningkatan produksi dan standarisasi produk serta meluaskan pasar yang sudah terbangun sebelumnya agar bisa recovery dan mendapatkan kepercayaan lebih lagi dari konsumen sehingga berkembang menjadi industri kecil dan menengah bukan hanya usaha rumah tangga. Target khusus dalam kegiatan PKM ini adalah dihasilkannya; 1). Program pendidikan dan pelatihan untuk digitalisasi UKM, peningkatan produksi dan standarisasi produk; 2). Program pendampingan digitalisasi UKM dan standarisasi produk; dan 3). Produk Next Generation Cincau yang terstandarisasi berupa ijin dari Dinas Kesehatan, BPPOM dan sertifikat halal dan Merk; serta 4). Artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal ber ISSN.
Pendampingan Penerapan Teknologi Self Watering System Untuk Budidaya Tanaman Hias Indoor Bagi Petani Tanaman Hias di Kota Medan Diningrat, Diky Setya; Sibuea, Abdul Muin; Asmin, Asmin; Harahap, Novita Sari; Sari, Ayu Nirmala
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpm.v5i1.33810

Abstract

The purpose of this Community Partnership Program (PKM) activity is to help partners, namely start-ups engaged in the downstream of biotechnology products, namely PT. G10 Agrotech in solving the problems it faces, namely the problem of stagnant marketing of ornamental plants produced by the G10 laboratory. To develop this business, partners want to be assisted in technology that can overcome the stagnant marketing of ornamental plants, and product standardization to expand the market that has been built so far, so that they can gain more trust from consumers and be further developed into superior products from this start-up. Self-watering system technology is believed to be the solution to the problems partners face. This technology allows ornamental plants to be grown indoors, where people no longer have adequate land and yard. This technology is a solution to increase sales turnover so that this business develops and creates jobs. The method used to achieve the objectives of this PKM activity is the method of education and training in the transfer of self-watering system technology and assistance in the production of tools and materials for developing self-watering systems. PKM activity carried out include; Providing direct education and training from related parties, and providing assistance in the production of tools and materials for the development of self-watering systems. It is hoped that this PKM program will produce superior standardized products that can compete globally.
FUNGISIDA ALAMI DARI TUMBUHAN TEKI (Cyperus rotundus) UNTUK MENGENDALIKAN Fusarium oxyporum PENYEBAB PENYAKIT LAYU PADA TANAMAN KENTANG SECARA IN VITRO Diningrat, Diky Setya; Samosir, Cresfo
AMINA Vol. 6 No. 3 (2024): December 2024
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v6i3.5662

Abstract

Rimpang tumbuhan teki (Cyperus rotundus) berpotensi memiliki senyawa bioaktif yang dapat menghambat pertumbuhan jamur patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif ekstrak rimpang teki menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) dan menguji efektivitas daya hambatnya terhadap jamur Fusarium oxysporum. Ekstraksi senyawa metabolit dilakukan dengan metode maserasi, sedangkan pengujian antijamur menggunakan metode difusi cakram dan umpan beracun dengan variasi konsentrasi 0%, 1%, 1,5%, 2%, dan 2,5% yang masing-masing diulang sebanyak 4 kali. Analisis GC-MS mengidentifikasi 59 peak senyawa bioaktif dengan tiga senyawa dominan yaitu isopropenyl, hexahydro, dan dimetyl. Hasil uji antijamur menunjukkan zona hambat tertinggi pada konsentrasi 2,5% dengan persentase 70,4%. Pengukuran zona hambat setelah inkubasi 48 jam menunjukkan peningkatan seiring pertambahan konsentrasi, yaitu 13,21; 15,65; 17,61; 19,13; dan 23,23 mm. Senyawa golongan seskuiterpenoid dari jalur asam mevalonate, yaitu isopropenyl, dimethyl, hexahydro naphthalen berperan sebagai antimikroba terhadap F. oxysporum.
ANALISIS PERBANDINGAN KANDUNGAN RETINOL PADA ORGAN DAUN MUDA DAN DAUN TUA TANAMAN JATI (Tectona grandis, L.f) Diningrat, Diky Setya; Pitaloka, Cindy
AMINA Vol. 6 No. 3 (2024): December 2024
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v6i3.5663

Abstract

Penuaan merupakan penurunan bertahap kemampuan jaringan untuk memperbaiki dan mempertahankan struktur dan fungsi fisiologis normalnya. Salah satu bahan aktif anti penuaan adalah retinol (Vitamin A). Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis perbandingan kandungan retinol pada daun muda dan daun tua jati (Tectona grandis, L.f.) menggunakan HPLC (High Performance Liquid Chromatography) dan GC-MS (Gass Chromatography-Mass Spectrometry). Sampel diekstraksi menggunakan metode soxhletasi dengan larutan metanol 96%. Analisis HPLC dilakukan dengan uji selektivitas, uji linearitas, dan uji kandungan sampel. Metode GC-MS dianalisis menggunakan software PubChem dan PASS ONLINE. Hasil analisis HPLC didapatkan persamaan garis linear standar retinol adalah y = 3E + 06x + 22661 dengan nilai koefisien korelasi (r2) = 0,99. Kandungan retinol pada daun muda rata-rata sebanyak 24,62% dan rata-rata luas area sebesar 179317,666, sedangkan kandungan retinol pada daun tua rata-rata sebanyak 29,67% dan rata-rata luas area sebesar 260495,333. Sedangkan hasil analisis GC-MS yang dilanjutkan dengan PASS ONLINE tidak ditemukan senyawa retinol asli namun didapatkan senyawa seperti D-Homoandrostane, (5. alpha.,13. alpha.), gamma. -Sitosterol, dan stigmasterol memiliki nilai Pa > 0,5 yang mekanismenya sebagai penghambat retinol O-fatty-acyltransferase. Inhibitor ini dapat digunakan untuk meningkatkan kadar retinol aktif dimana peningkatan aktivitas retinoid diinginkan, seperti dalam beberapa jenis perawatan kulit atau terapi anti penuaan.
PROFIL SENYAWA ANTIKANKER PADA ORGAN TANAMAN JATI (Tectona grandis L.f) DENGAN METODE GC-MS (GAS CHROMATOGRAPHY-MASS SPECTROPHOTOMETRY) Setya Diningrat, Diky; Lumbantoruan, Rio Tresia
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/kenanga.v4i2.5738

Abstract

Kanker adalah suatu kondisi yang ditandai dengan perkembangan sel yang tidak terkendali, dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Untuk mengatasi hal ini, obat herbal yang mengandung sifat antikanker dapat digunakan untuk menghambat proliferasi sel lebih lanjut. Penelitian yang dilaksanakan bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan kandungan antikanker pada berbagai bagian tanaman jati (Tectona grandis Lf) menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Ekstrak tanaman jati dari daun tua, daun muda, bunga, dan buah diperoleh melalui ekstraksi Soxhlet. Proses ekstraksi menggunakan perbandingan 1:10 dengan lama ekstraksi 2-3 hari, memerlukan 10 siklus dengan 500 gram simplisia dan 5 liter metanol. Ekstrak yang dipekatkan menjadi pasta kental dengan menggunakan rotary evaporator menghasilkan ekstrak daun tua 53,06 gram, daun muda 46,14 gram, bunga 36,23 gram, dan buah 19,74 gram. Ekstrak ini dianalisis menggunakan GC-MS, dan senyawa bioaktif yang diidentifikasi diperiksa lebih lanjut bioaktivitasnya menggunakan database PubChem NCBI dan PASS online. Temuan mengungkapkan bahwa tanaman jati mengandung 58 senyawa antikanker, yaitu pada organ daun muda terdapat 28 senyawa fitokima yang berfungsi untuk aktivitas antikanker. Pada daun tua memperoleh 16 senyawa bioaktif yang berfungsi sebagai antikanker. Bunga memperoleh 18 senyawa yang berpotensi untuk antikanker dan buah menghasilkan 17 senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antikanker dengan golongan senyawa terbanyak yang ditemukan yaitu golongan terpenoid. Terpenoid diketahui mempengaruhi kematian sel kanker melalui mekanisme apoptosis.
PENDAMPINGAN KADER BINA KELUARGA LANSIA DALAM PENGEMBANGAN MODUL LANSIA SMART DI SEKOLAH SELARAS DESA TANDEM HULU II KABUPATEN DELI SERDANG Berutu, Nurmala; Hodriani, Hodriani; Setya Diningrat, Diky; Rahmi, Ana; Junaidi, Junaidi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v8i1.55572

Abstract

Indonesia is projected to experience a 41.4% increase in its elderly population, marking the highest growth rate globally. One of the key issues faced by Tandem Hulu II Village is the significant proportion of elderly residents, who currently make up approximately 34% of the total population. This categorizes Tandem Hulu II Village as an ageing population. The objective of this initiative is to assist BKL cadres in developing structured and easy-to-understand teaching modules, supported by engaging learning media such as videos and games tailored for the elderly. The implementation method employs a persuasive approach, including mentoring and socialization, group discussions, Q&A sessions, simulations, the application of teaching modules, as well as documentation and reporting. The outcomes of this initiative demonstrate that the PKM team from Universitas Negeri Medan successfully created the Lansia SMART Module and the Lansia SMART Facilitator Book. These modules are complemented by various interactive learning media, such as educational videos and games, making the learning process more engaging and easier to understand. Furthermore, the socialization and mentoring conducted by the PKM Unimed team for the Family Elderly Development (BKL) cadres yielded highly positive results, significantly enhancing the participants’ knowledge.Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan jumlah populasi lansia sebesar 41,4%, merupakan angka peningkatan tertinggi di seluruh dunia. Permasalahan yang dihadapi oleh Desa Tandem Hulu II bahwa hingga saat ini persentase Lansia mencapai angka signifikan, yaitu sekitar 34%, dari jumlah penduduk, sehingga Desa Tandem Hulu II telah masuk dalam Kategori penduduk tua atau Ageing Population. Adapun tujuan kegiatan ini yaitu memberikan Pendampingan kepada Kader BKL dalam mengembangkan modul ajar yang terstruktur dan mudah dipahami didukung dengan menyiapkan media Pembelajaran video dan permainan yang menarik bagi Lansia. Metode Pelaksanaan Menggunakan Pendekatan persuasif, Pendampingan dan Sosialisasi, Diskusi kelompok, Tanya jawab, simulasi, Penerapan Modul Ajar, Pencatatan dan pelaporan. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa Tim PKM Universitas Negeri Medan berhasil menciptakan Modul Lansia SMART dan Buku Fasilitator Lansia SMART. Modul ini didukung oleh berbagai media pembelajaran interaktif seperti video dan game edukatif yang membuat proses belajar lebih menarik dan mudah dipahami oleh peserta. Selain itu, Sosialisasi dan pendampingan yang dilakukan oleh tim PKM Unimed terhadap Kader Bina Keluarga Lansia (BKL) menunjukkan hasil yang sangat positif, dimana setelah dilakukannya Pendampingan menunjukkan Peningkatan pengetahuan peserta.
Analisis Perbandingan Kandungan Retinol pada Organ Buah dan Bunga Tanaman Jati (Tectona grandis, L.f) Pitaloka, Cindy; Diningrat, Diky Setya; Aprisa, Naomi; Rajagukguk, Teresia Junetti; Sinurat, Asri; Pasaribu, Anggraini Br.
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 2 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i2.2077

Abstract

Penuaan adalah proses dimana jaringan secara bertahap kehilangan kemampuan untuk mempertahankan struktur dan fungsi fisiologis normalnya. Retinol (Vitamin A) merupakan salah satu bahan aktif anti penuaan. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis perbandingan kandungan retinol dari bahan alami pada bunga dan buah jati (Tectona grandis, L.f) menggunakan HPLC (High Performance Liquid Chromatography) dan GC-MS (Gass Chromatography-Mass Spectrometry). Sampel diekstraksi menggunakan metode soxhletasi dengan larutan metanol 96%. Analisis HPLC dilakukan dengan uji selektivitas, uji linearitas, dan uji kandungan sampel. Metode GC-MS dianalisis melalui software PubChem dan PASS ONLINE. Hasil analisis HPLC (High Performance Liquid Chromatography) didapatkan persamaan garis linear standar retinol adalah y = 3E + 06x + 22661 dengan nilai koefisien korelasi (r2) = 0,99. Kadar retinol bunga rata-rata sebanyak 7,11% dan rata-rata luas area sebesar 149371,333, sedangkan kandungan retinol pada buah rata-rata sebanyak 0,66% dan rata-rata luas area sebesar 5303,333.  Hasil analisis GC-MS (Gas Chromatography - Mass Spectrometry) yang dilanjutkan pada PASS ONLINE tidak ditemukan senyawa retinol asli namun didapatkan senyawa seperti gamma.-Sitosterol; androstane, (5.beta.); stigmast-4-en-3-one; dan prasterone memiliki nilai Pa > 0,5 yang mekanismenya sebagai penghambat retinol O-fatty-acyltransferase. Inhibitor ini dapat digunakan untuk meningkatkan kadar retinol aktif dimana peningkatan aktivitas retinoid dalam beberapa jenis perawatan anti penuaan.  
Profil Senyawa Bioaktif dan Potensi Antimikroba Ekstrak Tanaman Jati (Tectona grandis L.F) terhadap Jamur Pityrosporum ovale Diningrat, Diky Setya; Sipayung, Gratia Anggita
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 7 No. 1 (2025): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v7i1.2120

Abstract

Ketombe disebabkan oleh jamur Pityrosporum ovale. Saat ini masyarakat banyak menggunakan tanaman herbal untuk mengatasi ketombe. Tanaman Jati (Tectona grandis L.f) merupakan salah satu tanaman herbal yang memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder yang dapat menghambat pertumbuhan jamur Pityrosporum ovale. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada ekstrak metanol daun muda, daun tua, bunga, dan buah jati. Ekstraksi dilakukan dengan metode sokletasi menggunakan pelarut metanol 96%. Data kualitatif identifikasi skrining fitokimia ekstrak daun muda, daun tua, bunga, dan buah jati dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil skrining fitokimia ekstrak metanol daun muda, daun tua, dan bunga, dan buah jati memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, dan tanin yang berfungsi sebagai antijamur, namun tidak mengandung senyawa saponin, steroid dan terpenoid. Uji aktivitas antijamur keempat sampel dilakukan dengan mengukur zona hambat melalui metode difusi cakram menggunakan konsentrasi 5%, 10%, dan 15%. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis SPSS menggunakan uji one-way anova. Diameter zona hambat ekstrak metanol daun muda, daun tua, bunga, dan buah jati terhadap Pityrosporum ovale pada konsentrasi 5% berturut-turut adalah 10,25 mm, 8,95 mm, 9,13 mm, dan 9,15 mm; pada konsentrasi 10% berturut-turut adalah 18,49 mm, 12,02 mm, 14,13 mm, dan 13,9 mm; dan pada konsentrasi 15% berturut-turut adalah 23,40 mm, 41,14 mm, 19,89 mm, dan 21,72 mm. Pada penelitian ini disimpulkan bahwa ekstrak metanol daun muda, daun tua, bunga, dan buah jati memiliki aktivitas antijamur terhadap jamur Pityrosporum ovale.
PENGARUH EKSTRAK KULIT PISANG AMBON (Musa paradisiaca var. sapientum (L.) Kunt) DAN EKSTRAK TAUGE (Flammulina velutipes) PADA KERAGAAN PLANLET KENTANG GRANOLA (Solanum tuberosum L.) PADA KULTUR IN VITRO Aini Fitri; Diky Setya Diningrat
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of Ambon banana peel extract (Musa Paradisiaca var. sapientum (L.) Kunt) and bean sprout extract (Flammulina velutipes) on the growth of granola potato (Solanum tuberosum L.) in vitro. This research was conducted in July-September 2023 at the G10 Agro Tech Medan tissue culture laboratory. In this study, potato plants were grown on Murashige and Skoog (MS) media combined with Ambon banana peel extract and bean sprout extract, using a completely randomized design (CRD) research design, with four treatments and three replicates with a concentration consisting of 4 levels, namely Ambon banana peel extract 0 g/l, 20 g/l, 40 g/l and 60 g/l and bean sprout extract, namely 0 g/l, 20 g/l, 40 g/l and 60 g/l. The observation parameters in this study were the number of roots, number of shoots, number of leaves and plant height. The data obtained were analyzed using Analysis of variance (ANOVA) and on different treatments, Duncan's multiple range test (DMRT) was conducted. The results of the analysis after the 4th observation week after planting (WAP) showed that the treatment of the addition of Ambon banana peel extract and bean sprouts had a significant effect on the number of roots, number of shoots, number of leaves and plant height. The best number of roots was produced by the combination of KP60T40 (60 g/l Ambon banana peel extract + 40 g/l bean sprouts extract) which was 10 root fibers. The number of shoots produced by KP60T20 (60 g/l Ambon banana peel extract + 20 g/l bean sprout extract) is 15.67 shoots. The highest number of leaves is KP20T20 (Ambon banana peel extract 20 g/l + bean sprout extract 20 g/l) which is 14 leaves and the treatment combination on plant height is produced by KP20T60 which is 13.67 cm. So it can be concluded that organic media of Ambon banana peel and bean sprouts can be used as alternative media because it gives a real influence on the growth of granola potatoes in vitro.
Pengembangan Media Pembelajaran Komik Digital Dilengkapi Video Faktual sebagai Media Pembelajaran Mata Kuliah Kultur Jaringan Fadilah Ismail; Diky Setya Diningrat
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v3i4.3265

Abstract

This research was motivated by the lack of alternative technology-based learning media other than Powerpoint in the tissue culture lecture process and the difficulty of biology education students in understanding technique-based tissue culture material due to the absence of a tissue culture laboratory. Given these problems, researchers developed digital comic learning media equipped with factual videos to help students understand the material well. This research aims to (1) produce appropriate and effective learning media based on digital comics based on the assessment of material experts. (2) produce appropriate and effective learning media based on digital comics based on the assessment of media experts. (3) produce appropriate and effective learning media based on digital comics based on student responses to the tissue culture course, material on tissue culture techniques in callus culture. The development model used is the ADDIE model with research subjects of 26 biology education students. The development of digital comic learning media equipped with factual videos has met the validity and effectiveness criteria with the conclusion that the learning media is very good to use based on the results of the material expert validity questionnaire with a score of 90% and the media 83.16%. The effectiveness results obtained from the student questionnaire were 91.21% in small group trials.
Co-Authors -, Kusdianti Abdul Muin Sibuea Adelia Febriyossa Adi Hartono Adi Hartono Agustina, Rezeki Sri Aidarahmi, Siska Aini Fitri Ana Rahmi Ana Rahmi Angga Karisto Bangun Aprisa, Naomi Ashar Hasairin Ashar Hasairin Ashar Hasairin Asmin Asmin, Asmin Ayu Nirmala Sari Ayu Nirmala Sari Bangun, Angga Karisto Binari Manurung Binari Manurung, Binari Budiarta, Kustoro Dewi, Gustianti Erly Marwani Erly Marwani, Erly Fadilah Ismail Fahmi, M. Haikal Fahri Setya Maulana Faisal Faisal Faisal Faisal Faizah, Siti Fajrin, Rahmat Farhana Setya Farhana Farhana, Farhana Setya Fatma Tresno Ingtyas Fitriani, Sonia Fiyantara, Aljun Ginting, Alin Anggreni Gustianti Dewi Harahap, Novita Sari Hartono, Adi Hasairin, Ashar Hasibuan, Nurfadilah Azizah Hasibuan, Safrina Rizkiah Heppy Setya Prima Herbert Sipahutar, Herbert Hodriani Hodriani Ingtyas, Fatma Tresno Jamaludin, Askiah Binti Januardi Januardi Janwardi Reywanda Tarigan Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Kusdianti Kusdianti Kusdianti Kusdianti Kusdianti Kusdianti Kusdianti Kusdianti laela Sari, laela Lumbantoruan, Rio Tresia Maulana, Bagoes Maulana, Fahri Setya Muhammad Azhari Muliawati Muliawati Muslich Hidayat Naomi Aprisa Nasution, Risna Lenita Novita Sari Harahap Nurmala Berutu Pasaribu, Anggraini Br. Pasaribu, Anggriani Br. Pitaloka, Cindy Purba, Febi Anjaini Putriana Purba Rahmat Fajrin Rahmi, Anna Rajagukguk, Teresia Junetti Ramadanu Ramadanu Ramadanu, Ramadanu Restuati, Martina Salleh, Rabeta Mohd Samosir, Cresfo Sinaga, Acong Jaya Sinurat, Asri Sipayung, Gratia Anggita Siregar, Batumahadi Siregar, Zulkarnain Sonya Adelina Sipayung Sri Winarsih Syafrina Sari Lubis Tarigan, Janwardi Reywanda Ummi Zaimah Wahyuni Lubis Wan Nova Listia Yetty Machrina Zulaini Zulaini Zulaini, Zulaini