Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Ners Muda

Aplikasi Aromaterapi Peppermint Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Hernandini, Revin Raga; Machmudah, Machmudah
Ners Muda Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v4i3.10884

Abstract

Perubahan fisiologis ibu hamil menimbulkan ketidaknyamanan dalam kehamilan, seperti mual muntah. Mual muntah kehamilan disebabkan peningkatan kadar hormon estrogen dan progesterone yang diproduksi HCG. Mual muntah kehamilan berdampak pada kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari, fungsi sosial, perkembangan stres dan menyebabkan kelelahan, gangguan nutrisi, dehidrasi, kelemahan, penurunan berat badan, serta ketidakseimbangan elektrolit. Aromaterapi peppermint berefek menenangkan lambung, mengurangi mual muntah ibu hamil. Studi ini bertujuan untuk mengetahui penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester I. Desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan. Subjek studi kasus ini adalah 2 ibu hamil trimester I dengan keluhan mual muntah yang didapatkan secara purposive sampling. Metode studi kasus ini wawancara dan observasi menggunakan instrument lembar observasi PUQE-12 dengan pengambilan data sebelum dan setelah 12 jam pemberian intervensi aromaterapi peppermint selama 4 hari. Hasil penelitian didapatkan rata-rata skor PUQE-12 sebelum pemberian intervensi aromaterapi peppermint pada kedua subjek didapatkan nilai 5.75, dimana mual muntah dalam kategori ringan. Hasil penelitian didapatkan rata-rata skor PUQE-12 setelah 12 jam pemberian intervensi aromaterapi peppermint pada Ny. N yaitu 4.75, sedangkan pada Ny. R dengan hasil 4, dimana mual muntah dalam kategori ringan. Berdasarkan hasil penelitian kedua subjek, disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian intervensi aromaterapi peppermint pada mual muntah ibu hamil trimester I.
Penerapan stimulasi kutaneus: slow stroke back massage untuk menurunkan nyeri post sectio di ruang Dewi Kunthi RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang Astutiningtyas, Vera; Machmudah, Machmudah
Ners Muda Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v5i3.13171

Abstract

Sectio Caesar merupakan tindakan operasi untuk melahirkan janinĀ  yang dilakukan secara sengaja melalui insisi pada dinding perut dan dinding rahim sehingga menyebabkan kontinuitas jaringan sehingga menimbulkan rasa nyeri pada bekas luka operasi. Salah satu terapi non farmakologi untuk menurunkan nyeri dengan stimulasi kutaneus slow stroke back massage. Penerapan studi kasus ini jenis deskriptif melalui rangkaian proses keperawatan yang dilakukan di ruang dewi kunthi RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang dengan dua responden post section Caesar hari pertama pemberian terapi stimulasi kutaneus slow stroke back massage dilakukan selama 15 menit selama 2 hari dengan menggunakan instrument skala nyeri numeric rating scale (NRS). Hasil dari penerapan terdapat penurunan pada kasus 1 sebelum dilakukan terapi pada hari pertama skala nyeri 6 setelah dilakukan terapi skala nyeri 5 pada hari kedua skala nyeri sebelum dilakukan 5 dan setelah dilakukan menjadi 4 sedangkan pada kasus 2 pada hari pertama sebelum dilakukan terapi skala nyeri 5 dan setelah dilakukan menjadi 4 pada hari kedua sebelum dilakukan penerapan skala nyeri 4 menjadi 3. Penerapan stimulasi kutaneus slow stroke back massage ini dapat menurunkan skala nyeri pada post section Caesar.
Kombinasi Terapi Relaksasi Napas Dalam dan Musik Suara Alam Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi: Studi Kasus Pramono, Rizal Hendro; Baidhowy, Arief Shofyan; Machmudah, Machmudah; Yanto, Arief
Ners Muda Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v5i3.16637

Abstract

Hipertensi pada lansia menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Hipertensi yang tidak diatasi dengan baik bisa menyebabkan komplikasi serius seperti kerusakan pada ginjal, jantung dan otak. Penanganan hipertensi pada lansia bisa menggunakan terapi non farmakologi yaitu pemberian kombinasi terapi musik suara alam dan relaksasi napas dalam. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui perubahan pada tekanan darah setelah diberikan terapi kombinasi relaksasi napas dalam dan suara alam. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus dengan desain deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan. Subyek studi kasus ini berjumlah 3 pasien lansia di Rumah Sakit Umum Pusat Jakarta. Tekanan darah dievaluasi sebelum dan sesudah terapi dengan menggunakan sygmomanometer digital yang telah di kalibrasi. Hasil studi menunjukkan ada penurunan tekanan darah pada subjek studi setelah diberikan kombinasi selama 3 hari, dilakukan 1 kali sehari selama 15 menit pukul 11.00 WIB. Pasien berbaring ditempat tidur, melakukan napas dalam (pola 4-4-4 detik) sambil mendengarkan musik suara alam melalui speaker atau earphone tiap sesi mengalami penurunan rata-rata tekanan darah sistolik sebesar 11,45 mmHg dan tekanan darah diastolik sebesar 3,89 mmHg. Kombinasi terapi relaksasi napas dalam dan musik suara alam dapat menjadi salah satu intervensi untuk menjadi tindakan mandiri yang aman untuk diberikan ke pasien oleh perawat maupun keluarga seseorang yang mengalami hipertensi.