Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Permainan Bowling Huruf Untuk Meningkatkan Kemampuan Pra Membaca Di TK Muslimat NU 10 Ngebruk Sumberpucung Malang Ike Putri Aisyah; Ayu Asmah; Henni Anggraini
Efektor Vol 13 No 1 (2026): Efektor Vol.13 No.1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/e.v13i1.28355

Abstract

   Kemampuan pra membaca merupakan aspek penting dalam perkembangan literasi anak usia dini yang perlu distimulasi melalui kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik anak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pra membaca anak usia 5–6 tahun di TK Muslimat NU 10 Ngebruk Sumberpucung Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pra membaca anak usia 5–6 tahun melalui penerapan permainan bowling huruf. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 21 anak kelompok B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi menggunakan lembar observasi kemampuan pra membaca yang meliputi kemampuan mengenal simbol huruf, bunyi dan bentuk huruf, membedakan huruf yang mirip, serta melafalkan huruf dengan benar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pra membaca anak, yaitu dari 35% pada tahap pra tindakan, meningkat menjadi 45% pada siklus I, dan mencapai 78% pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa permainan bowling huruf dalam meningkatkan kemampuan pra membaca anak usia 5–6 tahun karena mampu menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna.  
Penerapan Field Trip Untuk Meningkatkan Perkembangan Bahasa Ekspresif di TKM NU 4 Miftahul Huda Mendalanwangi Wagir Malang Lailatun Nafi'ah; Ayu Asmah; Mochammad Ramli Akbar
Efektor Vol 13 No 1 (2026): Efektor Vol.13 No.1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/e.v13i1.28356

Abstract

 Bahasa sangat penting untuk perkembangan kognitif sepanjang masa kanak-kanak. Kemampuan linguistik ini meliputi pemahaman bahasa reseptif, kemampuan bahasa ekspresif, dan literasi dasar. Penilaian awal di TKM NU 4 Miftahul Huda Mendalanwangi Wagir menunjukkan bahwa kemampuan bahasa ekspresif anak-anak masih kurang memadai, dengan persentase rata-rata 33,6%. Penelitian ini bertujuan untuk mengklarifikasi penggunaan metode kunjungan lapangan dalam meningkatkan kemampuan berbahasa ekspresif pada anak usia dini di TKM NU 4 Miftahul Huda Mendalanwangi Wagir. Pendekatan yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (CAR), yang dilakukan dalam siklus yang meliputi tahapan persiapan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini melibatkan 13 siswa dari Kelompok A. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi yang mencakup indikator ekspresi percakapan dan kemampuan reaksi, serta kemampuan berkomunikasi pertanyaan dan pendapat mendasar. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan bertahap dalam kemampuan berbahasa ekspresif. Pada periode pra-tindakan, persentasenya adalah 33,6%, yang meningkat menjadi 64,4% pada Siklus I, dan selanjutnya naik menjadi 89,4% pada Siklus II. Kesimpulannya, pembelajaran pengalaman melalui metode kunjungan lapangan secara signifikan meningkatkan kemampuan berbahasa ekspresif anak usia dini di TKM NU 4 Miftahul Huda Mendalanwangi Wagir. Selain itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas teknik ini dalam skala yang lebih luas dan untuk mengembangkan metode pembelajaran luar ruangan alternatif.
Implementasi Simulasi Mini Market Dalam Meningkatkan Pemahaman Nilai Mata Uang Pada Anak Usia Dini Sielvi Kusumawardani; Sarah Emanuel Haryono; Ayu Asmah
Efektor Vol 13 No 1 (2026): Efektor Vol.13 No.1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/e.v13i1.28367

Abstract

Pemahaman nilai mata uang pada anak usia dini merupakan bagian dari penguatan literasi keuangan sejak dini yang perlu dikembangkan melalui pengalaman belajar yang konkret dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi simulasi mini market sebagai strategi pembelajaran berbasis bermain dalam meningkatkan pemahaman nilai mata uang pada anak usia 4–5 tahun.  Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 15 anak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar checklist, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana.  Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan anak secara bertahap, yaitu dari 35% pada tahap pra-siklus menjadi 47,92% pada siklus I dan meningkat signifikan menjadi 82,50% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa simulasi mini market sebagai bentuk bermain peran (role play) yang terstruktur efektif dalam membantu anak memahami konsep nilai mata uang, baik dalam mengenali nominal, memahami fungsi uang sebagai alat tukar, maupun menggunakannya dalam transaksi sederhana.  Dengan demikian, implementasi simulasi mini market dapat menjadi strategi pembelajaran kontekstual yang efektif dalam mendukung penguatan literasi keuangan pada anak usia dini.   
Enhancing Early Childhood's Love for the Homeland Through Folk Songs at KB At-Taqwa, Singosari District, Malang Regency Any Farihatun Nisa'; Farida Nur Kumala; Ayu Asmah
Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 15 No. 3 (2026): (In Progress) Ceria Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ceria.v15i3.15846

Abstract

This study aims to enhance early childhood's sense of love for the homeland through the use of folk songs at KB At-Taqwa, Singosari District, Malang Regency. The study employed a Classroom Action Research (CAR) approach implemented over two cycles. The participants were children aged 5–6 years. Data were collected through observations, interviews, and documentation. The findings revealed that learning folk songs, namely Padang Bulan and Cublak-Cublak Suweng, successfully enhanced children's sense of love for the homeland. This improvement was reflected in the children's ability to recognize folk songs and their enthusiasm and enjoyment while singing them. Therefore, it can be concluded that the use of folk songs is effective in fostering children's love for their homeland.
Improving Reading Ability Through Creative Word Play in Group B at TK 2 Wonoagung Suwarti Sanik; Rina Wijayanti; Ayu Asmah
Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 15 No. 2 (2026): Ceria Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ceria.v15i2.16310

Abstract

Reading ability in early childhood is an important aspect of language development because it forms the foundation for recognizing letters, syllables, and simple words. Preliminary observations at TK 2 Wonoagung, revealed that the reading ability of Group B children still needed improvement. Of the 10 children observed, 2 had difficulty distinguishing letters, 3 struggled to combine letters, 2 experienced difficulties reading syllables, and 3 were able to read simple words with teacher guidance. This study aimed to improve children’s reading ability through creative word play activities. The research employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, consisting of two cycles with the stages of planning, action, observation, and reflection. The subjects were 10 Group B children consisting of 6 girls and 4 boys. Data were collected through observation and documentation. The results showed a significant improvement in children’s reading ability, increasing from 53.75% in the pre-cycle stage to 60% in Cycle I, 77.5% in Cycle II Meeting 1, and 88.75% in Cycle II Meeting 2. Of the 10 children participating in the study, 9 children (90%) achieved the Very Well Developed (BSB) category by the end of Cycle II Meeting 2, while 1 child (10%) was in the Developed as Expected (BSH) category. These findings indicate that creative word play activities were effective in improving children’s reading ability.