Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PELATIHAN PEREMPUAN SIAP KERJA BERBASIS TEORI CAREER READINESS SKILL UNTUK MENINGKATKAN KEYAKINAN DIRI ANGGOTA NASYIYATUL AISYIYAH KOTA BANDUNG DALAM PENCARIAN KERJA Tasya Augustiya; Novita Sari; Nurlaela Hamidah; Irfa Nabila Nursyaida; Indah Aulia Putri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.38997

Abstract

Abstrak: Rendahnya kepercayaan diri dan keterampilan kesiapan kerja menjadi tantangan bagi perempuan muda dalam memasuki dunia kerja. Oleh karena itu, diperlukan upaya konkret untuk memberikan pembekalan melalui kegiatan pelatihan Career Readiness Skills bagi anggota Nasyiatul ‘Aisyiyah Kota Bandung. Terdapat tiga tahapan kegiatan dalam pengabdian ini yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan ini menggunakan metode experiental learning, yaitu memberikan praktik langsung yang dipandu oleh fasilitator agar peserta memperoleh pemahaman secara optimal. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta. Pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan rancangan dan mendapatkan tanggapan positif dari peserta. Pada akhir kegiatan dilakukan evaluasi menggunakan angket berisi 19 pernyataan skala Job search self-efficacy, 6 soal pre-test dan post-test, serta penilaian keterampilan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 19,89%, peningkatan kualitas CV sebesar 41%, serta keterampilan wawancara mencapai 70%. Selain itu, tingkat kepuasan peserta tergolong tinggi dan menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri dalam pencarian kerja.Abstract: Low self-confidence and a lack of job readiness skills pose challenges for young women entering the workforce. Therefore, concrete efforts are needed to provide training through Career Readiness Skills workshops for members of Nasyiatul ‘Aisyiyah in Bandung. This community service initiative consists of three phases: preparation, implementation, and evaluation. This training program employs experiential learning methods, which involve hands-on practice guided by facilitators to ensure participants gain optimal understanding. The program was attended by 30 participants. The implementation proceeded as planned and received positive feedback from participants. At the conclusion of the program, an evaluation was conducted using a questionnaire comprising 19 statements on the Job Search Self-Efficacy scale, 6 pre-test and post-test questions, and a skills assessment. The evaluation results showed a 19.89% increase in knowledge, a 41% improvement in CV quality, and a 70% improvement in interview skills. Additionally, participant satisfaction was high, and the results indicated an increase in confidence regarding job search.
Apakah Kepribadian Big Five Memprediksi Perilaku Phubbing? Peran Mediasi Kecerdasan Moral Tahrir Tahrir; Asep Saepudin Malik; Deding Ishak; Sarbini Sarbini; Mursidin Mursidin; Tasya Augustiya
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v17i1.1616

Abstract

Fenomena maraknya phubbing di kalangan mahasiswa menunjukkan kecenderungan individu lebih fokus pada gawai dibandingkan lawan bicara, yang berdampak negatif terhadap komunikasi interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Big Five Personality terhadap perilaku phubbing dengan kecerdasan moral sebagai variabel mediator. Menggunakan rancangan explanatory research, penelitian ini melibatkan  592 mahasiswa UIN Bandung yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan skala Big Five Personality, kecerdasan moral, serta phubbing yang diolah menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Big Five Personality dan kecerdasan moral berpengaruh signifikan terhadap phubbing. Extraversion dan neuroticism berpengaruh negatif signifikan, openness to experience positif signifikan, sedangkan agreeableness dan conscientiousness negatif tidak signifikan. Kecerdasan moral memediasi secara signifikan dan negatif hubungan antara extraversion serta agreeableness terhadap phubbing, tetapi tidak signifikan pada variabel lainnya. Temuan ini menegaskan adanya kontribusi kepribadian dan kecerdasan moral terhadap perilaku phubbing mahasiswa.