Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR

FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK (PGK) YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG Fitria Alisa; Cigita Wulandari
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 2 No. 2 (2019): JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR
Publisher : STIKes MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.251 KB) | DOI: 10.36984/jkm.v2i2.63

Abstract

Di Amerika Serikat pada tahun 2010 jumlah kejadian hemodialisis sebanyak 651.000, sedangkan di Indonesia jumlah pasien yang aktif menjalani hemodialisis meningkat dari tahun ke tahun dimana dari tahun 2010 berjumlah 5.184 pasien menjadi 6.951 pasien pada tahun 2011.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pasien PGK yang menjalani hemodialisis di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jenis penelitian ini analitik dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel acidental sampling berjumlah 43 pasien. Data dikumpulkan melalui kuesioner kemudian diolah dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian lebih dari separoh (55,8%) PGK tidak patuh menjalani hemodialisa. Lebih dari separoh (53,5%) PGK memiliki pengetahuan rendah. Lebih dari separoh (58,1%) PGK sudah menjalani hemodialisa lebih dari satu tahun. Lebih dari separoh (53,5%) PGK memiliki dukungan keluarga kurang baik. Ada hubungan pengetahuan (p=0,004), lamanya sakit (p=0,027), dukungan keluarga (p=0,024) dengan kepatuhan pasien PGK (p=0,000). In the united states in 2010 the number of incident hemodialysis as many as 651.000, while in indonesia number of patients undergo hemodialysis active increase from year to the year when from year 2010 is 5.184 the patient becomes 6.951 patients in 2011. The purpose of this research was to know factors relating to compline of chronic kidney disease patients who undergo hemodialysis in RSUP Dr. M. Djamil Padang. This research haves the character of analytic with research design of cross sectional. The sample techniques using acidental sampling many as 43 patients. Data is collected by using questionaire, then in processing in applies analysis univariat and bivariate with tes chi-squere. Result of research were (55,8%) chronic kidney disease patiens do’nt obey undergo Hemodialysis. Equal to (53,5%) chronic kidney disease patiens has level of low knowledge. Equal to (55,8%) chronic kidney disease patiens already undergoing hemodialysis more than one years. Equal to (53.5%) chronic kidney disease patiens has not good family support. There is the relation of knowledge (p = 0,004), duration disease (p = 0,027), family support (p = 0,024) with obedience undergo hemodialysis
Pengaruh Terapi Akupresur Terhadap Mual Muntah Pada Pasien Kanker Payudara Yang Menjalani Kemoterapi Di Rsup Dr. M. Djamil Padang Weny Amelia; Defrima Oka Surya; Fitria Alisa; Lola Despitasari; Ria Desnita; Rini Rahmayanti; Viki Yusri; Sarah Afriana
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 6 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR
Publisher : STIKes MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v6i2.422

Abstract

Breast cancer is a condition in which cells lose their normal control so that it can result in abnormally rapid and uncontrolled tissue growth. Nausea and vomiting are one of the side effects that often occur in the use of cytostatics in chemotherapy. One of the non-pharmacological nursing interventions to reduce nausea and vomiting scores is acupressure. The purpose of this study was to determine the effect of acupressure therapy on nausea and vomiting scores in breast cancer patients undergoing chemotherapy. This study uses a pre-experimental design with a one-group pre-test post-test design. The sample amounted to 11 respondents with a sampling technique that is purposive sampling. The data processing used in this research is the t-test. The results showed that the mean score of nausea and vomiting before acupressure intervention was 22.46 and the average score of nausea and vomiting after acupressure was 14.27. There is a difference in the score of nausea and vomiting before and after the acupressure intervention with p value 0.000 (p <0.05), meaning that there is an effect of acupressure on the nausea and vomiting score in breast cancer patients undergoing chemotherapy. It is recommended for nursing services to make acupressure intervention as a non-pharmacological therapy in reducing nausea and vomiting scores in breast cancer patients undergoing chemotherapy.
Hubungan Manajemen Diri Dengan Kadar Gula Darah Puasa Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Andalas Kota Padang Ria Desnita; Mira Andika; Fitria Alisa; Zulham Efendi; Weny Amelia; Lola Despitasari; Defrima Oka Surya; Vivi Syofia Sapardi
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 6 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR
Publisher : STIKes MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v6i2.423

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) type 2 is a metabolic disorder characterized by hyperglycemia or high blood sugar levels and impaired carbohydrate, protein and fat metabolism caused by insulin resistance. One of the factors that influence the control of fasting blood sugar levels is self-management. The purpose of this study was to determine the relationship between self-management and fasting blood sugar in patients with type 2 diabetes mellitus at the Andalas Public Health Center, Padang City. This research is a descriptive correlational study with a cross sectional approach, carried out in January-August 2022 at the Andalas Health Center, Padang City. The number of samples is 44 people with the Accidental Sampling method. Univariate analysis is shown in the frequency distribution table and bivariate with Spearman's test. The results of this study showed that 50% of respondents had poor self-management. The average fasting blood sugar level was 197 mg/dl with a standard deviation of 61.3 mg/dl. There is a relationship between self-management and fasting blood sugar levels in patients with type 2 diabetes mellitus at Andalas Public Health Center, Padang City with p value = 0.000.. It is recommended to health workers to make self-management as one of the nursing interventions in controlling fasting blood sugar levels in patients with type 2 diabetes mellitus.
PENGARUH TERAPI MUROTTAL AL-QUR’AN TERHADAP KECEMASAN PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSUP Dr. M. DJAMIL PADANG Lola Despitasari; Weny Amelia; Fitria Alisa; Ria Desnita; Vivi Syofia Sapardi
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : STIKes MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v7i2.530

Abstract

Kasus kanker payudara merupakan salah satu permasalahan yang serius. Terdapat 19,3 juta kasus dengan jumlah kematian tahun 2020 sebesar 10 juta jiwa (World Health Organization). Provinsi Sumatera Barat menduduki urutan pertama pasien kanker payudara di Indonesia tahun 2019 mencapai 479 orang. Kemoterapi merupakan tindakan yang dapat memberikan efek samping seperti kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi murottal Al-Qur’an terhadap kecemasan pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Penelitian ini dilakukan di RSUP Dr. M.Djamil Padang. Jenis penelitian ini adalah pre eksperimen dengan design one group pre-test post-test. Sampel berjumlah 11 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Intervensi yang diberikan berupa terapi murottal Al-quran  yang diberikan selama 20 menit. Hasil penelitian didapatkan rerata skor kecemasan pre-test 31,09 dan rerata skor kecemasan post-test 12,45. Uji statistik menggunakan paired sampel T-test didapatkan nilai p value 0,000. Dalam penelitian ini terdapat ada pengaruh pemberian terapi murotal Al-qu’an dengan tingkat kecemasan pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi bagi perawat khususnya di ruangan kemoterapi dalam penurunan tingkat kecemasan pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi.
PREVALENSI KEJADIAN STUNTING, WASTING DAN UNDERWEIGHT PADA BALITA Maidelwita, Yani; Sri Suciana; Rini Rahmayanti; Fitria Alisa; Syafira Salsabila
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v7i2.548

Abstract

Malnutrisi adalah istilah umum yang mencakup kekurangan gizi dan kelebihan gizi. Stunting, wasting, dan kekurangan berat badan adalah tiga masalah gizi yang menjadi perhatian khusus pemerintah, terutama di negara-negara berkembang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui prevalensi kejadian underweight, stunting dan wasting di Kenagarian Pinaga kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi target terdiri dari seluruh anak usia balita di Kecamatan Pinaga Pasaman Barat Yang berjumlah  96 subjek penelitian. Penilaian status gizi anak dilakukan pada bulan Januari sampai Juli  2024 dengan mengukur berat dan panjang badan anak di Posyandu. Sedangkan pengambilan data tambahan, seperti  umur, status vitamin A, kelengkapan status imunisasi dan ASI Ekslusif dilakukan dengan mewawancarai orangtua atau wali anak. Instrumen yang digunakan adalah formulir pengukuran, timbangan digital yang sudah dikalibrasi dengan ketelitian 100g, dan alat ukur panjang badan. Hasil pengukuran dipetakan kedalam kurva pertumbuhan anak WHO yang dibagi menjadi 3 indikator, yaitu berat badan menurut usia (BB/U), tinggi badan menurut usia (TB/U), dan berat badan menurut tinggi badan (BB/TB). Prevalensi kejadian underweight pada balita sebesar 17,4%,  kejadian stunting  pada balita sebesar  27,9%,  dan prevalensi kejadian wasting  pada balita sebesar 10,6%  di Kenagarian Pinaga Kabupaten Pasaman Barat. Pendidikan kesehatan mengenai pemberian gizi seimbang serta praktik pemberian nutrisi yang baik dan benar sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman orangtua terutama ibu dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak balita.
PENGARUH BERKUMUR MADU TERHADAP MUKOSITIS PADA ANAK KANKER Andayani, Rifka Putri; Reni, Ises; Fitria Alisa; Shanti Dafris
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v8i1.606

Abstract

Mukositis merupakan salah satu dampak yang sering terjadi pada anak pasca kemoterapi. Madu merupakan suatu aktivitas mengunyah yang bertujuan untuk meningkatkan produksi saliva pada anak yang menderita kanker setelah menjalani kemoterapi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian madu terhadap mukositis pada anak kanker yang menjalani kemoterapi dirumah Singgah Cahaya Padang. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-post test without control design. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 12 pasien dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Analisis data menggunakan uji statistik paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor mukosistis sebelum berkumur dengan larutan madu adalah 15,83, rerata skor mukosistis sesudah berkumur dengan larutan madu adalah 8,25 dan ada pengaruh berkumur dengan larutan madu terhadap mukositis pada anak kanker yang menjalani kemoterapi di Rumah Singgah Komunitas Cahaya Padang (p=0,000). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh berkumur dengan larutan madu terhadap mukositis pada anak kanker yang menjalani kemoterapi di Rumah Singgah Komunitas Cahaya Padang dan disarankan kepada pasien yang menjalani kemoterapi untuk mensosialisasikan tentang penggunaan larutan madu untuk berkumur pada pasien setelah menjalani kemoterapi sebagai upaya pencegahan terjadinya mukositis.
PENGARUH MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP SKOR FATIGUE PADA PASIEN KANKER PARU Amelia, Weny; Despitasari, Lola; Alisa, Fitria
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/ysk9j287

Abstract

Kanker paru adalah kondisi dimana sel–sel di dalam organ paru–paru tumbuh secara tidak terkendali. Salah satu gejala yang dapat dirasakan penderita kanker paru adalah fatigue (kelelahan). Angka kejadian fatigue pada pasien kanker paru mencapai 98%. Fatigue merupakan kondisi subjektif yang ditandai dengan perasaan lelah yang berkepanjangan berhubungan dengan kanker itu sendiri. Salah satu intervensi keperawatan non farmakologis untuk menurunkan skor fatigue adalah massage effleurage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massage effleurage terhadap skor fatigue. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Sampel berjumlah 12 pasien kanker paru dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa massage effleurage yang diberikan selama 20 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor fatigue sebelum intervensi adalah 46,66 dan sesudah intervensi adalah 35,66. Hasil uji statistik dengan uji paired T-test menujukkan p value 0,000 (p < 0,05), menunjukkan bahwa ada pengaruh massage effleurage terhadap skor fatigue pada pasien kanker paru. Disarankan kepada pelayanan keperawatan untuk dapat menjadikan massage effleurage sebagai salah satu terapi non farmakologis dalam menurunkan skor fatigue pada pasien kanker paru.