Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Edu Research

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS APLIKASI ANDROID UNTUK SISWA KELAS X SEKOLAH MENENGAH ATAS PADA MATERI NILAI PERBANDINGAN TRIGONOMETRI Afri, Lusi Eka; Alfarizi, Muhamad; Annajmi, Annajmi
Jurnal Edu Research Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Edu Research
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jer.v12i1.1970

Abstract

This study aims to produce a valid learning media based on Android App on trigonometric ratio values material. The type of research used is research and development, which consists of four stages of development of the definition (Define), the design (Design), development (Develop) and Desseminate (Desseminate). However, this research the development stage, this is due to limitid time and energyfor further research. The instrument used in this study was a validation questionnaire sheet. Based on the results of the validity test of android app based mathematics learning media that has been carried out by 2 validators, the average score of the android app based mathematics learning media validity results is 3,61 with a very valid category. So it can be concluded that the android app based mathematics learning media is very valid.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERNUANSA KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP N 1 RAMBAH Annajmi, Annajmi; Nurrahmawati, Nurrahmawati; Afri, Lusi Eka; Arcat, Arcat; Mulyaningsih, Sri
Jurnal Edu Research Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Edu Research
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jer.v11i2.2253

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah kemampuan literasi matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Rambah dapat meningkat setelah diterapkannya model pembelajaran berbasis masalah bernuansa kearifan lokal. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan jumlah subjek adalah 32 siswa kelas VIII SMP N 1 Rambah. Penelitian ini terlaksana dalam dua siklus. Siklus pertama dan siklus kedua terdiri dari dua pertemuan. Data dikumpulkan melalui tes awal, observasi, tes kemampuan literasi matematis I dan II dan dokumentasi. Perolehan skor rata-rata siswa pada tes kemampuan awal adalah 56,25 berada pada kriteria rendah dan persentase ketuntasan sebesar 34,38%. Namun meningkat setelah diberikannya tindakan pada siklus I. perolehan nilai rata-rata siswa adalah 70,31 dengan persentase ketuntasan sebesar 75%. Telah terjadi peningkatan pada siklus I namun masih ada ruang untuk perbaikan. Sehingga dilaksanakan siklus kedua. Perolehan nilai rata-rata siklus II adalah 81,09 dan persentase ketuntasan 100%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa setelah model pembelajaran berbasis masalah bernuansa kearifan lokal diterapkan, kemampuan literasi matematis siswa dapat meningkat.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Nurrahmawati; Annajmi, Annajmi; Arcat, Arcat
Jurnal Edu Research Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Edu Research
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jer.v12i2.2700

Abstract

Kemampuan literasi merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki siswa sebagai prasyarat kecakapan hidup abad ke-21. Menurut World Economic Forum pada tahun 2015, ada enam literasi dasar yang harus dimiliki siswa, salah satunya adalah kemampuan literasi numerasi. Literasi numerasi yang baik akan melahirkan siswa yang terampil menggunakan matematika dengan percaya diri di pembelajaran sekolah maupun di kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu kemampuan literasi numerasi sangat penting dimiliki siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan literasi numerasi siswa SMP dengan menggunakan indikator kemampuan literasi numerasi. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Subjek dalam penelitian adalah 19 siswa kelas VIII di salah satu SMP Swasta di Kabupaten Rokan Hulu. Teknik analisis data Miles dan Huberman digunakan pada penelitian ini. Dari hasil penelitian diperoleh nilai tes literasi numerasi siswa masih terletak di interval ≤40 yang termasuk kategori rendah. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa belum sepenuhnya memahami apa yang dimaksud soal. Indikator yang paling rendah yaitu indikator ketiga yaitu menafsirkan hasil analisis untuk memprediksi dan mengambil keputusan. Hal ini dapat menjadi pertimbangan bagi guru agar dapat mengembangkan kemampuan literasi numerasi siswa dalam pembelajaran di kelas.
Analisis Kesalahan Siswa Berdasarkan Prosedur Newman Dadam Menyelesaikan Soal Materi Fungsi Komposisi Kelas X SMAN 3 Rambah Hilir Jannah, Wirdatul; Annajmi, Annajmi; Afri, Lusi Eka
Jurnal Edu Research Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Edu Research
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jer.v12i2.2914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesalahan dan penyebab terjadinya kesalahan siswa berdasarkan prosedur Newman kelas X SMAN 3 dalam menyelesaikan soal materi fungsi komposisi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah 34 siswa kelas X IPA 2. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan yang dilakukan siswa dari 3 soal yang diujikan, terdapat kesalahan membaca masalah (reading) sebesar 46,07% yang disebabkan karena tidak mampu membaca atau mengenal simbol-simbol pada soal, kurang teliti dalam menyelesaikan soal. Kesalahan memahami masalah (chomprehension) sebesar 46,07% yang disebabkan karena tidak dapat memahami apa yang diketahui dan ditanya pada soal, kurang teliti dalam menyelesaikan soal. Kesalahan transformasi masalah (transformation) sebesar 11,76% yang disebabkan karena tidak mampu membuat model matematika dengan lengkap. Kesalahan keterampilan proses (process skill) sebesar 43,13% yang disebabkan karena tidak mampu membuat langkah-langkah yang akan digunakan pada soal, ceroboh dalam proses perhitungan tidak memanfaatkan waktu dengan baik, terburu-buru dalam menyelesaikan soal. Kesalahan jawaban akhir (encoding) sebesar 75,49% yang disebabkan karena tidak menuliskan kesimpulan dari jawaban soal tersebut, pada kesimpulan tidak tepat dalam menuliskan notasi, tidak dapat memberikan jawaban dengan tepat, tidak teliti dalam menyelesaikan soal.