Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PROFIL METABOLISME LIPID SIRKULASI SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI SINDROMA METABOLIK PADA WANITA USIA PRODUKTIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAKUAN BARU Maharani, Citra; Enis, Rina Nofri; Herlambang, Herlambang; Syauqy, Ahmad; Puspasari, Anggelia; Shafira, Nyimas Natasha Ayu; Tarawifa, Susan; Halim, Rita
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 2 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Metabolic syndrome is a cluster of conditions that increases the risk of cardiovascular disease, diabetes mellitus, and stroke. Among the components of dyslipidemia, triglyceride levels and high-density lipoprotein (HDL) are important indicators in assessing cardiovascular disease risk, making these examinations useful for screening risk factors associated with metabolic syndrome. However, healthcare facilities are often unable to conduct these assessments independently, necessitating a referral system to more comprehensive healthcare services. Our community service team aims to facilitate this by conducting lipid profile examinations at Puskesmas Pakuan Baru as an early detection effort for metabolic syndrome in women of reproductive age. The activities carried out included lipid profile testing, blood pressure measurement, and education regarding metabolic syndrome. The results from 26 participants indicated that 23.07% had elevated triglyceride levels, 73.08% had low HDL levels, and 19.33% were hypertensive. Based on these findings, women of reproductive age already exhibit risk factors for metabolic syndrome, suggesting that lipid profile assessments should be incorporated into routine screening programs to prevent the onset of metabolic syndrome. ABSTRAK Sindroma metabolik merupakan kumpulan kondisi yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, diabetes mellitus dan stroke. Komponen dislipidemia yang menjadi indikator penting dalam penilaian risiko penyakit kardiovaskular antara lain kadar trigliserida dan high-density lipoprotein (HDL), sehingga pemeriksaan ini dapat dimanfaatkan untuk skrining faktor risiko sindroma metabolik. Namun, fasilitas pelayanan kesehatan belum dapat melakukan pemeriksaan tersebut secara mandiri sehingga perlu dilakukan sistem rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap. Tim pengabdian berupaya memfasilitasi hal ini dengan melakukan kegiatan pengabdian pemeriksaan profil lipid di Puskesmas Pakuan Baru sebagai upaya deteksi dini sindroma metabolik pada wanita usia produktif. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan profil lipid, pemeriksaan tekanan darah, dan edukasi terkait sindroma metabolik. Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan pada 26 orang peserta didapatkan hasil 23,07 % peserta memiliki kadar trigliserida tinggi, 73,08 % memiliki kadar HDL yang rendah, dan 19,33% mengalami hipertensi. Berdasarkan hasil tersebut, wanita usia produktif sudah menunjukkan adanya faktor risiko sindroma metabolik, sehingga pemeriksaan profil lipid sebaiknya dapat dimasukkan sebagai program skrining rutin di masyarakat untuk mencegah terjadinya sindroma metabolik.
Hubungan Anemia Defisiensi Besi dengan Kejadian Pneumonia pada Anak Usia 6 Bulan – 5 Tahun Akbar, Andri Nugraha; Hutabarat, Sabar; Miftahurrahma, Miftahurrahma; Maulina, Nisa Haska; Halim, Rita
Sari Pediatri Vol 27, No 3 (2025)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp27.3.2025.143-7

Abstract

Latar belakang. Anemia defisiensi besi merupakan salah satu masalah kesehatan yang signifikan di negara berkembang, terutama pada anak anak, karena dapat meningkatkan risiko infeksi seperti pneumonia. Pneumonia merupakan penyebab utama kematian balita di negara berkembang.Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara anemia defisiensi besi dan kejadian pneumonia pada anak usia 6 bulan hingga lima tahun.Metode. Penelitian dilakukan secara potong lintang pada 61 anak di Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Jambi. Data demografi, status gizi, kadar hemoglobin, mean corpuscular volume dan diagnosis pneumonia dikumpulkan dari rekam medis dengan pendekatan retrospektif. Analisis statistik menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p<0,05 untuk mengetahui hubungan anemia defisiensi besi dan pneumonia.Hasil. Sebagian besar subjek adalah laki-laki (60,7%), dengan status gizi normal (59%), dan berusia di bawah dua tahun (85,2%). Berdasarkan uji chi-square didapatkan hubungan signifikan antara anemia defisiensi besi dan pneumonia (RR=1,69; IK95% 0,96-2,872; p=0,023).Kesimpulan. Anemia defisiensi besi berhubungan dengan kejadian pneumonia pada anak usia enam bulan hingga lima tahu
ASESMEN KOMPOSISI LEMAK TUBUH, TEKANAN DARAH DAN PROFIL METABOLISME GLUKOSA SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI PENYAKIT KARDIOVASKULER PADA PENDUDUK USIA PRODUKTIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG SEI DUREN Halim, Rita; Puspasari, Anggelia; Shafira, Nyimas Natasha Ayu; Tarawifa, Susan; Enis, Rina Nofri; Maharani, Citra; Syauqy, Ahmad
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 1 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v7i1.33930

Abstract

ABSTRACT Prevention of cardiovascular disease can be performed with early detection and management of underlying risk factors as announced by the Ministry of Health in GERMAS since 2016. Obesity, hypertension, type II diabetes mellitus are conditions which have a high probability for progressing to cardiovascular disease if not detected early and treated properly. Examination of body fat composition, blood pressure and fasting-glucose tests are relatively affordable tests to do which performed as prevention management to prevent those condition mention before. Early detection is related to early management and promise better prognosis, especially in the productive age population. Puskesmas simpang sungai duren have competence medical team who work in primary health services. Equipped with laboratory facilities, but the laboratory has not been able to facilitate the examination of venous blood glucose metabolites with the COD-PAP method. Body fat composition assessment has also only been done with simple anthropometric measurements that have not been done with BIA because tools are not available. Related to this, the service proposal team proposed organizing this service activity by carrying out body fat assessment with BIA, blood pressure screening and glucose metabolism profile with standardized methods. The results of the screening will then be used as the basis for personal consultation and data submission to partner health care facilities for follow-up. Screening of cardiovascular disease risk factors in service participants found a total of 25 people suffering from hypertension, 5 people suffering from fasting hyperglycemia and 50 people suffering from obesity. Body fat composition screening found that 57 people had low fat mass, 64 people were classified as over fat and 30 people had high visceral fat mass. Keywords: Screening; hypertension; obesity; blood glucose   ABSTRAK Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit kardiovaskuler adalah deteksi dini dan tatalaksana faktor risiko yang mendasari sebagaimana dicanangkan oleh kementrian kesehatan dalam GERMAS sejak tahun 2016. Beberapa kondisi memiliki probabilitas besar untuk berlanjut menjadi penyakit kardiovaskuler adalah obesitas, hipertensi, diabetes melitus (DM) tipe II apabila tidak dideteksi dini dan ditangani dengan baik. Upaya kesehatan preventif untuk mencegah ketiganya dengan deteksi dini berupa pemeriksaan komposisi lemak tubuh untuk mendeteksi obesitas sentral, pemeriksaan tekanan darah dan glukosa prandial merupakan pemeriksaan yang relatif terjangkau untuk dilakukan. Deteksi dini kondisi ketiganya terkait dengan tatalaksana dini dan pencegahan keberlanjutan kondisi menjadi lebih buruk terutama pada penduduk usia produktif. Puskesmas simpang sungai duren memiliki tenaga medis handal yang relevan terhadap layanan kesehatan primer. Dilengkapi dengan fasilitas laboratorium, akan tetapi laboratorium tersebut belum dapat memfasilitasi pemeriksaan metabolite glukosa darah vena dengan metode COD-PAP. Asesment komposisi lemak tubuh juga baru dilakukan dengan pengukuran antropometri sederhana belum dilakukan dengan BIA karena alat yang tidak tersedia. Terkait dengan hal tersebut tim pengusul pengabdian mengusulkan menyelenggarakan kegiatan pengabdian ini dengan melaksanakan asesemen lemak tubuh dengan BIA, skrining tekanan darah dan profil metabolisme glukosa dengan metode terstandar. Hasil skrining tersebut kemudian akan dijadikan dasar konsultasi personal maupun penyampaian data ke fasilitas layanan kesehatan yang menjadi mitra untuk ditindak lanjuti. Skrining faktor risiko penyakit kardiovaskuler pada peserta pengabdian didapatkan sejumlah 25 orang menderita hipertensi, 5 orang menderita hiperglikemia puasa dan 50 orang menderita obesitas. Skrining komposisi lemak tubuh didapatkan sejumlah 57 orang memiliki massa lemak yang rendah, 64 orang tergolong over fat dan 30 orang memiliki massa lemak viseral yang tinggi. Kata kunci: Skrining; hipertensi; obesitas; glukosa darah
CONTENT VALIDITY OF PBL TUTORIAL INSTRUMENT FOR PROBLEM-BASED LEARNING Nindya Aryanty; Siti Raudhoh; Rita Halim
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 11 No. 3 (2023): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Special Issues: Jambi M
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmj.v11i3.26433

Abstract

Background: Problem-based Learning (PBL) is characterized by tutorial learning method where learning triggered using structured scenarios to initiate and stimulate student discussion in a small group, with facilitation by a tutor. Student performance during tutorial should be assessed by the tutor. Sim et al. from the University of Malaya developed PBL Tutorial Instrument measuring participation and communication ability, cooperation/team building skills, understanding/ reasoning skills, knowledge/skills gathering information. PBL Instrument Objective: This study aims to construct a new valid tutorial assessment instrument through adaptation and modification of the previous instrument developed by Sim et al. Method: This study consisted of 3 stages: forward translation, backward translation, and expert review. Forward translation is the process of translating instruments from English to Indonesian language. The results of the forward translation are given to different translators for a backward translation process. Instrument then submitted to seven experts to be validated and provide suggestions regarding the content and sentences used in the instrument items. The content validation process is carried out using the CVI and S-CVI score. Results: Forward and backward translation results shows that 20 items in the instrument were confirmed to be consistent with the original instrument. However, the first round of content validity process resulted I-CVI score for every item is ≥ 0.86 and the S-CVI score 0.99. Several experts suggested revision for item sentences corresponding with actual PBL implementation in the institution. Items were revised then the same experts then re-validated the revised instrument. Result showed the I-CVI and S-CVI score are 1.00. Conclusion: This research produced a valid Indonesian language version of the PBL assessment instrument, so that it can be used as an instrument to evaluate student performance in tutorial. Pilot studies need to be carried out further to obtain an analysis of the validity and reliability of the instrument. Keyword: instrument, PBL Tutorial, assessment
THE EFFECTIVENESS OF ONLINE TUTORIAL DISCUSSIONS: PERCEPTIONS FROM MEDICAL STUDENTS Safira, Nyimas Natasha Ayu; Ekaputri Hz, Tia Wida; Aryanti, Nindya; Puspasari, Anggelia; Maharani, Citra; Enis, Rina Nofri; Tarawifa, Susan; Halim, Rita; Irlianissa, Mutiara
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2024): JAMBI MEDICAL JOURNAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmj.v12i1.32571

Abstract

Background: Tutorial discussions are a form of implementing Problem-Based Learning (PBL) in medical education. Students' cognitive, motivational, and demotivating aspects determine the effectiveness of tutorial discussions. The COVID-19 pandemic has changed learning methods to online learning, and the implementation of online tutorial discussions can affect the effectiveness of discussions. Objective: This study aims to determine the effectiveness of online PBL tutorials at Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi (FKIK UNJA) Method: This is an observational study with a cross-sectional design, 260 students became respondents. Data was collected using a modified Tutorial Group Effectiveness Instrument (TGEI) Results: As many as 51.5% of students rated the implementation of online tutorial discussions as quite effective. Based on cognitive and motivational aspects, > 60% of students rated tutorial discussions as effective, while from demotivation aspects, 85% of students rated discussions as quite effective. Conclusion: The implementation of online tutorial discussions at FKIK UNJA was quite effective. In online tutorial discussions, positive elaborations are still formed among students. Students agree that the success of tutorial discussions is students' responsibility, and irresponsible group members when doing group assignments can reduce the effectiveness of discussions.
Inovasi Media Pembelajaran MPASI pada Blok Elektif Gizi Klinik Suzan, Raihanah; Halim, Rita; Ayudia, Esa Indah; Miftahurrahmah, Miftahurrahmah
Journal of Medical Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Journal of Medical Studies
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/joms.v3i2.27366

Abstract

ABSTRACT Background: Since the Covid-19 pandemic took place worldwide, distance learning has replaced traditional face-to-face learning in the classroom. Therefore, it is necessary to innovate learning media that can support the student learning process. The learning media innovation carried out in this study was making a video on the practice of making MPASI. Methods: Evaluation of learning media using a questionnaire given to media experts, material experts, and users (students). Results: There were two media experts, two material experts, and 35 users (students) who were respondents to this study. All media experts agree that learning media can be used, but one media expert still suggests revisions for the future. All material experts agree that learning media can be used without revision. All users (students) agree that learning media can be used, but 12 users (34.3%) suggest revisions to learning media for the future. Conclusion: The current learning media can be used, but it still requires a slight improvement in the future. Keywords: Learning media innovation, MPASI, Covid-19 ABSTRAK Latar belakang: Sejak terjadinya pandemi covid-19 yang berlangsung diseluruh dunia, pembelajaran jarak jauh telah menggantikan pembelajaran tatap muka tradional di dalam kelas. Oleh karenanya diperlukan inovasi media pembelajaran yang dapat menunjang proses pembelajaran mahasiswa. Inovasi media pembelajaran yang dilakukan pada penelitian ini adalah pembuatan video praktek pembuatan MPASI. Metode: Untuk mengevaluasi media pembelajaran digunakan kuesioner yang diberikan kepada ahli media, ahli materi dan pengguna (mahasiswa). Hasil: Terdapat 2 orang ahli media, 2 orang ahli materi dan 35 orang pengguna (mahasiswa) yang menjadi responden dalam penelitian ini. Semua ahli media setuju bahwa media pembelajaran sudah dapat digunakan, namun salah satu ahli media masih menyarankan adanya revisi untuk kedepannya. Semua ahli materi telah setuju bahwa media pembelajaran sudah dapat digunakan tanpa revisi. Semua pengguna (mahasiswa) setuju bahwa media pembelajaran sudah dapat digunakan, namun terdapat 12 orang (34,3%) pengguna (mahasiswa) yang menyarankan adanya revisi media pembelajaran untuk kedepannya. Kesimpulan: Media pembelajaran saat ini telah dapat dipergunakan, namun masih memerlukan sedikit perbaikan untuk kedepannya. Kata Kunci: Inovasi media pembelajaran, MPASI, Covid-19
Analisis Kualitas Sediaan Histologi Menggunakan Beeswax Super Grade sebagai Alternatif Pengganti Paraffin Wax dalam Proses Embedding Nadia Wulansari; Hasna Dewi; Rita Halim; Tia Wida Ekaputri Hz; Erisca Ayu Utami
Journal of Medical Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Medical Studies
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/joms.v4i2.36452

Abstract

ABSTRACT Background: One of the procedures in making histological preparations is histotechnics. This tissue processing procedure consists of fixation, dehydration, clarification, embedding, blocking, block cutting, and coloring. The media commonly used for embedding and embedding is paraffin. However, paraffin wax contains up to 11 carcinogenic compounds, so an alternative is needed by using beeswax. This study aims to determine whether super grade beeswax can be used as an alternative to paraffin wax in the embedding process. Methods: This study uses a quantitative method with a descriptive analytic research design of an experimental type. The subject of this research was the long-tailed monkey (Macaca Fascicularis) organ. Samples were made of 10 preparations using paraffin and 10 beeswax preparations which would be assessed by the parameters of cell nucleus staining, cytoplasmic staining, color clarity and staining uniformity. The results of all parameters are summed and analyzed using the Mann Whiteney differential test. Results: The quality of histological preparations using beeswax showed adequate staining. The results were analyzed using the Mann Whitney statistical test on samples using paraffin and beeswax each obtained (p > 0.05) which showed that there was no difference. Conclusion: Beeswax can be used as an alternative to paraffin. Further research on block storage resistance and research on other tests such as immunohistochemistry is necessary. Keywords: Embedding, Beeswax, Paraffin ABSTRAK Latar belakang: Salah satu prosedur dalam membuat sediaan histologi adalah histoteknik. Prosedur pengolahan jaringan ini terdiri dari fiksasi, dehidrasi, penjernihan, embedding, blocking, pemotongan blok, dan pewarnaan. Media yang biasa digunakan untuk embedding dan penyematan adalah parafin. Namun, Lilin parafin mengandung hingga 11 senyawa karsinogenik sehingga diperlukan alternatif dengan menggunakan beeswax. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah beeswax super grade dapat digunakan sebagai alternatif pengganti paraffin wax dalam proses embedding. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik yang berjenis eksperimental. Subjek penelitian ini berupa organ hewan coba monyet ekor panjang (Macaca Fascicularis). Sampel dibuat 10 preparat menggunakan parafin dan 10 preparat beeswax yang akan dinilai dengan parameter pewarnaan inti sel, pewarnaan sitoplasma kejernihan warna dan keseragaman pewarnaan. Hasil seluruh parameter dijumlahkan dan diianalisis menggunakan uji beda Mann Whiteney. Hasil: Kualitas sediaan histologi menggunakan beeswax menunjukan pewarnaan adekuat. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji statistik Mann Whitney pada sampel yang menggunakan parafin dan beeswax masing-masing diperoleh (p > 0,05) yang menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan. Kesimpulan: Beeswax dapat digunakan sebagai alternatif pengganti parafin. Penelitian lebih lanjut mengena ketahanan penyimpanan blok dan perlu dilakukan penelitian pada tes lain seperti imunohistokima. Kata kunci: Embedding, Beeswax, Parafin
TC Genotype of rs17782313 Near MC4R Gene Increases Obesity Risk Maharani, Amrina; Puspasari, Anggelia; Maharani, Citra; Enis, Rina Nofri; Aurora, Wahyu Indah Dewi; Halim, Rita
Molecular and Cellular Biomedical Sciences Vol 9, No 3 (2025)
Publisher : Cell and BioPharmaceutical Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21705/mcbs.v9i3.655

Abstract

Background: The genetic variant rs17782313 near the melanocortin-4-receptor gene (MC4R) is one of the robust risk factors for obesity and may be linked to its effect on dietary intake, which has different effect sizes between populations. The association between rs17782313 and obesity and dietary intake has not yet been published with the population from Jambi Malay. This study was conducted to analyze the association of genetic variation of MC4R rs17782313 and dietary intake among the Jambi Malay population.Materials and methods: This study was an unmatched case-control study with 110 subjects, consisting of 55 obese and 55 non-obese individuals. All the subjects were Jambi Malay who reside in Jambi Province and are aged 19-60 years. The MC4R rs17782313 genotype was measured using the tetra amplification refractory mutation system-polymerase chain reaction (ARMS-PCR) method. Dietary data were collected through food recall and analyzed using the NutriSurvey. Bivariate and multivariate analyses were performed.Results: Bivariate analysis showed that subjects with TC genotype increased risk for obesity (p-value: 0.043; OR (95%CI): 3.044 (1.001-9.259). Multivariate analysis adjusted for age, gender and dietary intake, showed similar trends: the TC genotype increased the risk of obesity (p-value: 0.038; OR (95%CI): 3.376 (1.069-10.655). Dietary intake, including total calories, fat, carbohydrate, and protein intake, did not show a statistically significant association with the rs17782313 genotype in obese and non obese groups (p-value>0.05).Conclusion: The TC genotype of rs17782313 near the MC4R gene significantly increases the obesity risk in the Jambi Malay population, independent of dietary intake.Keywords: obesity, MC4R, rs17782313, Malay, Jambi
EFEKTIVITAS BUKU SAKU ANATOMI SISTEM URINARIA TERHADAP NILAI PRAKTIKUM ANATOMI MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS JAMBI TAHUN 2024 Mutiara Ar'syi; Rina Nofri Enis; Rita Halim
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 10 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v10i2.2018

Abstract

Pembelajaran anatomi merupakan komponen penting dalam pendidikan kedokteran yang membutuhkan pemahaman konseptual dan visual mendalam. Buku saku anatomi menjadi alternatif media pembelajaran ringkas dan menarik yang membantu mahasiswa belajar lebih efektif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas buku saku sistem urinaria terhadap peningkatan nilai praktikum anatomi mahasiswa kedokteran Universitas Jambi tahun 2024. Penelitian menggunakan desain quasi experimental pre–post-test control group dengan total 120 sampel yang memenuhi kriteria eksklusi dan inklusi. Data dinalisis menggunakan uji Wilcoxon, Independent T-test, dan Mann–Whitney U. Uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan nilai signifikan antara pre-test dan post-test pada masing-masing kelompok (p=0,000), dengan rerata nilai kelompok eksperimen meningkat dari 39,87 menjadi 80,65 dan kelompok kontrol dari 34,64 menjadi 66,11. Uji Independent T-test menunjukkan perbedaan signifikan nilai pre-test antara kedua kelompok (p=0,041) dengan effect size kecil (d=0,38). Uji Mann–Whitney U menunjukkan perbedaan signifikan nilai post-test antara kelompok eksperimen (median = 82,5) dan kontrol (median = 70,63) dengan p = 0,000. Temuan ini menunjukkan buku saku anatomi sistem urinaria efektif meningkatkan hasil belajar mahasiswa.