Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

SOSIALISASI PRACTICAL LIFE BOOK UNTUK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DIMENSI KEMANDIRIAN PADA ANAK USIA DINI DI KABUPATEN KARAWANG Siti Aisyah, Dewi; Nirmala, Ine; Riana, Nancy; Rochimah, Nur; Syafrida, Rina; Eka Putri, Feronica; Darmiyanti, Astuti; Munafiah, Nida'ul; Virla Sari, Adhita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i6.2363-2370

Abstract

Kurikulum Merdeka lebih memfokuskan pada Pendidikan karakter yang berlandaskan Pancasila melalui konsep Profil Pelajar Pancasila. Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi Guru-Guru PAUD di Kabupaten Karawang tentang penggunaan Practical Life Book untuk Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dimensi Kemandirian. Practical Life Book merupakan buku panduan untuk Guru dan Orangtua dalam melatih anak usia dini untuk melakukan kegiatan sehari-hari agar lebih mandiri. Hasil pretest dari 11 pertanyaan menunjukkan bahwa 100 peserta perwakilan Guru PAUD belum pernah mendapatkan kegiatan sosialisasi practical life book khusus nya untuk penguatan profil pelajar Pancasila dimensi kemandirian. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode ceramah saat menyampaikan materi, tentang kegiatan sehari-hari yang dapat dilakukan oleh anak untuk melatih keterampilan dalam memenuhi kebutuhannya sehingga dapat mandiri dan menolong dirinya sendiri. Selain itu, Metode tanya jawab serta posttest digunakan untuk mengukur sejauh mana peserta telah memahami dan mampu menguasai materi yang telah disampaikan. Hasil posttest menunjukkan sebanyak 70,5% guru PAUD akan mempraktekkan practical life book di kelas sedangkan 29,5% masih ragu-ragu mempraktekannya. Dengan begitu kegiatan sosialisasi ini memberikan kontribusi yang positif dan signifikan dalam menciptakan kegiatan pembelajaran yang berfokus pada stimulasi keterampilan dimensi kemandirian.
Pengaruh Penggunaan Media Menjahit Kreasi terhadap Keterampilan Pra Menulis Anak Usia 4–5 Tahun di TK Islam Mutiara Karawang Timur Muhalisiah, Mutia; Darmiyanti, Astuti; Nirmala, Ine
ALSYS Vol 5 No 4 (2025): JULI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/alsys.v5i4.6190

Abstract

The low level of pre-writing skills among 4–5-year-old children at TK Islam Mutiara, East Karawang, is the central issue addressed in this study. The objective is to determine the difference in pre-writing abilities before and after the implementation of a creative sewing activity. This research employed a quantitative approach with a One Group Pretest-Posttest Design, which measures the same group before and after the intervention. The study population consisted of all 30 children in Group A, with a sample of 16 selected through purposive sampling based on specific criteria. Data were collected through a pretest, eight sewing activity sessions as treatment, and a posttest. The analysis results show an increase in the average pre-writing skill score from 42.00 (pretest) to 68.06 (posttest). A hypothesis test using the Paired Sample t-Test yielded a t value of 40.188 > t table value of 2.131, indicating a significant difference between the scores before and after the intervention. Thus, the creative sewing activity was proven to have a positive and significant impact on improving pre-writing skills in early childhood. The study’s implications highlight the importance of integrating fine motor activities, such as creative sewing, into the learning process to effectively and practically support children's writing readiness.
PENGARUH METODE BERCERITA TERHADAP PERILAKU KEMANDIRIAN ANAK USIA 4-5 TAHUN DI RA MIFTAHUL ULUM SUBANG Mutmainnah Akbar, Puspita Suci; Nirmala, Ine; Putri, Feronica Eka
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i1.2650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pendekatan bercerita terhadap perilaku mandiri anak usia 4 hingga 5 tahun di RA Miftahul Ulum Subang. Riset mengadopsi metodologi kuantitatif kuasi-eksperimental dengan menggunakan The One Group Pretest Posttest Design. Sampelnya terdiri dari 15 anak usia 4 sampai 5 tahun di kelas A. Pengumpulan data meliputi evaluasi perilaku mandiri siswa. Analisis kuantitatif meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji normalisasi gain, dan uji beda rata-rata (Paired Sample T Test) dengan menggunakan software SPSS 24.0. Hasil penelitian menunjukkan terdapat penhgaruh yang positif dan signifikan penggunaan metode bercerita terhadap perilaku mandiri anak usia 4 sampai 5 tahun di RA Miftahul Ulum Pringkasap Subang. Selain itu, nilai N-Gain sebesar 0,32 mencerminkan peningkatan perilaku mandiri anak sebesar 32%, tergolong sedang.
Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif melalui Media Buku Pop-Up pada Anak Usia 3-4 Tahun: Improving Expressive Language Skills Through Pop-Up Book Media in Children Aged 3-4 Years Lestari, Nurul Afiah; Nirmala, Ine; Syafrida, Rina
Absorbent Mind Vol. 3 No. 2 (2023): Psychology and Child Development
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/absorbent_mind.v3i2.4159

Abstract

Based on observations of language development in early childhood which is less than optimal in expressive language abilities. This research aims to investigate and determine the influence of pop up book media to improve expressive language skills in children aged 3-4 years at KB Mawar VII Karawang. The development of expressive language includes being able to convey what children feel, telling stories about simple experiences with simple sentences and answering questions. In this writing, the author uses the Classroom Action Research (PTK) method by carrying out two cycles with a target result of 71%. This research is shown on children's expressive language abilities. In the pre-action, children's expressive language abilities obtained an average percentage score of 28.5%. Furthermore, when the first cycle of action was carried out, the child's expressive language abilities increased to reach a percentage value of 46.6%. It is known that there has been an increase in cycle I but has not yet reached the target. Therefore, the researchers carried out cycle II actions and in this action the children's expressive language abilities increased with a percentage value of 85.5%. This states that this research is said to be successful because it can achieve the expected targets.
Peningkatan Kemampuan Kerjasama melalui Metode Proyek pada Anak Usia 5-6 Tahun: Increasing Collaboration Capabilities through Project Methods in Children Aged 5-6 Years Kusumawati, Nurjanah Indah; Nirmala, Ine; Syafrida, Rina
Absorbent Mind Vol. 4 No. 1 (2024): Psychology and Child Development
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/absorbent_mind.v4i1.4361

Abstract

The ability to collaborate through the project method is one effort to stimulate learning that is done together. This research aims to improve cooperation skills through the project method in children aged 5-6 years in Ra Mathla'ul Anwar Telukambulu Karawang. In this writing, the author uses the Classroom Action Research (PTK) method which is carried out in 2 cycles. The results show that children's cooperation through this project method can improve well. It is known that in the pre-action period, children's cooperative abilities obtained an average value of 27.5%, then continued with action cycle I, which obtained an average value of 51.3%, showing improved results but not yet reaching the target and continued in cycle II which obtained the average value of 83.7% shows very good improvement results. Researchers assess that this research has achieved success because it has exceeded the predetermined limit of 75%.
PENGARUH MEDIA BUSYBOOK DALAM PENGENALAN IDENTITAS GENDER UNTUK ANAK USIA 4-5 TAHUN Komalasari, Rohayani; Syafrida, Rina; Nirmala, Ine
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 1 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i1.119-127

Abstract

Penelitian ini bertujuan apakah media busybook berpengaruhi dalam kemampuan anak untuk memahami pengenalan identitas gender sejak dini. pada anak usia 4-5 tahun di TKQ An-Namlu Palumbonsari Karawang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental dan pretest posttest group desaign, menggunakan sampel 8 anak dikelompok A dan menggunakan 8 kali treatment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Busybook mempengaruhi kemampuan pengenalan identitas gender pada anak usia dini. Media busybook merupakan media yang digunakan dalam proses pengajaran selama peneliti menyampaikan informasi tentang pengenalan identitas gender pada anak usia dini. Dilihat dari jumlah skor rata-rata pada pretest 26,5. dan skor rata-rata pada posttest 48.12 selain itu, seperti dapat dilihat dari temuan tabel T-test sampel berpasangan, nilai T yang dihitung adalah 5.689 dengan sig (0.001) maka dari itu data tersebut disimpulkan bahwa penggunaan media busybook sangat berpengaruh terhadap kemampuan pengenalan identitas gender pada anak usia 4 sampai 5 tahun.
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERFIKIR LOGIS PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI PAUD NURUL-ILMI Ashilah, Neng Gina; Nirmala, Ine; Munafiah, Nida’ul
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 7, No 2 (2024): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Publish
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v7i2.174-182

Abstract

Pembelajaran sains anak usia dini dapat di lakukan dengan berbagai cara yang menyenagkan seperti melalui kegiatan mecampurkan primer menjadi beberaa warna sekunder.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pembelajaran sains melalui kegiatan mencampurkan warna dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis serta pemahaman tentang konsep warna pada anak-anak usia dini. Penelitian dilakukan dengan melibatkan 13 anak dari kelas A di Paud Nurul-Ilmi sebagai subjek penelitian. Metode penelitian yang di gunakan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian melibatkan 13 orang anak dari kelas A di Paud Nurul-Ilmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sains mencampurkan warna membawa dampak positif bagi anak usia 4-5 tahun. Anak mengalami peningkatan dalam pemahaman tentang warna primer dan sekunder setelah mengikuti kegiatan tersebut. Selain itu, pembelajaran ini juga merangsang kemampuan berpikir kritis anak-anak melalui diskusi dan eksplorasi dalam kelompok kecil. Interaksi dengan teman-teman sebaya juga mempengaruhi perkembangan sosial anak-anak, mengajarkan mereka untuk berkomunikasi dengan baik dan kerja sama dalam mencampurkan warna.
GANGGUAN DISLEKSIA PADA ANAK USIA 5 TAHUN (STUDI KASUS DI RA NURUL AKMAL CIBITUNG) Akmalia, Feranti Nur; Nirmala, Ine; Munafiah, Nida’ul
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.789-795

Abstract

Fokus penelitian ini adalah masalah anak yang mengalami kesulitan membaca, juga dikenal sebagai disleksia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan 1) masalah yang dihadapi anak yang mengalami disleksia, 2) variabel-variabel yang dapat mempengaruhi disleksia, dan 3) upaya guru untuk menyelesaikan masalah disleksia. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yang merupakan jenis studi kasus. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Guru dan anak penyandang disleksia adalah sumber data penelitian ini. Mulai dari tahap pengumpulan, tahap reduksi, tahap penyajian, dan tahap penarikan kesimpulan, data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa: 1) Beberapa masalah yang dihadapi oleh anak yang didiagnosis dengan disleksia termasuk ketidakmampuan mereka untuk membaca suku kata, diftong, dan digraf; mereka sering bertukar huruf, tidak dapat membedakan huruf yang hampir mirip, dan masih bingung saat mengeja kata. 2) Faktor lain yang mempengaruhi anak dengan disleksia adalah kelainan bawaan dan kurangnya keinginan orang tua untuk mendukung pendidikan anak baik di rumah maupun di sekolah. 3) Usaha guru dihargai. Namun, guru harus mendapatkan dan menerapkan pendekatan pembelajaran khusus untuk anak disleksia karena mereka memerlukan pendekatan pembelajaran khusus. Contoh pendekatan ini termasuk metode fonologis, yang menggunakan bunyi, atau pendekatan multisensori, yang menggunakan sensor visual, audiotori, kinestetik, dan taktil. Metode ini dapat mencegah kebosanan saat belajar, membuat belajar lebih mudah, dan merangsang semangat belajar siswa.
PENGARUH PERMAINAN BAKIAK UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KERJASAMA ANAK USIA 5-6 TAHUN Lestari, Alyda Vira; Syafrida, Rina; Nirmala, Ine
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 1 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i1.128-135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah media permainan bakiak di TKQ An-Namlu Karawang mempengaruhi kemampuan kerjasama anak usia dini. Satu pretest, delapan perlakuan, dan satu posttest digunakan dalam prosedur eksperimental penelitian ini dengan ukuran sampel 10 anak dalam kelompok B. Studi penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media permainan bakiak ini mempengaruhi kapasitas anak-anak untuk kerjasama. Terlihat dari rata-rata skor pretest 36,5 dan skor posttest 56,9, serta nilai T-hitung 44.571 dengan sig (0,000), bahwa kemampuan kerjasama siswa RA usia 5 sampai 6 tahun sangat dipengaruhi oleh permainan tradisional bakiak di TKq An-Namlu. Permainan ini merancang pengetahuan ketika bekerja sama, mampu memahami perasaan senang, dan sifat bertanggung jawab untuk membina kerjasama dan interaksi antar teman. Hal ini didasarkan pada permainan bakiak tradisional, yang digunakan untuk memprioritaskan hal-hal yang bertanggung jawab, gotong royong, dan interaksi dalam menyelesaikan tugas bersama.
Peningkatan Pemahaman Pembuatan Media Pembelajaran Guru PAUD Melalui Pemanfaatan Limbah Kayu Nirmala, Ine; Sudrajat, Ajat; Sholeh, Slamet; Ashilah, Neng Gina; Nanih, Nanih
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v7i2.18999

Abstract

Jatimulya Village, one of the villages in Karawang Regency, has a Garbage Bank which receives plastic waste, plastic bottles or plastic cups, paper, newspapers, cardboard, and wood scraps from the community every day. Leftover wood waste from production or wood products that are no longer used if not used properly will cause serious problems for the environment. Pretest results on 10 teachers from 5 early childhood education programs found 40% of teachers were still unsure and did not know about the durability of media and had never made media from wood waste. This community service activity uses socialization and hands-on practice in making mathematics learning media made from wood. After participating in this socialization and training activity, it was shown that there was an 80% increase in knowledge and understanding of the use of wood waste as media material for early childhood mathematics learning. This activity motivates early childhood education programs teachers to innovate by using wood waste in the surrounding environment to become a media that can be used for learning, especially mathematics for early childhood.