Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGARUH IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMENAN DAERAH DAN KEGIATAN PENGENDALIAN TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (SURVEY PADA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (SKPD) KOTA PALU) Erviana, Erviana
Katalogis Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Katalogis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.976 KB)

Abstract

The research is  aimed to explore and analyze: 1) The implementation of local management information system and controlling activities; 2)  Significant influence of  local management information system implementation and controlling activities on the quality financial statements; 3) Signifacant influence of local management  information system implementation on the quality financial statements; 4)  Significant influence of  controlling activities on the quality financial statements.  The test result find that: a) The implementation of local management information system and controlling activities have significancy influence on the quality financial statements. b) The implementation of local management information system has positive but insignificant influence on the quality financial statements. This is shown by coefficient regression value of 0.089 or 0,89 % with  significant value of  0,090. c) controlling activity has significant influence of the quality of financial statements with coefficient regression value of  0.190 or 19,0 % and significant value at 0,000.
Literatur Review : Pengelolaan Assembling Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Noor Yulia; Erviana, Erviana; Laela Indawati; Muniroh, Muniroh
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v3i1.3157

Abstract

Assembling is an important part of medical records to examine the correctness of recording, control the use of medical record numbers and control the use of medical record forms. In order for assembling to be carried out well, the medical records unit creates Standard Operating Procedures (SOP) for the assembling section and medical records officers managing assembling must follow the SOP. The aim of the research is to find out the management of assembling inpatient medical records in hospitals using the Literature Review method or also called Narrative Review by collecting several journals using the Bolean System from the Google Scholar Database, to identify and conclude the analysis of the management of assembling inpatient medical records in hospitals From these journals, researchers obtained a sample of 16 journals. The results of the research showed that there were several factors in managing assembly in hospitals, namely: 40% of hospitals did not use medical record SOPs according to established regulations, 73% of medical record files were still incomplete in hospitals, 73% of medical record files were returned to the medical records room. in hospitals it is still not on time 100%, and the factor that causes Assembling not to be in accordance with SOPs using Fishbone theory which has the most influence is the Man factor which is related to the lack of discipline of Medical Records officers in hospitals as much as 100%.  
MENJEMBATANI MASA REMAJA MENUJU KESEHATAN OPTIMAL: PROGRAM PEMBENTUKAN KADER KESEHATAN REMAJA DAN PENDAMPINGAN PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI Erviana, Erviana; Sastrianai, Sastrianai; Permatasari, Nurul; Afdalianti, Eka; Ishak, Ishak
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.595-601

Abstract

Perkembangan pada masa remaja terjadi secara pesat pada aspek fisik, psikologis dan intelektualnya. Perubahan psikologi termasuk emosi yang tidak stabil membuat remaja rentan akan perilaku negatif sehingga dapat menyebabkan terjadinya masalah kesehatan. Upaya preventif perlu dilakukan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan yaitu dapat melalui promosi kesehatan di sekolah. Pembentukan kader kesehatan remaja (KKR) dapat dibentuk untuk menciptakan kelancaran upaya preventif ini. KKR adalah remaja yang secara sukarela mengajukan diri untuk ikut melaksanakan upaya pelayanan kesehatan. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk membentuk kader Kesehatan remaja dan pendampingan Kesehatan reproduksi. FGD dan pendidikan kesehatan dipilih sebagai metode yang digunakan dalam pengabdian ini. Hasil yang didapat dalam kegiatan pengabdian ini yaitu terbentuknya kader kesehatan remaja yang beranggotakan 12 orang yang dibagi ke dalam 6 divisi. Hasil evaluasi kegiatan dinilai dari pre test dan post test terkait pendampingan Kesehatan reproduksi yang mana hasilnya menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan tentang Kesehatan reproduksi siswa SMP Negeri 1 Sendana.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di Wilayah Kerja Puskesmas Mapilli Hasmidar, Hasmidar; Sukmawati Sulfakar; Haerani, Haerani; Erviana, Erviana
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/bbm.v2i2.321

Abstract

Latar belakang: Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah proses memulai menyusui sesegera mungkin setelah bayi lahir, idealnya dalam waktu satu jam pertama setelah kelahiran. IMD melibatkan kontak kulit ke kulit antara ibu dan bayi segera setelah kelahiran, yang memungkinkan bayi untuk secara alami mencari dan menemukan payudara ibu untuk menyusu Tujuan: Untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di wilayah kerja Puskesmas Mapilli. Metode: Mengajukan pemecahan solusi kreatif dengan melakukan sosialisasi pada bidan jaga dan menyebar Leaflet kepada pasien. Hasil: sesuai dengan pengabdian kepada masyarakat yang di lakukan di Puskesmas Mapilli, menunjukkan bahwa pengetahuan ibu berhubungan secara bermakna dengan Inisiasi Menyusui Dini, dukungan suami berhubungan secara bermakna dengan Inisiasi Menyusui Dini, Dukungan petugas kesehatan berhubungan secara bermakna dengan Inisiasi Menyusui Dini. Dan sikap ibu berhubungan secara bermakna dengan Inisiasi Menyusui Dini.
Efektivitas Sleep hygiene Sebagai Strategi Non-Farmakologis untuk Meningkatkan Kualitas Tidur pada Lansia dengan Hipertensi Erviana, Erviana; Rande, Lidia Peni; Page, Muhammad Taufik; Damayanti, Risna; Masniati, Masniati
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 5 (2025): Oktober 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i5.2136

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia, dan pada lansia sering disertai gangguan tidur dengan durasi hanya 3–4 jam per malam yang dapat memperburuk kondisi fisik maupun tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sleep hygiene terhadap kualitas tidur lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Lembang dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest Design pada 15 responden. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan rata-rata skor kualitas tidur sebelum intervensi sebesar 10,13 dan setelah intervensi 4,00 dengan selisih 6,13 serta nilai signifikansi 0,001 (<0,05), yang berarti terdapat peningkatan kualitas tidur secara signifikan setelah pemberian sleep hygiene. Temuan ini membuktikan bahwa sleep hygiene efektif sebagai intervensi nonfarmakologis sederhana, murah, dan mudah diterapkan baik di rumah maupun layanan kesehatan primer, serta berpotensi meningkatkan kualitas hidup lansia hipertensi.
PEMANFAATAN TERAPI RELAKSASI DZIKIR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DI DESA ULIDANG Haerianti, Masyita; Indrawati, Indrawati; Mursid, Aco; Erviana, Erviana; Damayanti, Risna
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.33-38

Abstract

Data menunjukkan sebagian besar masyarakat Indonesia yang berada pada fase lansia mengalami penyakit kardiovaskuler seperti hipertensi. Hipertensi dapat menyebabkan berbagai komplikasi bagi kesehatan lansia seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal. Untuk mencegah komplikasi yang berkelanjutan dibutuhkan intervensi yang tepat. Salah satu intervensi yang dapat diberikan berupa terapi nonfarmakalogis seperti terapi dzikir. Dzikir merupakan bagian dari meditasi  transendetal yang melibatkan faktor keyakinan. Terapi yang melibatkan keyakinan yang dianut akan mempercepat terjadinya keadaan relaksasi. Semakin kuat keyakinan seseorang berpadu dengan respon relaksasi maka semakin besar pula efek yang didapat. Oleh karena itu tim pengabdian merasa perlu untuk memberikan pendidikan kesehatan mengenai terapi dzikir pada lansia untuk penanganan masalah hipertensi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan para lansia tampak antusias dan menunjukkan keinginan untuk menerapkan terapi ini sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi tekanan darah tinggi yang dialami lansia. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga menunjukkan ada respon peningkatan pemahaman terkait tekanan darah tinggi dan terapi dzikir.
MENJEMBATANI MASA REMAJA MENUJU KESEHATAN OPTIMAL: PROGRAM PEMBENTUKAN KADER KESEHATAN REMAJA DAN PENDAMPINGAN PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI Erviana, Erviana; Sastrianai, Sastrianai; Permatasari, Nurul; Afdalianti, Eka; Ishak, Ishak
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.595-601

Abstract

Perkembangan pada masa remaja terjadi secara pesat pada aspek fisik, psikologis dan intelektualnya. Perubahan psikologi termasuk emosi yang tidak stabil membuat remaja rentan akan perilaku negatif sehingga dapat menyebabkan terjadinya masalah kesehatan. Upaya preventif perlu dilakukan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan yaitu dapat melalui promosi kesehatan di sekolah. Pembentukan kader kesehatan remaja (KKR) dapat dibentuk untuk menciptakan kelancaran upaya preventif ini. KKR adalah remaja yang secara sukarela mengajukan diri untuk ikut melaksanakan upaya pelayanan kesehatan. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk membentuk kader Kesehatan remaja dan pendampingan Kesehatan reproduksi. FGD dan pendidikan kesehatan dipilih sebagai metode yang digunakan dalam pengabdian ini. Hasil yang didapat dalam kegiatan pengabdian ini yaitu terbentuknya kader kesehatan remaja yang beranggotakan 12 orang yang dibagi ke dalam 6 divisi. Hasil evaluasi kegiatan dinilai dari pre test dan post test terkait pendampingan Kesehatan reproduksi yang mana hasilnya menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan tentang Kesehatan reproduksi siswa SMP Negeri 1 Sendana.
Hubungan Pola Asu Orang Tua dalam Pemberian Makana dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24-59 Bulan Erviana, Erviana; Widiani, Widiani; Taufik, Muhammad Taufik Page; Damayanti, Risna
Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Vol. 8 No. 1 (2024): Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute
Publisher : Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/citradelima.v8i1.410

Abstract

Stunting is a long-term nutritional problem in toddlers, characterized by a shorter height than other children of the same age. This study aims to determine the relationship between parenting styles in feeding and the incidence of stunting in children aged 24-59 months in North Bonde Village. This study uses a cross-sectional approach, a study that collects data on several research variables simultaneously. The sample in this study were 125 respondents. This research was conducted in North Bonde Village. The research instrument used was a questionnaire with 24 question items. The statistical test used is the mann-whitney test. The results of this study found that there was a relationship between parenting styles in feeding and the incidence of stunting in children aged 24-59 months in North Bonde village as evidenced by the value of ? (0.011) < ? (0.05). The conclusion of this study is that there is a relationship between parenting style in feeding and the incidence of stunting in children aged 24-59 months in Bonde Utara village, the type of parenting style in providing feeding and the incidence of stunting in children aged 24-59 months in North Bonde Village.
HUBUNGAN SMARTPHONE DENGAN KUALITAS TIDUR REMAJA DI SMA NEGERI 2 MAJENE irfan, irfan; Aswar, Aswar; Erviana, Erviana
Journal of Islamic Nursing Vol 5 No 2 (2020): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/join.v5i2.15828

Abstract

Gadgets are a technological tool that is currently developing rapidly. Technological developments require teenagers to use gadgets every day. The high use of gadgets at night will lead to insufficient healthy sleep needs in adolescents so that the quality and time of sleep is reduced. The purpose of this study was to determine whether there is a relationship between gadget use and adolescent sleep quality. This type of research is quantitative with a Cross Sectional Study approach with the Non Random Sampling method and the questionnaire used in the use of gadgets is the Smartphone Compulsion Test while the sleep quality questionnaire is the KKT. The sample used was 100 students. The results of the analysis that has been tested by Chi Square show that the hypothesis tested in the study is accepted with a significant value of 0.000, which means less than 0.05 (p> 0.05). It can be concluded that there is a significant relationship between the use of gadgets and the sleep quality of adolescents in SMA Negeri 2 Majene. It is hoped that teenagers can limit their use of gadgets and use gadgets properly without disturbing sleep quality. Keywords: Gadgets, Sleep Quality, Teenagers