Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PEMANFAATAN TERAPI RELAKSASI DZIKIR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DI DESA ULIDANG Haerianti, Masyita; Indrawati, Indrawati; Mursid, Aco; Erviana, Erviana; Damayanti, Risna
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.33-38

Abstract

Data menunjukkan sebagian besar masyarakat Indonesia yang berada pada fase lansia mengalami penyakit kardiovaskuler seperti hipertensi. Hipertensi dapat menyebabkan berbagai komplikasi bagi kesehatan lansia seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal. Untuk mencegah komplikasi yang berkelanjutan dibutuhkan intervensi yang tepat. Salah satu intervensi yang dapat diberikan berupa terapi nonfarmakalogis seperti terapi dzikir. Dzikir merupakan bagian dari meditasi  transendetal yang melibatkan faktor keyakinan. Terapi yang melibatkan keyakinan yang dianut akan mempercepat terjadinya keadaan relaksasi. Semakin kuat keyakinan seseorang berpadu dengan respon relaksasi maka semakin besar pula efek yang didapat. Oleh karena itu tim pengabdian merasa perlu untuk memberikan pendidikan kesehatan mengenai terapi dzikir pada lansia untuk penanganan masalah hipertensi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan para lansia tampak antusias dan menunjukkan keinginan untuk menerapkan terapi ini sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi tekanan darah tinggi yang dialami lansia. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga menunjukkan ada respon peningkatan pemahaman terkait tekanan darah tinggi dan terapi dzikir.
MENJEMBATANI MASA REMAJA MENUJU KESEHATAN OPTIMAL: PROGRAM PEMBENTUKAN KADER KESEHATAN REMAJA DAN PENDAMPINGAN PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI Erviana, Erviana; Sastrianai, Sastrianai; Permatasari, Nurul; Afdalianti, Eka; Ishak, Ishak
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.595-601

Abstract

Perkembangan pada masa remaja terjadi secara pesat pada aspek fisik, psikologis dan intelektualnya. Perubahan psikologi termasuk emosi yang tidak stabil membuat remaja rentan akan perilaku negatif sehingga dapat menyebabkan terjadinya masalah kesehatan. Upaya preventif perlu dilakukan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan yaitu dapat melalui promosi kesehatan di sekolah. Pembentukan kader kesehatan remaja (KKR) dapat dibentuk untuk menciptakan kelancaran upaya preventif ini. KKR adalah remaja yang secara sukarela mengajukan diri untuk ikut melaksanakan upaya pelayanan kesehatan. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk membentuk kader Kesehatan remaja dan pendampingan Kesehatan reproduksi. FGD dan pendidikan kesehatan dipilih sebagai metode yang digunakan dalam pengabdian ini. Hasil yang didapat dalam kegiatan pengabdian ini yaitu terbentuknya kader kesehatan remaja yang beranggotakan 12 orang yang dibagi ke dalam 6 divisi. Hasil evaluasi kegiatan dinilai dari pre test dan post test terkait pendampingan Kesehatan reproduksi yang mana hasilnya menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan tentang Kesehatan reproduksi siswa SMP Negeri 1 Sendana.
Hubungan Pola Asu Orang Tua dalam Pemberian Makana dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24-59 Bulan Erviana, Erviana; Widiani, Widiani; Taufik, Muhammad Taufik Page; Damayanti, Risna
Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Vol. 8 No. 1 (2024): Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute
Publisher : Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/citradelima.v8i1.410

Abstract

Stunting is a long-term nutritional problem in toddlers, characterized by a shorter height than other children of the same age. This study aims to determine the relationship between parenting styles in feeding and the incidence of stunting in children aged 24-59 months in North Bonde Village. This study uses a cross-sectional approach, a study that collects data on several research variables simultaneously. The sample in this study were 125 respondents. This research was conducted in North Bonde Village. The research instrument used was a questionnaire with 24 question items. The statistical test used is the mann-whitney test. The results of this study found that there was a relationship between parenting styles in feeding and the incidence of stunting in children aged 24-59 months in North Bonde village as evidenced by the value of ? (0.011) < ? (0.05). The conclusion of this study is that there is a relationship between parenting style in feeding and the incidence of stunting in children aged 24-59 months in Bonde Utara village, the type of parenting style in providing feeding and the incidence of stunting in children aged 24-59 months in North Bonde Village.
Integrasi Edukasi dan Layanan Kesehatan untuk Pengendalian Hipertensi Sdi Komunitas Erviana, Erviana; Page, Muhammad Taufik; Rustimaya, Rustimaya; Setiawati, Setiawati; Tarbiati, Putri
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/c12myj03

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan. Berdasarkan survei mahasiswa Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi Barat pada Mei 2024, angka kejadian hipertensi di Desa Pamboborang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene mencapai 20,9%. Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi edukatif dan layanan kesehatan komunitas yang terintegrasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan pengendalian hipertensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku masyarakat melalui edukasi dan skrining tekanan darah. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan kesehatan, pembagian media edukatif (leaflet dan modul), serta pemeriksaan tekanan darah oleh tenaga kesehatan dan mahasiswa. Sebanyak 30 warga berpartisipasi dalam kegiatan ini. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta pemeriksaan tekanan darah. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 40%, dan 20% peserta teridentifikasi hipertensi sehingga mendapat konseling dan rujukan ke Puskesmas. Kegiatan ini juga memperkuat peran kader kesehatan desa dalam deteksi dini penyakit tidak menular. Program ini terbukti efektif meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dan mendukung pencapaian SDGs ke-3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera.