Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dagusibu dengan Pemahaman Penggunaan Antibiotik pada Masyarakat di Kecamatan Denpasar Utara Suwena, Kadek Mirah Triyade; Arimbawa, Putu Eka; Haryawan, I Gusti Agung
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 6 No. 2 (2025): Februari
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v6i2.1795

Abstract

Masyarakat perkotaan dan pedesaan sebesar 85,9 % belum memiliki pengetahuan yang tepat mengenai obat-obatan. Hal ini menyebabkan masalah terkait penggunaan obat salah satunya antibiotik, yang akan menyebabkan resistensi antibiotik. Resistensi merupakan ancaman terbesar yang dihadapi dunia, menyebabkan kematian yang lebih besar daripada kanker. Asia Tenggara angka tertinggi dalam kasus tersebut di dunia. Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan DAGUSIBU dengan pemahaman penggunaan antibiotik pada masyarakat di Kecamatan Denpasar Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dengan desain cross sectional. pengambilan sampel menggunakan metode (Non-Probability Sampling) dengan teknik purposive sampling, responden sebanyak 400 orang, dengan rentang usia 17-64 tahun. Instrumen yang digunakan kuesioner pengetahuan dan pemahaman yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang diperoleh dianalisis dengan SPSS dengan metode rank spearman. Tingkat pengetahuan tergolong tinggi 64%, rendah 35,8%. Pemahaman penggunaan antibiotik tergolong paham 52,3% dan tidak paham 47,8% . Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,582 dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p<0,05),artinya terdapat hubungan yang signifikan dengan nilai koefisien korelasi cukup kuat. Adanya hubungan yang cukup kuat dan positif atau searah antara tingkat pengetahuan DAGUSIBU dengan pemahaman penggunaan antibiotik pada masyarakat di Kecamatan Denpasar Utara
Rancang Bangun Alat Tes Buta Warna Metode Ishihara Berbasis Arduino Uno Widyadnyana, I Made Ananta; Mahardiananta, Agus; Haryawan, I Gusti Agung; Suhartono
Bali International Scientific Forum Vol. 5 No. 2 (2024): Bali International Scientific Forum
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/bisf.v5i2.484

Abstract

Latar Belakang : Mata merupakan salah satu bagian panca indra yang memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Buta warna adalah suatu kelainan yang disebabkan ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu yang disebabkan oleh faktor genetis.. Metode. Metode Ishihara merupakan metode tes buta warna yang didalamnya terdapat titik-titik dengan berbagai warna dan ukuran. Objek penelitian ini adalah rancang bangun alat tes buta warna metode Ishihara berbasis Arduino Uno. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi langsung dengan membandingkan hasil tes buta warna dan intensitas cahaya yang sudah ada. Metode pengolahan data dalam penelitian ini yaitu dengan mencari nilai rata-rata, standar deviasi, nilai kesalahan, dan nilai persentase keakurasian. Hasil. Hasil penelitian ini didapatkan hasil uji tes buta warna pada rancang bangun alat dan buku pedoman tes Ishihara di dapatkan hasil bahwa dari keseluruhan 20 pasien dapat menjawab kedua metode tes yang terdiri dari 38 plate soal dengan benar. Hal  ini menunjukkan bahwa rancang bangun alat  yang telah dibuat dapat menghasilkan  plate yang sama dengan buku pedoman sehingga hasil tes yang dilakukan kepada responden menghasilkan nilai yang sama antara rancang bangun alat dengan buku tes Ishihara. Hasil pengukuran intensitas cahaya saat pengambilan data pada rancang bangun alat didapatkan nilai rata – rata selisih 1,9 lux dari 10 kali pengulangan tes dan mendapatkan nilai eror 0,4%.
The Relationship Between Noise Level and Sleep Quality of Wood Processing Workers Haryawan, I Gusti Agung; Biomi, Agnes Ayu; Suadnyana, Ida Ayu Astiti
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 2 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i2.2954

Abstract

Wood processing generally involves the use of large machines for cutting and grinding. This process is customized according to consumer needs. During wood processing, workers are exposed to noise generated by machines, with an average level exceeding 85 dBA. These workers typically work eight hours a day with a one-hour break. The impact of this noise extends beyond hearing loss, as it also disrupts the workers' sleep quality. This study aims to examine the relationship between noise levels and sleep quality among wood processing workers, specifically at UD. Adhi Santa in Tabanan, Bali, which serves as the research site. The study design employed was a cross-sectional study with a sample population of 40 wood processing workers who met the inclusion and exclusion criteria. Noise levels were measured using a sound level meter in the work machine area, while sleep quality was assessed using the Pittsburgh Sleeping Quality Index (PSQI). The data were analyzed using computer software, utilizing Spearmans to determine the significant relationship between noise levels and sleep quality among workers in the wood processing factory. The results indicated that, out of the 40 workers, the analysis revealed a significant relationship between noise levels and sleep quality (p = 0.002, p < 0.05). In conclusion, it can be stated that there is indeed a significant relationship between noise levels and sleep quality among wood processing workers.
Understanding and Factors of Safety Riding Behavior Among Students Prihastini, Komang Angga; Haryawan, I Gusti Agung
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 1 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i1.3008

Abstract

Safety ridingis one method to provide knowledge and broaden horizons for teenagers who often ignore good driving behavior.Bali International University is one of the private campuses in Baliwhich has students passing by on motorbikes every day. The initial survey found that students who came to campus behaved unsafely when driving and it was found that students did not understand safety riding and there were students who did not have a driving license (SIM). The aim of this research was to carry out this research. Efforts can be made to prevent accidents while driving. The method used is quantitative research with a cross-sectional observational analytical method. The sample is students at UNBI who can drive two-wheeled vehicles and a total of 165 respondents were obtained. The results of this research are between knowledge and safe riding. isthat there is no relationship pvalue 0.455, namely > 0.05, behavior and safety riding have a significant relationship pvalue 0.03, namely <0.05, ownership of a SIM C and safety riding have a significant relationship pvalue 0.003, namely <0.05. Safety Riding It can be an understanding for students to continue driving safely by having a SIM C, knowing the applicable regulations to minimize the risk of accidents and the campus can provide
The Relationship of Community Knowledge and Attitude Towards Earthquake Disaster Management Efforts Haryawan, I Gusti Agung; Prihastini, Komang Angga; Kusuma, Made Adhyatma Prawira Natha
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS5.4715

Abstract

Indonesia is highly vulnerable to natural disasters, with regions across the country frequently affected by events such as earthquakes, tsunamis, and volcanic eruptions. Key factors contributing to high casualty rates and significant losses during disasters include limited understanding of hazard characteristics, attitudes or behaviors that degrade natural resources, lack of early warning information, and overall unpreparedness. Ban Village, located in Kubu District, Karangasem Regency, lies in a disaster-prone zone close to Mount Agung and Mount Abang. Following a recent earthquake, Cegi Hamlet, in particular, suffered extensive damage, with many homes destroyed and residents lacking adequate disaster response knowledge and skills. This study aimed to assess the knowledge and attitudes of Cegi Hamlet residents toward earthquake disaster preparedness. The research employed a cross-sectional study design with a target population of Cegi Hamlet residents who met specified inclusion and exclusion criteria. A sample of 80 respondents was selected using purposive sampling. Data were collected through a structured questionnaire measuring levels of knowledge, attitudes, and responses to earthquake disasters. Data analysis involved the Kolmogorov-Smirnov test for distribution analysis, which indicated a non-normal distribution, followed by Spearman's Rank correlation to examine the relationship between knowledge and attitudes. The results indicated a significant positive relationship between knowledge and attitudes toward earthquake disaster response efforts (p = 0.000, p < 0.05). In conclusion, there is a significant correlation between community knowledge and attitudes in Cegi Hamlet, Ban Village, Karangasem Regency, suggesting that enhancing knowledge could positively influence disaster preparedness and response behaviors.
PELAYANAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN BAGI PENGUNGSI ERUPSI GUNUNG AGUNG DI GOR SWECAPURA KABUPATEN KLUNGKUNG Negara, Aris Maytadewi; Prihastini, Komang Angga; Haryawan, I Gusti Agung; Dharmayanti, Cokorda Istri; Biomi, Agnes Ayu; Karyawan, I Wayan
UNBI Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2020): UNBI Mengabdi
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v1i1.144

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah gunung api aktif terbanyak di dunia.Salah satu gunung api aktif yang terletak di Provinsi Bali adalah Gunung Agung. Erupsi Gunung Agung Kembali terjadi pada tahun 2017. Sebagian besar masyakarat yang ada di lereng gunung agung diungsikan ke tempat yang lebih aman, salah satunya di Gor Swecapura – Kabupaten Klungkung. Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja melakukan pelayanan kesehatan dan keselamatan untuk membantu mengurangi beban masyarakat yang mengungsi. Metode yang digunakan adalah berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan, edukasi mengenai cara penggunaan masker yang tepat, edukasi cara mencuci tangan yang tepat dan penanggulangan psikologis pada anak-anak. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan sebagian besar pengungsi yang memeriksakan kesehatanya mengalami keluhan berupa gatal-gatal, demam dan diare. Dari sisi psikologis khususnya pengungsi anak-anak mengeluh masih merasa takut jika gunung agung mulai mengeluarkan asap, terjadi hujan abu, dan gempa bumi sekalipun dalam frekuensi kecil
Penyuluhan Bencana Dan Simulasi Gempa Bumi Di SDK Santo Yoseph I Denpasar Agnes Ayu Biomi; Darmayanti, Cokorda Istri; Haryawan, I Gusti Agung; Negara, Ni Luh Gede Aris Maytadewi; Prihastini, Komang Angga
UNBI Mengabdi Vol. 2 No. 2 (2021): UNBI Mengabdi
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v2i2.244

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan potensi terjadi bencana yang cukup tinggi. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan adanya pegunungan – pegunungan berapi yang aktif, selain itu Indonesia juga rentan terhadap bencana gempa bumi akibat titik pertemuan antara lempeng indo Australia dengan lempeng samudera Pasifik. Dengan kondisi tersebut, maka Indonesia sewaktu – waktu dapat mengalami bencana alam. Indonesia merupakan negara ke – 4 dengan jumlah penduduk terbesar dunia, maka apabila sebuah bencana terjadi tanpa peringatan dan tanpa menyadari hal tersebut, maka jumlah korban jiwa sangat banyak ditambah dampak – dampak yang lain setelah itu. Oleh karena itu salah satu hal pencegahannya adalah dalam bentuk mitigasi bencana alam. Sebagai bentuk nyata dari upaya preventif terhadap pengurangan resiko korban jiwa jika bencana terjadi, maka Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Prodi K3) Universitas Bali Internasional bekerjasama dengan KSR melakukan pemberian pengetahuan tentang tanggap bencana beserta simulasinya untuk menghadapi kejadian bencana gempa yang akhir – akhir ini sering terjadi.
REKOMENDASI DOKUMEN DAN PROSEDUR K3 DI RUMAH SAKIT UMUM PAYANGAN Prihastini, Komang Angga; Haryawan, I Gusti Agung; Negara, Ni Luh Gede Aris Maytadewi; Biomi, Agnes Ayu
UNBI Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2022): UNBI Mengabdi Juli
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilakukan Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Payangan. Kegiatan ini melibatkan 18 orang panitia pelaksana 10 dari dosen Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan 8 mahasiswa. Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 9 orang yang terdiri dari Kepala bagian penunjang, kepala bagian tata usaha, komite K3 dan perwakilan masing-masing devisi. Tujuan dari kegiatan ini memberikan rekomendasi dokumen dan prosedur K3 kepada Rumah Sakit Payangan agar mampu diterapkan dan mengaplikasikan dokumen dan prosedur K3. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode sosialisasi secara tatap muka dengan kombinasi presentasi melalui Power Point Template (PPT). Adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan refrensi dan wawasan kepada seluruh pihak di Rumah Sakit Umum Payangan sehingga dapat membantu dalam persiapan akreditasi yang akan dilakukan pada tahun 2023 dan dapat mencapai visi K3 yaitu Zero Accident
Deteksi Kadar Saturasi Oksigen Secara Non Invansif Dengan Pulse Oximetri Pada Pemedek Pura Besakih Prihastini, Komang Angga; Negara, Ni Luh Gede Aris Maytadewi; Haryawan, I Gusti Agung; Biomi, Agnes Ayu; Kusuma, Made Adhyatma Prawira Natha
UNBI Mengabdi Vol. 4 No. 1 (2023): UNBI Mengabdi Januari
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan sejalan dengan kegiatan Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Universitas Bali Internasional di Pura Besakih.  Kegiatan ini melibatkan 2 orang peneliti kepada 25 responden yang merupakan pemedek Pura Besakih. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui gambaran kadar saturasi oksigen secara invansif dengan menggunakan pulse oximetri pada pemedek Pura Besakih. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan variabel tunggal dan hanya menggambarkan nilai saturasi oksigen dengan pusles oximetri. Adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan referensi dan wawasan bagi peneliti berikutnya untuk dilakukan dan diberikan intervensi  bagi para pemedek di Pura Besakih.
Analisis Implementasi Sistem Manajemen Biorisiko Pada Laboratorium Pendidikan Kesehatan Di Universitas Bali Internasional Kusuma, Made Adhyatma Prawira Natha; Dewi, I Gusti Agung Ayu Satwikha; Haryawan, I Gusti Agung
Indonesian Journal of Health Community Vol 6 No 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/ijheco.v6i2.4151

Abstract

All laboratory activities significantly impact health, especially wet laboratories. This is due to the potential hazards and high risk of workplace accidents. The purpose of this study was to determine the implementation of the biorisk management system in the laboratory of Bali International University. The approach used was quantitative, conducted by completing the SNI 8340:2016 checklist through laboratory interviews and direct observation in the laboratory. The study uses biological materials from December 2023 to December 2024. The unit of analysis for this study were four laboratories. After data processing for all laboratories had been calculated, a gap analysis was determined. The results show that four laboratories studied have not yet established a biorisk management system. There has been no achievement related to the general requirements and policy aspects, the average achievement in the planning aspect needs to be improved, namely 26%. The average achievement in the implementation and operational aspects is good, namely 61%, and the average achievement in the inspection and corrective action aspects is good, namely 61%. Management reviews have not been conducted at all laboratories. The recommendation that can be given is to develop policies related to risk management and implement them comprehensively.