Claim Missing Document
Check
Articles

DAMPAK SOSIAL EKONOMI PENGEMBANGAN PARIWISATA CAGAR BUDAYA DI KECAMATAN PONTIANAK TIMUR Pratiwi, Ade Yuniar; Yuniarti, Erni; Hernovianty, Firsta Rekayasa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52347

Abstract

Kawasan Pariwisata Cagar Budaya Pontianak Timur merupakan salah satu kawasan strategis sosial budaya dan pariwisata dengan prioritas sebagai kawasan konservasi cagar budaya yang terdiri dari Keraton Kadriah, Masjid Jami"™ Sultan Syarif Abdurrahman dan Masjid Baitannur. Namun terjadi penurunan kualitas lingkungan dan citra kawasan yang negatif mendorong pemerintah melakukan pengembangan. Pengembangan kawasan dilakukan dengan upaya untuk memperbaiki kualitas lingkungan, citra kawasan dan memberikan nilai tambah terhadap cagar budaya dan perekonomian masyarakat sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak sosial ekonomi pengembangan pariwisata di Kawasan Cagar Budaya Pontianak Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan teknik analisis deskriptif kualitatif guna memberikan gambaran historis pengembangan yang dilakukan di Kawasan Cagar Budaya Pontianak Timur dan analisis isi untuk menganalisis dampak sosial dan ekonomi terhadap pengembangan pariwisata di wilayah penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, Istana Kadriah, Masjid Jami"™ dan Masjid Baitannur merupakan kawasan lindung cagar budaya yang memiliki daya tarik dalam pengembangan wisata sejarah dan religius.   Dampak sosial yang ditimbulkan yakni, terjadinya peningkatan kepedulian lokal terhadap kawasan cagar budaya (74%). Selain itu terdapat pula dampak negatif berupa perilaku konsumtif (26%) masyarakat di pengembangan kawasan cagar budaya. Pada aspek ekonomi pengembangan kawasan cagar budaya berdampak positif kepada pekerjaan (57%) dan peningkatan pendapatan (43%).