p-Index From 2021 - 2026
11.663
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN DENGAN MODEL ADDIE PADA MATERI PASSING BOLA VOLI ., I Gede Handika Putra; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., I Gede Suwiwa, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui rancangan media video pembelajaran pada materi passing bola voli di SMA PGRI 2 Denpasar. (2) untuk mengetahui kelayakan video pembelajaran untuk kompetensi passing bola voli dilihat dari hasil pengujian pada peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pegembangan (research and development) menggunakan model pengembangan ADDIE. Adapun tahap yang ditempuh yaitu: analisis (analyze),perencanaan (design),pengembangan (development), penerapan (implementation) dan evaluasi (evaluation). Setelah melalui tahap produksi dihasilkan produk awal kemudian dilakukan beberapa tahap validasi oleh seorang ahli isi pembelajaran, ahli desain pembelajaran dan ahli media pembelajaran. Selanjutnya produk di uji coba kepada siswa melalui dua tahap, yaitu uji coba perorangan dengan 6 siswa subjek coba, dan uji coba kelompok kecil dengan sembilan siswa subjek coba. Metode pengumpulan data menggunakan metode kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) sebuah video pembelajaran yang telah dikembangkan berdasarkan rancang bangun yang dibuat (2) hasil penelitian menunjukkan isi mata pelajaran dengan persentase tingkat pencapaian 96% berarti, video pemblajaran ini berada pada kategori sangat baik. Kualitas media ditinjau dari aspek desain pembelajaran dengan persentase 85% berarti, video pemblajaran ini berada pada kategori baik. Kualitas media ditinjau dari aspek media pembelajaran termasuk kriteria dengan presentase 80% berarti, video pemblajaran ini berada pada kategori baik. Pada uji coba perorangan untuk kelas X IPS 1 dan X IPS 2 konveksi dengan presentase berturut-turut 90,7% dan 92,7% berarti video pemblajaran ini berada pada kategori sangat baik, untuk uji coba kelompok kecil konveksi dengan presentase 90,22% dan 88,88% berarti, video pemblajaran ini berada pada kategori sangat baik dan baik, dan uji coba lapangan konveksi dengan presentase 85,53% berarti video pemblajaran ini berada pada katagori baik.Kata Kunci : Pengembangan, video pemblajaran, passing bola voli This study aims to (1) to determine the design of instructional video media on the material passing volleyball in SMA PGRI 2 Denpasar. (2) to determine the feasibility of instructional videos to passing competence volleyball seen from the test results on the learner. This research is research and development using ADDIE development model. The step to be taken, namely: analyze, design, development, implementation and evaluation. After going through the initial stages of production resulting product then do some validation phase by an expert learning content, instructional design experts and expert instructional media. Further products in the test to students through two stages, namely individual testing with 6 students subject to try, and small group trial with nine students subjects try. Methods of data collection using questionnaires.Data analysis using descriptive analysis of qualitative and quantitative descriptive. The results of this study were (1) an instructional video that has been developed based on the design that was made (2) the results showed the contents of subjects with a percentage of 96% means that the level of achievement, pemblajaran video is in the very good category. Quality media from the aspect of learning design with a percentage of 85% means, pemblajaran video is in the good category. Quality media from the aspect of learning media including criteria with a percentage of 80% means, pemblajaran video is in the good category. In the individual testing for class X IPS 1 and X IPS 2 convection with percentages respectively 90.7% and 92.7% mean learning video is in the very good category, for a small group trial convection with a percentage of 90.22% and 88.88% mean, learning video is in the category of very good and well, and field trials with a percentage of 85.53% convection means learning video is in the good category.keyword : Development, learning videos, passing volleyball
*PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBANTUAN MEDIA KARTU BERGAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK TANGKISAN PENCAK SILAT ., Putu Dena Ariesma Wahyudi; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or.; ., I Gede Suwiwa, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.14793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbantuan media kartu bergambar terhadap hasil belajar teknik tangkisan pencak silat tahun pelajaran 2017/208. Penelitian eksperimen menggunakan rancangan the randomized pretest-postest control group the same subject design. Jenis penelitian sungguhan (true experimental). Populasi yaitu seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2017/2018 dengan jumlah keseluruhan 203. Sampel menggunakan simple random sampling, diperoleh kelas X MIA 1 dengan jumlah keseluruhan 24 orang (13 putri, 11 putra) sebagai kelompok control dan kelas X MIA 3 dengan jumlah keseluruhan 26 orang (8 putri, 18 putra) sebagai kelompok eksperimen. Data hasil belajar dikumpulkan dengan cara tes essay dan unjuk kerja siswa. Analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Nilai rata-rata kelompok eksperimen 0.73, nilai rata-rata kelompok kontrol 0.40. hal ini menunjukkan bahwa 0.73 > 0.40. Signifikan pada uji hipotesis melalui Uji t adalah 0.000yaitu p0.40. Significant on hypothesis test dug Test t is 0.000 that is p
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR KUDA-KUDA PENCAK SILAT DENGAN KARTU BERGAMBAR ., I Made Yoga Astawa; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or; ., I Gede Suwiwa, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangankan media pembelajaran materi pencak silat untuk sekolah menengah atas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang mengkunakan prosedur pengembangan model luther. Tahap pengembangan meliputi 6 tahap yaitu tahap konsep, desain, pengumpulan materi, pembuatan, pengujian dan distribusi. Tahapan validasi media mengadopsi tahapan evaluasi model evaluasi formatif Dick, Carey dan Carey yang meliputi empat tahap yaitu: evaluasi pakar/ ahli, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Jumlah responden yang meriview media adalah satu ahli isi, satu ahl media, satu ahli desain, tiga siswa dalam uji coba perorangan, 12 siswa dalam uji kelompok kecil dan 40 siswa dalam uji coba kelompok besar. Insrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu dengan kuisioner dan teknik analisis data menggunakan teknik analisi deskriptif kualitatif. Hasil validasi menunjukan bahwa ditinjau dari aspek isi adalah sangat bak dengan persentase 95,5%, aspek media adalah sangat baik dengan presentase 95,5%, aspek desain adalah sangat baik dengan persentase 90%, hasil uji perorangan adalah sangat baik dengan persentase 94,18%, hasil uji coba kelompok kecil adalah sangat baik dengan persentase 91,70%, dan hasil uji coba kelompok besar adalah sngat baik dengan persentasi 90,57.Kata Kunci : model Luther, media kartu bergambar, pengembangan This study aims to develop the media of learning material of pencaksilat for high school. This research is a type of development research that uses luther model development procedure. Development stage includes 6 stages: concept stage, design, material collection, manufacture, testing and distribution. Media validation stages adopted the evaluation stages of Dick, Carey and Carey formative evaluation models that covering four stages: expert evaluation, individual trials, small group trials and large group trials. The number of media respondents is one content expert, one media expert, one design expert, three students in individual trials, 12 students in small group testing and 40 students in large group trials. Instrument used in data collection is by questionnaire and data analysis techniques using qualitative descriptive analysis techniques. The validation results show that from the aspect of the content is very good with the percentage 95,5%, media aspect is very good with percentage 95,5%, design aspect is very good with percentage 90%, individual test result is very good with percentage 94, 18%, small group trial results were very good with percentage of 91.70%, and the results of large group trials were good with a percentage of 90.57.keyword : Luther model, picture card media, development
IMPLEMENTASI KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING CONTROL SEPAKBOLA ., I Gusti Gede Agung Sutendra; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or; ., I Gede Suwiwa, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11473

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control Sepakbola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII.11 SMP Negeri 2 Amlapura tahun pelajaran 2016/2017.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus,terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII.11 SMP Negeri 2 Amlapura, berjumlah 36 orang dengan 19 orang putra dan 17 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata aktivitas belajar teknik dasar passing control sepakbola secara klasikal pada observasi awal 5,2 (cukup aktif), pada siklus I meningkat menjadi 7,9 (aktif), dan 9,7 (sangat aktif) pada siklus II.Sedangkan persentase ketuntasan hasil belajar kompetensi pengetahuan dari observasi awal sebesar 30,6% (tuntas), pada siklus I menjadi 83,3% (tuntas) dan 100% (tuntas) pada siklus II. Peningkatan hasil belajar secara signifikan juga terjadi pada kompetensi sikap dan kompetensi keterampilan.Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII.11 SMP Negeri 2 Amlapura tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : STAD, passing control, sepakbola This study aims to improve the activity and results of learning basic techniques of passing control of Football through the application of cooperative learning model type STAD VII.11 grade students of SMP Negeri 2 Amlapura school year 2016 / 2017.Penelitian this is classroom action research conducted in duasiklus, consisting of an action plan, the implementation of action, observation or evaluation and reflection. Subjects were students of class VII.11 SMP Negeri 2 Amlapura, totaling 36 people dengan 19 sons and 17 daughters. Data were analyzed using statistical analysis deskriptif.Berdasarkan the results, the average activity passing control to learn the basic techniques of football in klasikalpada preliminary observations 5.2 (moderately active), in the first cycle increased to 7.9 (active), and 9.7 ( very active) in the percentage of completeness II.Sedangkan cycle learning outcomes competences knowledge of observation awalsebesar 30.6% (complete), in the first cycle to 83.3% (complete) and 100% (complete) in the second cycle. Improved learning outcomes significantly also occurred in the attitude and competence competence keterampilan.Berdasarkan the data analysis and discussion concluded that the activities and outcomes of learning the basic techniques of passing control of football increased through the implementation of cooperative learning model type STAD VII.11 grade students of SMP Negeri 2 Amlapura lesson year 2016 / 2017. keyword : STAD, passing control, football
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATERI ATLETIK LEMPAR CAKRAM PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN ., Itqan Kunara p; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or.; ., I Gede Suwiwa, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) mendiskripsikan rancang desain multimedia interaktif pada mata pelajaran PJOK kelas VIII di SMP Negeri 4 Situbondo, dan 2) mengetahui hasil validasi multimedia interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Langkah-langkah pengembangannya meliputi: Analisis (Analyze), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Instrument pengumpulan data menggunakan metode angket/kuisioner. Pada penelitian ini, kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data hasil review ahli kependidikan dan uji coba siswa. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil validasi multimedia interaktif dari: 1) uji ahli isi berada pada nilai 93% (sangat baik); 2) uji ahli desain pembelajaran pada nilai 86% (baik); 3) uji ahli media pembelajaran pada nilai 95% (Sangat baik); 4) uji coba perorangan pada nilai 89,5% (baik); 5) uji kelompok kecil pada nilai 89 (baik); 6) uji coba kelompok besar berada pada nilai 90% (Sangat baik). Merujuk dari hasil diatas maka dapat dikatakan bahwa multimedia interaktif materi atletik lempar cakram dapat dikatakan valid dan dapat digunakan untuk pembelajaran atau penelitian lebih lanjut. Kata Kunci : model ADDIE, multimedia interaktif, pengembangan The objective of this study is 1) describing the process of PJOK interactive multimedia of eight grade students at SMP 4 Situbondo, and 2) determining the validation of interactive multimedia. The research and development’s model which is used is ADDIE. Subsequently, the product will be tested to the students through three steps namely individual testing, small group testing, and field trials. A data collection method which is used in this study is questionnaire. In this study, the questionnaires were used to collect the result of the expert review and students test. The data were analyzed by using qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analysis. The validation of the multimedia interactive from: 1) the content subject is about 93% (very good qualifying); 2) test instructional design is about 85%( good qualifying); 3) the learning media is about 95% (very good qualifying); 4) individual testing is about 89,5% (good qualifying); 5) small group test is 89% (good qualifying);6) field trials is about 90% ( very good qualifying). Referring from the above result it can be said that interactive multimedia atletic discus throw can be said to be valid, and can be used for learning or further researchkeyword : development, ADDIE model, interactive multimedia
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAKBOLA ., Kadek Endy Prahaditha; ., Drs.I Putu Panca Adi, M.Pd.; ., I Gede Suwiwa, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11704

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII G SMP Negeri 3 Bangli tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan bentuk guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII G SMP Negeri 3 Bangli dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang yang terdiri 15 orang putra dan 15 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa rata-rata aktivitas belajar secara klasikal teknik dasar passing sepakbola pada siklus I adalah 6,3 (aktif) dan pada siklus II adalah 7,6 (aktif). Sedangkan persentase ketuntasan hasil belajar pada siklus I mencapai 56,7% dan pada siklus II mencapai 100%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII G SMP Negeri 3 Bangli. Disarankan kepada guru penjasorkes agar menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam proses pembelajaran, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola. Kata Kunci : Kooperatif tipe STAD, aktivitas belajar, hasil belajar, Teknik dasar passing sepakbola. Abstract The aim of this study to improve the activity and the results of basic techniques of football passing,through the application of cooperative learning model tipe STAD to class VII G NEGERI 3 BANGLI SCHOOL school years of 2015/2016. Research this is reseach to action the class,with the form of a teacher as a reseacher conducted in two cycles consisting of the planning stage,implementation,observation/evaluation and reflection.The subject of this reseach is the students VII G class of SMP Negeri 3 Bangli with a total of 30 students consisting of 15 sons and 15 daughters. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on data analysis, it’s found that the average of learning activity in the classical technique of football passing in cycle I is 6,3 (active) and in cycle II is 7,6 (active). While the precentage of completted of learning outcomes in cycle I reached 56,7% and while in cycle II reached 100%. Based on results of data analysis and discussion can be concluded that rhe activity and learning outcomes of passing football basic technique increased through the application of cooperative learning odel type STAD in students VII G class off SMP Negeri 3Bangli. It’s suggested to penjasorkes teacher to apply coopertive learning model type STAD in learning process. Because is real to effective to increased activity and results of learning passing football basic technique. keyword : Key words ;cooperative type STAD, learning actvity, results of study and passing football basic technique.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DIBANDINGKAN DENGAN NHT TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAK BOLA ., Gede Suarjuliasa; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or; ., I Gede Suwiwa, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe students teams achievemen divisions (STAD) dibandingkan dengan numbered head together (NHT) terhadap hasil belajar teknik dasar passing (menggunakan kaki bagian dalam dan kaki bagian luar) sepak bola.Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan menggunakan rancangan penelitian the randomized pretests-postest control group the same subject design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017 berjumlah 62 orang yang terdistribusi ke dalam dua kelas yaitu kelas VIIIA dan kelas VIIIJ. Pengundian kelompok eksperimen (STAD) dan kelompok kontrol (NHT) dilakukan dengan simple random sampling berdasartkan kelas. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes objektif, observasi dan unjuk kerja. analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Angka signifikansi yang diperoleh melalui Uji t adalah p
IMPLEMENTASI KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING CONTROL SEPAK BOLA ., Wayan Aditya Evandira Mulyama; ., Prof. Dr. I Wayan Rai, MS; ., I Gede Suwiwa, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepak bola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian adalah 26 orang jenis guru sebagai peneliti dan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data aktivitas belajar passing control Sepak Bola secara klasikal sebesar 7,8 (aktif) pada siklus I dan meningkat sebesar 1,7 menjadi 9,5 (sangat aktif) pada siklus II. Analisis data hasil belajar passing control Sepak Bola pada siklus I persentasenya sebesar 69.3% dan meningkat sebesar 30.7% menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control kaki bagian dalam sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Sawan tahun pelajaran 2016/2017. Disarankan kepada guru penjasorkes dengan mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing control kaki bagian dalam sepak bola pada siswa.Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif, aktivitas belajar, hasil belajar, sepak bola This study aims to improve the activity and results of learning basic techniques of passing control of football through the implementation of cooperative learning model type NHT.This research is a classroom action research conducted in two cycles with the research subjects were 26 people with type research of the teacher as a researcher who analyzed using descriptive statistical analysis.Based on the analysis of learning activity data passing Football classical control of 7.8 (active) in the first cycle and increased by 1.7 to 9.5 (highly active) in the second cycle. The data analysis of learning outcomes passing control football in the first cycle percentage is 69.3% and increased by 30.7% to 100% in the second cycle.Based on the results of data analysis and discussion concluded that the activities and outcomes of learning the basic techniques of passing control leg in football increased through the implementation of cooperative learning model type NHT in class VII SMP Negeri 2 Sawan B school year 2016/2017. Penjasorkes recommended to teachers to implement cooperative learning model type NHT as shown to increase activity and learning outcomes passing control leg in football in students.keyword : cooperative learning model, learning activities, learning outcomes, football
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN MACROMEDIA FLASH 8 MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN ., I Kadek Mahendra Meyana; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., I Gede Suwiwa, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mendeskripsikan bagaiman rancangan multimedia pembelajaran interaktif 2) tanggapan ahli kependidikan terhadap pengembangan multimedia pembelajaran interaktif , 3) tanggapan siswa terhadap multimedia pembelajaran interaktif yang dikembangkan. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Tahapan dari model ini meliputi tahap Analisis (analyze), desain (design), pengembagan (development), implementasi (Implementation), dan evaluasi (evaluation). Pada tahap validasi, produk divalidasi melalui tinjauan oleh ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, 3 orang siswa untuk uji perorangan, 6 orang siswa untuk uji kelompok kecil, dan 30 orang siswa untuk uji coba kelompok besar. Instrumen pengumpulan data berupa kuisioner/angket. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Disimpulkan bahwa desain pengembangan multimedia pembelajaran interaktif menghasilkan laporan pengembangan produk yang baik. Kelayakan multimedia pembelajaran interaktif diperoleh berdasarkan data dari angket yang kemudian di analisis secara deskriptif kuantitatif dan dikonversi ke dalam konversi tingkat pencapaian dengan skala 5. Tinjauan ahli isi matapelajaran dengan kualifikasi baik (75%), tinjauan ahli desain pembelajaran dengan kualifikasi baik (87,27%), tinjauan ahli media pembelajaran dengan kualifikasi baik (83,33%), uji coba perorangan dengan kualifikasi sangat baik (92,33%), uji kelompok kecil dengan kualifikasi sangat baik (91,33%), uji coba kelompok besar dengan kualifikasi baik (89,06%). Dari penelitian tentang pengembangan multimedia pembelajaran ini diharapkan dapat menjadi sumber belajar yang efektif dan efesien.Kata Kunci : Multimedia Interaktif, model ADDIE, PJOK The purpose of this study were 1) to describe how the design of multimedia interactive learning 2) education expert feedback on the development of multimedia interactive learning, 3) the responses of students to multimedia interactive learning developed. The development of research using models ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Stages of this model include phase analysis (analyze), design (design) architecture, development (development), implementation (Implementation), and evaluation (evaluation). In the validation phase, the products are validated through a review by experts of the course content, instructional media experts, instructional design expert, 3 person students for individual test, 6 person students for small group test, and 30 person students for testing large groups. Data collection instruments like questionnaire / questionnaire. Analysis of the data used is descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. It was concluded that the design of the development of multimedia interactive learning generates reports good product development. Feasibility multimedia interactive learning based on data obtained from a questionnaire which is then analyzed by descriptive quantitative and converted into a conversion rate of achievement with a scale of 5. Review of lesson content expert with good qualifications (75%), expert review of instructional design with good qualification (87.27 %), expert review media with good qualifications (83.33%), individual testing with excellent qualifications (92.33%), small group test with excellent qualifications (91.33%), a large group trials with good qualifying (89.06%). From research on the development of instructional multimedia is expected to be a source of learning effective and efficient.keyword : Multimedia Interactive, ADDIE models, PJOK
*IMPLEMENTASI KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA BASKET ., Putu Lia Purnamawati; ., I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or.; ., I Gede Suwiwa, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (chest pass dan bounce pass) bola basket melalui Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Studennt Teams Achievement Division (STAD) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Teknik Dasar Passing Bola Basket pada Siswa Kelas X Bahasa dan Seni SMA Laboraturium Undiksha Singaraja Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas. Dengan bentuk guru sebagai peneliti. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X Bahasa dan Seni yang berjumlah 22 orang. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Data aktivitas belajar pada siklus I secara klasikal adalah 59.0% pada kategori cukup aktif dan hasil belajar pada siklus I mencapai 64,0%. Pada siklus II, aktivitas belajar secara klasikal adalah 91.0% pada kategori aktif, hasil belajar mencapai 86.4%. Berdasarkan hasil analisis data, simpulan penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket meningkat melalui Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Teknik Dasar Passing Bola Basket pada Siswa Kelas X Bahasa dan Seni SMA Laboraturium Undiksha Singaraja Tahun Pelajaran 2017/2018. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam proses pembelajaran karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket. Kata Kunci : Model pembelajaran STAD, aktivitas, hasil belajar, bola basket. *ABSTRACT This research aims to increase activity and learning result o basic technique of passing (chest pass and bounce pass) basketball through Implementation of Cooperative Learning Model Type Student Teams Achievemen Division (STAD) to Increase Activity and Learning Outcomes Basic Teachnique of Passing Basketball on Studen os Class X Language and High Scool Art Laboraturium Undiksha Singaraja Lesson Year 2017/2018 This research belongs to classroom action research. With the form of a teacher as a reseaecher. The subjects of this study are students of class X Language and Art which amounted 22 people. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The data of learning activity in cycle I is classical is 59.0 in the categiry is quite active and learning outcomes in the first cycle reached 64.0 . in cycle II, classical learning activity is 91.0 in active category, learning outcomes reach 86.4 . Based on the result of data analysis, the conclusion of this research is the activity and the result of learning the basic technique of basketball passing increased through the Implementation of STAD Model Cooperative Learning to Increase Activities and Learning Outcomes Basic Technique Passing Basketball on Students of Class X Language and Art of SMA Laboraturium Undiksha Singaraja Lesson Year 2017/2018. Suggested to teacher penjasorkes can implement STAD type cooperative learning model in learning process because it can increase activity and result learn basic technique of passing basketball.keyword : Model of learning STAD, activity, the, basketball
Co-Authors ., ASWAN RIADI ., Dewi Citra Yunita ., Gede Suarjuliasa ., Gede Yopa Marta Dinata ., Ghali Wahyu Pratama ., Gregorius Made Ari Hendiarsa ., Guntur Rollies Maulana ., Gusti Ayu Nyoman Trimaya Dewi ., Gusti Ayu Nyoman Wini Arti ., Gusti Bagus Maha Aryasa ., I Gede Handika Putra ., I Gede Oka Suartama ., I Gusti Ayu Melia Wirasanti ., I Gusti Gede Agung Sutendra ., I Gusti Ngurah Kade Wahyu Dwi Febrianto ., I Gusti Ngurah Putu Ariana ., I Kadek Juliana ., I Kadek Mahendra Meyana ., I Km Agus Martayana ., I Komang Triana Putra ., I Made Kartika Juniawan ., I Made Megananda ., I Made Yoga Astawa ., I Made Yudha Aristayana ., I Made Yudi Parmadi ., I Putu Beni Pradika ., I Wayan Darma Astawa ., I Wayan Gusnika Artama ., I Wayan Kusuma Jaya ., Ida Ayu Made Indra Prathami ., Itqan Kunara p ., Kadek Agus Juli Artawan ., Kadek Endy Prahaditha ., Komang Adi Gunawan ., Komang Agus Setia Gunawan ., Komang Arsaniya ., Ldy Awan I Ketut ., Made Suwarta Jaya ., Miftakul Sokheh ., Muhamad Bisri ., Ni Komang Ayu Triana Dewi ., Ni Luh Ayu Marlina Dewi ., Ni Luh Putu Sintya d ., Ni Putu Nesa Nirna Mudianti ., Pande Pt Gd Aryaguna ., Putu Dena Ariesma Wahyudi ., Putu Desilia Bhinekawati ., Putu Gde Primastudiarta ., Putu Hendra Suhermawan ., Putu Lia Purnamawati ., Suci Diatmika I Kade ., Suma Indrawan Nyoman ., Wayan Aditya Evandira Mulyama Adnyana, Kadek Tri Ariawan, I Kadek Restu Artanayasa, Wayan ASWAN RIADI . atmaja, pande made yudi rawita Bagus Putu Adhitya, I Gusti Ngurah Barlinty, Anatsa Candra Dewi, Ni Komang Alit Tri Dewi Citra Yunita . DIPA PRATAMA, DIPA Dr. I Made Kirna,M.Si . Gede Doddy Tisna MS Gede Suarjuliasa . Gede Yopa Marta Dinata . Ghali Wahyu Pratama . Grace Yuliana, Putri Gregorius Made Ari Hendiarsa . Guntur Rollies Maulana . Gusti Ayu Nyoman Trimaya Dewi . Gusti Ayu Nyoman Wini Arti . Gusti Bagus Maha Aryasa . Hafidz Almada Hariyanti, Wiwin Hendra Mashuri Hendriketa da Silva I Gede Doddy Tisna M.S I Gede Eka Kurnia Wiratama I Gede Handika Putra . I Gede Oka Suartama . I Gst Lanang Agung Parwata I Gusti Ayu Melia Wirasanti . I Gusti Gede Agung Sutendra . I Gusti Ngurah Bagus Rona Wisaka I Gusti Ngurah Kade Wahyu Dwi Febrianto . I Gusti Ngurah Putu Ariana . I Gusti Putu Sudiarta I Kadek Adi Sukma Nanda I Kadek Indrayana Kusuma I Kadek Juliana . I Kadek Mahendra Meyana . I Ketut Iwan Swadesi I Ketut Yoda I Km Agus Martayana . I Komang Bayu Arika Divayana I Komang Dedi Suriantika I Komang Sukarata Adnyana I Komang Sukarata Adnyana I Komang Triana Putra . I Made Gede Arta Mahardika I Made Kartika Juniawan . I Made Krisnanta Berliyanta I Made Megananda . I Made Parwa Santika I Made Satyawan I Made Subawa Putra Loka I Made Sutajaya I Made Yoga Astawa . I Made Yudha Aristayana . I Made Yudi Parmadi . I Nyoman Kanca I Nyoman Kurniawan I Putu Beni Pradika . I Putu Darmayasa I Putu Panca Adi I Wayan Darma Astawa . I Wayan Gusnika Artama . I Wayan Kusuma Jaya . I Wayan Muliarta I Wayan Rai I Wayan Rai I Wayan Restu Adi Wiguna Ida Ayu Made Indra Prathami . Ida Ayu Ngurah Agung Yuni Kartika Itqan Kunara p . Jana, I Made Jana Putra Wiana JAYA, I WAYAN KUSUMA JAYA, I WAYAN KUSUMA Junior, Nelson Kautzner Marques Kadek Agus Juli Artawan . Kadek Endy Prahaditha . Kadek Nova Juniartha Ketut Peri Ardiasa Komang Adi Gunawan . Komang Agus Setia Gunawan . Komang Arsaniya . Komang Ayu Krisna Dewi Komang Ayu Laksmi Saputri Komang Sudiarta Kusuma, I Made Ananta Kusuma, Ketut Chandra Adinata Kusumayuda, I Kadek Panji Ldy Awan I Ketut . Liberta Loviana Carolin Luh Made Widhi Rusmaladewi Luh Putu Spyanawati M.Or S.Pd I Ketut Budaya Astra . M.Or. S.Pd. I Ketut Semarayasa . Made Agus Dharmadi Made Agus Wijaya Made Suwarta Jaya . Mahedi, Putu Mahedi Martini, Ketut Pasek Masdiana Maulani Khofifa Mayza Pironanda Patah Miftakul Sokheh . MS Prof. Dr. I Wayan Rai . Muhamad Bisri . Muhammad Kartiko Kusuma Wardana Ni Ketut Widhi Trisna Wati Widhi Trisna Wati Ni Komang Ayu Triana Dewi . Ni Luh Ayu Marlina Dewi . Ni Luh Putu Sintya d . Ni Luh Putu Spyanawati Ni Putu Dwi Sucita Dartini Ni Putu Nesa Nirna Mudianti . Norazila, Anika Nurul Raodatun Hasanah Nyoman Sadhu Gunawan Oka Ananta Yogiswara Pande Pt Gd Aryaguna . Pande Putu Epa Adnyana Patah, Mayza Pironanda peby Gunarto Pratama Putra, I Wayan Wisma Prof. Dr. I Wayan Rai, MS . Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si . Putra, Ananda Martendra Putra, Gusti Ngurah Komang Wirayudi Putu Dena Ariesma Wahyudi . Putu Desilia Bhinekawati . Putu Gde Primastudiarta . Putu Hendra Suhermawan . Putu Lia Purnamawati . Putu Merta Adi Kusuma Jaya Raditya, I Wayan Arya Kripa Redi Dana Yasa, Ketut Rizky Suhartono Rohayati, Yeye S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sadhu Kosala, Made Pasek Sambeka, Endrigo Saputra, I Ketut Karya Adi Septyan Pemardo Pasaribu Spyanawati, Luh Putu Suci Diatmika I Kade . Suma Indrawan Nyoman . Sumantra, Kadek Arya Sumarjono, Kadek Jefry Dwi Suriantika, I Komang Dedi Syarif Hidayat Valentino Bagus Sugiantara Wahjoedi Wahyu Hidayat Wardana, Muhammad Kartiko Kusuma Waruwu, Calvin Candra Christian Wasti Danardani Wati, Ni Ketut Widhi Trisna Wati Widhi Trisna Wayan Aditya Evandira Mulyama . Widyani, Ida Anak Agung Istri Mirah Wiwin Hariyanti Yanti, Ni Kadek Prisila Yeye Rohayati Yogi, Nyoman Dharma Yogiswara, Oka Ananta Yuni Kartika, Ida Ayu Ngurah Agung Zaza Aina Fitra