Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Idea Pengabdian Masyarakat

Peningkatan Pengetahuan Mengatasi Alergi Pada Balita Melalui Edukasi Online Gizi Prita Dhyani Swamilaksita; Anugrah Novianti
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): January
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.301 KB) | DOI: 10.53690/ipm.v1i1.19

Abstract

Alergi pada balita telah berkembang menjadi masalah kesehatan yang cukup serius karena angka kejadiannya terus meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Prevalensi alergi telah meningkat maka alergi harus dianggap sebagai masalah kesehatan utama, dimana 5-15% populasi anak di seluruh dunia menderita alergi. Faktor resiko alergi pada balita disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan. Banyak kasus berhubungan dengan peranan pemberian ASI ekslusif dan paparan dini terhadap makanan pendamping ASI dapat digunakan sebagai faktor protektif terhadap kemuculan alergi pada balita. Pola pemberian makan pada anak, khususnya balita tidak terlepas dari peran ibu sebagai manajer rumah tangga yang juga dipengaruhi oleh pengetahuan, pendidikan, pendapatan, banyak anak dalam keluarga, paritas, dan sebagainya. Penanganan yang baik untuk anak penderita alergi dapat memperbaiki pola makannya sehingga lambat laun dapat beradaptasi dengan makanan yang dimakan. Tujuan utama dari pegabdian masyarakat ini yaitu meningkatan pengetahuan mengenai penanganan alergi pada balita kepada masyarakat luas dan ibu yang memiliki anak penderita alergi pada khsusunya sehingga pemberian makan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan dapat dilakukan dengan baik. Kegiatan edukasi perlu dilakukan secara lebih luas sehingga materi yang telah disusun dapat tersosialisasikan ke masyarakat, khususnya ibu yang memiliki anak dengan alergi melalui edukasi gizi secara online.
Efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan pada Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik di Puskesmas Cikupa, Kabupaten Tangerang Anugrah Novianti; Tyas Putri Utami; Rifka Dewi Kherunnisa; Nisa Indriani
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 02 (2022): May
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.985 KB) | DOI: 10.53690/ipm.v2i03.121

Abstract

Nutritional problems that are often encountered in pregnant women include Chronic Energy Deficiency (CED). Chronic Energy Deficiency (CED) is a condition of a person who suffers from chronic (chronic) food shortages, which is characterized by an upper arm circumference (LILA) < 23.5 cm, resulting in health problems. The purpose of community service activities is to look at the effectiveness of the supplementary feeding program for pregnant women with SEZ for 3 weeks. According to the service team survey, the high number of pregnant women who are at high risk (experiencing anemia and CED) from 10 villages in the Cikupa District Health Center, namely around 247 pregnant women with SEZ and 494 pregnant women with anemia throughout 2021. The method of service is case study, persuasive and educative to the community. The results of the service showed that there was a difference in the weight of pregnant women (n=27) before and after the PMT intervention for 3 weeks, so that giving PMT was considered effective for increasing the weight of pregnant women with SEZ significantly.