Claim Missing Document
Check
Articles

The Effectiviness of Soursop (Annona Muricatal) Leaves Decortion Water on the Leucorrhea Yulianti, Santi; Silawati, Vivi; Dahlan, Febry Mutiariami; Azzahroh, Putri
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.4995

Abstract

Garut Regency in 2021, women who experienced vaginal discharge were 318,976 or 29.73%. The high number of cases of vaginal discharge in women of childbearing age and the frequent occurrence of less serious treatment when vaginal discharge occurs are of particular concern among women. One way that can be done to treat vaginal discharge is to use a decoction of soursop leaves because they contain antiseptic substances that can kill germs, namely phenol, which has antiseptic properties 5 times more effective than ordinary phenol. Objective: To determine the effectiveness of soursop leaf decoction (Annona muricata L) on vaginal discharge in women of childbearing age in the Karangmulya Health Center Working Area, Garut Regency. Methodology: This study used a quasi-experimental pre-test-post-test with control design. The population in the study were all those who experienced leucorrhea with a score of >5 or 50 people. The sample in the study used total sampling which was divided into two groups, 25 respondents in the experimental group and 25 respondents in the control group. The instruments used were observation sheets and technical instructions about the use of soursop leaf decoction. Data analysis used the Wilcoxon and Mann Whitney tests. Results: The average score of vaginal discharge in the experimental group before the intervention was 10.32 and after the intervention was 6.84, while the average score in the control group in the first measurement was 10.36 and in the second measurement was 9.04. The bivariate results showed a p-value in the experimental group of 0.000, a p-value in the control group of 0.000 and a p-value comparison of the experimental and control groups of 0.000. Conclusion: Soursop leaf decoction has been proven effective in treating vaginal discharge in women of childbearing age, so there is a difference in vaginal discharge experienced by women of childbearing age after being given soursop leaf decoction between the experimental and control groups. Suggestion: It is hoped that women of childbearing age can handle or treat vaginal discharge independently by using soursop leaf decoction.
PENGARUH PEMBERIAN SUPLEMENTASI TABURIA DAN BUBUR KACANG HIJAU TERHADAP BERAT BADAN BALITA DI PUSKESMAS KECAMATAN TEBET TAHUN 2021 Hanifah, Fitria Nur; Choirunissa, Risza; Azzahroh, Putri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i1.807

Abstract

 AbstrakMasalah gizi merupakan salah satu penentu kualitas sumber daya manusia, kekurangan gizi akan menyebabkan kegagalan pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan yang akan berakibat pada meningkatnya angka kesakitan dan kematian. Data DKI Jakarta tahun 2020 kota Jakarta Selatan memiliki angka kurang gizi 4,11%, Survey awal yang dilakukan oleh peneliti di Puskesmas Kecamatan Tebet pada bulan Oktober 2021 terdapat 50 balita dengan status gizi di bawah garis merah. Kemenkes menerapkan program pemberian sumplementasi untuk meningkatkan status gizi balita menggunakan taburia. Peneliti memberikan intervensi melalui bubur kacang hijau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian sumplementasi taburia dan bubur kacang hijau terhadap berat badan balita di Puskesmas Kecamatan Tebet.Penelitian menggunakan rancangan kuantitatif dengan rancangan Two Group Pre-Post Test with Control Design dengan pemberian bubur kacang hijau selama 14 hari. Analisis menggunakan Independent Sample T-Test. Dengan hasil penelitian rata-rata berat badan belita sebelum dilakukan penelitian pada kelompok intervensi adalah 7,57 Kg dan Berat badan setelah penelitian menjadi 7,96  Kg. Rata-rata berat badan kelompok kontrol sebelum dilakukan penelitian adalah 8,93 Kg dan sesudah penelitian adalah 8,99 Kg. Hasil uji statistik dengan menggunakan metode Independent Sample T-Test menunjukan p value = 0,032 (< α= 0,05) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang diberikan taburia dan kelompok yang diberikan taburia dan kacang hijau. Diharapkan pemberian suplementasi taburia dan bubur kacang hijau dapat diterapkan secara menyeluruh pada pelayanan kesehatan Indonesia.
Pengaruh Sari Kacang Hijau dan Tablet FE Terhadap Kadar Hemoglobin Remaja Putri dengan Anemia di MTs Ar Roudloh Kabupaten Bandung Tahun 2021 Maulina, Nurita; Choirunissa, Risza; Azzahroh, Putri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i1.811

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi angka kejadian anemia pada remaja putri di negara-negara berkembang menurut WHO pada tahun 2018 masih tinggi yaitu sekitar 53,7%. Pemerintah Indonesia telah mencanangkan program konsumsi tablet Fe untuk remaja putri di SMP dan SMA. Namun, penyerapan tablet Fe akan maksimal apabila dikonsusmi bersamaan dengan Vitamin C. Sari Kacang Hijau mengandung zat besi dan vitamin C yang tinggi dan dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan kadar hemoglobin.Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian Sari Kacang Hijau dan Tablet Fe terhadap kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia di MTs Ar Raudloh Kabupaten BandungMetodologi: Penelitian Quasi-experiment ini menggunakan rancangan pre-test post-test two groups design. Sampel pada penelitian ini berjumlah 32 orang remaja anemia yang terdiri dari 16 sampel perlakuan dan 16 sampel kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. data dianalisis menggunakan uji independent t test.Hasil Penelitian: Rerata kadar Hb remaja putri sebelum (pretest) pada kelompok intervensi adalah 10,6 gr/dl dan kadar Hb setelah intervensi adalah 12,22 gr/dl. Rerata kadar Hb remaja putri sebelum (pretest) pada kelompok kontrol adalah 10,33 Gr/dl. Dan kadar Hb setelah (pretest) pada kelompok kontrol adalah 10,96 gr/dl. Hasil uji statistik independent t test menunjukan nilai p value =0,000 lebih kecil dari nilai α (0,05) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar Hb sesudah pemberian sari kacang hijau dan pemberian tablet Fe dengan hanya diberikan tablet Fe saja.Kesimpulan        : Terdapat pengaruh pemberian sari kacang hijau dan pemberian tablet Fe terhadap kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia di MTs Ar Raudloh Tahun 2021. Kata Kunci         : Sari Kacang Hijau, Peningkatan Kadar Hb, Sari Kacang Hijau
Efektivitas Prenatal Yoga Dan Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil di Puskesmas Gang Sehat Kota Pontianak Tahun 2021 Adinda, Paula Natasa; Choirunissa, Risza; Azzahroh, Putri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i2.812

Abstract

Selama masa kehamilan biasanya banyak keluhan atau ketidaknyamanan yang biasa terjadi. Salah satunya yaitu nyeri punggung yang terjadi pada ibu hamil trimester III. Salah satu upaya untuk mengatasi keluhan nyeri punggung adalah dengan mengkombinasikan prenatal yoga dengan aromaterapi lavender. Sehingga seefektif mungkin mampu menurunkan nyeri punggung ibu hamil trimester III. Tujuan penelitian Untuk mengetahui efektivitas prenatal yoga dan pemberian aromaterapi lavender  terhadap nyeri punggung pada ibu hamil di Puskesmas Gang Sehat Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi eksprimen dengan pendekatan two group pre test-post test with control desing. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil trimester III (usia kehamilan ≥28 minggu - 36 minggu). Sampel menggunakan teknik purposive sampling dimana pada kempok intervensi 18 orang dan kelompok kontrol 18 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunalkan alat berupa lembar pengukur tingkat nyeri dengan menggunakan Visual Analog Scale (VAS). Analisis yang diguankan Analisis Univariat dan Analisis Bivariat. Hasil Penelitian diperoleh nilai p value 0.000 < = 0,05 artinya prenatal yoga dan pemberian aromaterapi lavender efektif untuk mengatasi nyeri punggung pada ibu hamil. Diharapkan penelitian ini, dijadikan bahan masukan dan evaluasi dalam memberikan pelayanan antenatal care untuk mengatasi keluhan nyeri punggung pada ibu hamil. Kata Kunci : Prenatal Yoga, Aromaterapi lavender, Kehamilan dan Konsep Nyeri
The The Effect of Ambon Banana Smoothies on Hemoglobin Levels in Third Trimester Pregnant Women with Anemia at TPMB Wahdiati Putri, Ade Mona Julia; Carolin, Bunga Tiara; Azzahroh, Putri
International Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 3 No. 3 (2025): IJMHS Vol 3 No 3 (2025)
Publisher : Rajaki of Tulip Medika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61777/ijmhs.v3i3.113

Abstract

Background: Anemia is a condition of low oxygen levels in the blood caused by a lack of iron intake, which is necessary for the formation of hemoglobin. There are two ways to prevent anemia: pharmacologically, by taking iron tablets, and non-pharmacologically, by consuming Ambon banana smoothies. Purpose: To determine the effect of administering Ambon banana smoothies on hemoglobin levels in pregnant women in their third trimester with anemia at the Wahdiati Maternity Clinic in Tangerang Regency. Methods: The data analysis used was univariate analysis. The average hemoglobin level before the administration of Ambon banana smoothies in the control group was 10,56 g/dL, while in the intervention group it was 10,29 g/dL. The average hemoglobin level after administration of Ambon banana smoothies in the control group was 11,50 g/dL, while in the intervention group it was 12,36 g/dL. The results of the bivariate analysis using an independent t-test yielded a p-value of 0,001 (p < 0,05). This finding indicates that there was a significant difference in the increase in hemoglobin levels between the control group and the intervention group. Conclusion: Ambon banana smoothies are a safe and effective alternative therapy for increasing hemoglobin levels. Further research with larger samples and longer intervention durations is recommended to reinforce these findings Keywords: anemia in pregnant women, hemoglobin levels, ambon banana smoothies, third trimester, nutritional intervention.