Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Criticality in self-assessment: Writing learning innovations in forming critical thinking Harsono, Harsono; Hafsi, Ainur Rofiq; Mukminin, Amirul
Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14 No 3 (2024): January : Education Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/cendikia.v14i3.4532

Abstract

This qualitative research aims to analyze the implementation of writing learning innovations that emphasize criticality in the self-assessment of class V students at SDI Al Munawwarah, Pamekasan, in the 2022–2023 academic year. Using classroom observation methods, teacher interviews, and document analysis, the research results show that this innovation has a positive impact on the development of students' critical thinking. Students experience an increased ability to convey the quality of their writing objectively, identify strengths and weaknesses in arguments, and carry out in-depth analysis of the structure of their writing. These results demonstrate the importance of integrating criticality in self-assessment into writing instruction at the elementary level, which prepares students to face the increasingly complex demands of the educational world. This research provides practical guidance for educators in developing learning innovations that promote critical thinking. The implication is to increase our understanding of the relationship between self-assessment and critical thinking in elementary education.
MENULIS CERITA PENDEK BERBAHASA MADURA MELALUI REMAKE CERITA ISLAMI BAGI SANTRI Hafsi, Ainur Rofiq; Supratman, Muhammad Tauhed; Jannah, Ukhti Raudhatul; Supardi, Lili; Amin, Novita Fitri
NGABDIMAS UNIRA Vol 2, No 1 (2022): Pengabdian kepada Masyarakat (Ngabdimas)
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.195 KB) | DOI: 10.53712/ngu.v2i1.1518

Abstract

Salah satu Pondok Pesantren yang masih mempertahankan ciri khas salaf adalah Pondok Pesantren Syekh Abdurrahman. Santri dilarang membawa HP, Menonton TV, membawa HP, dan menggunakan internet selama berada di lingkungan pesantren. Santri hanya memiliki waktu yang sangat terbatas untuk serap informasi dunia luar, hanya pada saat pembelajaran di lembaga formal berlansung. Permasalahan pertama yang dialami mitra yakni keringnya kreatifitas santri dalam membuat karya tulis. Santri tidak kreatif dalam membuat karya tulis disebabkan oleh minimnya wawasan dan terbatasnya akses teknologi bagi santri. Usia santri yang mayoritas remaja menunjukkan geliat tertarik untuk menulis cerita pendek (cerpen). Untuk mengatasi hal tersebut, pengusul menawarkan solusi berupa pelatihan bagi para santri dalam membuat cerita pendek. Permasalahan kedua, pihak pesantren menginginkan agar karya tulis yang nantinya dibuat oleh para santri agar mencerminkan Akhlaqul Karimah dalam bentuk pola komunikasi ragam Bahasa Madura yang tepat. Untuk permasalahan ini, pengusul menawarkan agar cerpen yang akan dibuat oleh siswa menggunakan Bahasa Madura. Penggunaan Bahasa Madura yang baik dan benar terutama dalam pemilihan Ragam Bahasa yang tepat. Permasalahan ketiga, pengasuh menginginkan agar tema dan isi cerita pendek yang akan dibuat oleh santri agar tetap bernuansakan Islami. Cerpen diharapkan tidak berisi hal-hal yang jauh dari nilai Islam seperti cerpen pop yang menyuguhkan narasi vulgar yang bisa membuat pembaca menjadi berimajinasi maksiat. Selanjutnya pengusul menawarkan agar cerpen yang akan dibuat santri bertemakan Islami. Terlebih dahulu santri akan remake (membuat ulang) cerita islami terdahulu. Santri modifikasi unsur tokoh, setting, dan sudut pandang pada cerpen terdahulu. Selanjutnya, berkat pengalaman sebelumnya siswa akan dengan mudah untuk membuat cerpen karya sendiri. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan kompetensi santri dalam membuat cerpem secara mandiri dan luaran kegiatan ini berupa artikel ilmiah pada jurnal nasional. Tindak lanjut kegiatan ini adalah santri akan dibantu untuk mengirimkan cerpen mereka media cetak atau online sebagai apresiasi atas atensi dan kreativitas santri.
PENERAPAN SISTEM PERTANIAN BERKELANJUTAN GUNA MENDUKUNG PRODUKSI PERTANIAN DI DESA TERRAK KECAMATAN TLANAKAN KABUPATEN PAMEKASAN Zabadi, Fairus; Fatoni, Ahmad; Hafsi, Ainur Rofiq; Supardi, Lili
NGABDIMAS UNIRA Vol 2, No 2 (2022): Pengabdian kepada Masyarakat (Ngabdimas)
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.136 KB) | DOI: 10.53712/ngu.v2i2.1632

Abstract

Sektor pertanian merupakan sektor penting dalam menopang kehidupan manusia. Sistem pertanian yang ada selalu mengandalkan bahan kimiawi yang berbahaya untuk meningkatkan produksi pertanian. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem pertanian berkelanjutan di Desa Terrak Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan.   Hal ini menuntut adanya penerapan teknologi yang dapat mengoptimalkan hasil pertanian. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah penerapan sistem pertanian berkelanjutan. Agar teknologi yang diterapkan dapat diaplikasikan di lingkungan petani maka perlu adanya metode yang tepat untuk mengkomunikasikan teknologi ini terhadap petani. Program Kreatifitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu bentuk transfer informasi teknologi dari akademisi terhadap  petani.  Petani diharapkan akan  memperoleh informasi tentang teknik budidaya yang baik dan berorientasi pada hasil/produksi pertanian.
Analisis Delta Rapor Pendidikan dan Penyusunan ARKAS pada Kurikulum Merdeka Indahwati, Rohmah; Hafsi, Ainur Rofiq; Jannah, Ukhti Raudhatul; Kurniati, Dwi
NGABDIMAS UNIRA Vol 3, No 2 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat (Ngabdimas)
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/ngu.v3i2.2139

Abstract

KKG Gugus 3 Pademawu merupakan Kelompok Kerja Guru yang terdiri dari sekolah dasar yang berada di kecamatan Pademawu. KKG Gugus 3 Pademawu terdiri dari SDN Pademawu Timur 1, SDN Pademawu Timur 4, SDN Pademawu 5, SDN Tanjung 1, dan SDN Tanjung 2. KKG Gugus 3 ini belum pernah melakukan kegiatan analisis delta rapor satuan Pendidikan dari masing-masing sekolah. Bahkan memahami isi rapor Pendidikan masih bingung, dan belum paham penyusunan ARKAS terbaru di satuan pendidikannya. Untuk itu, perlu adanya analisis rapor Pendidikan dan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) terkait rapor Pendidikan. Berdasarkan permasalahan ini, dilakukan workshop Analisis Delta Rapor Pendidikan dan Penyusunan ARKAS pada Kurikulum Merdeka. Hasil pengabdian ini adalah peserta memahami tentang Analisa delta rapor Pendidikan dan mampu Menyusun ARKAS dengan format baru sesuai Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).
Pelatihan Penggunaan Alat Ukur Dasar Fisika di SMK Islam Nurul Jadid Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang Joni, Idon; Larasati, Citra; Dewi, Nidian Puspa; Hafsi, Ainur Rofiq
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 6 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v6i3.2715

Abstract

Physics is actively involved in various experimental activities, particularly in observation and measurement. The purpose of this activity is to enhance students' knowledge and skills in understanding the concepts of Physics and to support the achievement of the current curriculum. Tenth-grade students in secondary school are taking theoretical physics lessons, which include the aspect of measurement. To improve students' understanding of measurement, it's best to conduct practical activities where they measure directly using basic measuring tools such as calipers, screw micrometers, multimeters, and O'haus balances. Community service at SMK Islam Nurul Jadid in Camplong District, Sampang Regency, was conducted by a team of lecturers from Madura University through training on the use of basic physics measuring instruments, with a total of 39 student participants divided into 8 groups. The results of this activity show that students' understanding and skills in using basic measuring tools have improved. This increase is based on the students' ability to take their own measurements. This is evidenced by an average assessment score of 92.7, which indicates that the criteria are of very good quality.