Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANGAN SKALA PRIORITAS KRITERIA PEMILIHAN SUPPLIER KAIN PADA UMKM ODELIA HIJAB MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) Pertiwi, Salsabila Suci; Wiyono Sutari; Sheila Amalia Salma
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2024): Ekasakti Jurnal Penelitian & Pegabdian (Mei 2024 - Oktober 2024)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v4i2.1084

Abstract

Saat ini UMKM di Indonesia berkembang pesat sehingga memberikan peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan bisnis, termasuk di sektor fashion. UMKM Odelia Hijab, yang berlokasi di Kabupaten Sumedang, menghadapi hambatan produksi seperti ketidakmampuan supplier dalam memenuhi permintaan kain yang mengakibatkan kualitas produk tidak optimal. Penelitian ini berfokus pada perancangan skala prioritas kriteria pemilihan supplier untuk UMKM Odelia Hijab menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) berdasarkan data yang dikumpulkan dari kuesioner stakeholder. Hasil penelitian menunjukkan skala prioritas kriteria pemilihan supplier berurutan sebagai berikut: (1) kualitas bahan, (2) pelayanan supplier, (3) waktu respons, (4) kebijakan stok supplier, (5) fleksibilitas perubahan permintaan, (6) biaya, dan (7) lokasi. Proses pemilihan supplier yang terintegrasi dengan kriteria ini diharapkan meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kualitas proses pemilihan supplier di UMKM Odelia Hijab.
Perancangan Sistem Monitoring Untuk Mengurangi Cacat Gosong Pada Produk Wadah Telur (Egg Tray) Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Di CV Maju Bersama Ridho, Muhammad; Wiyono, Wiyono; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Kecacatan yang sering timbul pada produk wadah telur dari hasil produksi pabrik antara lain penyok, berlubang, dan cacat warna (gosong). CV Maju Bersama merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang industri manufaktur, khususnya membuat wadah telur (egg tray). Proses produksi wadah telur merupakan salah satu faktor penting yang sangat mempengaruhi kualitas produk dari hasil produksi. Berdasarkan data yang diperoleh, persentase produk cacat berada diatas 1% sementara batas tingkat maksimum kecacatan produksi yang diinginkan oleh perusahaan adalah <1%. Penyebab kecacatan produk wadah telur antara lain adalah disebabkan oleh faktor manusia dan metode. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab produk cacat dan memberikan usulan perbaikan terhadap kualitas produk wadah telur yang tepat bagi perusahaan. Metode yang digunakan yaitu Quality Function Deployment (QFD). Berdasarkan penelitian yang dilakukan, nilai persentase cacat terbesar dibandingkan jenis cacat lainnya yaitu cacat gosong sebesar 70% dari jumlah produk yang defect. Diperlukannya perbaikan menggunakan beberapa tools untuk meminimasi jumlah produk defect pada proses pengovenan dengan menggunakan Quality Function Deployment (QFD), yang dibantu dengan menggunakan analisis fishbone, alternatif solusi, 5 why’s dan 5W-1H terkait dengan objek yang diteliti yang akhirnya peneliti dapat menentukan usulan rancangan perbaikan kualitas hasil produksi yaitu dengan membuat alat system monitoring menggunakan sensor pada mesin oven distasiun kerja proses pengovenan yang berpengaruh terhadap kualitas produk akhir dari produksi wadah telur.Kata kunci— QFD, defect, kualitas produk, eggtray, sensor, fishbone, 5W-1H
Perancangan Alat Bantu Kerja Penyangga Jumbo Bag pada Proses Pengayakan PS Grit PT Purna Baja Harsco menggunakan Metode Quality Function Depoyment (QFD) Putri, Andhini Amalia; Sutari, Wiyono; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT Purna Baja Harsco merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pelayanan peleburan baja serta pengelolaan limbah. Perusahaan tersebut memproduksi PS Grit dalam pelayanannya yang bernama Slag Processing menggunakan teknik pengayakan (sieving). Salah satu aktivitas pada proses produksi PS Grit terdapat subproses pengayakan yang bermasalah mengenai waktu proses yang melebihi waktu standar sehingga berpengaruh terhadap waktu siklus produksi PS Grit. Pada analisis akar permasalahan menggunakan diagram fishbone dan analisis Business Process Improvement (BPI) diketahui bahwa faktor penyebab masalah tersebut yaitu terjadinya aktivitas berulang yaitu memeriksa jumbo bag di posisi output hopper. Untuk memperbaiki proses pengayakan yang bermasalah agar dapat meminimasi waktu, maka dilakukan perancangan alat bantu kerja penyangga jumbo bag agar operator dapat dengan mudah menyiapkan jumbo bag untuk memaksimalkan aktivitas pemasangan jumbo bag tanpa harus dilakukan inspeksi bahkan inspeksi berulang menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). QFD merupakan metode pengembangan produk untuk menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam suatu karakteristik teknis sebagai dasar untuk merancang produk dengan memenuhi user needs. Perancangan alat bantu kerja penyangga jumbo bag diharapkan dapat menghilangkan inspeksi berulang pada proses pengayakan dari jumlah efisiensi waktu siklus eksisting 80% menjadi 88%. Kata kunci- PS grit, proses pengayakan, jumbo bag, business process improvement, quality function deployment, alat bantu kerja
Perancangan Trolley untuk Meminimasi Cacat Produk Leg Assy RR1 Model D2XX pada Proses Assembly di PT XYZ Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Adinegoro, Ghifary; Lubis, Marina Yustiana; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- PT XYZ merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi jok, komponen jok, komponen interior, dan komponen unit mesin untuk mobil. Salah satu jenis komponen jok mobil yang diproduksi oleh PT XYZ adalah Leg Assy RR1 Model D2XX. Data produksi perusahaan periode Oktober 2021 hingga Juli 2022 menunjukkan terdapat produk defect yang terdiri dari 13 jenis cacat. Terdapat enam proses pada produksi Leg Assy RR1 Model D2XX, yaitu proses receiving, welding, painting, assembly, final inspection, dan packing. Defect yang dapat terjadi diakibatkan oleh CTQ (critical to quality) proses yang tidak terpenuhi. Proses assembly merupakan proses dengan jumlah kemunculan defect terbanyak. Tugas akhir ini akan memperbaiki proses assembly dengan merancang trolley yang digunakan pada proses assembly. Penyelesaian masalah dilakukan menggunakan metode DMAI (define, measure, analyze, improve) dan perancangan produk usulan menggunakan metode quality function deployment (QFD). Hasil rancangan trolley usulan ini diharapkan dapat membantu mengurangi jumlah defect produk produk Leg Assy RR1 Model D2XX dan meningkatkan nilai level sigma yang semula 3,255 sigma menjadi 3,55 sigma dengan asumsi hasil rancangan produk usulan telah diimplementasikan dan jenis cacat paint scratch telah hilang seluruhnyaKata kunci- DMAI, defect, CTQ, QFD
Perancangan Standard Operating Procedure Proses Pemeriksaan Bahan Baku Biji Plastik untuk Meminimasi Defect pada Produk Flexible Packaging dengan Metode Business Process Reengineering (BPR) di PT XYZ Arensi, Niken; Wiyono, Wiyono; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi Plastic & Printing. Salah satu produknya adalah Flexible packaging. Flexible Packaging biasa pada kemasan mie instan dan sejenisnya. Defect pada produk Flexible Packaging yang paling sering ditemukan yaitu defect pada produk Flexible packaging rata-rata melewetai batas toleransi defect yaitu 8% periode Januari sampai Desember 2021, Sedangkan rata-rata defect perbulan yaitu 10,08%. Berdasarkan data yang telah diperoleh jenis defect Ink Streaking merupakan defect yang paling banyak yaitu 1.619.183 meter. Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala produksi didapatkan permasalahan yaitu kualitas bahan baku yang digunakan pada proses produksi kurang baik dan belum ada SOP untuk pemeriksaannya. Tugas akhir ini merancang SOP Proses Pemeriksaan bahan baku biji plastik pada produk dengan metode Business Process Reengineering. Hasil penelitian ini yaitu pengambilan sampel yang akan diperiksa dengan menggunakan metode Acceptance Sampling. Jumlah sampel yang di periksa melalui dua pengujian yaitu kadar air dan melt flow rate. Jika hasil pengujian sesuai standar maka barang bisa disimpan digudang. Jika hasil pemeriksaan tidak sesuai standar maka bagian QC akan melaporkan ke purchasing akan mengembalikan produk tersebut. Rancangan usulan SOP yang mampu membantu proses pekerjaan sehingga SOP yang diusulkan akan menjadi acuan dan bisa mendukung produksi PT XYZ dan memenuhi kebutuhan pelanggan sesuai dengan standar dan permintaan. Kata Kunci-standard operating procedure, business process reengineering
Perancangan Visual Display pada Proses Sewing Guna Meminimasi Defect pada Produksi Celana Jeans Denim 13 oz Indigo Blue di PT. XYZ Berdasarkan Pendekatan Ergonomi Hutari, Nur Afiah; Lubis, Marina Yustiana; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan di Makassar yang bergerak di bidang konveksi. PT.XYZ melakukan produksi celana jeans. PT.XYZ memproduksi produk berdasarkan ukuran celana, jenis kain, dan warna kain. Salah satu jenis kain yang paling sering diproduksi oleh PT.XYZ dalam pembuatan celana jeans adalah kain Denim 13 oz berwarna indigo blue. Berdasarkan data produksi selama 2 tahun atau 24 bulan, terdapat 21 bulan yang memiliki nilai persentase produk cacat yang melebihi batas toleransi yang telah ditetapkan oleh perusahaan yaitu sebesar 10%. Pada produksi celana jeans di PT. XYZ, terdapat 6 tahapan proses yaitu, persiapan bahan yang mencakup pemeriksaan kain, warna, dan aksesoris, penggambaran pola, pemotongan kain, penjahitan kain, inspeksi, dan packaging. Penyelesaian permasalahan menggunakan pendekatan DMAI (Define, Measure, Analyze, Improve) serta dalam melakukan perancangan visual display akan digunakan pendekatan ergonomi. Hasil evaluasi dari rancangan perbaikan diharapkan dapat meminimasi cacat pada proses sewing sebesar 32% dari cacat sebelumnya, mengurangi produk cacat keseluruhan sebanyak 3296 menjadi 2764, meningkatkan nilai sigma 3.56 menjadi 3.63, dan mengurangi nilai DPMO 19800 kemungkinan defect per satu juta kali kesempatan produksi menjadi 16474 kemungkinan defect per satu juta kali kesempatan produksi.Kata kunci- kualitas, DMAI, sewing, visual display, ergonomi
Perancangan Website Tracking Process dan Time Reminder Pada Proses Pencairan Dana Beasiswa Eksternal di Universitas Telkom dengan Pendekatan Business Process Improvement (BPI) dan Pendekatan SCRUM Ghina, Fathia Nafila; Sutari, Wiyono; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Universitas Telkom merupakan salah satu perguruan tinggi swasta di Indonesia yang berlokasi di Kota Bandung. Universitas Telkom memberikan kemudahan bagi mahasiswanya dalam segi pembayaran uang kuliah melalui beasiswa internal maupun eksternal. Ketepatan waktu dalam proses pencairan dana beasiswa hingga potongan BPP tercantum dalam iGracias sangat diharapkan oleh mahasiswa penerima beasiswa. Proses pencairan dana beasiswa eksternal yang ada di Universitas Telkom masih membutuhkn waktu yang cukup lama, bahkan mendekati batas akhir registrasi dan melewati batas pembayaran BPP. Dari kondisi aktual diketahui bahwa proses pemantauan masih dilakukan manual dengan pengecekan setiap hari dan masih terdapat aktivitas-aktivitas yang dilakukan manual. Perbaikan proses bisnis eksisitng dilakukan dengan menggunakan pendekatan business process improvement dengan tools yang dipakai yaitu improvement technique wheel. Sedangkan metode yang digunakan dalam proses perancangannya yaitu pendekatan scrum. Hasil dari penelitian ini berupa usulan perancangan website tracking process dan time reminder yang dapat mengotomatisasi aktivitas-aktivitas yang sebelumnya masih dikerjakan secara manual. Fitur tracking process dapat digunakan oleh penerima beaisswa untuk melihat proses yang dijalankan sudah sampai mana, sedangkan fitur time reminder berfungsi untuk memberikan pesan otomatis terkait tenggat waktu kepada pihak yang bersangkutan.Kata kunci - business process improvement (BPI), improvement technique wheel, scrum
Usulan Perbaikan Proses Obras untuk Meminimasi Defect Produk Cardigan Rajut di XYZ Collection Menggunakan Metode Perancangan QFD Ivano, Chandika; Lubis, Marina Yustiana; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-XYZ Collection merupakan perusahaan yang memproduksi cardigan rajut dengan menggunakan sistem make to order. Berdasarkan data produksi produk cardigan rajut, defect terjadi pada setiap periode yang melebihi batas toleransi yang telah ditetapkan sebesar 2% oleh perusahaan. Salah satu proses yang bermasalah yaitu proses obras dikarenakan terdapat kinerja proses masih belum memenuhi standar persyaratan proses sehingga output yang dihasilkan tidak sesuai dengan spesifikasi perusahaan. Untuk memperbaiki proses obras yang bermasalah dan dapat meminimasi defect yang muncul, maka dilakukan perancangan alat bantu check sheet yang terintegrasi dengan mesin obras agar operator dapat memastikan keadaan mesin sebelum digunakan dengan menggunakan metode QFD. Perancangan alat bantu check sheet yang terintegrasi dengan mesin obras diharapkan dapat meminimasi defect yang terjadi pada proses obras dan meningkatkan kapabilitas proses dengan pengukuran level sigma eksisting sebesar 3,666 sigma menjadi 4,182 sigma.Kata kunci-DMAI, check sheet, QFD, six sigma
Perancangan Mekanisme Pemilihan Vendor Berdasarkan ISO 9001:2015 Klausul 8.4.1 Dengan Metode Business Process Improvement pada UMKM dengan Sumber Daya Terbatas Wulandari, Kartika Salsabilla; Widaningrum, Sri; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut hasil survei ISO 2021 jumlah perusahaan di Indonesia yang bersertifikat ISO 9001:2015 berjumlah sekitar 73% dari total perusahaan di Indonesia. UMKM yang belum menerapkan ISO 9001:2015 merupakan home industry yang bergerak di bidang fashion. Berdasarkan penilaian 30 produk terpopuler dari UMKM di shopee, terdapat keluhan konsumen mengenai kualitas bahan yang tidak konsisten. Permasalahan ini disebabkan oleh belum adanya standard yang mengatur mengenai mekanisme pemilihan vendor bahan kain. Metode business process improvement (BPI) dipilih untuk merancang sebuah proses bisnis yang bisa dilakukan dengan lebih efektif. Perancangan proses bisnis dimulai dengan tahap streamlining. Pada tahap ini dilakukan klasifikasi aktivitas proses bisnis eksiting ke dalam 3 golongan, yaitu RVA, BVA, dan NVA. Streamlining dilakukan untuk meminimalisir aktivitas Non Value Added sehingga meningkatkan efektivitas. Hasilnya, UMKM memiliki standard operation procedur mekanisme pemilihan vendor yang efektif.Kata kunci — ISO 9001:2015, Busines Process Improvement ,Streamlining,SOP
Perancangan Prosedur Pengelolaan Loss Event Database Dengan Pendekatan Business Process Management Untuk Efektivitas Mitigasi Risiko Widiana, Adrian Wahyu; Widaningrum, Sri; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dapat dipastikan bahwa setiap proses bisnis yang dijalankan oleh Perusahaan untuk mencapai target dan sasaran memiliki risiko. Suatu risiko dapat mengakibatkan dampak berupa insiden/kejadian kerugian yang dapat menghambat dan memberhentikan keberlangsuhan Perusahaan. PT Pupuk Indonesia (Persero) merupakan perusahaan holding yang memiliki Anak Perusahaan dalam bidang pupuk, konstruksi, utilitas, logistik, perdagangan, pangan, dan produk kimia lainnya. Dalam melakukan penerapan manajemen risiko, Perusahaan memiliki risiko utama/RTM yang berupa risikorisiko yang menghasilkan kerugian secara pareto dan repetitif bagi Perusahaan. Loss Event database merupakan solusi untuk melakukan pengelolaan atas suatu Loss Event dan sebagai lesson learned dalam melakukan peningkatan efektivitas pada Risk Control Self Assesment. Metode penelitian yang digunakan untuk merancang prosedur pengelolaan Loss Event database dengan pendekatan business process management (BPM) dimana pada setiap proses terlibat pada manajemen. Penerapan prosedur Loss Event database dengan pendekatan business process management (BPM) mampu meningkatkan efektivitas berupa penurunan tigkat level risiko diatas 30% (persen). Dalam implementasinya, pengelolaan risiko akan didasarkan pada Loss Event database untuk kemudian dilakukan pencegahan dan penekanan dampak pada Loss Event yang terjadi di lingkungan Perusahaan.Kata Kunci: Prosedur, Risiko, Manajemen Risiko, Loss Event, Loss Event database, Mitigasi Risiko
Co-Authors Abdi , Luthfi Moulya Abdi, Luthfi Moulya Adinegoro, Ghifary Afin Rizqi Pramadya Agus Kusnayat Alika Khairunnisa Amalia Nur Azizah Angelyca H, Yohana Annisa Permatasari Nugraha Arensi, Niken Arif Dahlan Ariyanti, Desak Ayu Siska Bela Pitria Hakim Betara Churraera Cahyadi, Dea Arya Dita Dino Caesaron Dita Kusuma Ningsih Dita Kusuma Ningsih Elvira A, Celline Isabel Faisal Muhammad Nasution Farell Ardani Firstian Rizky, Raihan Zhafranu Fransiskus Tatas Dwi Atmaji Ghina, Fathia Nafila Hadi Susanto Hadi Susanto Hana Qatrunnada Hanifa, Nadhira Nur Hanny Setyaningrum Hasya Qinthara Herawati, Tania Naya Heriyono Lalu Husaini, Luthfi Romiz Hutari, Nur Afiah Ilma Mufidah Irwan Iftadi Ivano, Chandika Jasmine, Indy Aurelia Kartika Salsabilla Wulandari Kartika Salsabilla Wulandari Kunanti, Rahmi Anugrah Kurniasari, Nidya Luthfi Romiz Husaini Marina Yustiana Lubis Marliana, Wina Muhammad Iqbal Muhammad Ridho Munalys Nafisa Murman Dwi Prasetio Murman Dwi Prasetyo Nadia Daliana Nafisa, Munalys Nugraha, Syehans Aqshal Nur Azizah, Amalia Nur Ikhsan Ashari R Nusaibah Nusaibah Pertiwi, Salsabila Suci Purnawan, Aurora Mahadewi Putri Puteri, Anisa Riska Putri, Andhini Amalia Qinthara, Hasya Reni Novita Sari Rhomansyah , Fitra Hari Rifai, Mohammad Husain Rizky, Muhammad Akmal Safitri, Regina Nisrina Aulia Sam, Nadia Sadira Shakila Hamidi Sri Widaningrum Sularso, Fulviana Maylavenika Suswara, Naufal Lathief Sutari, Wiyono Tegar Tri Nugraha Tiara Verita Yastica Tiara Verita Yestica Wakhid Ahmad Jauhari Widaninggrum, Sri Widaningrum, Sri Widaningrum Widiana, Adrian Wahyu Wina Marliana Wiyono Wiyono Sutari Wiyono wiyono Wulandari, Kartika Salsabilla Zulfaa, Salma Dzikriyah