Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal Of Agritech Science (JASc)

Analisis kandungan flavonoid pada sarabba instan dengan penambahan ketumbar Nurwidah, Andi; Muhanniah, Muhanniah; asnia, Andi
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 8 No 2 (2024): Journal Of Agritech Science (JASc) - November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v8i2.1359

Abstract

Sarabbba merupakan salah satu minuman lokal yang dikenal dikalangan masyarakat Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan. Untuk mempopulerkan minuman tradisonal ini, maka perlu dikembangkan berbagai variasi salah satunya penambahan rempah-rempah yang juga dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan yaitu ketumbar. Biji ketumbar (Coriandrum sativum) mengandung berbagai macam mineral yang berperan sebagai mineral tulang, juga berperan menjaga tekanan darah agar tetap normal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kandungan flavonoid pada sarabba instan dengan penambahan ketumbar. Penelitian ini dilakukan dengan tiga perlakuan, masing-masing perlakukan diulang sebanyak tiga kali, yakni penambahan ketumbar 5 gram, 10 gram dan 15 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan flavonoid pada sarabba instan meningkat dengan penambahan ketumbar yang lebih tinggi.
Pengaruh Suhu Pengeringan terhadap Mutu Organoleptik Chips Porang Salfiana, Salfiana; Nurwidah, Andi; Muhanniah, Muhanniah; Inayah, Astrina Nur; Syahril, Muh; Basri, Fitra; Thamrin, Rinal; YS, Al Adzim; Syasurya, Yaqub; Erwinsyah, Erwinsyah
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 9 No 02 (2025): Journal Of Agritech Science -November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v9i02.1486

Abstract

Pengeringan merupakan proses penting dalam pembuatan chips porang yang dapat memengaruhi kualitas sensori produk. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu pengeringan terhadap mutu organoleptik chips porang, termasuk warna, aroma, tekstur, dan kualitas keseluruhan produk (Over all). Penelitian ini menguji beberapa suhu pengeringan, yakni 180-199°C, 200-219°C, 220-239°C, dan 240-269°C, untuk mengevaluasi perubahan mutu organoleptik pada chips porang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pengeringan yang lebih rendah, antara 180-199°C, cenderung menghasilkan chips porang dengan kualitas warna yang lebih cerah, aroma yang lebih kuat, namun belum optimal. Sebaliknya, suhu yang lebih tinggi, di atas 220°C, menyebabkan penurunan kualitas yang signifikan, dengan warna yang lebih gelap, aroma yang lebih lemah, dan tekstur yang keras atau rapuh. Oleh karena itu, untuk mencapai chips porang dengan kualitas organoleptik optimal, pengaturan suhu pengeringan 200-219°C yang tepat sangat penting untuk mempertahankan karakteristik produk yang diinginkan.