Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : midang

PELATIHAN PENULISAN AUTO/ BIOGRAFI DAN WIKIPEDIA DI KOMUNITAS KELOMPOK SASIKIRANA DANCE CAMP Aquarini Priyatna; Lina Meilinawati; Tisna Prabasmoro; Amaliatun Saleha; Muhamad Adji; Mega Subekti
Midang Vol 1, No 1 (2023): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2023
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v1i1.44468

Abstract

Aktivitas menulis dapat dianggap sebagai sebuah proses pendokumentasian sejarah tentang seni tari di Indonesia. Relatif belum banyaknya dokumentasi mengenai sejarah perkembangan seni tari di Indonesia terutama yang terdapat di ruang digital Indonesia menjadi salah satu alasan penting diselenggarakannya kegiatan PPM yang melibatkan mahasiswa KKN dan kelompok penari Sasikirana KoreoLAB & Dance Camp (SKDC) Bandung. Kegiatan yang dilangsungkan sebanyak dua sesi ini memfokuskan pada dua hal. Yang pertama adalah menumbuhkan kesadaran para penari mengenai pentingnya aktivitas menulis itu sendiri. Selanjutnya adalah mengenai pengenalan fitur-fitur wikipedia sebagai ruang digital tempat untuk memublikasikan hasil tulisan dari para peserta yang terlibat dalam kegiatan penulisan tersebut. Tulisan ini ditujukan untuk mengungkapkan dan mendeskripsikan gambaran kegiatan pelatihan penulisan auto/biografis dan pengenalan fitur Wikipedia yang dilangsungkan dan kontribusinya dalam proses pendokumentasian sejarah perkembangan seni tari di Indonesia. Kegiatan ini setidaknya dianggap mampu menggugah kesadaran tentang pentingnya aktivitas menulis sebagai bagian penting dari usaha untuk menunjukkan kepedulian mereka terhadap perkembangan seni tari di Indonesia. Hal itu terlihat dari relatif besarnya minat para penari yang terlibat dalam acara dan juga kuantitas serta kualitas jumlah artikel yang berhasil diunggah pada situs Wikipedia.org di acara penutupan.
REIMAGINE KOTA BANDUNG: TAWARAN PENULISAN SEJARAH LOKAL DAN SEKTORAL Gumilar, Trisna; Subekti, Mega; Ampera, Taufik
Midang Vol 2, No 1 (2024): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i1.51234

Abstract

Sementara pembangunan fisik Kota Bandung, termasuk peningkatan tata ruang, infrastruktur, dan ekonomi, telah diupayakan oleh pemerintah guna mengurangi ketimpangan sosial yang kini sangat terasa, partisipasi aktif masyarakat menjadi suatu keharusan. Dalam konteks ini, melibatkan masyarakat untuk memperkuat rasa memiliki terhadap Kota Bandung menjadi krusial guna menjaga stabilitas sosial dan kelangsungan dari kemajuan yang telah dicapai. Tingginya tingkat pergantian penduduk di Kota Bandung menjadi titik perhatian, mengingat hal ini dapat mengancam rasa identitas dan keterikatan yang esensial dalam memperkuat fondasi bagi pembangunan yang berkelanjutan. Tulisan ini menjadi sebuah usulan teoritis yang relevan terkait potensi degradasi identitas, dengan mengadopsi metode penelusuran literatur sebagai pendekatan penelitian. Salah satu fokusnya adalah konsep ‘imagined community’ dalam membentuk identitas bersama masyarakat dan keterikatan warga terhadap Kota Bandung. Di antara pendekatan tersebut, terdapat penekanan pada pentingnya membangun sebuah narasi sejarah bersama. ‘Narasi sejarah bersama’ menjadi krusial dalam menghadapi situasi tingginya pergantian penduduk di Kota Bandung, yang disebabkan oleh baik kelahiran maupun migrasi.
REINVENTARISASI POTENSI DESA MARGAMEKAR: STUDI KASUS PENDAMPINGAN KARANG TARUNA PAMEKAR Gumilar, Trisna; Abdul Malik, Muhammad Zulfi; Subekti, Mega; Septriani, Hilda
Midang Vol 2, No 3 (2024): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v2i3.58571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan reinventarisasi potensi Desa Margamekar melalui pendampingan Karang Taruna Pamekar sebagai upaya pemberdayaan masyarakat lokal. Pendampingan ini melibatkan identifikasi potensi ekonomi, sosial, dan budaya desa yang belum terkelola secara optimal. Metode yang digunakan dalam studi ini meliputi pendekatan partisipatif, wawancara mendalam dengan masyarakat, observasi langsung, dan diskusi kelompok terarah dengan anggota Karang Taruna Pamekar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Margamekar memiliki potensi besar di sektor pertanian, seni budaya, serta wisata alam yang dapat dikembangkan lebih lanjut dengan dukungan komunitas pemuda desa. Pengembangan potensi Desa Margamekar membutuhkan pendekatan holistik yang mencakup perencanaan strategis, keterlibatan komunitas, pemahaman pasar, serta pemasaran yang efektif.
OPTIMALISASI MEDIA DIGITAL UNTUK PEMASARAN UMKM: PENGALAMAN PENDAMPINGAN PPM–KKNM INTEGRATIF DI DESA MARGAMEKAR, SUMEDANG Hasanah, Ferli; Gumilar, Trisna; Subekti, Mega; Septriani, Hilda
Midang Vol 4 No 2 (2026): Midang, Juni 2026
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v4i2.64069

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in the national economy yet continue to face significant challenges in adopting digital technology for marketing, particularly in non-urban areas. This article reports on a community service program (PPM) conducted under the Integrated PPM–KKNM scheme of Universitas Padjadjaran, aimed at optimizing the use of digital media for MSME marketing in Margamekar Village, South Sumedang District, Sumedang Regency, West Java. The implementation method was participatory and comprised four stages: needs assessment, practice-based training (learning by doing), individual consultation, and technology transfer. Four culinary MSMEs participated as partners: Wening's Catering, Keripik Nufaraz, Kue Basah Bu Neni, and Bakso Margacinta. Results indicate a tangible improvement in partners' digital literacy, evidenced by the establishment of WhatsApp Business accounts, Instagram profiles, and Shopee marketplace stores, as well as the creation of promotional media including business profile videos, product promotion videos, and digital catalogs. The mentoring not only improved marketing communication quality but also expanded market access. These findings affirm that the Integrated PPM–KKNM model, which positions students as field facilitators, is effective in promoting sustainable, locally responsive digital transformation among MSMEs. Keywords: digital literacy, digital media, MSME marketing, Integrated PPM–KKNM, community empowerment