Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PERBANDINGAN ANTARA KOMPRES PARUTAN BAWANG MERAH DENGAN AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH ANAK DEMAM DI PMB RUSMINI TAHUN 2023 Azizah, Imroatul; Rusmini, Rusmini
Jurnal_Kebidanan Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Kebidanan Volume 14 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v14i2.300

Abstract

Fever is a condition where body temperature increases. If not treated quickly and appropriately, it will cause complications such as hyperthermia, seizures, and decreased consciousness. One way to lower body temperature in children with fever is non-pharmacological measures by providing grated shallot compresses and warm water compresses. The purpose of this study was to determine the effectiveness of grated shallot compresses and warm water compresses on reducing body temperature in children. The design of this study was Quasi Experiment with a Pre-testPost-test approach. The sampling method was carried out by Purposive Sampling with a sample size of 60 children. The sample was divided into 2 groups. 30 people in the grated shallot compress group, and 30 people in the warm water compress group. The data collection technique used a questionnaire sheet and a body temperature observation sheet. The analysis used was the Paired T-Test with a significance limit = <0.05. The results of this study indicate that grated shallot compresses can lower body temperature (P <0.000). Meanwhile, warm water compresses are also able to lower body temperature (P < 0.000). The Independent T-Test showed that there was a significant difference in effectiveness between red shallot compresses and warm water compresses where the decrease in temperature in grated shallot compresses (1.00) was greater than warm water compresses (0.44). The results of this study found that grated shallot compresses were more effective in lowering body temperature than warm air compresses.
Pengaruh Dukungan Tenaga Kesehatan terhadap Psikologis Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja PMB S Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor Esti, Esti; Mariyani, Mariyani; Azizah, Imroatul
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56176

Abstract

Latar Belakang : Ibu hamil trimester III rentan mengalami kecemasan akibat perubahan fisik dan psikologis serta ketakutan menghadapi persalinan. Dukungan tenaga kesehatan berperan penting menurunkan kecemasan melalui pemberian informasi, pendampingan, dan dukungan emosional yang berkesinambungan sehingga ibu merasa lebih aman dan siap menghadapi persalinan. Tujuan Penulisaan : Mengetahui pengaruh dukungan tenaga kesehatan terhadap psikologis ibu hamil trimester III di wilayah kerja PMB S Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor. Metode Penelitian : analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian seluruh ibu hamil trimester III di wilayah kerja PMB S Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, sampel 92 responden diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan tenaga kesehatan dan Pregnancy-Related Anxiety Questionnaire–Revised 2 (PRAQ-r2). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji regresi logistik dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil Penelitian : Sebagian besar ibu hamil trimester III memperoleh dukungan tenaga kesehatan (73,9%) dan mengalami kecemasan ringan (71,7%). Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai p = 0,000 (< 0,05) yang menandakan adanya pengaruh signifikan dukungan tenaga kesehatan terhadap psikologis ibu hamil trimester III. Nilai Odds Ratio (OR) sebesar 25,500 menunjukkan bahwa ibu hamil yang memperoleh dukungan tenaga kesehatan memiliki peluang lebih besar mengalami kecemasan ringan dibandingkan dengan ibu hamil yang kurang mendapatkan dukungan. Kesimpulan dan Saran : Dukungan tenaga kesehatan merupakan faktor protektif yang kuat terhadap kondisi psikologis ibu hamil trimester III. Oleh karena itu, tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan peran aktif dalam edukasi, pendampingan, dan dukungan emosional selama pemeriksaan antenatal untuk menjaga kestabilan psikologis ibu hamil menjelang persalinan.
Pengaruh Dukungan Suami terhadap Psikologis Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja PMB R Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak Alpiyani, Resa; Mariyani, Mariyani; Azizah, Imroatul
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56177

Abstract

Latar Belakang : Ibu hamil trimester III rentan mengalami gangguan psikologis berupa kecemasan akibat perubahan fisik dan psikologis serta ketakutan dalam menghadapi persalinan. Dukungan suami merupakan faktor penting dalam menurunkan kecemasan ibu hamil melalui pemberian rasa aman, peningkatan kepercayaan diri, dan bantuan dalam pengelolaan kecemasan menjelang persalinan. Tujuan Penulisaan : untuk mengetahui pengaruh dukungan suami terhadap kondisi psikologis ibu hamil trimester III di wilayah kerja PMB R Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak. Metode Penelitian : analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester III di wilayah kerja PMB R Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak, dengan sampel sebanyak 87 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan suami dan Pregnancy-Related Anxiety Questionnaire–Revised 2 (PRAQ-r2). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji regresi logistik dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil Penelitian : sebagian besar ibu hamil trimester III memperoleh dukungan suami (60,9%) dan mengalami kecemasan ringan (56,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai p = 0,000 (< 0,05), yang menandakan adanya pengaruh signifikan dukungan suami terhadap kondisi psikologis ibu hamil trimester III. Nilai Odds Ratio (OR) sebesar 14,727 (CI 95%: 5,083–42,672) menunjukkan bahwa ibu hamil yang mendapatkan dukungan suami memiliki peluang lebih besar untuk mengalami kecemasan ringan dibandingkan dengan ibu hamil yang kurang mendapatkan dukungan suami. Kesimpulan dan Saran : dukungan suami berperan sebagai faktor protektif terhadap kecemasan ibu hamil trimester III. keterlibatan aktif suami dan dukungan tenaga kesehatan perlu ditingkatkan untuk menjaga kestabilan psikologis ibu hamil menjelang persalinan.
Model Pluralisme Agama Berbasis Kearifan Lokal “Desa Pancasila” di Lamongan Azizah, Imroatul; Kholis, Nur; Huda, Nurul
FIKRAH Vol 8, No 2 (2020): December 2020
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.572 KB) | DOI: 10.21043/fikrah.v8i2.7881

Abstract

This article aims to reveal the role of local wisdom in realizing religious tolerance in Balun, Lamongan. Interviews were conducted with village leaders, leaders and youths of three religions and community representatives, totaling 10 informants selected purposively. All interviews were recorded and then transcripts of the interview results were afforded. Data analysis employed four stages: transcription, inventory, classification, and description. This study found that the Balun community succeeded in maintaining and strengthening religious tolerance. This strength is based on several local wisdoms, for example nyadran and prayer to the deceased, which are carried out together regardless of people religious background. This inclusive activity strengthens a sense of solidarity, cohesiveness and tolerance at Balun. Local wisdom in Balun is portrayed as an interfaith meeting, conflict resolution, and fostering communal solidarity. This research contributes to the scarcity of studies that reveal the role of local wisdom in society. Similar research worth doing in order to unravel other forms of local wisdom.