Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Dampak Positif Penerapan Program Unggulan Pendidikan Bukittinggi (Pupb): Fikih, Akidah Akhlak, Sirrah Nabawiyah, Dan Bahasa Arab Dalam Pembelajaran Di Sdn 03 Pakan Labuah Bukittinggi Annisa, Fitri; Ariza , Hidra; Puadi, Asral
Indonesian Research Journal on Education Vol. 3 No. 1 (2023): irje 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.133 KB) | DOI: 10.31004/irje.v3i1.339

Abstract

Islamic Religious Education is one of the Islamic religious-based education where the goal is to make students become a generation of Muslims who believe in Allah, have good morals, and are useful for the nation, state and religion. The implementation of the Bukittinggi Education Excellence Program is a policy implemented by the Bukittinggi city government which contains the application of additional Islamic religious-based subjects including fiqh, moral creed, sirrah nabawiyah, and Arabic. This flagship program applies to all elementary schools around the city of Bukittinggi. The aim of implementing thiseducation policy is to create students who have good morals and can deepen their religious knowledge. With the enactment of the Bukittinggi Education Excellence Program, it is hoped that educators can improve the morals and behavior of students in a better direction and increase students' understanding of religion more optimally so that they can apply their knowledge in everyday life. In other words, in order to realize superior students in general education and religious education.
PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH (EWOM) DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN (STUDI PADA RICHEESE FACTORY) Annisa, Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berjalannya waktu, pertumbuhan internet di dunia semakin pesat. Jumlah pengguna internet di Indonesia juga meningkat dari tahun ke tahun. Pertumbuhan pengguna internet ini juga berpengaruh terhadap pertumbuhan pengguna media sosial dan mobile. Meningkatnya penggunaan dan popularitas media sosial telah mendorong munculnya istilah electronic word of mouth (eWOM). Adanya eWOM telah dimanfaatkan oleh banyak bisnis tidak terkecuali pada bisnis kuliner. Salah satu bisnis kuliner yang berkembang di Indonesia saat ini adalah Richeese Factory. Konsep eWOM yang diterapkan oleh Richeese Factory pada media sosial Instagram, yaitu platform assistance, concern for other consumers, dan expressing positive feelings.            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh eWOM yang terdiri atas variabel platform assistance, concern for other consumers, dan expressing positive feelings di media sosial Instagram terhadap minat beli konsumen Richeese Factory. Jenis penelitian ini ialah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode survey dilakukan kepada 180 responden pengguna akun Instagram Richeese Factory. Pengambilan sampel menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Pengolahan data dilakukan dengan mengguanakan alat analisis regresi linear berganda. Berdasarkan pengujian hipotesis F, seluruh variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Hasil uji t menunjukkan bahwa concern for other consumers, dan expressing positive feelings secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Variabel yang paling dominan mempengaruhi minat beli ialah variabel expressing positive feelings. Kata kunci: Electronic Word of Mouth, Platform Assistance, Concern for Other Consumers, Expressing Positive Feelings, Minat Beli
SECONDARY STUDENTS’ COVARIATIONAL REASONING IN SOLVING THE FILLING BOTTLE PROBLEM Annisa, Fitri; Sudirman, Sudirman; Kusumasari, Vita
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i3.12981

Abstract

Covariational reasoning is closely related to the concept of functions, as both involve relationships between two quantities. Although it is useful for understanding change and interdependence between quantities, the notion of covariation is rarely introduced directly to students since it is not explicitly included in the school curriculum. This study aims to explore students’ covariational reasoning in constructing function graphs in the context of a filling bottle problem. Three aspects of covariational reasoning were analyzed: identifying variables, ways of coordinating variables, and quantifying the rate of change. This qualitative research employed a case study design and involved three 11th-grade students selected through purposive sampling. Data were obtained from students’ responses to the filling bottle task and interviews, and analyzed through data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that (1) students had difficulty identifying the independent and dependent variables in a functional problem, especially graph, (2) students tended to rely on secondary variables when coordinating the independent and dependent variables, and (3) students’ ability to quantify the rate of change depended on their ability to identify and coordinate the two variables.
Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Ecobrick Dalam Pembuatan Plang Nama Desa Oleh Mahasiswa KKN UNP Sipora Jaya: Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Kepulauan Mentawai Wati, Mila; Rahmadona, Tiara; Juliana, Linda; Annisa, Fitri; Sisi Agustia, Ramanda; Hafrison, Mohamad
Manaruko: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Manaruko: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/manaruko.v4i2.57

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sipora Jaya menanggapi masalah limbah plastik yang belum terkelola optimal. Kegiatan berfokus pada pembuatan plang nama desa dengan teknik ecobrick menggunakan botol plastik bekas. Mahasiswa bersama masyarakat melakukan sosialisasi, pengumpulan, pemotongan, dan pemadatan sampah plastik ke dalam botol hingga menjadi ecobrick. Ecobrick disusun menjadi plang nama desa yang dipasang di lokasi strategis. Hasilnya, terjadi pengurangan sampah plastik, peningkatan kesadaran lingkungan, dan terjalin kolaborasi antara mahasiswa dan warga. Program ini membuktikan edukasi dan aksi nyata dapat menghasilkan inovasi berkelanjutan.
PENGARUH POLA KOMUNIKASI GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK : Penelitian di SDN Sukamaju Kecamatan Pagerageung Sulistiani, Denita; Suryana, Nana; Annisa, Fitri; Maryani, Neneng
MADROSATUNA : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Latifah Pres

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola komunikasi guru terhadap motivasi belajar peserta didik di SDN Sukamaju Kecamatan Pagerageung. Pola komunikasi yang diterapkan guru dalam proses pembelajaran menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif dan meningkatkan semangat belajar peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa pola komunikasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar, itu terbukti dengan perolehan nilai rata-rata hitung (????) sebesar 65,88 berada pada kategori cukup dan nilai rata-rata hitung (Y) sebesar 68,52 berada pada kategori baik. Dengan diperoleh nilai korelasi antara variabel X dan variabel Y sebesar 0,611 yang tergolong korelasi kuat dan positif. Dari hasil tersebut diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,373 yang mengandung arti bahwa pengaruh variabel bebas (pola komunikasi) terhadap variabel terikat (motivasi belajar) adalah sebesar 37,3 % dan sisanya yaitu 62,7 % dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Maka Ha diterima dan H0 ditolak artinya secara signifikan pola komunikasi berpengaruh terhadap motivasi belajar peserta didik di SDN Sukamaju Kecamatan Pagerageung dengan kategori kuat/sangat kuat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pola komunikasi guru memiliki pengaruh yang signifikan dan kuat terhadap motivasi belajar peserta didik di SDN Sukamaju Kecamatan Pagerageung. Hal ini dibuktikan dengan nilai korelasi sebesar 0,611 dan koefisien determinasi sebesar 37,3%, yang berarti pola komunikasi guru menyumbang 37,3% terhadap motivasi belajar peserta didik. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak.
INOVASI KEMASAN DAN PEMASARAN DIGITAL PRODUK PEKASEM TERITIP DI DESA BASKARA BAKTI Mutmainah, Nadia; Sari, Lidya; Febriyana, Febriyana; Wulandari, Tri; Maharani, Rizky Alfa; Apriani, Dwi; Agustina, Yogi Alif; Agustin, Arina Rahma; Putri, Salsabilla; Annisa, Fitri; Hendrik, Maulina; Harahap, Fitri Ramdhani; Syafutra, Randi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.1217-1223

Abstract

Pekasem Teritip merupakan produk olahan fermentasi khas Desa Baskara Bakti yang memiliki potensi ekonomi tinggi namun belum dimanfaatkan secara optimal. Secara ilmiah, Teritip sering dianggap sebagai biofouling, padahal memiliki kandungan asam amino yang tinggi. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah penggunaan kemasan tradisional botol kaca bekas yang kurang higienis dan pemasaran yang bergantung pada pengepul dengan harga rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual produk melalui inovasi desain kemasan dan memperluas jangkauan pasar melalui digital marketing. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program PMM (Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa) yang dilaksanakan dengan metode Participatory Action Learning (PAL). Intervensi meliputi pelatihan desain label menggunakan Canva, penggantian kemasan menjadi botol PET standar pangan, dan pembuatan akun TikTok. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan transformasi produk menjadi lebih higienis dan menarik, serta peningkatan margin keuntungan mitra karena mampu menjual langsung ke konsumen dengan harga pasar (Rp35.000) dibandingkan harga pengepul (Rp25.000). Inovasi kemasan dan digitalisasi terbukti efektif memotong rantai distribusi dan meningkatkan kemandirian ekonomi mitra.