Claim Missing Document
Check
Articles

SISTEM INFORMASI MONITORING POTENSI STUNTING BERDASARKAN INDEKS ANTROPOMETRI BERDASARKAN STUDI KASUS PADA POSYANDU KELURAHAN NGROMBO Dewanti, Cahyaning; Oktaviani, Intan; Nurohman, Nurohman
Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi Vol 9, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/rmsi.v9i2.23053

Abstract

Usia 0-6 tahun adalah usia emas merupakan penentu untuk pembentukkan kualitas anak, sehingga perlu adanya pemantauan tumbuh kembang anak secara optimal. Posyandu di kelurahan Ngrombo mengambil peran aktif dalam mengumpulkan data tentang kemungkinan pertumbuhan stunting, tetapi untuk pencatatannya masih dilakukan secara manual sehingga untuk mengetahui hasilnya memerlukan waktu serta hasil dari pencatatan anak yang berpotensi stunting hanya dibawa oleh bidan. Pengembangan sistem ini menggunakan metode waterfall dan diagram UML (Unified Modelling Language) yang terdiri dari workflow, use case diagram, activity diagram, class diagram, desain database dan user interface. Dengan adanya sistem informasi monitoring stunting ini bidan serta kader dapat langsung memasukkan data melalui website dan dapat mengetahui hasilnya secara realtime serta dari pihak kelurahan tidak perlu lagi menunggu laporan data dari bidan.Kata Kunci : Sistem Informasi, Monitoring, Waterfall
ANALISIS KINERJA PENJUALAN MENGGUNAKAN SISTEM POS BERBASIS AI Oktaviani, Intan; Widyaningsih, Pipin; Triana, Triana
Biner : Jurnal Ilmiah Informatika dan Komputer Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/biner.v3i2.7300

Abstract

Sistem Point of Sale (POS) berbasis kecerdasan buatan (AI) semakin diadopsi oleh bisnis ritel untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Sistem POS berbasis AI memungkinkan pengumpulan data transaksi secara real-time dengan akurasi tinggi, menganalisis tren penjualan, dan memprediksi kebutuhan inventori berdasarkan data historis dan faktor eksternal. AI dapat mengidentifikasi preferensi pelanggan dan memberikan rekomendasi produk yang dipersonalisasi, yang meningkatkan pengalaman berbelanja dan kepuasan pelanggan. Dari penerapan POS pada UKM menunjukkan peningkatan signifikan dalam penjualan dan efisiensi operasional setelah menerapkan teknologi ini. Terdapat beberapa tantangan dalam penerapannya, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, risiko keamanan data, dan resistensi terhadap perubahan oleh staf. Solusi yang diusulkan mencakup peningkatan infrastruktur, penerapan protokol keamanan yang lebih kuat, dan program pelatihan berkelanjutan. Dengan mengatasi tantangan ini, pelaku bisnis dapat memaksimalkan manfaat dari sistem POS berbasis AI, meningkatkan kinerja penjualan, dan meraih keunggulan kompetitif di pasar yang semakin digital. Pentingnya integrasi AI dalam POS untuk mendukung keputusan bisnis yang lebih cerdas dan berbasis data.
PENERAPAN CLOUD COMPUTING DALAM MANAJEMEN PELANGGAN (CRM) UNTUK MENINGKATKAN LOYALITAS KONSUMEN Triana, Triana; Oktaviani, Intan
Biner : Jurnal Ilmiah Informatika dan Komputer Vol 4 No 1 (2025): Januari
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/biner.v4i1.8893

Abstract

Cloud computing telah muncul sebagai kekuatan transformasional yang mengubah wajah manajemen bisnis. Teknologi ini memungkinkan perusahaan untuk beralih dari infrastruktur IT tradisional menuju solusi yang lebih fleksibel dan skalabel, mendukung kebutuhan bisnis yang terus berkembang. Artikel ini mengkaji bagaimana cloud computing tidak hanya memfasilitasi penyimpanan dan pengelolaan data, tetapi juga mendorong efisiensi operasional, inovasi produk, dan peningkatan pengalaman pelanggan. Salah satu metode yang dapat diintegrasikan dengan cloud computing adalah Customer Relationship Management (CRM). Dengan memanfaatkan platform CRM berbasis cloud, perusahaan dapat mengelola interaksi dengan pelanggan secara lebih efektif. CRM membantu dalam mengumpulkan, menganalisis, dan memanfaatkan data pelanggan untuk memahami preferensi dan perilaku mereka. Dengan informasi ini, perusahaan dapat menawarkan produk dan layanan yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan dan keinginan pelanggan, meningkatkan komunikasi dengan menggunakan data untuk berkomunikasi secara lebih tepat waktu dan relevan, serta memonitor loyalitas pelanggan dengan mengidentifikasi pelanggan setia dan mengembangkan program penghargaan yang menarik. Selain itu, CRM memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan dan menganalisis umpan balik pelanggan untuk melakukan perbaikan berkelanjutan pada produk dan layanan. Dengan memanfaatkan cloud computing dan metode CRM, organisasi dapat mengoptimalkan proses bisnis, menjawab tantangan pasar dengan cepat, dan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan. Pengintegrasian kedua teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga memperkuat hubungan dengan pelanggan, yang pada gilirannya berkontribusi pada pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis.
Analysis of Participatory Accounting System Transformation in Strengthening Risk Management and Regulatory Compliance in Village-Owned Enterprises (BUMDes) Meikhati, Ety; Sundari; Oktaviani, Intan
INTERNATIONAL JOURNAL OF TRENDS IN ACCOUNTING RESEARCH Vol. 6 No. 2 (2025): International Journal of Trends in Accounting Research (IJTAR), November 2025
Publisher : Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54951/ijtar.v6i2.1200

Abstract

This study investigates the transformation of participatory accounting systems and their role in strengthening risk management and regulatory compliance within Village-Owned Enterprises (BUMDes). Many BUMDes still face limitations in financial governance capacity, weak internal controls, and inconsistent fulfillment of regulatory requirements. Participatory accounting, characterized by transparency, collaborative decision-making, and stakeholder engagement, is introduced as a strategic mechanism for improving financial accountability. Using a mixed-methods approach, this research integrates qualitative interviews, field observations, and document analysis with quantitative measurement of risk management and compliance indicators before and after the accounting transformation. The findings reveal that the participatory accounting transformation significantly enhances the accuracy and reliability of financial reporting, reinforces internal control mechanisms, and improves the identification, assessment, and mitigation of operational and financial risks. In addition, the transformed system increases regulatory compliance, particularly in standardized financial reporting, procedural adherence, and audit preparedness. This study concludes that participatory accounting constitutes a critical driver of resilient financial governance and promotes long-term accountability and sustainability of BUMDes. The results provide practical implications for policymakers, village governments, and BUMDes managers in designing adaptive accounting systems that foster transparency, stakeholder participation, and compliance with national regulations.