Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI MANGGIS DI KABUPATEN LOMBOK BARAT Septiadi, Dudi
JURNAL AGRITA Vol 6, No 2 (2024): December
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agri.v6i2.4724

Abstract

Penelitian bertujuan untuk: (1) Menganalisis biaya dan keuntungan usahatani manggis  di Kabupaten lombok Barat; (2) Menganalisis kelayakan finansial usahatani manggis di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat; dan (3) Mengalisis sensitivitas kelayakan finansial usahatani manggis terhadap perubahan harga jual, biaya produksi, dan produksi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan teknik survei. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Lingsar dan Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Data dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Biaya usahatani manggis di Kabupaten Lombok Barat, umur 1 hingga 20 tahun, sebesar Rp 170.045.000/ha, meliputi biaya investasi, dan biaya operasional, dengan penerimaan sebesar Rp 1.232.500.000/ha,  maka diperoleh keuntungan Rp 999.782.282/ha selama periode analisis (20 Tahun); (2)  Usahatani manggis di Kabupaten Lombok Barat secara finansial layak untuk dikembangkan. Hal ini ditunjukkan oleh hasil analisis kelayakan dengan discount factor 8,44% menghasilkan nilai dari kriteria investasi NPV sebesar Rp 229.875.986/ha, IRR 16,6% (> tingkat suku bunga yang berlaku) dan Payback Period 7,3 tahun (kurang dari tahun periode analisis); (3)  Analisis sensitivitas usahatani manggis mengalami penurunan produksi 20% menghasilkan nilai NPV Rp 144.473.308/Ha, IRR 14,2% (> tingkat suku bunga yang berlaku) dan PP 8,4 tahun (kurang dari tahun periode analisis), penurunan harga jual 30% menghasilkan nilai NPV Rp 101.771.969/ha, IRR 12,7% (> tingkat suku bunga yang berlaku) dan PP 9,3 tahun (kurang dari tahun periode analisis), dan kenaikan biaya produksi 5,95% menghasilkan nilai NPV Rp 218.146.311/ha, IRR 16% (> tingkat suku bunga yang berlaku) dan PP 7,6 tahun (kurang dari tahun periode analisis) menunjukkan bahwa kegiatan usahatani manggis terhadap perubahan masih layak untuk diusahakan.
ANALISIS SALURAN DAN EFISIENSI PEMASARAN JAGUNG DI KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Septiadi, Dudi; Hidayati, Asri; Parta Tanaya, I Gusti Lanang; Ayu Febrilia, Baiq Rika
Jurnal Administrasi Bisnis (JUBIS) Vol 4, No 2 (2024): December
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis Internasional, FASTER, UNSUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jubis.v4i2.4906

Abstract

Investigasi rantai pemasaran komoditas pertanian merupakan isu krusial bagi transparansi keuntungan yang diperoleh pelaku dalam sistem agribisnis, khususnya dalam sistem agribisnis jagung. Tujuan penelitian ini adalah untuk; 1) Menganalisis saluran pemasaran jagung di Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah; 2) Menganalisis efisiensi pemasaran jagung di Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah; Penelitian dilakukan di Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.  Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif-deskriptif. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara dengan responden yang dipandu dengan kuesioner terhadap lembaga pemasaran. Responden petani jagung yang menjual hasil panen kepada lembaga pemasaran sebanyak 44 responden jagung yang ditentukan dengan pendekatan rumus dari Slovin. Sedangkan responden lembaga pemasaran ditentukan secara snow-ball sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis saluran pemasaran dan analisis efisiensi pemasaran menggunakan pendekatan marjin pemasaran, farmer share dan distribusi keuntungan. Hasil menunjukkan terdapat 4 saluran pemasaran. Saluran pemasaran I dinyatakan sebagai saluran yang paling efisien dibanding 3 saluran lainnya, baik dari segi marjin pemasaran, farmer's share, maupun distribusi keuntungan. Hal ini menunjukkan penjualan langsung dari petani ke pedagang antar daerah (PAD) merupakan saluran yang paling menguntungkan bagi petani jagung. Hanya saja akses informasi dan transportasi yang dimiliki petani relatif terbatas untuk menjalankan skema saluran I.
EKSPLORASI PERAN KELEMBAGAAN DALAM AGRIBISNIS JAGUNG BERKELANJUTAN: ANALISIS BIBLIOMETRIK DAN KLASTER TREN PENELITIAN GLOBAL Septiadi, Dudi; Nursan, Muhammad
JURNAL AGRIMANSION Vol 26 No 1 (2025): Jurnal Agrimansion April 2025
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v26i1.1688

Abstract

Perubahan iklim telah mendorong sektor pertanian agar terus berupaya memulihkan kondisi biofisik melalui upaya terintegrasi dengan kelembagaan dalam sektor pertanian. Jagung merupakan jenis tanaman pangan strategis dunia yang berperan dalam pemenuhan kebutuhan pangan dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memetakan klaster studi global yang berkaitan dengan pengembangan agribisnis jagung berkelanjutan, dengan fokus pada peran kelembagaan dalam mendukung keberlanjutan tersebut. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis (SLR) yang dianalisis melalui alat VOSviewer untuk memetakan klaster dan tren riset yang berkembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan tren riset terkait pengembangan agribisnis jagung berkelanjutan terus meningkat, terutama dengan relevansi isu mitigasi perubahan iklim dan adopsi teknologi dalam sektor pertanian. Kelembagaan pertanian terbukti memainkan peran strategis yang penting, antara lain dalam membantu petani mengakses teknologi dan pengetahuan, menyediakan sistem pembiayaan pertanian yang inklusif, menawarkan perlindungan terhadap risiko, memperkuat keterhubungan dengan pasar, memberikan insentif, serta membangun jaringan peer-to-peer melalui kelompok tani. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa meskipun riset tentang agribisnis jagung berkelanjutan semakin berkembang, masih terdapat banyak peluang untuk penelitian lebih lanjut, terutama dalam konteks keberlanjutan pertanian, yang sangat penting untuk kestabilan pangan dunia, dengan fokus pada komoditas jagung sebagai salah satu tanaman pangan vital. Pengembangan agribisnis jagung berkelanjutan membutuhkan keterlibatan aktif berbagai kelembagaan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung keberlanjutan pertanian. Penelitian masa depan perlu fokus pada pengembangan lebih lanjut mengenai peran kelembagaan dalam mempercepat adopsi teknologi dan inovasi, serta memperkuat kerjasama antar pemangku kepentingan di sektor pertanian.
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI KACANG TANAH DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH FR, Aeko Fria Utama; Septiadi, Dudi
JURNAL AGRITA Vol 7, No 1 (2025): June
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agri.v7i1.5444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis kelayakan usahatani kacang tanah di Kabupaten Lombok Tengah; 2) Mengetahui kendala yang dihadapi petani kacang tanah di Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif. Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik survey. Unit analisis dalam penelitian ini usahatani kacang tanah di Kabpupaten Lombok tengah. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rata-rata biaya produksi usahatani kacang tanah sebesar Rp 12.459.648 /Ha, rata-rata pendapatan usahatani kacang tanah sebesar Rp 4.863.360 /Ha dan  nilai R/C rasio pada usahatani kacang tanah sebesar (1,39). (2) Kendala yang dihadapi oleh petani adalah adanya serangan hama penyakit dan fluktuasi harga. 
THE WELFARE ANALYSIS OF CORN FARMERS' HOUSEHOLDS IN THE BUFFER AREA OF THE MANDALIKA SPECIAL ECONOMIC ZONE Hidayati, Asri; Septiadi, Dudi; Hidayanti, Anna Apriana; Febrilia, Baiq Rika Ayu
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1321

Abstract

The objective of this study is to: (1) Analyze the income of corn farmers in the buffer zone of the Mandalika Special Economic Zone (SEZ); (2) Assess the welfare levels of these farmers. The research was conducted in the buffer zone of the Mandalika SEZ, specifically in Mertak Village, Pujut District, Central Lombok Regency. This study employs a qualitative-descriptive research design. Data collection was carried out through interviews guided by questionnaires with 40 respondents, selected through accidental sampling. The data analysis techniques used in this study include: (1) Income analysis; (2) Household welfare level analysis. The results indicate that: (1) The average income from corn farming per planting season in the buffer zone of the Mandalika SEZ is IDR 11,928,400 per LLG or IDR 12,563,764 per hectare; (2) Based on the NTRP, Sajogyo, and BPS approaches, on average, corn farming households fall into the prosperous category. However, when considering distribution, 30% of farming households are still not prosperous according to the NTRP approach. Additionally, according to the Sajogyo criteria, 12.5% of households are categorized as poor, and 5% as extremely poor. Meanwhile, the BPS poverty analysis reveals that 47.5% of households are classified as poor.
ANALISIS EFISIENSI EKONOMI USAHATANI TEMBAKAU RAKYAT DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR Septiadi, Dudi; Utama FR, Aeko Fria
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 8 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v8i1.11714

Abstract

This study aims to analyze the economic efficiency of smallholder tobacco farming in East Lombok District. People's tobacco is one of the important agricultural commodities in the area. The method used in this study was a field survey and primary data collection from smallholder tobacco farmers. The research sample was selected using a simple random method from the farmer population in Suralaga District, East Lombok Regency. The villages that were used as research samples were Waringin Village and Suralaga Village. The data collected will include information on production costs, income, production factors used, and commodity prices for people's tobacco. Descriptive-quantitative is the method used in this study. Economic efficiency analysis will be carried out using the R/C ratio analysis. The results of the analysis show that smallholder tobacco farming in the study area has been running efficiently (R/C ratio: 2.66). Obstacles faced by many farmers in smallholder tobacco farming are extreme weather/climate changes, irrigation problems, and access to fertilizers.
Efisiensi Pemasaran Produk Agroindustri Berbahan Baku Jagung (Studi Kasus di Desa Kopang Rembiga Kabupaten Lombok Tengah) Widiantari, Komang Tri Ayu; Wuryantoro, Wuryantoro; Septiadi, Dudi
AgriDev Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; (1) menganalisis saluran pemasaran produk agroindustri berbahan baku jagung; (2) menganalisis efisiensi pemasaran produk agroindustri berbahan baku jagung. Metode deskriptif kuantitatif dipakai untuk menganalisis tujuan penelitian ini. Lokasi penelitian ditentukan secara Purposive Sampling. Penentuan responden pengusaha dilakukan secara sensus dan lembaga pemasaran dilakukan secara Snowball Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pemasaran marning baik untuk ukuran kemasan 15 gr maupun 250 gr melalui 2 saluran pemasaran, pemasaran emping ukuran kemasan 250 gr melalui 3 saluran pemasaran sedangkan untuk emping ukuran kemasan 20 gr hanya melalui 1 saluran pemasaran; (2) Saluran pemasaran I untuk marning ukuran kemasan 15 gr tidak efisien dan pemasaran pada saluran pemasaran II efisien. Marning ukuran kemasan 250 gr pemasaran efisien baik pada saluran pemasaran I dan saluran pemasaran II. Selanjutnya saluran pemasaran  untuk emping ukuran kemasan 20 gr efisien dan untuk emping ukuran kemasan 250 gr pemasaran efisien baik pada saluran pemasan I, II dan III.
MOTIVASI PETANI KAKAO BINAAN PT X DI KABUPATEN BULUNGAN: ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK DAN DUKUNGAN PENYULUHAN Ramdan, Ramdan; Suryatno, Iwan; Septiadi, Dudi
JURNAL AGRIMANSION Vol 26 No 2 (2025): Jurnal Agrimansion Agustus 2025
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v26i2.1867

Abstract

Kakao merupakan komoditas yang sedang dikembangkan di Kabupaten Bulungan sebagai alternatif mata pencaharian. Namun, kakao di Kabupaten Bulungan termasuk kedalam komoditas yang masih berkembang dibandingkan komoditas unggulan lainnya seperti kelapa sawit. Hal tersebut seringkali membuat petani ragu untuk ikut serta pengembangannya. Maka, untuk menjaga perkembangannya, diperlukan motivasi yang tinggi dari petani sebagai pelaksana. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah menganalisis motivasi petani kakao berdasarkan pengaruh dari dukungan penyuluhan dan karakteristik petani. Dalam penelitian ini digunakan metode kuantitatif verifikatif dengan pegambilan sampel menggunakan metode samping jenuh (sensus) pada 108 petani kakao binaan PT X di Kabupaten Bulungan. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat pengaruh positif dan signifikan dari dukungan penyuluhan terhadap karakteristik petani dan karakteristik petani berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi petani. Selanjutnya, dukungan penyuluhan tidak berpengaruh langsung secara positif dan signifikan terhadap motivasi petani. Namun, motivasi petani dipengaruhi oleh dukungan penyuluhan melalui karakteristik petani sebagai variabel mediasi. Hasil dari temuan ini mengindikasikan perlunya rancangan program penyuluhan yang diarahkan pada peningkatan karakteristik petani agar dapat lebih mendorong petani untuk termotivasi melakukan usaha tani kakao melalui pengetahuan, keterampilan, sikap dan keberanian mengambil risiko.
Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Usaha Budidaya Lebah Madu Trigona Di Desa Sedau Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat Yusuf, M; Nursan, Muhammad; Mandalika, Eka Nurminda Dewi; Handayanti, Anna Apriana; Efendi, Efendy; Septiadi, Dudi
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 5 No 1 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v5i1.2178

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat bertujuan untuk: (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilaan peternak lebah trigonan dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat di Desa Sadau Kecamatan Narmada Lombok Barat; (2) Menunjukkan kepada peternak tentang teknik budidaya dan manajemen usaha beternak lebah trigona; dan (3) Menjalin hubungan antara perguruan tinggi, khususnya Fakultas Pertanian, Universitas Mataram dengan masyarakat Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode pengembangan masyarakat (community development) yang menekankan pembelajaran orang dewasa, dengan melibatkan 10 orang anggota kelompok sasaran. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa: (1) Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilaan peternak lebah trigonan tentang aspek teknik budidaya dan peranannya dalam penguatan ekonomi rumahtangga; (2) Meningkatnya kesadaran anggota kelompok akan pentingnya kebersamaan dalam suatu ikatan kelompok; (3) Bertambahnya pengetahuan dan kemampuan manajemen anggota kelompok peternak lebah trigona dalam upaya memanfaatkan potensi yang ada serta mencipkan hubungan kerjasama yang saling menguntungkan antara kelompok dengan perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Strategi Pengembangan Usaha Tani Sayuran Berbasis Pertanian Organik Septiadi, Dudi; Mundiyah, Andi Iva
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 5 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v5i1.2743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, 1) menganalisis faktor internal dan eksternal dalam usaha tani sayuran berbasis organik pada Kelompok Tani Mekar Sari. 2) alternatif strategi pengembangan usaha tani sayuran berbasis pertanian organik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober hingga Desember 2019 pada Kelompok Tani Mekar Sari, yang memiliki usaha tani sayuran berbasis organik di Kecamatan Ampenan, Mataram. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian berasal dari lima orang responden kunci yang memiliki kepakaran pada usaha tani sayuran organik melalui wawancara dengan bantuan kuesioner, pengamatan langsung dan FGD pada perumusan alternatif strategi.  Analisis data yang dengan SWOT menggunakan matriks IFE dan EFE serta Analisis Hierarki Proses pada perumusan strategi. Hasil penelitian berdasarkan analisis IFE hubungan antara ketua dan anggota kelompok tani sangat baik. Variasi jenis sayur, kualitas sayuran menjadi kekuatan dalam pengembangan usaha tani. Keterbatasan modal, kurangnya pemahaman petani tentang pertanian organik menjadi kelemahan yang dihadapi oleh Kelompok Tani Mekar Sari. Berdasarkan hasil dari analisis EFE, faktor cuaca dan iklim, harga sarana produksi usaha tani yang relatif mahal menjadi ancaman bagi kelompok tani namun adanya dukungan pemerintah dan swasta serta adanya asosiasi petani organik menjadi peluang bagi pengembangan usaha tani. Berdasarkan hasil analisis hierarki proses diperoleh alternatif strategi yakni bantuan modal kerja dan berbagi pengetahuan untuk meningkatkan minat petani terhadap pertanian organik dan melakukan kontrak kerja sama dengan pemerintah dam swasta dalam penyediaan sayuran organik pada kegiatan yang diselenggarakan di Mataram menjadi alternatif strategi dengan nilai tertinggi untuk rekomendasi kebijakan pengembangan usaha tani sayuran berbasis pertanian organik di masa yang akan datang.