Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Anak dalam Mengenal Warna dengan Menggunakan Media Balok pada Anak Usia Dini Hidayana, Dina; Izzah, Ismatul; Kiromi, Ivonne Hafidlatil
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1002

Abstract

Pendidikan merupakan suatu hal penting bagi setiap individu terutama anak usia dini, dalam hal ini anak membutuhkan stimulasi yang baik salah satunya pada aspek kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal warna melalui penggunaan media balok kelompok di TK PGRI Al Hidayah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif dengan subjek penelitian adalah seluruh murid TK PGRI AL hidayah. Media balok kelompok digunakan sebagai sarana pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan untuk memperkenalkan warna kepada anak-anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan anak dalam mengenal warna setelah menerapkan media balok kelompok. Anak-anak menunjukkan minat yang tinggi dan partisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Penerapan media balok kelompok memberikan dampak positif terhadap perkembangan kognitif anak, meningkatkan keterampilan motorik, dan memperkuat kemampuan sosial mereka. Sedangkan, keefektifan media balok dapat diketahui melalui daya ingat dalam menyelesaikan masalah saat proses pembelajaran konsep bilangan, bentuk, ukuran dan warna. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam konteks pendidikan anak usia dini dengan menunjukkan bahwa penggunaan media balok kelompok efektif dalam meningkatkan pemahaman warna anak-anak. Implikasi penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi pendidik dan lembaga pendidikan untuk memperkaya metode pembelajaran yang dapat meningkatkan potensi anak dalam mengenal warna secara menyenangkan dan interaktif.
The Decline of Polite Language in Educational Institutions Effendy, Moh. Hafid; Munib, Abd; Rahman, Kholilur; Izzah, Ismatul
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 12 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v12i1.42188

Abstract

The decline in politeness in educational institutions indicates a shift in social values ​​in students' communication practices, which are increasingly permissive of using offensive language as a form of self-expression or a symbol of group solidarity. This study aims to explore in depth the forms, causal factors, and efforts to revitalize politeness in secondary schools, highlighting the emergence of swearing and teasing as forms of verbal bullying that signal a decline in communication ethics. Using a qualitative-interpretive approach, data were collected through participant observation, semi-structured interviews, and documentation of students, teachers, and school administrators in several junior high schools in Waru District, Pamekasan. Analysis was conducted using the Dell Hymes SPEAKING model to explore the contextual dimensions of politeness and impoliteness. The results show that the decline in politeness is influenced by internal factors such as peer pressure, lack of habituation to polite language, and weak teacher role models. In contrast, external factors include social media influence, digital culture, and minimal family supervision. Revitalization efforts are carried out through polite speaking training, debate, language drama activities, and the integration of politeness values ​​into all school activities. This research confirms that politeness decadence is not merely a linguistic issue but a sociocultural phenomenon that demands systematic and sustainable character education intervention to build a culture of polite communication in educational environments.