Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pelatihan Pedagogik Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Berbasis Blended Learning di SDN Siabu Rani, Afriza Rahma; Fahrul, Yolanda; Aprinawati, Iis
Journal of Digital Community Services Vol. 1 No. 1 (2024): January
Publisher : Institute Of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/dcs.v1i1.5

Abstract

This dedication is motivated by the existence of elementary school teachers who still have difficulty implementing blended learning-based learning due to the teacher's lack of knowledge when creating blended learning-based lesson plans while the elementary school teacher has quite a long teaching experience. The teacher's pedagogical competence referred to in this devotionis the competence that the teacher has based on the teacher's teaching experience and the suitability of the teacher in implementing blended learning-based learning in the classroom. This devotionaims to describe quantitatively and qualitatively the pedagogical competence of teachers in implementing blended learning-based learning in elementary schools. These include: (1) teacher pedagogical abilities, (2) assessment of lesson plans using the Blended Learning Model, (3) Teacher Teaching Practices using the Blended Learning Model. The type of devotionused in this devotionis a mixed/combination type of devotionor what is usually called mixed methods sequential explanatory model. This devotionaims to measure and describe the pedagogical competence of elementary school (SD) teachers. The results of the devotionshowed that the teacher's pedagogical competency score was 60 in the sufficient category, in the assessment of the blended learning-based RPP it was 80 in the good category, while in the blended learning-based teaching practice it reached 84.5 in the good category. By conducting this research, a picture of teachers' pedagogical competence in blended learning-based learning at SDN 003 Siabu can be created. In this case, it is in line with the results of devotion(Trisno: 2012) which states that Pedagogical Competence is the ability to manage student learning which includes understanding students, designing and implementing learning, evaluating learning outcomes and developing students to provide variations in learning to reduce student boredom so that students focus. in learning stay focused.
Pendidikan Agama Islam Dalam Keluarga Di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Nurhaswinda, Nurhaswinda; Putri Hana Pebriana; Yesi Yusmita; Afriza Rahma Rani
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v1i1.1

Abstract

Pendidikan agama islam dalam keluarga masih kurang diberikan terutama oleh orang tua karena bagi orang tua pendidikan agama islam cukup diberikan oleh guru di sekolah-sekolah berbasis islam. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun studi deskriptif ini dipilih karena bertujuan untuk menganalisis unit tertentu yaitu sepuluh orang tua yang memilik anak usia dini 7-12 tahun pada kegiatan informal yang didapatkan dari pendidikan dalam keluarga. Adapun metode pengumpulan data dengan cara mewawancarai sepuluh orang tua dengan latar pendidikan magister dengan profesi sebagai akademisi di perguruan tinggi dan menganalisis hasil jawaban kuesioner. Instrumen yang digunakan yaitu menggunakan kuesioner dan lembar wawancara via google form. Analisis data dilakukan dengan cara analisis deskriptif dari kedua metode pengumpulan data tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku tambusai. Hasil penelitian mengatakan tanggung jawab orang tua terhadap pendidikan agama islam anak dikategorikan kurang maksimal. Sebagaimana orang tua berhak memberikan pendidikan, memelihara, membesarkan anak dengan kasih sayang dalam pendidikan agama islam. Memberikan pemahaman, pengetahuan, serta memberikan nafkah yang halal serta mendo’a kan dengan segala kebaikan yang diberika keluarga terutama orang tua kepada anak.Upaya yang dilakukan orang tua terhadap pendidikan agama islam sudah berupaya walaupun belum maksimal dimana para orang tua berusaha memberikan motivasi, pembinaan seperti memberikan hadiah, mengantar anak serta memberikan hukuman apabila anak susah untuk dinasehati meskipun orang tua hanya menyerahkan pendidikan agama islam anak kepada guru saja karena faktor kesibukan orang tua.  Faktor pendidikan agama islam bukan hanya dari keluarga tapi juga dari faktor lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat.
Strategi Parenting Guru dan Orang Tua dalam Menangani Anak Bermasalah di Sekolah Dasar 006 Langgini Bangkinang, Kampar Afriza Rahma Rani; Puji Yanti Fauziah
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 2 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v2i2.105

Abstract

parenting yang diterapkan oleh guru dan orang tua dalam menangani anak bermasalah di Sekolah Dasar 006 Langgini, Bangkinang, Kampar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi sebagai alat utama pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi parenting yang efektif melibatkan komunikasi intensif antara guru dan orang tua, pendekatan kasih sayang yang konsisten, serta pemberian bimbingan dan pengawasan yang terstruktur. Sinergi antara guru dan orang tua memberikan dampak positif dalam membantu anak bermasalah untuk beradaptasi dan meningkatkan perilaku sosialnya di lingkungan sekolah. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelatihan parenting bagi guru dan orang tua sebagai upaya meningkatkan kualitas penanganan anak bermasalah secara bersama-sama. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SISWA SDN 024 LIMAU MANIS Nur Asnia; Afriza Rahma Rani; Masrul; Muhammad Syahrul Rizal; Melvi Lesmana Alim
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.35468

Abstract

This research is motivated by the low writing skills of students at SDN 024 Limau Manis. One solution to overcome this problem is to use a cooperative learning model of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) type. The purpose of this study was to describe the improvement of writing skills by using the CIRC type cooperative model of SDN 024 Limau Manis students. This research method is Classroom Action Research (PTK) which consists of two cycles. Each cycle consists of two meetings and four stages, namely, planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this research were fourth grade students of SDN 024 Limau Manais. Data collection techniques were tests, observation, and documentation. The results of this study can be concluded that students' writing skills in the pre-action 54.46, in cycle I increased to 73.21 and in cycle II to 84.82. The increase in the percentage of students who reached the KKM in writing in the pre-action condition 28.57%, cycle I 57.14%. and cycle II increased to 71.42%. Thus it can be concluded that using the CIRC type cooperative learning model can improve the writing skills of grade IV students of SDN 024 Limau Manis