Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Influence Of Service Quality On Patient Satisfaction At The Pupuk Kaltim Prima Sangatta Hospital Harmawati, Harmawati; M. Ramdan, Iwan; Sedionoto, Blego
Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Vol. 1 No. 1 (2025): The 3rd MICTOPH
Publisher : Faculty of Public Health Mulawarman University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: This research highlights the importance of the quality of health services in hospitals to increase patient satisfaction. The research gap lies in the lack of understanding of the influence of each quality dimension on patient satisfaction, as well as the need to identify areas that need improvement to meet patient expectations. Objective: The objective is to analyze the impact of service quality dimensions and aims to identify which specific dimensions most significantly influence patient satisfaction and to provide insights that can help improve the quality of healthcare services offered by the hospital. Research Methods/ Implementation Methods : This study is a quantitative approach using a descriptive-analytical design with a cross-sectional survey. The study identifies independent variables (empathy, tangibility, assurance, reliability, and responsiveness) and a dependent variable (patient satisfaction). With a sample size of 85 respondents selected through proportional stratified random sampling, and using questionnaire, and statistical analyses, including univariate, bivariate, and multivariate tests. Results : The study's statistical tests demonstrated that all five quality dimensions significantly impact patient satisfaction simultaneously. The significance value of the F test = 0.000, which is below the threshold of 0.05. The calculated F value is 30.685, which is greater than the F table value of 2.33. Statistical tests showed the dimensions of Tangible/physical evidence (p = 0.000<0.05), assurance (p = 0.000<0.05), and responsiveness (p = 0.007<0.05) impacted substantially. Conclusion/Lesson Learned : The findings suggest that enhancing these service quality dimensions can lead to improved patient satisfaction, highlighting the importance of quality healthcare services in fostering patient trust and contentment.
PENGARUH SENAM ERGONOMIS TERHADAP KADAR ASAM URAT PADA LANSIA DI PUSKESMAS SIULAK MUKAI KABUPATEN KERINCI Sandra, Rhona; Sari, Putri Minas; Morika, Honesty Diana; Harmawati, Harmawati; Marlinda, Roza
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i1.1842

Abstract

Penyakit asam urat semakin meningkat pada lansia di wilayah Puskesmas Siulak Mukai, KabupatenKerinci. Hal ini menjadi perhatian serius karena dapat mengganggu kualitas hidup dan produktivitaslansia.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam ergonomis terhadap kadar asam uratpada lansia di Puskesmas Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci pada tahun 2022. Penelitian menggunakanrancangan eksperimen semu dengan desain pre-post test two groups design. Sampel penelitian 16 lansia,dengan 8 orang kelompok kontrol dan 8 orang kelompok intervensi, yang dipilih menggunakan teknikpurposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dianalisis dengan komputermenggunakan analisis univariat dan bivariat dengan Uji Independent dan Uji Dependent dengan SampleT-Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar asam urat kelompok kontrol adalah 8,525mg/dl dan 8,212 mg/dl untuk pre-test dan post-test, sedangkan rata-rata kadar asam urat kelompokintervensi 8,088 mg/dl dan 6,925 mg/dl untuk pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwasenam ergonomis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kadar asam urat pada kelompok intervensi.Disimpulkan bahwa senam ergonomis dapat menurunkan kadar asam urat pada lansia. Disarankan bahwaPuskesmas Siulak Mukai memberikan edukasi tentang terapi non-farmakologi, termasuk senamergonomis, dan menjadikannya sebagai kegiatan rutin dan terjadwal bagi populasi lansia. Temuanpenelitian ini memberikan wawasan berharga bagi tenaga kesehatan dalam mengelola arthritis gout padalansia.Kata Kunci : Atrithis Gout, Lansia, Senam Ergonomis
Exploring confidence in boys' elementary dance education Anggraeni, Sri Wulan; Alpian, Yayan; Harmawati, Harmawati; Anggraeni, Winda
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 18, No 1: February 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v18i1.21121

Abstract

This study explored low self-confidence in elementary school male students and strategies to overcome it. This study used a qualitative descriptive approach, focusing on 18 fifth grade students. Data collection methods included interviews, classroom observations, and self-confidence questionnaires. Data analysis followed the Miles and Huberman model (data reduction, data presentation, and conclusion drawing). The results showed that most male students lacked confidence in solo dancing but were confident in groups. The inhibiting factors included lack of previous experience, discomfort in front of peers, fear of judgment, lack of support and encouragement, and lack of practice and preparation. To overcome these issues, inclusive learning strategies, support, and a supportive environment are essential. Eliminating gender stereotypes in dance education is also important. The implications of this study underscore the need to create a positive and inclusive environment for male students to develop their confidence and interest in dance. It is expected that their participation and involvement in arts activities at school will increase.
Efek Bullying Terhadap Psikologis Anak Usia Dini di Desa Morikana Herliany Yusuf, Ode Yahyu; Rahia, Dino Rizadman; Saltifa, Nur Susi; Harmawati, Harmawati; Dahlia, Dahlia; Surya, Surya; Fina, Fina; Rudi, Salma; Raina, Raina
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3585

Abstract

AbstrakAnak yaitu manusia muda dalam umur, muda dalam jiwa dan perjalanan hidupnya karena mudah terpengaruh dengan keadaan sekitarnya. Pengetahuan tentang perkembangan anak dapat membantu mereka mengembangkan diri, dan memecahkan masalah yang dihadapinya, melalui pemahaman dengan faktor faktor yang mempengaruhi perkembangan anak. Berbagai upaya untuk menfasilitasi perkembangan tersebut, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Saat ini banyak faktor internal maupun eksternal yang dapat mengganggu proses tumbuh kembang anak salah satunya bullying. Tujuan kegiatan sosialisasi ini di desa Morikana Kecamatan Mawasangka Tengah, yaitu bagaimana cara meningkatkan kesadaran orang tua dan guru tentang bahaya bullying terhadap psikologis anak dan mengedukasi masyarakat tentang apa saja jenis bullying dan apa yang harus dilakukan ketika anak mengalami bullying. Metode yang dilakukan melalui tiga tahap ialah tahap persiapan, tahap implementasi atau pelaksanaan, dan tahap monitoring dan evaluasi. Para orang tua sangat antusias mendengarkan dan memberi pertanyaan dari materi yang disampaikan. Sehingga diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mengurangi intensitas dari kegiatan bullying di desa Morikana tersebut.Kata Kunci: Sosialisasi, Orang Tua, Bullying, Psikologis Anak AbstractChilidren are humans who are young age, young in spirit and in their journey of life because they are easly influenced by their surroundings. Knowledge of child development can help them develop themselves, and solve the problems they face, trough under standing the factors that influence childrens development. Various efforts to facilitate this development, both in the family, school,and community environment. Currently, there are many internal and external factors that can interfere with the process of child development, one of wich is bullying. The purpose of this socialization activity in Morikana village, Mawangka Tengah District, is how to increase the awareness of parents and teachers abou the psychological dengers of bullying on children and educate public about what types of bullying are and what to do when children experience bullying. The method is carried out thorugh theree stages, preparation phase namely the implementation or implementation stage and the monitoring and evaluation stage. The parents were very enthuasuastic about listening and asking questions from the material presented. So it is hopped that this activity can reduce the intensity of bullying activities the Morikana village.Keywords: Socialization, Parents, Bullying Effect, Child Psychology
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Aplikasi INZTING Melalui Pendekatan ABCD untuk Mendukung Pencapaian SDGs 3 Ernawati, Ernawati; Arafah, Salmah; Dewiyanti, Dewiyanti; Sadli, Adi; Oktaviana, Dina; Sumarmi, Sumarmi; Risnah, Risnah; Harmawati, Harmawati; Patmawati, Patmawati
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i2.6721

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan anak akibat kekurangan asupan gizi dalam jangka panjang, yang mengakibatkan tinggi badan anak lebih rendah dari standar usianya. Permasalahan ini menjadi isu penting karena berpengaruh terhadap kualitas generasi masa depan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan aplikasi INZTING (Ikhtiar MenZerokan Stunting) berbasis pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), guna mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Kegiatan ini menyasar dua kelompok utama, yaitu 23 ibu yang memiliki anak stunting dan 28 anggota kelompok dasawisma. Metode pelaksanaan mencakup edukasi interaktif dengan bantuan aplikasi digital. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test serta keaktifan peserta selama kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan signifikan, di mana pemahaman ibu mengenai stunting naik dari 52% menjadi 90%, sedangkan pemahaman kelompok dasawisma terkait penggunaan aplikasi INZTING meningkat dari 40% menjadi 95%. Materi yang berhasil dipahami antara lain pedoman gizi seimbang, tanda dan faktor penyebab stunting, serta dampak jangka panjangnya. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis potensi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital dapat memperkuat peran masyarakat dalam upaya pencegahan stunting di Kelurahan Pallantikang..