Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Ecosystem

ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS AKIBAT ADANYA SPBU BONTONOMPO TERHADAP KINERJA RUAS JALAN POROS SUNGGUMINASA-TAKALAR Anggraini, Nani
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin pesatnya perkembangan suatu wilayah maka akan diikuti pula dengan meningkatnya volume lalu lintas yang terjadi utamanya di poros Jalan Sungguminasa-Takalar yang merupakan jalan provinsi penghubung ibukota provinsi yaitu Kota Makassar dan ibukota provinsi lainnya. SPBU Bontonompo berdiri di atas lahan seluas ± 3.836 m2 yang memiliki 6 dispenser dengan 24 jumlah nozel. Menurut Peraturan Pemerintah No. 32 tahun 2011 mengenai analisis dampak lalu lintas bahwa dalam setiap rencana pembangunan pusat kegiatan, permukiman, dan infrastruktur dapat menimbulkan gangguan keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan termasuk pembangunan dan pengoperasian SPBU. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), 1997. Penelitian ini memberikan hasil berupa Kondisi kinerja lalu lintas yang terjadi akibat adanya SPBU ini dinilai dengan V/C Rasio jam puncak yaitu 0,34 dimana nilai kapasitas jalan (C) = 3.100 smp/jam sedangkan (V) adalah merupakan nilai Volume kendaraan yaitu 1.057 hari kerja. Adapun Kinerja Lalu Lintas berupa LOS adalah B yang menunjukkan arus stabil dengan volume lalu lintas sedang dan kecepatan mulai dibatasi oleh kondisi lalu lintas serta pengemudi masih punya cukup kebebasan untuk memilih kecepatannya dan lajur jalan yang digunakan.
Partisipasi Masyarakat Dalam Program Sedekah Sampah Di Masjid Raudatul Jannah Yayasan Khairu Ummah Makassar Syaiful, Andi Zulfikar; Fikruddin, Muh.; Jumadil, Jumadil; Akrim, Djusdil; Anggraini, Nani
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v21i2.1131

Abstract

Sedekah Sampah adalah salah satu bentuk pengelolaan sampah partisipatif menggunakan pendekatan keagamaan. Kegiatan ini dilakukan telah dilakukan oleh Pengurus Masjid Raudatul Jannah Yayasan Khairu Ummah Makassar secara rutin dua kali sebulan sejak Maret 2021. Sedekah sampah telah memberikan manfaat secara ekonomi, sosial, dan lingkungan, yaitu selain mereduksi volume sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), hasil penjualan sampah telah digunakan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan. Namun kegiatan ini masih menghadapi masalah, yaitu rendahnya partisipasi masyarakat (hanya sekitar 20%). Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan sedekah sampah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif, pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan wawancara dan observasi yang dilakukan, sebagian besar masyarakat telah memiliki pengetahuan dan sikap yang baik tentang pentingnya kebersihan lingkungan. Namun pengetahuan dan sikap masyarakat masih rendah terkait metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle), dan program sedekah sampah. Perbaikan fasilitas dan peningkatan keterlibatan tokoh masyarakat dalam mensosialisasikan dan memfasilitasi pelaksanaan program sedekah sampah adalah dua hal yang perlu dilakukan. Usaha untuk meningkatkan manfaat sedekah sampah secara ekonomi, sosial, dan lingkungan kepada masyarakat perlu dilanjutkan agar  masyarakat yang telah merasakan manfaatnya  akan mengikuti program ini dengan sukarela Waste sadaqah is a form of participatory waste management using a religious approach.  This activity is carried out by the Raudatul Jannah Mosque Management, Yayasan Khairu Ummah Makassar,  regularly. twice a month since March 2021.  Waste sadaqah has provided economic, social and environmental benefits. In addition to reducing the amount of waste transported to the waste landfill site (TPA), the financial profits from the sale of waste had used for social activities. However, this activity still faces problems. The low level of community participation (only about 20%) is the main problem. The aim of this research is to analyze factors that influence the low level of community participation in Waste Sadaqah activities. This research is qualitative-descriptive research. Data collection is carried out using interview, observation and documentation techniques. Based on interviews and observations conducted, most of the people already have good knowledge and attitudes about the importance of environmental cleanliness; but low in term of the 3R (Reduce, Reuse, Recycle) method and the waste sadaqah program. Improvement of facilities and increasing involvement of community leaders in socializing and facilitating the implementation of the waste sadaqah program are two things that need to be done. Efforts to increase the economic, social and environmental benefits of waste sadaqah to the community need to be continued so that people who have felt the benefits will participate in this program voluntarily