Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

KAJIAN PROPERTIES MARSHALL TERHADAP PEMANFAATAN LIMBAH ABU BATU BARA SEBAGAI PENGGANTI PASIR PADA CAMPURAN AC WC Gunawan Perdana, Muhammad
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2024): Vol 7, No 1 (2024 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 202
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v7i1.15200

Abstract

Pemanfaatan fly ash yang merupakan bagian dari residu hasil pembakaran batubara untuk pembangkit Listrik (PLTU), dimana hasil pembakaran tersebut memiliki ukuran yang sama dengan pasir. Aspal beton adalah suatu jenis perkerasan konstruksi yang terdiri dari campuran aspal dan agregat, baik dengan bahan tambah atau tanpa bahan tambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai pengaruh dari pemanfaatan limbah abu batubara sebagai pengganti pasir pada aspal beton dengan variasi campuran 25%, 50% dan 75%. Dari hasil penelitian campuran AC–WC yang digunakan sesuai standar yaitu kondisi kadar aspal 5,5% didapat nilai stabilitas 1580kg, nilai VFB 79,00%, nilai VMA 15,50%, nilai VIM 3,40%, nilai MQ 550kg/mm, nilai flow 2,90mm dan nilai density 2,35. Pengujian dengan variasi campuran 25%, 50% dan 75% didapat nilai stabilitas maksimal 1706,5kg pada variasi 25%, nilai flow maksimal 3,54mm pada variasi 75%, nilai VIM maksimal 4,23% pada variasi 50%, nilai VMA maksimal 18,51% pada variasi 75%, nilai VFB maksimal 82,71% pada variasi 25%, nilai density maksimal 2,38 pada variasi 25% dan nilai MQ 605,33kg/mm pada variasi 25%. Dari hasil pemanfaatan limbah abu batu bara sebagai pengganti pasir pada aspal beton AC–WC dengan variasi 50% yang telah memenuhi syarat Spesifikasi Umum 2018 Revisi 2.
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA CAMPURAN ASPAL LAPIS AUS AC-WC (ASPHALT CONCRETE-WEARING COURSE) Gunawan Perdana, Muhammad; Abdurrahman, Abdurrahman; Wahyuni, Aulia Nur
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2023): Vol 6, No 2 (2023 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i2.13034

Abstract

Sampah plastik merupakan jenis sampah yang menjadi ancaman serius bagi lingkungan karena selain volumenya yang terus bertambah, limbah plastik juga merupakan jenis sampah yang sulit terurai melalui proses alam. Penelitian ini dilakukan guna mengurangi keberadaan sampah dan mengetahui bagaimana pengaruh  limbah plastik pada campuran aspal. Pengujian ini dilakukan di Laboratorium Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari. Variasi bahan tambah plastik yang digunakan adalah 3%, 6%, 9%, 12% dan 15% berjenis plastik PET (Polyethylene Terephthalate) dalam campuran aspal laston AC-WC. Metode yang digunakan adalah dengan pengujian Marshall. Terdapat pengujian berat jenis agregat kasar, agregat halus, filler dan pengujian aspal yang meliputi berat jenis aspal, penetrasi dan tiitk lembek aspal. Dari hasil penelitian maka didapat nilai kadar aspal optimum (KAO) pada campuran aspal laston AC-WC yaitu 5,75%. Dari hasil pengujian Marshall didapat nilai Stabilitas, Flow, Density, Marshall Quotient (MQ), VIM, VMA dan VFB pada setiap kadar plastik memenuhi spesifikasi campuran aspal laston AC-WC. Akan tetapi untuk VIM kadar plastik 15% tidak memenuhi spesifikasi campuran aspal laston AC-WC.
VARIASI KEKERASAN AGREGAT TERHADAP KINERJA PADA CAMPURAN ASPAL BERPORI Perdana, Muhammad Gunawan
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2024): Vol 7, No 2 2024 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v7i2.17255

Abstract

Lapisan aspal berpori memiliki ketahanan selip yang baik dan dapat mengurangi efek dari genangan air di saat hujan ekstrim. Permeabilitas merupakan salah satu kinerja fungsional dari campuran aspal berpori. Dalam penelitian ini menggunakan agregat lokal sebagai bahan perbandingan pada campuran aspal berpori. Metode yang di gunakan pada penelitian ini adalah experimen dengan menggunakan 108 benda uji, 30 Marshal, 30 Asphalt Flow Down, 30 Cantabro Loss, dan 18 Kadar apal Optimum. Pada pengujian agregat, agregat Katunun lebih baik dengan hasil Abrasi 21,15%. Pada campuran aspal berpori perbandingan di hitung melalui kadar aspal optimum, agregat Awang Bangkal KAO 4,5%, Katunun 4,75% dengan pengujian KAO Marshall, Cantabro, dan Permeabilitas. Pada pengujian Stabilitas Marshall Agregat Awang Bangkal lebih baik dengan nilai 598, 825 kg, untuk flow agregat Katunun lebih baik dengan hasil 2,29 mm, untuk Kekakuan agregat Awang Bangkal lebih baik dengan hasil 257,72 kg/mm, untuk kadar rongga agregat Katunun lebih baik dengan hasil 20,909, untuk Cantabro lebih baik agregat Awang Bangkal dengan hasil 18,27 %, untuk permeabilitas lebih baik agregat Katunun dengan Hasil 0,01172. Dari pengujian kedua agregat sama sama memenuhi spesifikasi AAPA.
Study Of Asphalt Characteristics Using Fly Ash as a Substitute For Sand In Concrete Asphalt (AC – WC) Using The Marshall Test (RSNI M-01-2003) and Test Standards Specifications For Bina Marga Specifications 2018 Revision 2 Muhammad Gunawan Perdana
International Journal of Mechanical, Industrial and Control Systems Engineering Vol. 1 No. 2 (2024): June: IJMICSE: International Journal of Mechanical, Industrial and Control Syst
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ijmicse.v1i2.22

Abstract

Utilization of fly ash which is part of the residue from burning coal for power plants (PLTU), where the combustion products have the same size as sand. Asphalt concrete is a type of construction pavement consisting of a mixture of asphalt and aggregate, either with or without added materials. This research aims to determine the characteristic values ​​of asphalt using fly ash as a substitute for sand in AC – WC asphalt concrete with mixed variations of 25%, 50% and 75%. From the research results, the AC-WC mixture used according to the standard, namely the condition of 5.5% asphalt content, obtained a stability value of 1580kg, a VFB value of 79.00%, a VMA value of 15.50%, a VIM value of 3.40%, a MQ value of 550kg/mm ​​, flow value 2.90mm and density value 2.35. Tests with mixture variations of 25%, 50% and 75% obtained a maximum stability value of 1706.5kg at a variation of 25%, a maximum flow value of 3.54mm at a variation of 75%, a maximum VIM value of 6.90% at a variation of 75%, a maximum VMA value 17.68% at 75% variation, maximum VFB value 84.89% at 25% variation, maximum density value 2.38 at 25% variation and MQ value 605.33kg/mm ​​at 25% variation. From the results of a study of the characteristics of asphalt using fly ash as a substitute for sand in AC-WC concrete asphalt with a variation of 50% which meets the requirements of the 2018 General Specifications Revision 2.
PEMANFAATAN LIMBAH INDUSTRI PENGGERGAJIAN KAYU SEBAGAI BAHAN CAMPURAN PEMBUATAN PAVING BLOK, ABU GOSOK DAN MEDIA TANAM PERTANIAN Fitriani Ridzeki; Muhammad Gunawan Perdana; Eka Purnamasari; Abdurrahman Abdurrahman; Hendra Cahyadi; Robiatul Adawiyah; Diemas Anggoro Asael
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.12542

Abstract

ABSTRAKPasar Papan Kelurahan Antasan Senor Ilir Kec Martapura Timur Kabupaten Banjar merupakan kawasan bisnis yang sangat strategis karena berada di samping jalan nasional yang menghubungkan wilayah kabupaten yaitu Jalan Ahmad Yani Km. 40. Tanah kering dan sawah adalah kondisi umum dari Kelurahan Antasan Senor Ilir Kecamatan Martapura Timur. Karena lokasinya berdekatan dengan Sungai Martapura maka sering terjadi banjir atau genangan akibat luapan air sungai. Kurang lebih 80% rumah terkena dampak banjir tersebut. Hasil  pembakaran  dari  serbuk  gergaji kayu  tersebut  menghasilkan  unsur  silika. Ada beberapa penelitian tentang serbuk gergaji kayu yang pernah dilakukan namun penggunaanya masih terbatas pada campuran pembuatan beton. Kemungkinan lain serbuk gergaji dapat digunakan sebagai bahan tambah pembuatan paving blok, abu gosok dan media tanam pertanian. Dengan mempertimbangkan hal di atas, maka disepakati bahwa yang akan diatasi pada program pengabdian adalah memanfaatkan limbah industri penggergajian kayu sehingga bisa meningkatkan kemampuan home industry warga sekitar dalam melakukan pengembangan usaha, memperbaiki kondisi jalan desa yang lunak dan berlumpur pasca banjir.
STUDI KEBUTUHAN JPO DI DEPAN MESJID AT TAQWA RUAS JALAN AHMAD YANI KM.4.5 KOTA BANJARMASIN Surya, Adhi; Sulastini, Sulastini; Perdana, Muhammad Gunawan; Musyaffa, Muhammad Dzaky; Rahmatullah, G.M. Basyir
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2025): Vol 8, No 1 2025 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v8i1.19235

Abstract

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) memiliki peran penting dalam meningkatkan mobilitas pejalan kaki dan keselamatan di kawasan perkotaan. Studi ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis Rencana Jembatan Penyeberangan Orang di Kota Banjarmasin, dengan fokus pada perspektif masyarakat dan kajian kecelakaan lalu-lintas bersama faktor penyebabnya di Jalan Ahmad Yani KM.4.5 Kota Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan melibatkan survei lapangan dengan menghitung jumlah orang lalu-lalang di titik penyeberangan dan men-traffic-counting kendaraan yang lewat per jam sibuk, observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi. Diharapkan hasil penelitian menunjukkan Kebutuhan JPO  Kota Banjarmasin yang memenuhi standar keamanan dan aksesibilitas dasar sangat diperlukan pejalan kaki.Studi ini merekomendasikan pembaruan dan perbaikan pada beberapa kebutuhan JPO di depan Mesjid At Taqwa ruas jalan Ahmad Yani Kota Banjarmasin Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang tantangan dan peluang dalam pengembangan JPO di kawasan perkotaan, dengan harapan dapat memberikan panduan bagi pengambil kebijakan, perencana kota, dan pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan kualitas infrastruktur penyeberangan pejalan kaki di Kota Banjarmasin.
PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN BARU DENGAN SOFTWARE AUTOCAD LAND DEVELOPMENT (Studi Kasus Ruas Jalan Martapura Lama Km 22,5 – Km 29,3 Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar) Perdana, Muhammad Gunawan
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2025): Vol 8, No 1 2025 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v8i1.19031

Abstract

Sistem transportasi perkotaan/ Kabupaten adalah sistem pergerakan manusia dan barang antara satu zona asal dan zona tujuan dalam wilayah Kota/ Kabupaten yang bersangkutan. Pergerakan yang dimaksud dapat dilakukan dengan sumber tenaga dan dilakukan untuk suatu keperluan tertentu. Kota/ Kabupaten yang “baik” dapat ditandai antara lain dengan melihat kondisi transportasinya. Transportasi yang aman dan lancar, selain mencerminkan kelancaran kegiatan perekonomian Kota/ Kabupaten. Perwujudan kegiatan transportasi yang baik adalah bentuk tata jaringan jalan dengan segala kelengkapannya, yakni rambu lalu lintas, lampu lalu lintas, marka jalan, petunjuk jalan, bundaran dan sebagainya. Kecamatan Martapura Barat terletak antara 02°49’55″ – 02°49’55″ Bujur Timur dan 14°30’20″ – 115°35’37″ Lintang Selatan. Kecamatan Martapura Barat sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Astambul, sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Martapura Timur, sebelah selatan berbatasan dengan Kota Banjarbaru, dan sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Sungai Tabuk. Kecamatan Martapura Barat dengan luas wilayah 149,38 Km², yang terbagi atas 13 Desa dengan jumlah penduduk 18.247 jiwa (Sumber: BPS Kabupaten Banjar, Tahun 2017). Perencanaan geometrik jalan ini menggunakan metode Survey Topografi secara langsung dilapangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merencanakan jalan aman dan nyaman untuk digunakan sesuai dengan fungsinya agar tidak ada hambatan atau pengaruh untuk pengunanya. Oleh karena itu, penulis bermaksud mengangkat permasalahan tersebut sebagai topik bahasan dengan judul “Pemanfaatan Perangkat Lunak AutoCad pada Perencanaan Geometrik Jalan Baru Pada Ruas Jalan Martapura Lama Dari Km 22,5 – Km 29,3 Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar”.
ANALISIS KINERJA PELAYANAN TRANSPORTASI BUS LAKATAN DI PELAIHARI KABUPATEN TANAH LAUT Gunawan Perdana, Muhammad; Intan Muminatin, Euis
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2025): Vol 8, No 1 2025 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v8i1.19032

Abstract

Angkutan perkotaan untuk Kabupaten Tanah Laut adalah sebuah sistem transportasi umum berbasis bus dengan sistem subsidi yang disebut “Lakatan” yang artinya adalah Layanan Angkutan Tanah Laut. Sistem ini dicanangkan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Laut mulai Januari 2023 dalam mengatasi kebutuhan masyarakat di bidang transportasi umum untuk wilayah atau rute yang dimaksudkan. Bus Lakatan memiliki jenis fasilitas angkut yaitu dengan tempat duduk saja, sedangkan tempat berdiri tidak tersedia, meskipun penumpang dapat saja berdiri apabila jumlah penumpang melebihi kapasitas tempat duduk penumpang, namun kapasitas tempat berdiri penumpang dibatasi berdasarkan ruang gerak yang memadai saja, yaitu berkisar antara 3 sampai 4 orang saja. Jumlah tempat duduk penumpang berdasarkan kapasitas bus adalah sebanyak 15 kursi. Kinerja Bus Lakatan Kabupaten Tanah Laut berdasarkan indikator faktor muat (load factor) memiliki kategori terpenuhi, dimana nilai yang dihasilkan adalah sebesar 76,67%. Penilaian kinerja bus berdasarkan nilai rata-rata waktu antara (headway) memiliki kategori belum terpenuhi, dimana nilai headway yang dihasilkan adalah sebesar 53,67 menit. Penilaian kinerja bus berdasarkan nilai rata-rata kecepatan perjalanan memiliki kategori terpenuhi, dimana nilai kecepatan perjalanan yang dihasilkan adalah sebesar 19,46 km/jam.
Analisis Kadar Aspal Optimum Pada Aspal Berpori Menggunakan Aspal PG-76 dan Serat Selulosa Perdana, Muhammad Gunawan; Pratikso; Mudiyono, Rachmat
Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 11 No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/st.vol11.no1.a19181

Abstract

Porous asphalt is an innovative solution in road pavement to reduce air retention and increase driving safety. This research aims to analyze the optimum asphalt content (KAO) in porous asphalt mixtures using PG-76 asphalt and cellulose fiber materials. PG-76 asphalt was chosen because it has high resistance to permanent cooling, while cellulose fiber is used to increase mix stability and reduce drain-down. The test was carried out using the Marshall method to determine the optimal KAO value based on stability parameters, flow, void content in the mixture, and abrasion resistance using the Cantabro test. The research results show that the use of PG-76 asphalt with the addition of cellulose fiber can improve the mechanical performance of porous asphalt mixtures, especially in increasing resistance to wear and maintaining a high void content. Thus, this mixture has the potential to be applied in road pavement to increase resistance to extreme weather conditions and optimize road drainage functions. The results of this research also provide recommendations for selecting materials and designing porous asphalt mixtures that comply with national and international technical specifications.
ANALISIS UJI MUTU BETON K-250 DENGAN MUTU BETON CAMPURAN PENGGANTI AGREGAT KASAR DARI LIMBAH PLASTIK (PET) BERDASARKAN SNI 03-2834-2000 Saputra, Muhammad Rifky Aldi; Surya, Adhi; Perdana, Muhammad Gunawan
Jurnal Penelitian Teknik Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian Teknik
Publisher : Jurnal Penelitian Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah plastik telah menjadi masalah besar karena dampak negatifnya terhadap lingkungan. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), volume sampah Kalsel pada tahun lalu mencapai 50 ribu ton dan sebagian besar merupakan sampah plastik PET. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat mekanik campuran beton modifikasi agregat kasar plastik. Percobaan ini dilakukan di Laboratorium Bangunan Teknik Sipil Kampus Mohammad Alsiad Banjari Universitas Islam Kalimantan Selatan. Metode penelitiannya adalah campuran beton eksperimental dan mengandung proporsi agregat kasar plastik yang berbeda (0%, 3% dan 5%) disiapkan dan dilakukan uji tekanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian sampah plastik dengan material komposit efektif dalam upaya penggantian material komposit dengan sampah plastik. Pada penelitian ini, campuran yang mengandung agregat kasar limbah plastik termodifikasi 3% telah melampaui kepadatan yang disyaratkan yaitu 259,42 Kg/cm2, sedangkan campuran yang dimodifikasi sebesar 5% telah mencapai kepadatan yang disyaratkan yaitu 205,73 Kg/cm2. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan limbah plastik sebagai pengganti agregat dalam beton berpotensi meningkatkan kualitas beton tanpa mengorbankan kinerja struktural. Selain itu, studi ini menyoroti potensi solusi untuk mengurangi sampah plastik di lingkungan dengan memasukkan sampah plastik ke dalam produk rumah tangga seperti beton.