Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Relevansi Pembelajaran Langsung (Konvensional) di Era Modern Aprilia, Siska; Usman, Usman; Qaddafi, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi pembelajaran langsung (konvensional) adalah sebuah pendekatan yang menempatkan guru sebagai pusat proses belajar, di mana materi disampaikan secara terstruktur dan berurutan kepada peserta didik. Pendekatan ini masih banyak dipakai di berbagai tingkat pendidikan karena dinilai mampu menyajikan pengetahuan dasar serta konsep-konsep penting dengan runtut dan jelas. Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana strategi pembelajaran langsung diterapkan, apa saja kelebihan dan kelemahannya, serta sejauh mana strategi ini masih relevan dalam pendidikan saat ini. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi literatur. Temuan penelitian mengungkap bahwa meskipun sering dikaitkan dengan model pembelajaran tradisional, strategi pembelajaran langsung tetap dapat menjadi pilihan yang efektif terutama pada pencapaian tujuan kognitif, asalkan diterapkan secara kreatif dan disesuaikan dengan kebutuhan serta karakter peserta didik.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Permainan Harta Karun Terhadap Minat dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X di SMAS Al Bahra Jeneponto Nurfatiha, Nurfatiha; Qaddafi, Muhammad; Ashar, Hasbullahair; Munirah, Munirah; Jafar, Andi Ferawati
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat dan hasil belajar peserta didik kelas X SMAS Al Bahra Jeneponto yang diajar dan tidak diajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan permainan harta karun, serta mengukur pengaruh penerapan model tersebut. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain post-test only control group. Sampel terdiri atas kelas X A1 sebagai kelas eksperimen dan X A2 sebagai kelas kontrol. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 73 dan kelas kontrol sebesar 41,75, sedangkan rata-rata minat belajar masing-masing sebesar 65,2 dan 58,3. Uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelas, baik pada minat belajar (Asymp. Sig. = 0,001) maupun hasil belajar (Asymp. Sig. = 0,000). Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan permainan harta karun efektif meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik. Implikasi dari penelitian ini antara lain pentingnya integrasi elemen permainan dalam pembelajaran, dukungan terhadap pengembangan teori pembelajaran berbasis permainan, serta perlunya pelatihan bagi guru dalam menerapkan model pembelajaran inovatif di berbagai mata pelajaran.
Development of a Physics Module Using Jampea Island Fishermen's Local Wisdom Qaddafi, Muhammad; Roni Ririn; Anas Irwan; Muhammad Rusmin
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 1 (2026): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/t65zny78

Abstract

Physics education in schools often remains theoretical and disconnected from students' daily experiences, leading to decreased interest and limited conceptual understanding. One way to address this issue is by incorporating local knowledge into teaching materials to make learning more relevant and applicable to real life. This study aims to develop and evaluate the viability of a physics learning module based on the indigenous knowledge of fishermen on Jampea Island, Indonesia, specifically about sea tides, for senior high school students. The research used a development approach with the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation phases. The module was validated by two experts, and a small trial was conducted with 24 Grade X Science students at SMA Negeri 4 Selayar Islands Regency. Data was collected through validation sheets, student response questionnaires, and learning outcome tests, then analyzed using Aiken’s V and descriptive percentage analysis. Results show that the module achieved very high validity, with an average Aiken’s V of 0.84. In terms of practicality, 54.7% of students rated the module as very practical, while 45.3% found it practical; all teachers (100%) evaluated it as very practical. Effectiveness analysis indicated that 75% of students attained learning mastery above the Minimum Completeness Criteria, demonstrating the module's success in improving learning outcomes. The novelty of this research lies in the systematic integration of Jampea Island fishermen’s local wisdom into physics education through the ADDIE model, supported by empirical validation of its validity, practicality, and effectiveness. In conclusion, this locally based physics module is both feasible and effective for classroom use. It enriches physics education by providing a culturally responsive and contextual learning model that enhances students’ conceptual understanding and engagement.