Claim Missing Document
Check
Articles

The Influence Of Muthawif (Tour Leader) Competence On The Satisfaction Of Umrah Pilgrims At PT. Arafah Mulia Insani North Jakarta Ayu Nadia Aini; Imam Ardiansyah
Interdiciplinary Journal and Hummanity (INJURITY) Vol. 4 No. 8 (2025): Injurity: Interdiciplinary Journal and Humanity
Publisher : Pusat Publikasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58631/injurity.v4i8.1468

Abstract

This study focuses on the important role of muthawif (tour guide) in accompanying Umrah pilgrims, both technically and spiritually. The purpose of this study was to analyze how much influence muthawif competence has on Umrah pilgrim satisfaction at PT. Arafah Mulia Insani located in North Jakarta. Muthawif competence in this study includes 6 dimensions namely knowledge, understanding, values, skills, attitudes, and interests. The method used in this study is a quantitative approach with a descriptive- associative technique. A total of 30 respondents were selected through a purposive sampling method. Data were collected using a questionnaire with a Likert scale, and data analysis was carried out using 10 tests with the help of SPSS. The results of the study indicate that muthawif competence has a significant influence on pilgrim satisfaction, both separately and simultaneously. The dimensions of knowledge and skills are the main factors influencing pilgrim satisfaction. The researcher suggests that Umrah organizers continue to improve training and evaluation of muthawifs on an ongoing basis. Further research is expected to involve more respondents and more diverse variables.
ANALISIS STAKEHOLDER DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA DI TAMAN WISATA ALAM GUNUNG PANCAR KABUPATEN BOGOR Imam Ardiansyah
Eduturisma Vol 6 No 1 (2021): Eduturisma
Publisher : LPPM and Travel Operation Department Universitas Asa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan pariwisata di Indonesia memiliki potensi untuk dikembangkan karena memiliki keanekaragaman seperti kondisi alam, budaya, sejarah, dan wisata buatan. Salah satu kawasan ekowisata yang memiliki potensi wisata yang dapat di kembangkan yaitu di Taman Wisata Alam Gunung Pancar di Kabupaten Bogor. Dalam pengembangan kegiatan ekowisata khususnya di TWA Gunung Pancar perlu membutuhkan partisipasi yang baik antar para stakeholder yang terlibat dalam kegiatan ekowisata. Tujuan penelitian ini adalah menentukan stakeholder kunci di TWA Gunung Pancar yang memiliki peranan dalam pengelolaan ekowisata. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui peran masing-masing stakeholder ekowisata dengan pendekatan analisis stakeholders dengan membuat kuadran power (kekuatan) dan interest (kepentingan). Berdasarkan hasil didapat bahwa ada 23 stakeholder yang terlibat dalam pengelolaan Taman Wisata Alam Gunung Pancar yang terbagi dalam berbagai tingkatan dari level pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, tingkat kecamatan dan desa dan diklasifikasikan kedalam analisis stakeholder yang terbagi dalam beberapa klasifikasi yaitu Subject, Key Player, Context Setter dan Crowd. Sehingga dengan adanya klasifikasi antar stakeholder bisa membina hubungan terkait dengan kebijakan dan pengelolaan TWA Gunung Pancar dalam bentuk koordinasi, kerjasama, kolaborasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing stakeholder.
Pengaruh Motivasi Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan Di Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk Jakarta Imam Ardiansyah; Hari Iskandar
Eduturisma Vol 7 No 2 (2023): Eduturisma
Publisher : LPPM and Travel Operation Department Universitas Asa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi wisatawan terhadap keputusan pembelian di Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner kepada sampel wisatawan yang berkunjung ke Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk. Analisis regresi digunakan untuk menguji pengaruh faktor-faktor motivasi terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor motivasi memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Faktor pendorong motivasi, seperti atraksi yang menarik dan inovatif, berkontribusi secara positif terhadap keputusan pembelian, sementara faktor penarik motivasi, seperti fasilitas dan kenyamanan, tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini juga menunjukkan pentingnya peran pengelola dalam memahami dan memenuhi motivasi wisatawan untuk meningkatkan keputusan pembelian. Selain itu, penggunaan media sosial dan platform digital menjadi strategi yang efektif dalam mempromosikan Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk kepada calon wisatawan. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola untuk meningkatkan pengalaman wisatawan dan merancang strategi pemasaran yang lebih efektif. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian wisatawan di destinasi pariwisata alam.