Claim Missing Document
Check
Articles

PKM Penyuluhan tentang Kebersihan Diri dan Lingkungan di SD Negeri 006 Salo Aprilla, Nia; Afiah, Afiah; Syafriani, Syafriani
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ransew83

Abstract

Kebersihan diri (Personal hygiene) adalah kebersihan dan kesehatan perorangan yang bertujuan untuk mencegah timbulnya penyakit pada diri sendiri dan orang lain, baik secara fisik maupun psikologis yang mencakup perawatan kebersihan kulit kepala, rambut, mata, hidung, telinga, kuku, kulit, tangan, kaki dan area genital. Kebersihan lingkungan adalah menciptakan sebuah lingkungan yang sehat sehingga tidak gampang terserang atau terkena berbagai macam penyakit yang kapan saja bisa menyerang kita seperti demam berdarah, muntaber dan lain-lain. Ini dapat dicapai dengan menciptakan suatu lingkungan yang bersih indah dan nyaman. Kebersihan lingkungan meliputi kebersihan tempat tinggal, tempat bersekolah, tempat bekerja, dan berbagai sarana umum lainnya Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai kebersihan diri dan lingkungan sehingga peserta didik mampu meningkatkan kebersihan diri dan lingkungan sehingga derajat kesehatan semakin meningkat. Pemberian penyuluhan mengenai kebersihan diri dan lingkungan pada siswa Sekolah Dasar Negeri 006 Salo menggunakan metode ceramah, presentasi dan video cukup efektif dibuktikan dengan saat tanya jawab setelah penjelasan, siswa-siswa mampu menjawab pertanyaan yang diberikan oleh penyaji. Meningkatnya pengetahuan mengenai kebersihan diri setelah kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan anak di Sekolah Dasar Negeri 006 Salo mampu meningkatkan penerapan kebersihan diri dan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI POLI UMUM UPT PUSKESMAS BENGKALIS KECAMATAN BENGKALIS Hotna, Siti; Aprilla, Nia
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v1i1.14834

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan berhubungan erat dengan tingkat kepuasan pasien, kepuasan pasien merupakan salah satu keuntungan yang spesifik dalam upaya untuk melakukan perbaikan dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan. Tiap orang berbeda dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan tergantung dari latar belakang yang berbeda pula. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan di poli umum UPT Puskesmas Bengkalis Kec. Bengkalis tahun 2016. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah Survey Analitik dengan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berobat ke poli umum UPT Puskesmas Begkalis Kec. Bengkalis. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 110 orang. Meggunakan acidental sampling dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 16-23 November 2016. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil analisa univariat dan bivariat diketahui ada hubungan yang bermakna antara kualitas kehandalan petugas dengan tingkat kepuasan pasien di poli umum (p value 0,001), ada hubungan yang bermakna antara kualitas daya tanggap petugas dengan tingkat kepuasan pasien di poli umum (p value0,001), ada hubungan yang bermakna antara bukti fisik dengan tingkat kepuasan pasien di poli umum (p value 0,005). Dapat disimpulkan bahwa semakin baik kualitas pelayanan kesehatan maka semakin baik pula tingkat kepuasan pasien . Untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maka petugas diharapkan agar dapat memberikan pelayanan kesehatan lebih baik lagi dan bersedia menanggapi berbagai keluhan sesuai denga kebutuhan pasien
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN PELAKSANAAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RSUD BANGKINANG Hotna, Siti; Aprilla, Nia
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 2 (2022): MEI
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v1i2.14835

Abstract

Salah satu unsur yang sangat menentukan mutu pelayanan kesehatan rumah sakit adalah tenaga kesehatan dan yang memiliki peran paling besar yaitu perawat. Fungsi perawat adalah mendukung pelayanan medis berupa pelayanan keperawatan yang dikenal dengan asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan beban kerja dengan pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD Bangkinang tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang ada di Ruang Rawat Inap RSUD Bangkinang tahun 2017 dengan jumlah 79 orang, menggunakan teknik pengambilan sampel dengan cara total sampling, alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapakan bahwa sebagian besar responden memiliki beban kerja tinggi yaitu 41 orang (51,9%), pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan tidak lengkap yaitu 47 pendokumentasian (59,0%). Berdasarkan uji statistik didapatkan ada hubungan antara beban kerja dengan pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD Bangkinang dengan p-value 0,001. Diharapkan bagi pihak manajemen Rumah Sakit agar dapat meningkatkan jumlah perawat dan meningkatkan pengawasan khususnya terkait dengan pendokumentasian asuhan keperawatan
GAMBARAN PENGETAHUAN SISWI TENTANG SINDROM PRAMENSTRUASI DI SMA NEGERI 2 BANGKINANG Harmia, Elvira; Aprilla, Nia
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 2, Nomor 1, Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v2i1.23804

Abstract

Penerapan pemenuhan informasi seputar kesehatan reproduksi remaja belum sepenuhnya diperoleh, hal ini dapat dilihat dari masih rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian mengetahui pengetahuan siswi tentang sindrom pramenstruasi di SMA Negeri 2 Bangkinang tahun 2023. Sindrom pramenstruasi merupakan gejala-gejala yang dirasakan oleh seorang wanita pada satu atau dua minggu menjelang datangnya siklus menstruasi. Jenis penelitian yang digunakan adalahdeskriptif kuantitatif. Populasi terdiri dari 616 responden, dengan pengambilan rumus slovin di dapatkan sampel sebanyak 243 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah systematic random sampling, dalam pengumpulan data menggunakan lembar checklist dan kuisioner sebagai alat ukur. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan siswi tentang sindrom pramenstruasi di SMA Negeri 2 Bangkinang tahun 2023 adalah termasuk kategori kurang yaitu 179 responden (73,3%). Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kegiatan edukasi terhadap siswi terutama yang berhubungan dengan masalah reproduksi termasuk sindrom pramenstruasi.
Pengaruh Pemberian Jus Jambu Biji Merah (Red Guava Juice) Terhadap Kadar Haemoglobin Pada Ibu Hamil Di Desa Kuok Wilayah Kerja Puskesmas Kuok Nislawati, Nislawati; Aprilla, Nia
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i2.158

Abstract

Pregnant women who have low hemaglobin (Hb) are prone to miscarriage (abortus), premature birth, prolonged labor due to fatigue of the uterine muscles in contracting (uterine inertia), bleeding due to the absence of uterine muscle contractions (atonia uteri), shock, infection during labor and postpartum, severe anemia which can cause decompensation of the chord due to this anemia, can cause shock and death in the mother during labor. To increase haemoglobin levels non-pharmacologically is to consume red guava. Guava can increase haemoglobin levels in the blood because it contains vitamin C. by increasing absorption and metabolism of iron, so that with sufficient vitamin C and animal protein, haemoglobin in the blood increases. This study aims to see the effect of giving red guava juice (psidium guajava, linn) on haemoglobin levels of pregnant women in Kuok Village, Kuok Health Center working area. This type of research uses a quasi-experiment method with a non-equivalent pretest-posttest design. The research was conducted on July 26-August 1, 2018. The population in this study were all pregnant women who suffered from anemia with haemoglobin levels of 8-11 gr%, namely 15 people. The sample in this study is the total population of 15 people. The Hb level before being given red guava juice was 8.80 and after being given red guava juice the Hb level was 12.60. The statistical test results obtained a p value of 0.000 (<0.05) which means that there is an effect of giving red guava juice on Hb levels at Kuok Health Center in 2018. It is expected that pregnant women consume red guava juice to increase Hb levels and the health center should always advise pregnant women to consume red guava juice.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kuok Sari, Nuriyah Laila; Apriyanti, Fitri; Aprilla, Nia
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i2.159

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) in mothers, especially during pregnancy, has an impact on the health of the mother and baby. In mothers, CED increases the risk of infection, pregnancy complications, anemia, physical weakness, and mental and reproductive health disorders. In infants, maternal CED can cause low birth weight (LBW), stunting, developmental disorders, and the risk of perinatal death. The purpose of this study was to see if there was a relationship between knowledge and attitudes with the incidence of CED in pregnant women in the Kuok Health Center UPT Work Area. This type of research is analytical with a cross-sectional design. The population of this study was all pregnant women in the Kuok Health Center UPT work area totaling 128 people with a sample of 108 people taken using the stratified random sampling technique. The data collection tool in this study used a questionnaire. This study was conducted from 7-21 August 2024. This study used univariate and bivariate analysis. The results of the study showed that most respondents experienced CED, most respondents had less knowledge about balanced nutrition and most respondents had negative attitudes. There is a relationship between maternal knowledge about balanced nutrition and the incidence of KEK in pregnant women with a p value of 0.000. There is a relationship between attitudes and the incidence of KEK in pregnant women with a p value of 0.001. It is expected that health workers can improve counseling on nutrition and motivation for pregnant women to consume nutritious foods to avoid KEK in pregnant women.
Anxiety, Self-Esteem, Bullying, and Peer Problems as Correlates of Self-Harm Behavior Among Adolescents in Kampar Regency, Riau Province, Indonesia Alini, Alini; Said, Faridah Mohd; Aprilla, Nia; Nofrika, Bri
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i2.480

Abstract

Adolescents are a vulnerable population experiencing significant psychological and social changes, often leading to emotional difficulties and maladaptive behaviors such as self-harm. This study aims to analyze the associations and predictive factors of bullying, self-esteem, anxiety, and peer relationship problems with self-harm behavior among high school students in Kampar Regency, Riau Province, Indonesia. A cross-sectional study was conducted, involving 678 adolescents aged 15–18 years who met the inclusion criteria. Data were collected using validated structured questionnaires, including the Olweus Bullying Scale, Rosenberg Self-Esteem Scale, Hamilton Anxiety Rating Scale, and Peer Relationship Scale. Univariate analysis showed that 40% of respondents had experienced bullying, 30% had low self-esteem, 25% reported moderate to severe anxiety, and 35% had peer relationship problems. The prevalence of self-harm behavior was 18%. Bivariate analysis using the chi-square test revealed significant associations between all independent variables and self-harm behavior (p < 0.05). Multivariate logistic regression identified moderate to severe anxiety as the strongest predictor of self-harm (OR 3.7; 95% CI: 2.3–5.8), followed by low self-esteem (OR 3.1; 95% CI: 2.0–4.9), bullying experience (OR 2.8; 95% CI: 1.9–4.2), and peer relationship problems (OR 1.8; 95% CI: 1.2–2.9). These findings establish a clear evidence base for developing comprehensive, school-based psychosocial interventions aimed at mitigating these specific risk factors to reduce the prevalence of self-harm among adolescents in Kampar Regency, Riau Province, Indonesia.
Asuhan Keperawatan Pada Ny. S Dengan Hipertensi Di Ruangan Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2025 Natasya, Bella; Aprilla, Nia; Alini, Alini; Virgo, Gusman
Jurnal Spektrum Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): Volume 1 Nomor 2, Juli 2025
Publisher : El-Emir Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63477/juski.v1i2.284

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease caused by various factors such as excessive salt intake, stress, smoking, unhealthy diet, lack of physical activity, and family history. Often referred to as a “silent killer,” it typically presents without symptoms until serious complications arise. If left untreated, hypertension can result in circulatory disorders, pain, sleep disturbances, kidney damage, stroke, or heart failure. This scientific paper aims to describe the nursing care provided to Mrs. S, a 58-year-old patient diagnosed with hypertension and admitted to the Pejuang Ward of Bangkinang Regional Hospital. Data were collected through interviews, observation, physical examination, and document analysis. Three main nursing diagnoses were identified: ineffective peripheral perfusion, acute pain, and disturbed sleep pattern, all caused by uncontrolled high blood pressure. Nursing interventions were implemented using the Indonesian Nursing Intervention Classification (SIKI), focusing on pain management, circulatory care, and sleep support. Evaluation showed clinical improvement and enhanced patient understanding of hypertension management. Effective nursing care plays a crucial role in reducing the risk of complications and improving the overall quality of life for patients living with hypertension.
Hubungan Antara Stigma Masyarakat dengan Penerimaan Masyarakat Terhadap Pasien Skizofrenia di Kelurahan Air Tiris Kecamatan Kampar Aprilla, Nia; Alini, Alini; Syafriani, Syariani; Afiah, Afiah
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.18776

Abstract

Orang yang mengalami gangguan skizofrenia juga seringkali dicap sebagai orang gila. Tentunya stigma tersebut hanya akan membuat orang yang mengalami gangguan skizofrenia menghindari perawatan sehingga tidak ditangani dengan cepat dan hanya akan membuat kondisi orang yang mengalami gangguan skizofrenia semakin memburuk. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara stigma masyarakat dengan penerimaan masyarakat terhadap pasien skizofrenia di Kelurahan Air Tiris Kecamatan Kampar. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan crosssectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 24 – 29 Juli Tahun 2023 dengan jumlah sampel 98 responden. Sampel dalam penelitian ini yaitu masyarakat di Kelurahan Air Tiris Kecamatan Kampar dengan teknik pengambilan sampel purposif sampling. Pengolahan data menggunakan uji chi-square. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara stigma masyarakat dengan penerimaan masyarakat terhadap pasien skizofrenia di Kelurahan Air Tiris Kecamatan Kampar dengan nilai p = (0,032) ? (0,05). Diharapkan kepada pihak puskesmas memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang skizofrenia sehingga masyarakat bisa menerima dengan baik pasien skizofrenia.
Pemberian Rebusan Daun Binahong Terhadap Kadar Asam Urat Pasien Gout Arthritis Winda, Winda; Virgo, Gusman; Aprilla, Nia
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.187

Abstract

ABSTRACT Problems that can occur if someone has gouty arthritis include permanent joint damage, the appearance of lumps (tophi) under the skin, kidney stones, and even kidney failure if this condition is not treated properly. In addition, this disease can also increase the risk of other chronic diseases such as high blood pressure/hypertension. High uric acid levels are indirectly associated with an increased risk of cardiovascular diseases, such as coronary heart disease and stroke, as they can damage blood vessel linings. Chronic pain, limited mobility, and other health problems can significantly reduce quality of life. The purpose of this study was to determine the difference in uric acid levels before and after administering a decoction of binahong leaves. This study was conducted in Kualu Nenas Village, Tambang Community Health Center Working Area. This study was a qualitative descriptive study. This study was conducted from June 22-24, 2025. The main complaints experienced by the client were joint pain, especially at night, swelling of the right foot, difficulty walking, and redness. The pain felt like being pricked by needles. The client also complained of difficulty falling asleep, stating that sleep was restless and she often woke up at night. During the day, the client also had difficulty sleeping. The uric acid level test result was 7.2 mg/dl. Vital signs were as follows: BP: 135/95 mmHg, HR: 92 beats per minute, RR: 20 breaths per minute, temperature: 36.7°C. The intervention provided by the researcher was the administration of boiled binahong leaf water to reduce uric acid levels in patients with gouty arthritis. The results showed a decrease in uric acid levels after administering boiled binahong leaf water twice a day. It is hoped that clients and their families will continue to consume boiled binahong leaf water if uric acid levels increase.