Gangguan jiwa adalah suatu sindroma atau pola psikologis atau perilaku yang penting secara klinis yang terjadi pada seseorang dan dikaitkan dengan adanya distress atau disabilitas disertai peningkatan risiko kematian yang menyakitkan, nyeri, disabilitas, atau sangat kehilangan kebebasan. Salah satu bentuk gangguan kejiwaan adalah resiko perilaku kekerasan. Karakteristik responden yang dapat mempengaruhi resiko perilaku kekerasan diantaranya adalah umur, jenis kelamin, pendidikan dan lama waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita resiko perilaku kekerasan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 21 s/d 26Agustus 2023. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Jiwa Tampan Propinsi Riau. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh penderita resiko perilaku kekerasan yang berjumlah 23 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada rentang usia produktif (15-50 th) sebanyak 28 responden (93,3%), pada karakteristik pendidikan sebagian besar berpendidikan rendah sebanyak 26 responden (86,7% , sebagian besar responden tidak bekerja yaitu sebanyak 18 responden (60,0%) dan sebagian besar responden berada pada rentang waktu lama menderita 6 Bulan yaitu sebanyak 18 responden (60,0%). Disarankan kepada Rumah Sakit Jiwa Tampan Propinsi Riau untuk dapat memberikan penyuluhan mengenai resiko perilaku kekerasan dan pencegahannya.