Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Guru dan Adaptasi Terhadap Perubahan Kurikulum Marlina, Marlina; Qomarudin, Muslih; Sholeh Hasan; Tasdiq, Tasdiq; Yovillia, Yovillia
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v11i2.3520

Abstract

This study explores teachers' perceptions and efforts to adapt to curriculum changes in the educational context. Utilizing a quantitative approach, the research employs the method of percentage descriptive analysis. The research sample consists of 20 randomly selected teachers using the Slovin formula. The analysis results indicate that 70% of teachers' perceptions fall into the moderate category, reflecting a positive response to the independent curriculum, while 65% have successfully adapted to the curriculum changes. The implications of these findings can guide policymakers and educational institutions in enhancing the implementation of curriculum changes. This research significantly contributes to understanding the dynamics of teachers' perceptions and their adaptation processes in the face of educational system changes, emphasizing the importance of supporting teachers to improve the quality of education.
Kepemimpinan Sosial Pendidikan pada Universitas Nurul Huda Ogan Komering Ulu Timur Sholeh Hasan; Ahmad Zainuri; Saipul Annur
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 12 No 3 (2025): Al I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/h4m7gn27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kepemimpinan sosial pendidikan di Universitas Nurul Huda Ogan Komering Ulu Timur (UNUHA) dalam perspektif sosiologi pendidikan Islam. Studi ini menjelaskan konsep kepemimpinan sosial, menganalisis bentuk dan pola kepemimpinannya, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta mengkaji dampaknya terhadap pengembangan karakter dan budaya Islami kampus. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dari berbagai informan kunci di UNUHA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan sosial di UNUHA diinterpretasikan sebagai kepemimpinan yang berorientasi pada nilai-nilai kebersamaan, keadilan, dan pengabdian masyarakat berdasarkan ajaran Islam Aswaja Annahdliyah, sejalan dengan visi universitas untuk unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis riset dan ecotechnopreneurship. Bentuk kepemimpinan cenderung partisipatif dan transformatif dengan pola komunikasi yang inklusif, mendukung misi pengembangan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Faktor pendukung meliputi komitmen pimpinan dan nilai-nilai keislaman yang kuat, sementara penghambatnya adalah keterbatasan sumber daya dan pemahaman konsep ecotechnopreneurship yang beragam. Implementasi kepemimpinan ini berdampak positif pada peningkatan karakter mahasiswa dan pembentukan budaya kampus yang religius, peduli sosial, dan berwawasan lingkungan. Penelitian ini mengisi celah literatur tentang kepemimpinan sosial dalam konteks pendidikan tinggi Islam di tingkat lokal dengan kekhasan visi ecotechnopreneurship dan Aswaja Annahdliyah.
Digitalisasi Dakwah Nahdlatul Ulama untuk Memaksimalkan Jangkauan Dakwah Islam Ahlusunah Wal Jama’ah di OKU Timur Ahmad Sodikin; Sholeh Hasan; M Iqbal Musthafa; Umi Hanifah
An Naf'ah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan pengabdian kepada masyarakat (LP3M) STIT Al-Urwatul Wutsqo Jombang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/annafah.v1i2.1251

Abstract

The goal of PKM is to help partners solve their priority issues, including in the fields of digitization, account management, and the enhanced ability to read yellow book references to find material. Outside of this dedication: (1) Partners are able to engage digitally through social media that has already been created, in this case by Dai NU and LDNU managers; (2) Partners are capable of managing accounts of engagement well to continue to grow; (3) Partners are able to make videos of engagement; (4) Partners can read books of Nasoibh Ibad as reference material for engaging in engagement; (4) Publication of articles in accredited national journals; (5) Publication of articles on national seminars resulting from dedication to the community organized by the University of Nurul Huda; (6) Formation of mutually beneficial cooperation between the University of Noorl Huda OKU East with the community and the Doi NU in the environment of LDNu OKU Eastern
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM ORGANISASI PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER RELIGIUS DI RANTING BELITANG 1 Shinta Haryani; Sholeh Hasan; M. Saiful Amin
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.885

Abstract

Pendidikan agama Islam sangat penting untuk membentuk karakter religius guna merespons masalah degradasi moral remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan peran nilai pendidikan agama Islam dalam organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate untuk meningkatkan karakter religius siswa di Ranting Belitang 1. Kajian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pengurus ranting, pelatih, serta siswa sebagai sumber utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi ini secara sistematis menginternalisasikan empat pilar utama pendidikan agama Islam yaitu nilai keimanan, ibadah, akhlak mulia, dan persaudaraan. Proses tersebut diaktualisasikan melalui rutinitas doa bersama, kedisiplinan melaksanakan salat di sela latihan, penegakan tata krama, serta pengendalian emosi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa organisasi tersebut tidak sekadar berfungsi sebagai wadah pelatihan jasmani, melainkan telah bertransformasi menjadi ruang pendidikan nonformal yang efektif membentuk kepribadian religius. Temuan ini memberikan novelty bahwa entitas kemasyarakatan independen mampu menjadi mitra strategis lembaga pendidikan formal, sekaligus merekomendasikan perlunya future research dengan cakupan sampel yang lebih luas.
Integrasi Nilai-Nilai Demokrasi dalam PengembanganPendidikan Islam Inklusif Ni'am Khurotul Asna -; Nafisatun Hasanah -; Sholeh Hasan; Muhamad Ikhsanudin
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 13 No 2 (2026): Al I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/vphe9366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kontribusi penguatan nilai-nilai demokrasi dalam mewujudkan pendidikan Islam yang bersifat inklusif. Kajian ini menitikberatkan pada penerapan prinsip keadilan, pemerataan akses pendidikan, praktik musyawarah dalam proses pembelajaran, serta sikap toleran terhadap keberagaman sebagai fondasi utama bagi terbangunnya pendidikan Islam yang inklusif. Penelitian ini  menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui telaah dan analisis berbagai sumber literatur ilmiah yang berkaitan dengan tema demokrasi, pendidikan Islam, serta inklusivitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai demokrasi secara sistematis mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang partisipatif, adil, serta menghargai perbedaan individu tanpa diskriminasi. Penguatan nilai demokrasi tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga berperan dalam pembentukan karakter peserta didik yang toleran, bertanggung jawab sosial, dan siap hidup dalam masyarakat multikultural. Dengan demikian, pendidikan Islam berbasis nilai demokrasi menjadi strategi penting yang inklusif dalam membangun sistem pendidikan yang berkeadaban dan berkeadilan.
Teknik 3M dalam Metode Praktis Usmani untuk Meningkatkan Kefasihan Membaca Al-Qur’an Santri Saifudin Zuhri; Ahmad Sodikin; Sholeh Hasan
JUPIN (Jurnal Pendidikan Islam Nusantara) Vol. 5 No. 01 (2026): EDISI JUNI 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/qb9kb173

Abstract

Kemampuan membaca Al-Qur’an secara fasih merupakan kompetensi penting dalam pendidikan Islam, khususnya di lingkungan pesantren. Namun, dalam proses pembelajaran masih ditemukan berbagai kendala, seperti ketidaktepatan makhraj, ketidakstabilan pelafalan harakat, serta rendahnya penguasaan tajwid dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teknik 3M (mecucu, meringis, dan mangap) dalam Metode Praktis Usmani untuk meningkatkan kefasihan membaca Al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Nurul Huda Tanah Merah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik 3M melalui demonstrasi, praktik terbimbing, dan pembiasaan membaca secara berulang mampu membantu santri meningkatkan ketepatan makhraj, pelafalan harakat, dan penguasaan tajwid dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan artikulatif-kinestetik melalui teknik 3M dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kefasihan membaca Al-Qur’an santri pemula di lingkungan pesantren serta dapat dijadikan alternatif metode pembelajaran Al-Qur’an yang lebih interaktif dan aplikatif.
IMPLEMENTASI PROGRAM UNGGULAN KELAS DIGITAL PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK KELAS X DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 OKU TIMUR Samsul Muarip, As'ad; Shodikin, Ahmad; Hasan, Sholeh
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45384

Abstract

This study is motivated by the importance of digital-based learning innovation in improving the quality of Akidah Akhlak learning in madrasahs. The implementation of the Digital Class Featured Program is an effort to integrate technology with Islamic values to support the achievement of cognitive, affective, and psychomotor learning objectives. However, its implementation still faces several challenges, including limited teacher competence, suboptimal digital-based lesson planning, and incomplete evaluation processes. This study aims to analyze the implementation of the Digital Class Featured Program in teaching Akidah Akhlak to tenth-grade students at Madrasah Aliyah Negeri 1 OKU Timur. This research employs a qualitative approach with a field research design. The subjects include teachers and students, while data collection techniques consist of observation, interviews, and documentation. Data analysis involves data reduction, data display, and conclusion drawing, with validity ensured through source and technique triangulation. The findings indicate that the implementation has been carried out fairly well through planning, implementation, and evaluation stages. The learning process is interactive, utilizing digital media such as learning videos, quiz applications, and learning management systems, which enhance student engagement and understanding. However, the evaluation has not fully covered affective and psychomotor aspects optimally.
ANALISIS VALIDITAS JAWABAN ARTIFICAL INTELLIGENCE (AI) GEMINI PADA MATERI PAI BAB WUDHU SEBAGAI BAHAN AJAR: STUDI KOMPERATIF DENGAN KITAB FATHUL QARIB Rimayasari, Devi; Shodikin, Ahmad; Hasan, Sholeh
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45431

Abstract

This study is motivated by the rapid development of Artificial Intelligence (AI) in education, particularly its use as a learning resource in Islamic Religious Education (PAI). One of the widely used AI technologies is Gemini, which provides instant answers to various questions. However, concerns arise regarding the validity and accuracy of its responses when compared to authoritative Islamic sources. Therefore, this research aims to analyze the validity of Gemini AI’s answers on the topic of wudhu in PAI by comparing them with the classical fiqh book Fathul Qarib. This study employs a qualitative approach with a library research method. Data were collected through structured prompting techniques to obtain AI-generated responses related to wudhu, which were then analyzed using content analysis and comparative descriptive methods. The findings reveal that most of Gemini AI’s answers are highly consistent with the explanations found in Fathul Qarib, particularly in terms of the fundamental aspects of wudhu such as its pillars, conditions, and nullifiers. Nevertheless, some responses tend to provide broader explanations by incorporating additional perspectives beyond the scope of the book. Overall, Gemini AI demonstrates a high level of validity and can be considered a supportive learning resource in PAI, although verification with authoritative fiqh references remains necessary to avoid misconceptions in religious understanding.
IMPLEMENTASI NILAI AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH DALAM PELAJARAN PAI DAN EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGERI 1 BUAY MADANG TIMUR Ahsan Maulana; Ahmad Sodikin; Sholeh Hasan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.53574

Abstract

This research was motivated by the importance of implementing Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) values in Islamic Religious Education (PAI) learning and religious extracurricular activities as an effort to develop students’ moderate, tolerant, balanced, and just character amidst the challenges of radicalism and intolerance. This study aimed to describe the implementation of Aswaja values in PAI learning, the implementation of Aswaja values in religious extracurricular activities, and to identify the Aswaja values applied at SMA Negeri 1 Buay Madang Timur. This research employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving the principal, Islamic Religious Education teachers, extracurricular supervisors, and students as informants. Data analysis was conducted through data condensation, data display, conclusion drawing, and verification, while data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings indicate that Aswaja values were implemented through their integration into PAI learning activities and various religious extracurricular programs. The values developed include tawassuth (moderation), tawazun (balance), tasamuh (tolerance), and i’tidal (justice), which are reflected in classroom learning, religious habituation activities, and students’ social interactions within the school environment. The implementation of these values contributes to the development of students who are religious, moderate, and capable of living harmoniously within a pluralistic society.
KONSEP POLA ASUH ISLAMI DALAM BUKU ILMU JIWA AGAMA ZAKIAH DARADJAT: RELEVANSINYA DALAM MENANGANI STIGMA KESEHATAN MENTAL DI ERA KONTEMPORER Fa'iza; Marlina; Sholeh Hasan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.59920

Abstract

Mental health stigma remains a significant issue in the contemporary era, contributing to low public awareness and inadequate responses to mental health problems. As the primary environment for child development, the family plays an essential role in shaping children's perceptions of mental health through parenting practices. This study aims to analyze the concept of Islamic parenting presented in Zakiah Daradjat’s book Ilmu Jiwa Agama and examine its relevance in addressing mental health stigma in the contemporary era. This research employed a qualitative approach using library research. Primary data were obtained from Zakiah Daradjat’s Ilmu Jiwa Agama, while secondary data were collected from books, journals, articles, and other relevant scholarly works. Data were gathered through documentation and literature review and analyzed using content analysis. The findings indicate that Islamic parenting according to Zakiah Daradjat emphasizes affection, exemplary behavior, religious education, emotional security, and empathetic approaches in child-rearing. These principles are relevant to addressing mental health stigma by fostering emotional literacy, reducing judgmental attitudes toward individuals experiencing psychological problems, and strengthening mental resilience based on Islamic values. Therefore, Islamic parenting can serve as an effective approach to promoting mental well-being and reducing mental health stigma in contemporary society.