Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pemupukan N dan Frekuensi Pemangkasan Tajuk pada Aspek Agronomis dan Hasil Tanaman Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L.) Lam.) var. Kretek Nur Edy Suminarti
Jurnal Agro Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/856

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang pemupukan N dan frekuensi pemangkasan tajuk yang tepat pada tanaman ubi jalar (Ipomoea batatas (L.) Lam.). penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Universitas Brawijaya, di Desa Jatikerto, Malang. Rancangan perlakuan yang digunakan adalah Petak Terbagi, dosis pupuk N ditempatkan pada petak utama, terdiri dari 4 taraf : (1) tanpa dipupuk N, (2) dipupuk 67,5 kg N ha-1, (3) dipupuk 135 kg N ha-1 dan (4) dipupuk 202,5 kg N ha-1. Pemangkasan tajuk ditempatkan pada anak petak, terdiri dari 4 macam : (1) tanpa dipangkas, (2) dipangkas 1 kali, (3) dipangkas 2 kali dan (4) dipangkas 3 kali. Pengumpulan data dilakukan secara destruktif meliputi luas daun, masa luas daun, panjang umbi, diameter umbi, bobot umbi per tanaman dan indeks pembagian. Uji F taraf 5% digunakan untuk menguji pengaruh perlakuan, sedangkan perbedaan diantara perlakuan didasarkan pada nilai Duncan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi nyata pada luas daun, masa luas daun dan bobot umbi per tanaman. Luas daun dan masa luas daun tertinggi umumnya didapatkan pada pemupukan N dosis 202,5 kg N ha-1 dengan tanpa maupun dengan pemangkasan tajuk 1 kali. Bobot umbi per tanaman tertinggi didapatkan pada tanaman yang diberi pupuk N dengan dosis 135 kg N ha-1 dan pemangkasan tajuk 1 kali.     A field reaserch that aimed to get the appropriate of N application and frequency of topping was conducted in the experimental field of Brawijaya University, located in Jatikerto village, Malang. The experimental treatments consist of  four  levels of N (0 ; 67.5 kg N ha-1, 135 kg N ha-1 and 202.5 kg N ha-1) and four levels frequency of topping (without topping, 1, 2, and 3 of topping). These treatments were arranged in a split plot design; N application in the main plot and frequency of  topping in the subplot with three replications. Data was collected destructively including component of growth, component of yield and plant growth analysis.  F test at 5% is used to determine the effect of treatments, while the average difference between treatments was referred to Duncan value at 5%. The result showed there were significantly interaction between N application and frequency of topping on component of growth and   weight of tuber per plant.   Combination of N application dosage 202.5 kg ha-1 and non or once topped had resulted the highest of leaf area and leaf area duration. While the highest of weight tuber per plant was obtained on  N dosage 135 kg ha-1 and topping one times.
Pengaruh Dosis Pupuk N dan Konsentrasi PGPR pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bit Merah (Beta vulgaris L.) di Lahan Kering Sri Ngenana Br Tarigan; Nur Edy Suminarti
Jurnal Produksi Tanaman Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman bit merah adalah tanaman hortikultura yang dikenal sebagai umbi bit. Umbi bit mulai diminati masyarakat, meski permintaannya belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Umbi bit umumnya tumbuh di daerah dataran tinggi, tetapi ada juga yang tumbuh di daerah dataran rendah. Namun, terdapat beberapa kendala dalam pengembangan tanaman bit di lahan kering diantaranya yaitu rendahnya tingkat ketersediaan air dan rendahnya tingkat ketersediaan N bagi tanaman. Oleh karena itu pemberian pupuk N (urea) diperlukan untuk merangsang pertumbuhan tanaman bit. Akan tetapi, penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan akan merusak kesehatan tanah, oleh karena itu penerapan PGPR diperlukan untuk mengendalikan dampak tersebut. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui interaksi antara dosis pupuk N dan konsentrasi PGPR terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bit merah di lahan kering serta menentukan dosis pupuk N dan konsentrasi PGPR yang tepat sehingga diperoleh pertumbuhan dan hasil tanaman bit merah yang paling optimum. Penelitian dilaksanakan di Agro Techno Park Universitas Brawijaya yang terletak di Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang pada bulan April 2021 sampai dengan Juni 2021. Rancangan yang digunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perlakuan konsentrasi PGPR 20 ml/l air, dosis N optimum sebesar 83,58% (278,66 kg urea ha-1) mampu memperoleh hasil panen maksimum yaitu sebesar 14,63 ton ha-1. Namun demikian, pada perlakuan konsentrasi PGPR 10 ml/l air dengan dosis 100% N mampu memperoleh hasil panen yang lebih tinggi seebesar 1,98 ton ha-1 bila dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
The Effect of Source of Organic Materials and Application Time on Growth and Yield of Beetroot (Beta vulgaris L.) in Dry Land Natalia Devinta Suprihantono; Nur Edy Suminarti; Sisca Fajriani
PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2022.007.2.1

Abstract

Beetroot (Beta vulgaris L.) is a horticultural plant that has many benefits that lie in tubers. Red beets are widely planted in highland areas with loose soil conditions. Currently, the expansion of land for food crops is experiencing problems due to limited productive land. The use of dry land as agricultural land has the main obstacles, namely low soil fertility, low organic matter content, and generally clay and dust-dominated soil. The application of organic matter needs to be added aiming to improve the physical properties of the soil, especially soil texture so that the soil becomes loose so that it does not hinder the tuber development process. The research was carried out from April 2020 to August 2020 at the Agro-Techno Park (ATP) Jatikerto garden. The study used a split-plot design with organic material sources as the main plot, namely B1: goat manure, B2: Azolla compost, B3: UB compost, and the time of application as subplots, namely T1: simultaneously planting, T2: 1 month before planting, and T3 : 2 months before planting. Observational data were analyzed using analysis of variance (Test F), if there was an influence between treatments, further tests were carried out using the Honest Significant Difference (BNJ) test. The results showed that the use of UB compost was better applied 1 month before planting because it produced high tuber weight per harvest plot and was more profitable. Based on the results of farming analysis, the use of UB compost with an application time of 1 month before planting is feasible to cultivate with an R/C reaching 3.67.
Pengaruh Dosis Pupuk N dan Konsentrasi PGPR pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bit Merah (Beta vulgaris L.) di Lahan Kering Tarigan, Sri Ngenana Br; Suminarti, Nur Edy
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman bit merah adalah tanaman hortikultura yang dikenal sebagai umbi bit. Umbi bit mulai diminati masyarakat, meski permintaannya belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Umbi bit umumnya tumbuh di daerah dataran tinggi, tetapi ada juga yang tumbuh di daerah dataran rendah. Namun, terdapat beberapa kendala dalam pengembangan tanaman bit di lahan kering diantaranya yaitu rendahnya tingkat ketersediaan air dan rendahnya tingkat ketersediaan N bagi tanaman. Oleh karena itu pemberian pupuk N (urea) diperlukan untuk merangsang pertumbuhan tanaman bit. Akan tetapi, penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan akan merusak kesehatan tanah, oleh karena itu penerapan PGPR diperlukan untuk mengendalikan dampak tersebut. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui interaksi antara dosis pupuk N dan konsentrasi PGPR terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bit merah di lahan kering serta menentukan dosis pupuk N dan konsentrasi PGPR yang tepat sehingga diperoleh pertumbuhan dan hasil tanaman bit merah yang paling optimum. Penelitian dilaksanakan di Agro Techno Park Universitas Brawijaya yang terletak di Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang pada bulan April 2021 sampai dengan Juni 2021. Rancangan yang digunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perlakuan konsentrasi PGPR 20 ml/l air, dosis N optimum sebesar 83,58% (278,66 kg urea ha-1) mampu memperoleh hasil panen maksimum yaitu sebesar 14,63 ton ha-1. Namun demikian, pada perlakuan konsentrasi PGPR 10 ml/l air dengan dosis 100% N mampu memperoleh hasil panen yang lebih tinggi seebesar 1,98 ton ha-1 bila dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
Dampak Variabilitas Unsur-Unsur Iklim Terhadap Produktivitas Tanaman Padi (Oryza sativa L.) di Wilayah Jawa Timur Novelia, Riana; Suminarti, Nur Edy; Setiawan, adi
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.03.05

Abstract

Tanaman Padi (Oryza sativa L.) adalah komoditas pangan yang dibudidayakan secara luas di Indonesia karena berasnya menjadi sumber makanan utama bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Permintaan beras terus meningkat seiring pertambahan penduduk Indonesia. Meskipun Pulau Jawa, terutama Jawa Timur, adalah penghasil beras terbesar di Indonesia, produktivitas tanaman padi di Jawa Timur mengalami fluktuasi dalam lima tahun terakhir. Fluktuasi tersebut diduga disebabkan oleh variabilitas iklim yang menciptakan pola cuaca baru. Variabilitas iklim dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman, terutama suhu, curah hujan, dan kelembaban. Tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mempelajari dampak perubahan iklim terhadap produktivitas tanaman padi di Jawa Timur dan mendapatkan informasi faktor dominan unsur iklim yang mempengaruhinya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2023 di Provinsi Jawa Timur, dengan fokus penelitian pada empat kabupaten, yaitu Sidoarjo, Gresik, Nganjuk, dan Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner wawancara kepada petani sebagai data primer, serta data curah hujan, suhu, kelembaban, dan data produktivitas tanaman padi sebagai data sekunder. Metode penelitian menggunakan analisis korelasi dan regresi linier untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel iklim (curah hujan, suhu, kelembaban) dengan produktivitas tanaman padi. Data iklim didapatkan dari stasiun BMKG yang berada di masing-masing wilayah. Data primer yang didapatkan dengan melakukan wawancara kepada petani digunakan untuk melihat faktor lain yang mempengaruhi produktivitas tanaman padi selain iklim. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan data diolah dengan bantuan perangkat lunak Microsoft Excel dan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh nyata antara curah hujan dan produktivitas tanaman padi di Kabupaten Sidoarjo dengan nilai koefisien determinasi sebesar 34%. Di Kabupaten Gresik terdapat pengaruh nyata kelembaban dengan produktivitas tanaman padi yang dengan nilai koefisien determinasi sebesar 41%. Di Kabupaten Nganjuk menunjukkan adanya pengaruh nyata antara suhu dengan produktivitas tanaman padi dengan nilai koefisien determinasi sebesar 24%. Di Kabupaten Malang terdapat pengaruh nyata antara kelembaban dan curah hujan terhadap produktivitas tanaman padi dengan nilai koefisien determinasi sebesar 51%.
Dampak Penggunaan Naungan Paranet Pada Pembentukan Lingkungan Mikro, Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Kubis Bunga (Brassica oleracea var. botrytis L.) yang Ditanam di Wilayah Lahan Kering Choirunnisa, Adzra; Suminarti, Nur Edy
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.03.06

Abstract

Pengembangan tanaman kubis bunga di dataran tinggi mengalami penurunan akibat adanya alihfungsi lahan. Dalam mengantisipasi semakin mahalnya harga curd kubis bunga diperlukan ekstensifikasi pertanian pada wilayah lahan kering. Mengingat pada lahan kering terdapat banyak kendala yang harus dihadapi seperti rendahnya ketersediaan air, nutrisi, dan bahan organik, serta tingginya intensitas matahari. Diperlukan suatu upaya modifikasi lingkungan dengan memanfaatkan penggunaan paranet dan pemilihan varietas. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan tingkat kerapatan paranet yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tiga varietas tanaman kubis bunga di wilayah lahan kering. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Maret 2023 di jlahan percobaan Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan petak utama yaitu kerapatan paranet yang terdiri dari tanpa paranet, 25%, 50%, dan 75% kerapatan paranet. Sedangkan varietas ditempatkan pada anak petak yang terdiri dari varietas Billy 31, PM 126, dan Aquina. Uji F taraf 5% digunakan untuk menguji pengaruh perlakuan, untuk mengetahui perbedaan diantara perlakuan menggunakan nilai BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi nyata antara kerapatan paranet dan varietas pada variabel bobot konsumsi/hektar. Pada varietas PM 126 hasil tertinggi berada pada perlakuan tanpa paranet sebesar 8,53 ton/ha. Sedangkan varietas Billy 31 dan Aquina tidak dapat ditanam pada wilayah lahan kering dengan berbagai tingkat kerapatan paranet.
Pengaruh Dosis Dan Sumber Bahan Organik Pada Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Putih (Allium Sativum L.) Di Lahan Kering Rehan Putra, Muhammad; Suminarti, Nur Edy
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 3 (2025): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Bawang putih (Allium sativum L.)  merupakan salah satu tanaman hortikultura yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bumbu masak dan obat-obatan oleh masyarakat Indonesia. Rendahnya produktivitas bawang putih antara lain disebabkan oleh degradasi lahan, penerapan teknik budidaya tidak sesuai dengan kemampuan lahan maupun iklim, dan pemilihan bibit yang belum sesuai. Karakteristik lahan sangat penting dalam pengelolaan lahan budidaya untuk mencapai produksi bawang putih yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk Menentukan dosis dan sumber bahan organik yang sesuai untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang putih di lahan kering. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021 hingga Mei 2022 di lahan percobaan Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbag   (RPT) dengan petak utama yaitu sumber bahan organic  yang terdiri dari limbah kotoran ayam, limbah kotoran sapi, dan limbah kotoran kambing. Sedangkan dosis ditempatkan pada anak petak yang terdiri dari tanpa limbah, 50%, 100%, dan 150%. Uji F taraf 5% digunakan untuk menguji pengaruh perlakuan, untuk mengetahui perbedaan diantara perlakuan menggunakan nilai BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Limbah kotoran sapi dengan perlakuan dosis 100% menghasilkan panen per hektar bobot kering angin umbi yang lebih tinggi daripada perlakuan lainnya.  Limbah kotoran ayam dengan perlakuan dosis 150% menghasilkan hasil panen per hektar bobot kering angin umbi paling tinggi daripada dosis lainnya. Limbah kotoran kambing dengan perlakuan dosis 100% dan 150% menghasilkan hasil panen per hektar bobot kering angin umbi lebih tinggi daripada dosis lainnya.
Pendampingan Pengelolaan Kebun Jatikerto Dalam Rangka Mempersiapkan Perubahan Musim Herlina, Ninuk; Arifin, Arifin; Hariyono, Didik; Suminarti, Nur Edy; Fajriani, Sisca; Prasetianto, Mushoffan
TRI DHARMA MANDIRI: Dissemination and Downstreaming of Research to the Community (Journal of Community Engagement) Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : SMONAGENES Research Center, Univeritas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2021.001.02.84

Abstract

Universitas Brawijaya memiliki dua Agrotecnopark (ATP), salah satunya adalah ATP Jatikerto. Kawasan ATP Jatikerto seluas sekitar 15 hektar tersebut difungsikan sebagai kebun percobaan dan pendidikan. Lokasi ATP yang berada di dataran rendah memungkinkan daerah tersebut terdampak oleh perubahan atau pergeseran musim akibat pemanasan global yang mempengaruhi produktivitas tanaman, sehingga hasil panen terkadang kurang memuaskan. Oleh sebab itu pengetahuan dan kegiatan antisipatif terhadap pergeseran musim perlu diketahui oleh pengelola kebun ATP Jatikerto. Tidak optimalnya tindakan antisipatif yang dilakukan menunjukkan kurangnya pemahaman tentang perubahan musim dan iklim. Untuk menanggapi kebutuhan pengelola kebun terhadap kurangnya informasi terkait perubahan iklim dan pergeseran musim, maka tim KJF Laboratorium Klimatologi FP UB melakukan pengabdian masyarakat di ATP Jatikerto. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan pendampingan kegiatan budidaya tanaman di kebun untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pengelola kebun terkait tindakan untuk mengansipasi pergeseran musim. Dari penyuluhan dan pendampingan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengelolaan tanaman di kebun Jatikerto untuk mengantisipasi perubahan  musim sudah baik dan dilakukan secara intensif dengan penerapan aplikasi mulsa organik (jerami padi, batang jagung dan daun turi) serta pemberian pupuk organik (pupuk kandang sapi, pupuk kandang ayam dan pupuk kandang kambing).
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Kedelai (Glycine max L.) pada Berbagai Waktu dan Proporsi Pemberian Pupuk Nitrogen Simangunsong, Muhammad Rakha Aditya; Suminarti, Nur Edy
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Kedelai termasuk kelompok tanaman legume yang hasil ekonomisnya yang berupa biji merupakan sumber pangan fungsional yang penting bagi masyarakat. Kebutuhan kedelai di Indonesia setiap tahun selalu meningkat seiring dengan pertambahan penduduk. Namun, produksi kedelai dalam negeri hanya sekitar 800 ribu-900 ribu ton. Peningkatan produksi kedelai melalui perbaikan teknik budidaya kedelai dapat ditempuh melalui pemupukan yang tepat, salah satunya pemupukan nitrogen. Penelitian pada bulan Mei-Agustus 2023 di lahan Desa Kasin, Kota Malang, Jawa Timur. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi. Petak utama berupa perbedaan macam varietas yaitu varietas Grobogan (V1), varietas Dena 1 (V2), dan varietas Argomulyo (V3). Sedangkan anak petak berupa perbedaan kombinasi perlakuan waktu dan proporsi pemberian pupuk N. Data dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (uji F) dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan tiga varietas tanaman kedelai dengan kombinasi waktu dan proporsi pemberian pupuk N menunjukkan adanya interaksi terhadap bobot polong segar per petak panen, bobot polong kering per petak panen, bobot 100 biji, bobot biji kering per hektar, dan indeks panen. Kombinasi waktu dan proporsi pemberian pupuk N berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, jumlah cabang produktif, jumlah polong per tanaman, bobot polong segar per tanaman, dan bobot segar tanaman. Ketiga varietas yang menggunakan kombinasi waktu dan proporsi pemberian pupuk N, Varietas Grobogan dengan Perlakuan P0 (0:1/3: 2/3) memberikan hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan varietas dan perlakuan lainnya.
PENGARUH LIMBAH TERNAK SAPI PADA TANAMAN JAGUNG MANIS YANG DIPUPUK NITROGEN Sudy, Fredrik Lero; Santoso, Mudji; Suminarti, Nur Edy
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 21 No. 1 (2015): Juli
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Nationally demand of Sweet corn demand has increased to 33.33%, but production is still low 4-8-ton ha-1, which is caused by low soil fertility. The efforts to improve soil fertility through nitrogen and animal waste fertilization is done. This experiment using the Split Spot Design Method with N as the main plot consisted dose of 150%, 100% and 50%. Subplot using the type of cow livestock waste, consisting of: without cow livestock waste, feces, urine and feces + urine. The results showed that the application of N, dose of 150% resulted in weight cob without husk per hectare (2.06 ton) diameter cob without husk (0.32 cm) higher and harvest index (3.8%) is smaller than the dose of N 50%. Applications livestock waste types feces + urine or urine, resulting in weight cob without husker hectare, diameter cob without husk, which was not significantly different from each 13.07 ton ha-1 and 13.13 ton ha-1, 5.12 cm and 5.02 cm both were significantly higher than feces or without livestock waste, while the harvest index showed that feces + urine is significantly higher than that of urine, feces and without livestock waste.
Co-Authors Agus Nurchaliq Agustin, Rema Ruska Agustin, Rema Ruska Akbar, Alfin Nur Akbar, Alfin Nur Alfaridzy, Rizky Anggriawan, Fahjar Anggriawan, Fahjar Apriliani, Iin Nur Apriliani, Iin Nur AR, Raisa Friska Ardani, Primarini Dayu Arga P.H., Bagus Harits Arga P.H., Bagus Harits Ariffin Ariffin Ariffin, Ariffin Arifin Arifin Ariska, Tri Ariska, Tri Aziiz, Abdul Aziiz, Abdul Azizah Azizah Azizah, Azizah Azizah, Nur Bambang Guritno Bayu, Pamungkas Budi Kusuma, Febrian Candra Budi Kusuma, Febrian Candra Chatarina Umbul Wahyuni Choirunnisa, Adzra Chriswanto, Deby Alfian Danaparamita, Galuh Hayu Danaparamita, Galuh Hayu Dewantari, Rima Putri Dewantari, Rima Putri Dewi, Resqiana Dewi, Tika Noviana Dewi, Tika Noviana Didik Hariyono Diyah, Sulinda Istining Diyah, Sulinda Istining Eko Susanto Eko Widaryanto Elvira Ambarasti Rahmiana Gita Pramudika Guntoro, Andi Yuono Guntoro, Andi Yuono Heddy, Suwasono Heddy, Y.B. Suwasono Heddy, Y.B. Suwasono Hendra, Archippus Christopher Hendra, Archippus Christopher Husadilla, Ardiani Husadilla, Ardiani Husni Thamrin Sebayang Kurnia, Refri Fahmi Kurnia, Refri Fahmi Lazuardian, Faizal Achmad Manurung, Winda Karla Manurung, Winda Karla Mariyam, Reni Mariyam, Reni Medha Baskara Milladina, Shofa Haditsa Milladina, Shofa Haditsa Mochamad Zainal Mohamad Ridwan Mudji Santoso Mulyanto, Febri Dwi Mulyanto, Febri Dwi Mushoffan Prasetianto Nagano, Muhammad Nagano, Muhammad Natalia Devinta Suprihantono Ninuk Herlina Novelia, Riana Novrianti, Ratih Novrianti, Ratih Nugroho, Agung Nugroho, Agung Nugroho, Agung Nur Azizah Nurchaliq, Agus Pahlevi, Reza Widhi Pahlevi, Reza Widhi Pamungkas Bayu Pangesti, Febrina Dwi Pangesti, Febrina Dwi Pangestu, Inggil Luji Pangestu, Inggil Luji Pitoyo, Alief Cahyo Pitoyo, Alief Cahyo Pradana, Adwar Ardhi Pradana, Adwar Ardhi Pramudika, Gita Prayogo, Yusmani Putri, Yoladeva Anneke Putri, Yoladeva Anneke Rachma, Ariyadni Devi Rachma, Ariyadni Devi Rahmiana, Elvira Ambarasti Ratih Novriani Rehan Putra, Muhammad Retno Wulandari Ridho, Mochamad Nukman Ridwan, Mohamad Rofiatun, Siti Rofiatun, Siti Safitri, Devi Anggraini Safitri, Devi Anggraini Sari, Maria Yunita Sari, Maria Yunita Sebayang, Husni Thamrin Sebayang, Husni Thamrin Setyaningsih, Nurul Setyaningsih, Nurul Setyono Yudo Tyasmoro Simangunsong, Muhammad Rakha Aditya Sisca Fajriani Sri Ngenana Br Tarigan Sudiarso Sudiarso Sudiarso, Sudiarso Sudy, Fredrik Lero Sukresna, Surya Cahya Sukresna, Surya Cahya Sunaryo Sunaryo Sunaryo, Sunaryo Surya Pradana, Gede Bayu Surya Pradana, Gede Bayu Susanto, Eko Suwasono Heddy Syaifudin, Muhamad Syaifudin, Muhamad Tarigan, Sri Ngenana Br Tika Noviana Dewi Titiek Islami Twisty Tjahyani, Retno Wulan Twisty Tjahyani, Retno Wulan Uliyah, Vika Noer Uliyah, Vika Noer Widyastuti, Erlita Dian Widyastuti, Erlita Dian Wulandari, Retno Yahfi, Muchamad Arif Yahfi, Muchamad Arif YUSMANI PRAYOGO Zainal, Mochamad Zaini, Akbar Hidayatullah Zulfahmi, Hafizh Zulfahmi, Hafizh