Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : AT-TA`DIB

PENERAPAN METODE DEBAT INISIASI BERORIENTASI KARAKTER TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA DAN BERPIKIR KREATIF SISWA SD Supriatna, Irfan; ., Rahman
ATTA`DIB Vol. 1 No. 3 (2015)
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.829 KB)

Abstract

Students have problems speaking skills and creative thinking. Speaking considered difficult in learning activities in the classroom. To overcome this problem researchers conduct application-oriented character initiation debate in grade five elementary schools. This study aimed to obtain concrete evidence and describe the process of learning by using debate in the classroom so that an increase in student learning outcomes and responses to learning activities. This research method is quasi-experimental. This research was conducted at SDN 7 Hegarsari and involves 66 students consisting of 33 students and 33 students experimental class control. Research data in the form of pretest and posttest scores were analyzed using t-test. Based on data analysis, conclusions obtained by the average value of n-gain scores in the experimental class (0.50) is higher than the value of the average scores on the class n-gain control (0.35). Statistically significant difference between the two scores, the probability value obtained is smaller than the level specified significant (0.023 < 0.05). Students give a positive response to the learning process and it can be concluded that the application of effective character-oriented initiation debate improves speaking skills and creative thinking of students.
PENINGKATAN KEMAMPUAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA SD MELALUI PEMBELAJARAN AUDITORY, INTELLECTUALY, DAN REPETITION Supriatna, Irfan; Lusa, Herman
ATTA`DIB Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v4i1.19404

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan disposisi matematis siswa SD melalui Pembelajaran Auditory, Intelectualy, Repetition. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini menggunakan dua siklus dengan setiap siklus ada dua kali pertemuan, sehingga dalam setiap penelitian ini ada empat kali pertemuan. Subjek penelitian yaitu siswa kelas IV yang berjumlah 25 siswa, dan objek penelitian yaitu disposisi matematis matematika. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan pada siklus I dari aspek disposisi matematis yang mencapai 46,75% pada siklus I meningkat menjadi 63,85% pada siklus II. Rata- rata kelas pada siklus I yang semula 70,25% menjadi 88,75% pada siklus II. Serta ketuntasan klasikal mencapai 72% pada siklus I meningkat menjadi 86% pada siklus II. Sehingga dapat dikatakan bahwa penelitian selama siklus I dan siklus II menunjukkan adanya peningkatan disposisi matematis siswa dengan pembelajaran Auditory, Intellectualy, Repetition.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS (KPM) SISWA SD MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN INQUIRY BASED LEARNING (IBL) Supriatna, Irfan; Wahyudin, Wahyudin; Turmudi, Turmudi
ATTA`DIB Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v7i3.19485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperoleh gambaran secara komprehensif tentang Peningkatan Kemampuan Pemahaman Matematis (KPM) Siswa SD Melalui Model Problem Based Learning (PBL) dan Inquiry Based Learning (IBL) dalam menyelesaikan soal-soal geometri segibanyak. Metode di dalam penelitian ini adalah mixed method dengan jenis explanatory sequential. Dalam tahapan kuantitatif digunakan penelitian deskriptif dan kuasi eksperimen dengan jenis one group pretest-postest design dan dengan desain factorial 3 x 2. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN 1 Girimukti berjumlah 16 orang dan kelas IV SDN 2 Girimukti berjumlah 12 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan Kemampuan Pemahaman Matematis (KPM) Siswa melalui implementasi model Problem Based Learning (PBL) berpengaruh secara signifikan dibandingkan dengan model Inquiry Based Learning (IBL), kemampuan pemahaman matematis siswa yang memiliki tingkat motivasi tinggi mengungguli siswa yang memiliki tingkat motivasi rendah, siswa yang memiliki tingkat motivasi tinggi memiliki seluruh indicator kemampuan pemahaman matematis yang dibutuhkan dalam menyelesaikan masalah, siswa yang memiliki tingkat motivasi sedang atau rendah, kemampuan pemahaman matematis yang dimiliki hanya sampai pada indicator mendefinisikan konsep secara verbal dan tulisan, dan mengidentifikasi dan membuat contoh dan bukan contoh.
DESAIN DIDAKTIS SEBAGAI PENGENALAN KONSEP PEMBAGIAN PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD Supriatna, Irfan; Lusa, Herman
ATTA`DIB Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v4i2.19586

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh munculnya hambatan belajar (learning obstacle) peserta didik pada konsep pembagian sama banyak. Beberapa peserta didik kebingungan ketika dihadapkan dengan soal yang tidak biasa diberikan oleh guru. Seharusnya guru merencanakan suatu pengembangan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan respon peserta didik. Tujuan penelitian adalah mengeksplorasi hambatan belajar (learning obstacles) untuk merancang desain didaktis pembelajaran matematika materi pembagian yang dapat diterapkan di kelas II Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan desain didaktis (Didactical Design Research) dengan metode kualitatif. Partisipan penelitian yaitu 1 Guru dan 25 Peserta didik Sekolah Dasar kelas II di Bengkulu dengan karakteristik yang berbeda. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi, wawancara, tes dan observasi. Data dianalisis secara kualitatif untuk mengetahui learning obstacle, kemudian peneliti menyusun antisipasi didaktis pedagogis berdasarkan learning obstacle yang telah teridentifikasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah desain didaktis pengenalan konsep pembagian dua angka. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya yaitu uji coba desain lebih lanjut untuk menghasilkan desain yang lebih efektif.