Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGARUH MODUL FISIKA BERBANTU VIRTUAL LAB PHET DENGAN MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN KPS SISWA Rozi Nasution, Sari Wahyuni; Siregar, Dwi Aninditya; Sari, Lia Purnama; Nur Nasution., Hanifah; Hidayat, Thofik; Zainy, Ahmad; Nasution, Unita Sukma Zuliani; Soraya, Reti
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7243

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran penggunaan modul fisika materi getaran harmonik berbantu virtual lab PhET dengan model PBL, mengetahui bagaimana kemampuan keterampilan proses sains siswa dalam penggunaan modul fisika materi getaran harmonik berbantu virtual lab PhET dengan model PBL,mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan modul fisika materi getaran harmonik berbantu virtual lab PhET dengan model PBL untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Angkola Selatan yang beralamat di Jl.Marpinggan Kel Napa, Kec Angkola Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA yaitu dengan jumlah 68 orang. Adapun metode pengambilan sampel yang digunakan penelitian adalah Teknik Non Probability Sampling yaitu Purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan wawancara angket, tes, observasi dan dokumentasi. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai diperoleh data melalui uji paired sample test nilai signifikansi 0,00 < 0,005 menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan, maka hipotesis yang peneliti ajukan diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan modul fisika materi getaran harmonik berbantu virtual lab PhET dengan model PBL untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMA Negeri 1 Angkola Selatan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERBANTUAN LABORATORIUM VIRTUAL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Sinaga, Anju Debora; Sari, Lia Purnama; Siregar, Dwi Aninditya
Jurnal Physics Education (PhysEdu) Vol 7 No 2 (2025): Vol. 7 No. 2 Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v7i2.5286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kolaboratif berbantuan laboratorium virtual terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran fisika kelas XI di SMA negeri 7 Padangsidimpuan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan two groups posttest only design. Sampel diambil sebanyak 50 siswa yang diambil secara total sampling , 25 siswa untuk kelas kontrol dan 25 siswa untuk kelas eksperimen. Pengumpulan data menggunakan angket, tes kemampuan berpikir kreatif berupa tes pilihan berganda, dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata posttest pada kelas kontrol adalah 53 dan nilai rata-rata pada kelas eksperimen adalah 65,8 . Berdasarkan analisis data statistik inferensial dengan menggunakan uji t diperoleh nilai signitifikan sebesar 0,001 < 0,005. Sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signitifikan dari penggunaan model pembelajaran kolaboratif berbantuan laboratorium virtual terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa.
EFEKTIVITAS MODEL GAME BASED LEARNING BERBANTUAN WORDWALL TERHADAP BERPIKIR KRITIS SISWA MATERI ENERGI TERBARUKAN Duha, Rosmawati; Nasution, Febriani Hastini; Sari, Lia Purnama
Jurnal Physics Education (PhysEdu) Vol 7 No 2 (2025): Vol. 7 No. 2 Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v7i2.5295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Game Based Learning (GBL) berbantuan aplikasi Wordwall terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi energi terbarukan di kelas X SMA Negeri 7 Padangsidimpuan. Penelitian menggunakan jenis kuantitatif dengan desain true experimental tipe pretest-posttest control group design. Seluruh populasi penelitian berjumlah 76 siswa kelas X. Sampel diambil secara cluster random sampling, yaitu kelas X-2 sebagai kelas eksperimen (25 siswa) dan X-3 sebagai kelas kontrol (25 siswa). Instrumen penelitian berupa angket, tes dan observasi sebagai penguat pengukuran indiktor berpikir kritis. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh: (1) Penggunaan Games Based Learning berbantuan aplikasi wordwall diperoleh nilai rata-rata angket 84 dengan kategori ”efektif”; (2) Nilai Keterampilan berpikir kritis siswa sebelum penerapan model Game Based Learning berbantuan aplikasi Wordwall di peroleh nilai rata-rata 36 kategori ”D+”. Sedangkan keterampilan berpikir kritis siswa sesudah penerapan model Game Based Learning berbantuan aplikasi Wordwall 85,2 kategori”A”; (3) Dengan hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah perlakuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Game Based Learning berbantuan aplikasi Wordwall efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi energi terbarukan.
PENGEMBANGAN MEDIA AUGMENTED REALITY (AR) BERBASIS HOLOGRAM INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP GELOMBANG MEKANIK Rozi Nasution, Sari Wahyuni; Fauzi, Rahmad; Zuliani Nasution, Unita Sukma; Sari, Lia Purnama; Zainy, Ahmad
Jurnal Education and Development Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i3.7618

Abstract

Pembelajaran konsep gelombang mekanik di pendidikan fisika sering menemui hambatan konseptual dan miskonsepsi yang persisten pada tingkat perguruan tinggi. Teknologi Augmented Reality (AR) dan media holografik interaktif muncul sebagai alat pengajaran yang potensial untuk memvisualisasikan fenomena gelombang secara three-dimensional dan dinamis, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konseptual mahasiswa. Tinjauan literatur ini mensintesis bukti empiris, desain media, dan kerangka teoretis (mis. kognisi multimedia dan cognitive load) dari penelitian 2015–2025 yang relevan dengan pengembangan AR-hologram untuk topik gelombang mekanik. Hasilnya menunjukkan bahwa: (1) AR meningkatkan keterlibatan dan pencapaian pembelajaran pada banyak studi fisika; (2) holografi/visualisasi 3D mendukung pemahaman struktur spasial fenomena fisika; (3) gelombang mekanik tetap area bermasalah dan spesifik intervensi visual-interaktif (mis. representasi superposisi, fase, dan modulasi amplitudo) diperlukan; (4) penggabungan AR dan hologram interaktif berpotensi menurunkan miskonsepsi jika desain instruksional memperhatikan scaffolding dan cognitive load. Rekomendasi akhir memuat rancangan prototipe, metrik evaluasi, dan isu keberlanjutan implementasi di konteks perguruan tinggi.
PEMBERDAYAAN IBU-IBU RUMAH TANGGA DESA PALOPAT MARIA MELALUI PENGOLAHAN BUAH PISANG MENJADI CEMILAN KERIPIK PISANG PASCA PANDEMI DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN EKONOMI Khairani, Anggina Fitria; Nasution, Febriani Hastini; Sari, Lia Purnama
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1117

Abstract

Secara geografis Indonesia merupakan negara agraris, tanah yang subur dengan hamparannya yang hijau. Hal tersebut sangat mendukung Indonesia untuk meningkatkan hasil produksi hasil pertanian. Namun hasil produksi bisa berkwalitas rendah karena adanya pengarus krisis perekonomian yang menurun. Maka untuk menjaga agar kualitas dan komoditas hasil pertanian (pisang) tetap tinggi maka perlu adanya pengolahan pemanfaatan hasil yang lebih luas dan kaya akan ide-ide atau gagasan baru salah satunya yaitu dengan menolahnya menjadi produk kripik pisang yang berkwalitas. Dengan melihat perkembangan zaman yang semakin maju sekarang ini kebutuhan manusia akan gizi semakin meningkat setiap manusia membutuhkan makanan yang bergizi untuk menjamin keshatanya. Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna berukuran besar dengan daun memanjang dan besar yang tumbuh langsung dari bagian tangkai. Batang pisang bersifat lunak karena terbentuk dari lapisan pelepah yang lunak dan panjang. Batang yang agak keras berada di bagian permukaan tanah. Taksonomi tanaman pisang adalah : Divisi : Spermatophyta Sub Divisi : Angiospermae Kelas : Monocotyledonae Famili : Musaceae Genus : Musa Spesies : Musa paradisiaca L. Pisang tidak tumbuh di pohon tetapi di herba. Pisang tidak ditanam dengan menabur benih dan menumbuhkannya. Pisang telah dibudidayakan selama 10.000 tahun terakhir di Asia Tenggara. Keripik pisang adalah produk makanan ringan yang dibuat dari irisan buah pisang dan digoreng, dengan atau tanpa bahan tambahan makanan yang diizinkan (SNI 01-4315-1996). Keripik pisang adalah makanan yang terbuat dari pisang yang diiris tipis kemudian digoreng dengan menggunakan tepung yang telah dibumbui. Ada rasanya asin dengan aroma bawang yang gurih dan ada juga yang rasanya manis. Makanan ini tersebar hampir merata di seluruh Indonesia, khususnya di Pulau Jawa dan Sumatra.   Kata Kunci: Buah pisang, cemilan, keripik pisang
PEMANFAATAN TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN PELUANG USAHA BAGI GENERASI MUDA DI DESA SIALAGUNDI Nasution, Hanifah Nur; Siregar, Lukman Hakim; Fauzi, Rahmad; Ermawita, Ermawita; Zainy, Ahmad; Harahap, Arsyad; Siregar, Hotmaida Lestari; Nasution, Sari Wahyuni Rozi; Sari, Lia Purnama; Rambey, Mara Judan; Lubis, Ilham Sahdi; Harahap, Kasmuddin
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1632

Abstract

Sosisalisasi di Desa ini telah dilaksanakan pada bulan Mei 2023, yang berlokasi di desa Sialagundi, Kecamatan Sipirok. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini dilaksanakan karena kami melihat terdapat ketertinggalan yang cukup signifikan dalam pengetahuan akan perkembangan teknologi khususnya di Desa Sialagundi yang mengakibatkan para warga di desa tersebut belum sepenuhnya dapat menikmati layanan maupun kemudahan yang sudah di nikmati oleh khalayak ramai di luar desa tersebut. Yang dimana kami menggunakan media pembelajaran interaktif sebagai alat bantu pemaparan pengabdian ini. Metode pengabdian pada masyarakat ini dilakukan untuk melihat dan menilai sejauh mana masyarakat memahami teknologi yang digunakan setiap hari terutama gadget. Menurut masyarakat setempat dengan dilakukan pemaparan dan sosialisasi hari ini itu sangat membantu untuk pemahaman dan pengetahuan teknologi guna pakai untuk kehidupan sehari hari baik membantu dari segi ekonomis dan membantu anak anak dalam pembelajaran. Dengan adanya kegiatan ini sedikit membantu untuk mempermudah masyarakat dalam memahami materi yang dipelajari dengan adanya model pembelajaran yang menarik sehingga menarik minat masyarakat dalam belajar baik kalangan dewasa maupun anak-anak. Selama berlangsungnya kegiatan, pengabdian dilakukan dalam bentuk sosialisasi cara pembelajaran menyenangkan di desa agar hasil evaluasi nilai masyarakat baik oleh karena itu adapun metode teknologi ini ini agar mempermudah masyarakat dalam mengerti dan memahami pembelajaran yang telah di pelajari. Setelah pengabdian selesai, masyarakat jadi tahu bahwa belajar bukan hanya memperhatikan, menulis dan mendengarkan saja, tetapi dengan adanya teknologi handphone yang sering digunakan belajar menjadi lebih menyenangkan dan lebih mudah di pahami dan diingat. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan peran aktif dan antusiasme mereka dalam melaksanakan kegiatan. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian di desa ini di antara nya untuk mengajarkan dan mengajak masyarakat belajar agar lebih santai dengan menggunakan teknologi yang mereka miliki saat ini.
PEMBERDAYAAN LAHAN SEMPIT GUNA UNTUK PENANAMAN TOGA (TANAMAN OBAT KELUARGA) DESA BENTENG HURABA Sari Wahyuni Rozi Nasution; Nur Nasution, Hanifah; Nasution, Febriani Hastini; Siregar, Dedes Asriani; Sari, Lia Purnama; Siagian, Mutiara; Siregar, Dwi Aninditya; Lubis, Roslian; Wandini, Anisa; Untari, Malini; Daulay, Arman
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Vol. 3 No. 1 Edisi Februari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v3i1.1749

Abstract

Tanaman obat keluarga (TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah,baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan.Untuk melakukan budidaya TOGA ternyata tidak terlalu sulit. Manfaatkanlah sebidang lahan yang ada di sekitar rumah, kebun, ataupun ladang. Jika tidak ada lahan, alternatifnya adalah dengan menyiapkan pot-pot kecil untuk menjadi media budidaya TOGA. Ada beberapa jenis tanaman TOGA yang memiliki banyak manfaat dan mudah untuk dibudidayakan. Tanaman apa saja ya kira-kira? Dilansir dari laman Direktorat SMP Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) ini tanaman yang memiliki khasiat yang tinggi: Lidah Buaya, Jahe, Kunyit, Lengkuas, Temulawak dan Sirih.
Development of IoT-Based Physics Teaching Aids for Basic Physics Practicum Nasution, Sari Wahyuni Rozi; Hidayat, Thofik; Sari, Lia Purnama; Nasution, Hanifah Nur; Siregar, Dwi Aninditya; Nasution, Unita Sukma Zuliani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 12 (2025): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i12.13441

Abstract

This study aims to develop an Internet of Things (IoT)-based physics teaching aid for basic physics laboratory practice, focusing on temperature and heat experiments. The research employed a modified Borg & Gall research and development (R&D) model, consisting of six stages: research and information collecting, planning, preliminary product development, preliminary field testing, product revision, and main field testing. The subjects involved were physics education students and expert lecturers as validators. The developed prototype integrated a DS18B20 temperature sensor and ESP8266 microcontroller, enabling real-time data transmission and visualization through a web-based application. Expert validation results showed an average score of 89.38%, categorized as very valid. Student responses reached an average score of 89.92%, indicating the tool was very well received. The feasibility test produced a score of 90.76%, confirming that the product is highly feasible for use in laboratory learning. The findings demonstrate that IoT-based teaching aids can enhance the accuracy of experimental data, increase interactivity, and improve student motivation and conceptual understanding in basic physics. Despite limitations such as WiFi range dependency and the need for sensor calibration, the prototype offers significant potential as a modern instructional medium. In conclusion, the IoT-based teaching aid developed in this study is valid, practical, and feasible, making it a promising innovation for modernizing laboratory practices in higher education and supporting the integration of digital technology into physics education.
IMPLEMENTASI GUI PHYTHON PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN GURU TERBAIK BERBASIS METODE SAW DI SEKOLAH DASAR Ermawita, Ermawita; Sari, Lia Purnama; Siregar, Dwi Aninditya; Fauzi, Rahmad
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.6392

Abstract

Kinerja guru merupakan faktor krusial dalam menentukan mutu pendidikan, khususnya pada jenjang sekolah dasar. Oleh karena itu, evaluasi kinerja guru perlu dilakukan secara objektif, terukur, dan berkesinambungan agar dapat menjadi dasar pengambilan keputusan yang akurat. Namun, proses penilaian manual sering menimbulkan ketidakefisienan dan potensi subjektivitas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) bertujuan untuk membantu proses seleksi guru terbaik di sekolah dasar. Sistem ini dirancang dengan mempertimbangkan empat kriteria utama, yaitu kedisiplinan, kehadiran, hasil belajar siswa, serta kemampuan transfer ilmu dan teknologi. Setiap kriteria diperinci menjadi tiga subkriteria yang dinilai melalui data input pengguna. SPK ini dibangun menggunakan antarmuka Python GUI dan menghasilkan nilai akhir berdasarkan proses normalisasi serta pembobotan. Pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan rekomendasi secara objektif, efisien, dan mudah dioperasikan oleh pihak sekolah. Dengan diterapkannya sistem ini, proses evaluasi kinerja guru dapat dilakukan secara lebih transparan dan akurat.
PENERAPAN ALAT PERAGA FISIKA BERBASIS IoT UNTUK PRAKTIKUM FISIKA DASAR Rozi Nasution, Sari Wahyuni; Hidayat, Thofik; Sari, Lia Purnama; Nasution, Hanifah Nur; Siregar, Dwi Aninditya; Fauzi, Rahmad; Nasution, Unita Sukma Zuliani; Zainy, Ahmad
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan alat peraga fisika berbasis Internet of Things (IoT) dalam mendukung kegiatan praktikum Fisika Dasar. Keterbatasan alat laboratorium dan rendahnya interaktivitas dalam proses pembelajaran sering menjadi hambatan bagi mahasiswa dalam memahami konsep fisika secara mendalam. Melalui integrasi IoT, alat peraga dikembangkan agar mampu menyajikan data eksperimen secara real-time dan dapat diakses melalui perangkat digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan research and development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil uji coba menunjukkan bahwa alat peraga IoT mampu meningkatkan efektivitas praktikum, memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif, serta mempermudah dosen dalam monitoring aktivitas mahasiswa. Dengan demikian, penerapan alat peraga berbasis IoT dapat menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Fisika Dasar.